Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: Kereta di Padang............
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
dPadang yg saya tau pada tiap hari minggu ada jadwal KA Wisata Padang-Pariaman PP yg brangkat dr Padang skitar jam 07.30 dan dr Pariaman brangkat kmbali mnuju Padang skitar jam 14.00,
Mungkin ada tmbahan dr tmen2 mngenai jadwal KA di hari lainnya slain KA Wisata yg brangkat hanya hari minggu saja??
:?: :?: :?: :?: :?:
..............................
Darkz Cyberionz Z-27
Maaf Mas Ian...

Karena info itu saya ndak tau...
Atau Link INI bisa mbantoe?

Untuk menghibur berikut penggalan poto dari sebelah...
Awan Wrote:Dear sepurmania.. ..

Ada seikit oleh-oleh yang bisa saya berikan untuk rekan-rekan, sesaat saat berjalan-jalan ke Sumbar, baik ke Padang, Pariaman, Solok, Padang Panjang dll....

cuman sayang.... sungguh mengenaskan nasih ka di sumbar.... kereta yang hanya berjalan sehari sekali saja, dengan kondisi traksi yang memprihatinkan. ...namun untung aja, sepertinya lagi ada perbaikan lintasan yang dimulai dari stasiun padang menuju pariaman....

Kondisi yang memprihatinkan adalah matinya jalur sawahlonto-solok- padang panjang .... salah satu jalur kereta terindah di Dunia ini.... kelokan danau singkarak yang memukau bersinergi antara jalur bis dan kereta yang saling bergantian menjadi begitu hampa....
Klik gambar untuk memperbesar...

Poto oleh : Awan (ka.penataran@........)
di sumbar masih aDA jadwal KA reguler gak sih???????

selain KA wisata????
barusan denger kabar E1060 bakal dipulangkan dari ABR ke PD atau PP?

ada rekan-rekan railfan yang sudah mendengar kabar ini? quote berikut diambil dari milis makitam.
Quote:Re: Mak ITAM Pulang Kampung

Wah... udah bocor nih rupanya...Tersenyuum Ya udah, kita buka ajalah skrg... Betul Wo, ini salah satu dampak hasil jalan-jalan kita dulu itu. IRPS ikut bertanggungjawab nih...Tersenyuum

Inisiatif ini berawal dari celetukan Mas Novaprima di stasiun Kayutanam pd 2 Des. 2006 ketika kunjungan IRPS bersama MPKAS sekalian melakukan uji coba KA Wisata ke Padang Panjang. Mas Nova ngomong waktu itu tanpa melihat muka saya, tetapi matanya memandang lurus ke arah utara melihat Rel Gigi yang terbentang mendaki kearah Anai. Ini saya kutip lagi nih, tolong koreksi Mas Nova kalau salah. :

"Uda Nofrins, ini Alam Sumbar begini bagusnya kok Kereta Apinya dianggurin sih...? Apalagi kalau Loko Uap Ex-Sumbar yang di Ambarawa itu bisa kembali ke habitatnya disini, saya gak bisa bayangin nih... Disana gak cocok. Giginya beda dan powernya terlalu besar...".

Setelah itu, saya selalu bermimpi tentang Loko Uap. Dan juga selalu menyayangkan kenapa sktr hampir 50 unit Loko di Sumbar dilego sbg tua. Katanya, entah benar entah tidak, utk keperluan salah satu pabrik baja terbesar di Indonesia... Yang tinggal hanya 1 Loko Uap saja yang di Simpang Haru dan dijadikan tugu itu... Sayang sekali kurang melihat untuk kepentingan jangka panjang...

Setelah perjalanan panjang dan mungkin ada unsur kasihan atau simpati, saya gak tahu mana yang bener, Direksi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ngasih lampu hijau dengan bbrp syarat, termasuk jaminan biaya pengiriman dari Pemda Sumbar. Tadinya MPKAS yang diminta membuat surat ke Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan disetujui oleh Pemda Sumbar. Tetapi atas bbrp pertimbangan politis, kita lebih memilih agar Pemda Sumbar aja yang buat surat. Akhirnya Gubernur Sumbar setuju. Sawahlunto pun juga siap terjun. Sktr 1 bulan lalu surat tsb sudah sampai di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada prinsipnya sudah setuju katanya... Krn di Ambarawa masih ada bbrp lagi Loko Uap yang aktif untuk pariwisata...

Satu hal yang kita tekankan dari MPKAS waktu itu bahwa Loko Uap tsb agar dilihat untuk tujuan dalam skala Nasional untuk ikut mendukung Visit Indonesia Year 2008, dstnya. Dan agar disebutkan didalam surat tsb. Surat tsb juga ditembuskan ke Menbudpar. Dari Museum KA Ambarawa ke Museum KA Sawahlunto, agar loko Uap ini bisa jadi "madu segar" untuk menarik Wisatawan manca negara masuk melalui Gerbang Barat Indonesia. Sehingga konsentrasi wisatawan terbagi juga ke arah Barat.

