25-Feb-2009, 12:37 PM
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46
25-Feb-2009, 12:44 PM
irwanjoe Wrote:Sementara layout St. Purwokerto akan seperti ini. Sepur baduk di dekat Depo akan dipakai untuk jalur ganda.
Hmmm.....jadi jalur ganda di PWT akan dibuat di sebelah barat jalur utama semua ya
kalo untuk jalur ganda PWT-KYA layoutnya kira2 bagaimana ya, karena untuk lintas situ gak mungkin mengikuti alur lembah serayu, paling tidak membikin terowongan lagi
25-Feb-2009, 13:51 PM
Layout Stasiun Kroya
To PWT
To YK
To PWT
To YK25-Feb-2009, 20:31 PM
irwanjoe Wrote:see_204XX Wrote:Trus kalo dobel track dari PWT sampe Patuguran dah kelar, ada stasiun yang dinon-aktifkan apa nggak nich....?
Jangan2 Karanggandul, Karangsari ato Legok nasibnya sama kayak Montelan ato Kendundang di Daop VI YK.
Adakah railfan yang bisa kasih info lbh lanjut....?
Tidak ada stasiun yang ditutup. Beberapa stasiun akan menjadi halte saja (tidak ada ada siding track).
Karena Karanggandul merupakan buffer untuk Purwokerto, jumlah sepurnya akan menjadi 4. Waktu mendesain St. Karanggandul ini, pake puasa dulu karena banyak banget kendalanya. Pertama masuk dan keluar stasiun ada lengkung, kedua setelah level crossing, gradiennya -12 permil, ketiga ada BH 1361 yang kalo banjir, membawa batu2 sebesar mobil dan menghantam pilar, keempat panjang efektif sepur harus bisa untuk 2 lok+8 sepur ketel jadi kira-kira 200 meter dan tidak boleh sampe level crossing. Mmmmm mumet....
Maaf Pak, saya masih kurang paham. Kalo cuma jadi halte, berarti gak ada aktivitas susul menyusul ya disitu? Terus setasiun itu buat apa? Maksudnya, penumpang naik-turun aja gak ada gitu.. Oiya, siding track itu apa ya Pak? Kemudian maksud dari Karanggandul menjadi buffer Purwokerto itu apa? Mmmmm mumet... Makasih ya Pak
26-Feb-2009, 08:45 AM
Rencana Terowongan Notog
TO PWT
TO KROYA
TO PWT
TO KROYA26-Feb-2009, 09:50 AM
ajathooo Wrote:irwanjoe Wrote:see_204XX Wrote:Trus kalo dobel track dari PWT sampe Patuguran dah kelar, ada stasiun yang dinon-aktifkan apa nggak nich....?
Jangan2 Karanggandul, Karangsari ato Legok nasibnya sama kayak Montelan ato Kendundang di Daop VI YK.
Adakah railfan yang bisa kasih info lbh lanjut....?
Tidak ada stasiun yang ditutup. Beberapa stasiun akan menjadi halte saja (tidak ada ada siding track).
Karena Karanggandul merupakan buffer untuk Purwokerto, jumlah sepurnya akan menjadi 4. Waktu mendesain St. Karanggandul ini, pake puasa dulu karena banyak banget kendalanya. Pertama masuk dan keluar stasiun ada lengkung, kedua setelah level crossing, gradiennya -12 permil, ketiga ada BH 1361 yang kalo banjir, membawa batu2 sebesar mobil dan menghantam pilar, keempat panjang efektif sepur harus bisa untuk 2 lok+8 sepur ketel jadi kira-kira 200 meter dan tidak boleh sampe level crossing. Mmmmm mumet....
Maaf Pak, saya masih kurang paham. Kalo cuma jadi halte, berarti gak ada aktivitas susul menyusul ya disitu? Terus setasiun itu buat apa? Maksudnya, penumpang naik-turun aja gak ada gitu.. Oiya, siding track itu apa ya Pak? Kemudian maksud dari Karanggandul menjadi buffer Purwokerto itu apa? Mmmmm mumet... Makasih ya Pak
Ya, betul. Tidak ada operasi silang susul di halte. Rencananya Kretek dan Linggapura yang di rubah menjadi halte. Walaupun dirubah menjadi halte, masih ada cross over di kedua ujung stasiun.
Maksudnya buffer begini, kalau stasiun Purwokerto penuh, kereta yang akan masuk ke PWT dari arah Cirebon di tahan dulu di Stasiun Karanggandul, dan dari arah Kroya di tahan di Stasiun Notog.
Sepur di samping sepur lintas yang berfungsi untuk tempat menunggu kereta yang akan disusul atau bersilang namanya siding track.
26-Feb-2009, 09:58 AM
Agung Wrote:Hmmm.....jadi jalur ganda di PWT akan dibuat di sebelah barat jalur utama semua ya
kalo untuk jalur ganda PWT-KYA layoutnya kira2 bagaimana ya, karena untuk lintas situ gak mungkin mengikuti alur lembah serayu, paling tidak membikin terowongan lagi
Mungkin bisa dijelaskan dengan gambar dibawah ini, mas.

Garis hijau : sepur existing
Garis merah: sepur rencana
27-Feb-2009, 16:54 PM
irwanjoe Wrote:Ya, betul. Tidak ada operasi silang susul di halte. Rencananya Kretek dan Linggapura yang di rubah menjadi halte. Walaupun dirubah menjadi halte, masih ada cross over di kedua ujung stasiun.
Maksudnya buffer begini, kalau stasiun Purwokerto penuh, kereta yang akan masuk ke PWT dari arah Cirebon di tahan dulu di Stasiun Karanggandul, dan dari arah Kroya di tahan di Stasiun Notog.
weks kl pulkam gak bisa turun di Kretek / Linggapura lagi dongs....
waah tinggal Bumiayu doang deh ....
01-Mar-2009, 11:51 AM
bisa kok mas, tinggal loncat aja..


18-Mar-2009, 10:18 AM
moga2 cepet kelar dech......... 

18-Mar-2009, 11:11 AM
B 30 S Wrote:Klo DT nya dah jd, ga bs ngerasain silangan di stasiun dongs..
termasuk ngga turun sepur buat motret2

22-Mar-2009, 19:18 PM
30-Mar-2009, 12:51 PM
untuk terowongan ijo masih dipake gak ya untuk DT?apa nantinya rel DT digeser melengkung jadi gak lewat terowongan tapi muterin tuh bukit?
02-Apr-2009, 09:43 AM
Selain Double Track Cirebon - Kroya, ternyata ada rencana Double Track Purwokerto - Tegal. Saya baca di Koran Harian Pikiran Rakyat. Mudah - mudahan benar dan cepat terealisasi, sehingga Kereta api Mahesa jurusan Bandung Tegal bisa aktif kembali.
Ini Beritanya:
Ini Beritanya:
Quote:Projek Rel Ganda Dipercepat
Selasa, 31 Maret 2009 , 16:45:00
PURWOKERTO, (PRLM).- Penyelesaian pembangunan rel ganda antara Prupuk (Tegal) hingga ke Purwokerto (Banyumas), Jawa Tengah (Jateng) sepanjang 34,8 kilometer (km) dimajukan pada Juli 2009 atau ada percepatan empat bulan dari rencana Oktober mendatang. Percepatan ini dilakukan untuk mengantisipasi membeludaknya angkutan kereta api (KA) pada libur Lebaran.
Direktur Teknik Prasarana Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Departemen Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengatakan, penyelesaian pengerjaan projek rel ganda sengaja dikebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada liburan Lebaran mendatang.