Untuk itu, sekali lagi mohon dukungan Rekan2 IRPS semua agar "pulang kampung" ini tidak ada kendala berarti. Kan gak lucu kayak Des 2006 lalu itu. Masak pecinta KA naik Bus dari Padang Panjang ke Sawahlunto he..he... Tapi tolong doanya juga satu lagi, agar Pemprov Sumbar segera menurunkan bantuannya untuk perbaikan Bantalan Rel hingga Sawahlunto tsb. Silahkan baca Janji Pemda Sumbar utk KA Wisata.

Nampaknya sejarah MPKAS dengan IRPS tidak bisa dipisahkan...! Kami masih perlu banyak belajar dari IRPS dalam "mengawal" aset-aset KA ini kedepan nantinya... Tetapi di Sumbar bedanya, ada team lain yang lebih fokus untuk lebih mendorong dari aspek Pariwisatanya: MAPPAS, Masyarakat Peduli Pariwisata Sumbar.
Jadi kapan ke Sumbar lagi Wo...? Thanks.

Salam,
Nofrins
big bro Wrote:di sumbar masih aDA jadwal KA reguler gak sih???????
selain KA wisata????

Djawaban :
Yulnofrins Napilus Wrote:KA Wisata Padang-Pariaman sekali seminggu dg kereta lama ditarik BB. Sejak Feb.2007 oleh Kadivre yg baru, melihat KA mulai berkibar lagi di Sumbar, langsung aja dibuka KA Reguler Padang Pariaman tiap hari yg didukung Pemko Padang dan Pemkab Pariaman. Anehnya, pagi berangkat dari Padang sorenya dari Pariaman. Padahal kalau hari kerja, justru orang butuh transport masuk kota. Sehingga kurang berhasil. Jadi KA Wisata dan KA Reguler sama saja, cuman beda nama aja. Utk ke Padang panjang, pasti yang pakai gigi. BB berap tuh ya? Tapi sejak gempa tahun lalu, Kayutanam-Padang Panjang belum diuji coba lagi hingga kini. Harus ada pergantian bantalan dulu. Padang panjang ke Sawahlunto jg banyak sekali bantalan yg harus diganti. Pergantian bantalan ini tadinya kita harapkan akhir tahun lalu selesai. tetapi dananya gak turun2 juga. Mudah-mudahan dg kedatangan 5 kereta ini, bisa mempercepat.
Insya allah...
Salam,
Nofrins
Laporan update...

Quote:Padang, Padek-- Lima gerbong kereta api (KA) bantuan Departemen Perhubungan akan menambah fasilitas kereta api wisata Sumbar. Gerbong yang diangkut Kapal Cipta Harapan II, kemarin merapat di Pelabuhan Teluk Bayur.

Tambahan lima gerbong tersebut diharapkan mampu membangkitkan kembali transportasi kereta api yang dulu pernah jaya di Sumbar. Direncanakan peresmian lima gerbong ini akan dilakukan langsung Menteri Perhubungan Djusman Syafei Djamal, Sabtu (13/9). Direktur Keselamatan dan Sarana PT Kereta Api Indonesia Asril Syafei yang menyambut kedatangan gerbong baru tersebut mengatakan lima gerbong akan dioperasionalkan seoptimal mungkin sebagai alat transportasi massal di Sumbar.
“Kedatangan lima gerbong ini, untuk awal akan dioperasikan sebagai kereta wisata. Sejauh ini, KA wisata yang melayani jalur Padang menuju Padangpariaman sudah menunjukkan perkembangan,” ungkapnya. Setelah diujicoba dan pembenahan bantalan rel, baru akan dioperasikan sebagai angkutan massal. Hingga sore kemarin, lima unit gerbong senilai Rp18 miliar tersebut masih menunggu dikeluarkan dari kapal pengangkut menggunakan dua unit alat berat (crane).

Karena keterbatasan peralatan, salah satunya didatangkan dari Pekanbaru. Crane ini berguna untuk memindahkan gerbong tersebut ke rel darurat sepanjang 250 meter yang dibangun PT KA di Teluk Bayur menuju jalur konvensional. Dari pantauan Padang Ekspres, hingga sore kemarin, lima gerbong tersebut masih ditutupi kain biru.

Kepala Divisi Regional (Kadivre) PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumbar Husein Nurrony mengatakan, kedatangan lima gerbong bantuan tersebut akan mewujudkan target jangka pendek perusahaan. Ia menargetkan, setelah jalur wisata Padang-Pariaman, dalam waktu dekat jalur kereta wisata Padang menuju Padangpanjang diaktifkan kembali. “Bantuan lima gerbong tersebut bisa memenuhi operasional KA wisata dari Padang menuju Padangpanjang. Untuk itu, dalam waktu dekat jalurnya akan kita perbaiki,” lanjutnya.

Perbaikan jalur kereta api dari Padang menuju Padangpanjang terkendala penambahan bantalan rel. Jalur yang melewati jembatan dan tanjakan tersebut, Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumbar Romeyo menyebutkan, masih dibutuhkan tambahan bantalan rel sekitar 1.000 unit. Ia memprediksikan, perbaikan dan penambahan bantalan jalur tersebut akan menelan biaya sampai Rp2 miliar.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi mengatakan, bantuan lima gerbong ini akan membantu pembukaan jalur Padang-Padangpanjang. Gubernur menargetkan, akhir tahun 2008, jalur tersebut bisa diaktifkan kembali. Paling lambat, tahun baru mendatang, jalur itu sudah bisa dilalui kereta api. Menjelang itu, sebelum diaktifkan jalur KA ke Padangpanjang, pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Sumbar akan mengoperasikan lima gerbong yang masih menunggu pemberian nama dari gubernur itu, sampai ke Pariaman saja. “Setelah ini kita operasionalkan dulu ke Pariaman,” lanjut Romeyo.

Penggunaan lima gerbong baru tersebut akan diresmikan Sabtu (13/9) oleh Menteri Perhubungan. Sebelumnya, (hari ini, red) Direktur PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan berkunjung ke Sumbar guna meninjau langsung lima gerbong baru yang sampai ke stasiun Simpang Haru. Sayang, pengangkatan lima gerbong dari kapal pengangkut ke rel darurat sedikit terlambat karena menunggu crane yang datang dari Pekanbaru. (dy)
Sumber


Poto oleh : Yuhefizar a.K.a Ephi Lintau
MPKAS Sumbar


Poto oleh : fikriraja
Sumber

Klik gambar untuk memperbesar...

Semoga maju terus perkeretaapian SumBar
Tag_semboyan35
ntu BB20415 kopelnya kenapa masih pakai model jaman belanda ?
Kalo nggak salah dari Padang Panjang juga ada jalur mati menuju Bukittinggi-Payakumbuh. Kalo diidupin, mungkin bisa nyambung tuh ke Rantauprapat. Kita pun bisa naik Kereta Api dari Padang ke Medan.
kata temen saya yang lagi kuliah di UNAND (bukan railfans), selain KA Padang-Pariaman masih aktif juga KA batubara di sumbar. bener gak yah? rutenya dari mana n kemana tuh kalo bener masih aktif? loko penariknya juga sekalian yah.. Loko_merahbiru
ridwan04 Wrote:kata temen saya yang lagi kuliah di UNAND (bukan railfans), selain KA Padang-Pariaman masih aktif juga KA batubara di sumbar. bener gak yah? rutenya dari mana n kemana tuh kalo bener masih aktif? loko penariknya juga sekalian yah.. Loko_merahbiru

KA BABARANJANG tuh mas,yang narik CC 202..
rezza_bibie Wrote:KA BABARANJANG tuh mas,yang narik CC 202..

emang babaranjang ada di sumbar???? New_bingung
big bro Wrote:
rezza_bibie Wrote:KA BABARANJANG tuh mas,yang narik CC 202..

emang babaranjang ada di sumbar???? New_bingung

eh SUMSEL ding,sorry2... New_nyengir
KA Batubara di Sumbar dah dinonaktifkan sjak 2003 dan peninggalannya yg msih tersisa berupa Museum Stasiun Sawahlunto.
Pdhl tuh KA Batubara keren bget coz dtarik ma loko uap.
And jalur yg dilewatinya nembus pegunungan bukit barisan.
Coz Liburan Juli 2009 kmrn Q maen kPadang and dsana KAnya yg msih aktif cma ada KA Wisata Sibinuang jurusan Padang-Pariaman ma KA Smen Padang dari BukitPutus ke Teluk Bayur.
Namun skr stelah didatangkan 1 set K3 dgn striping baru dari INKA akan dipakai sbg KA Wisata dari PAdang k PadangPanjang yg rutenya sempat beberapa tahun mati akibat rusaka karena gempa.
..........................................
Darkz Cyberionz Z-27
Kalau dari foto2nya MPKAS, sepertinya jalur PAdang itu eksotik bgt ya? Kapan bisa kesana ya? New_bingung
babaranjang =batubara rangkaian panjang New_cool

babarandek= batubara rangkaian pendek New_cool
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Reference URL's