" Rencannya pembangunan rel ganda ditarget pada November selesai, kemudian dimajukan pada Oktober. Namun dalam perkembangannya maksimal Juli sudah harus bisa operasional. Diharapkan maksimal Juli sudah operasional," katanya Selasa (31/3) di sela-sela peninjuan pembangunan rel ganda Prupuk - Purwokerto di Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto. Dia didampingi Kepala Satker Jalur Ganda Direktorat Jendral (Dirjen) Perekeretaapian Deperteman Perhubungan Hendy Siswanto dan Kepala daerah Operasi (Daop) V Noor Hamidy.
Hingga 31 Maret pembangunan sudah terealisasi 75,14 persen, kini sudah memasuki tahap pemasangan rel dan wesel (rel bercabang untuk persimpangan KA). Apalagi impor dua komponen tersebut sudah dikirim dari negara produsen yakni China.
Menurut Hermanto, dana untuk pembangunan rel ganda sepanjang 34,8 km antara Prupuk-Purwokerto diambilkan dari APBN dengan total Rp498,9 miliar secara multiyears. “Tahun 2008 lalu, dana yang dikucurkan mencapai Rp176 miliar dan sisanya pada 2009 sekarang. Kita optimis, pengerjaan rel ganda bakal selesai seusai target yakni pada Juni atau Juli mendatang,” ujarnya. (A-99/A-147)***
02-Apr-2009, 17:01 PM
g10d Wrote:Selain Double Track Cirebon - Kroya, ternyata ada rencana Double Track Purwokerto - Tegal. Saya baca di Koran Harian Pikiran Rakyat. Mudah - mudahan benar dan cepat terealisasi, sehingga Kereta api Mahesa jurusan Bandung Tegal bisa aktif kembali.
Ini Beritanya:
Quote:Projek Rel Ganda Dipercepat
Selasa, 31 Maret 2009 , 16:45:00
PURWOKERTO, (PRLM).- Penyelesaian pembangunan rel ganda antara Prupuk (Tegal) hingga ke Purwokerto (Banyumas), Jawa Tengah (Jateng) sepanjang 34,8 kilometer (km) dimajukan pada Juli 2009 atau ada percepatan empat bulan dari rencana Oktober mendatang. Percepatan ini dilakukan untuk mengantisipasi membeludaknya angkutan kereta api (KA) pada libur Lebaran.
Direktur Teknik Prasarana Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Departemen Perhubungan Hermanto Dwiatmoko mengatakan, penyelesaian pengerjaan projek rel ganda sengaja dikebut untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada liburan Lebaran mendatang.
" Rencannya pembangunan rel ganda ditarget pada November selesai, kemudian dimajukan pada Oktober. Namun dalam perkembangannya maksimal Juli sudah harus bisa operasional. Diharapkan maksimal Juli sudah operasional," katanya Selasa (31/3) di sela-sela peninjuan pembangunan rel ganda Prupuk - Purwokerto di Daerah Operasi (Daop) V Purwokerto. Dia didampingi Kepala Satker Jalur Ganda Direktorat Jendral (Dirjen) Perekeretaapian Deperteman Perhubungan Hendy Siswanto dan Kepala daerah Operasi (Daop) V Noor Hamidy.
Hingga 31 Maret pembangunan sudah terealisasi 75,14 persen, kini sudah memasuki tahap pemasangan rel dan wesel (rel bercabang untuk persimpangan KA). Apalagi impor dua komponen tersebut sudah dikirim dari negara produsen yakni China.
Menurut Hermanto, dana untuk pembangunan rel ganda sepanjang 34,8 km antara Prupuk-Purwokerto diambilkan dari APBN dengan total Rp498,9 miliar secara multiyears. “Tahun 2008 lalu, dana yang dikucurkan mencapai Rp176 miliar dan sisanya pada 2009 sekarang. Kita optimis, pengerjaan rel ganda bakal selesai seusai target yakni pada Juni atau Juli mendatang,” ujarnya. (A-99/A-147)***
kalo liat beritanya Pikiran Rakyat , Jalur Prupuk - Purwokerto ini yaa masih masuk proyek Cirebon - Kroya kan mas...
gak tau juga kl mmng nantinya jalur Tegal - Prupuk dibikin DT juga...
