08-09-2010, 10:35 AM
(08-09-2010, 07:32 AM)Narendro Anindito Wrote: [ -> ][spoiler=urun foto....
Duo KA Prameks]
[/spoiler]
Ni PRAMEKS habis dicuci ya ??? ko klihatannya konclong bgt ...
(08-09-2010, 07:32 AM)Narendro Anindito Wrote: [ -> ][spoiler=urun foto....
Duo KA Prameks]
[/spoiler]
(08-09-2010, 11:04 AM)animaX Wrote: [ -> ][spoiler=Edisi : Rabu, 08 September 2010 , Hal.VI
Kereta khusus wanita pun ditumpangi pria]
Pagi itu, jarum jam di dinding Stasiun Klaten baru menunjukkan pukul 09.30 WIB.
Dari arah barat, roda-roda besi kereta Prameks mulai terdengar menderu. Pesan dari pengeras suara menyambut kedatangan kereta kelas bisnis itu. â€ÂKereta Prambanan Ekspres dari Jogja tujuan Solo Jebres segera masuk ke jalur II. Bagi para penumpang, diharap segera mempersiapkan diri!â€Â
Kereta tiba dan pintu terbuka secara otomatis. Dari balik kaca kereta, tampak para penumpang berdesak-desakan mengantre giliran turun. Sebagian berebut kursi dan posisi yang masih kosong. Namun, semua terasa sia-sia. Sebab, kereta itu tetap penuh penumpang. â€ÂTampaknya, kereta khusus wanita tak lagi berlaku kali ini,†celetuk Kepala Stasiun Klaten, Slamet Triyanto saat mengawasi antrean penumpang turun.
Sepasang mata Triyanto seakan tak berkedip menatap gerbong penumpang di depannya. Kereta itu berbeda dari kereta lain dalam rangkaian itu, bernuansa warna pink simbol feminin. Di dinding pintu luarnya tertulis jelas, â€ÂKereta Khusus Wanita.†â€ÂSaya heran, sebab Lebaran bisa membuat kereta khusus wanita dipenuhi kaum pria,†urainya sambil melebarkan senyumnya.
Yang tak kalah menariknya, petugas di dalam kereta khusus kaum hawa itu sepertinya juga tak berkutik menyaksikan kejanggalan itu. Tapi, apa mau dikata. Fenomena mudik memang telah menyulap segala yang tak mungkin menjadi sangat mungkin, termasuk yang terjadi di dalam kereta khusus wanita itu. â€ÂKalau sudah seperti ini kondisinya, bagaimana petugas mau menertibkan,†terang Triyanto.
Ya, beberapa waktu lalu, PT Kereta Api memang meluncurkan kereta khusus wanita. Harapannya, tentu saja agar hak-hak kaum hawa sebagai penumpang terlindungi. Namun, musim mudik Lebaran rupanya membuat kekhasan kereta itu menjadi tak berlaku. â€ÂMana saya tahu (kalau ada kereta khusus wanita-red). Bisa masuk kereta saja, saya sudah untung,†sahut salah satu penumpang Prameks, Sarjono yang sejak di Stasiun Lempuyangan telah nyelonong di kereta khusus wanita.
Maklum saja, penumpang asal Klaten Utara itu telah setahun ini tak mudik menjenguk keluarganya di kampung halaman. Maka wajar jika tak tahu adanya kereta khusus wanita. - Oleh : Aries Susanto[/spoiler]

![[Image: PrameksSpongebob4.jpg]](http://i683.photobucket.com/albums/vv197/Ambulakral/PrameksSpongebob4.jpg)
![[Image: PrameksSpongebob3.jpg]](http://i683.photobucket.com/albums/vv197/Ambulakral/PrameksSpongebob3.jpg)
![[Image: PrameksSpongebob2.jpg]](http://i683.photobucket.com/albums/vv197/Ambulakral/PrameksSpongebob2.jpg)


![[Image: PrameksatDipo.jpg]](http://i683.photobucket.com/albums/vv197/Ambulakral/PrameksatDipo.jpg)
![[Image: PrameksPatrick2.jpg]](http://i683.photobucket.com/albums/vv197/Ambulakral/PrameksPatrick2.jpg)
(08-09-2010, 07:50 PM)enrico Wrote: [ -> ](08-09-2010, 11:04 AM)animaX Wrote: [ -> ][spoiler=Edisi : Rabu, 08 September 2010 , Hal.VI
Kereta khusus wanita pun ditumpangi pria]
Pagi itu, jarum jam di dinding Stasiun Klaten baru menunjukkan pukul 09.30 WIB.
Dari arah barat, roda-roda besi kereta Prameks mulai terdengar menderu. Pesan dari pengeras suara menyambut kedatangan kereta kelas bisnis itu. â€ÂKereta Prambanan Ekspres dari Jogja tujuan Solo Jebres segera masuk ke jalur II. Bagi para penumpang, diharap segera mempersiapkan diri!â€Â
Kereta tiba dan pintu terbuka secara otomatis. Dari balik kaca kereta, tampak para penumpang berdesak-desakan mengantre giliran turun. Sebagian berebut kursi dan posisi yang masih kosong. Namun, semua terasa sia-sia. Sebab, kereta itu tetap penuh penumpang. â€ÂTampaknya, kereta khusus wanita tak lagi berlaku kali ini,†celetuk Kepala Stasiun Klaten, Slamet Triyanto saat mengawasi antrean penumpang turun.
Sepasang mata Triyanto seakan tak berkedip menatap gerbong penumpang di depannya. Kereta itu berbeda dari kereta lain dalam rangkaian itu, bernuansa warna pink simbol feminin. Di dinding pintu luarnya tertulis jelas, â€ÂKereta Khusus Wanita.†â€ÂSaya heran, sebab Lebaran bisa membuat kereta khusus wanita dipenuhi kaum pria,†urainya sambil melebarkan senyumnya.
Yang tak kalah menariknya, petugas di dalam kereta khusus kaum hawa itu sepertinya juga tak berkutik menyaksikan kejanggalan itu. Tapi, apa mau dikata. Fenomena mudik memang telah menyulap segala yang tak mungkin menjadi sangat mungkin, termasuk yang terjadi di dalam kereta khusus wanita itu. â€ÂKalau sudah seperti ini kondisinya, bagaimana petugas mau menertibkan,†terang Triyanto.
Ya, beberapa waktu lalu, PT Kereta Api memang meluncurkan kereta khusus wanita. Harapannya, tentu saja agar hak-hak kaum hawa sebagai penumpang terlindungi. Namun, musim mudik Lebaran rupanya membuat kekhasan kereta itu menjadi tak berlaku. â€ÂMana saya tahu (kalau ada kereta khusus wanita-red). Bisa masuk kereta saja, saya sudah untung,†sahut salah satu penumpang Prameks, Sarjono yang sejak di Stasiun Lempuyangan telah nyelonong di kereta khusus wanita.
Maklum saja, penumpang asal Klaten Utara itu telah setahun ini tak mudik menjenguk keluarganya di kampung halaman. Maka wajar jika tak tahu adanya kereta khusus wanita. - Oleh : Aries Susanto[/spoiler]
lagi2 gak konsisten nih PT.KA
(12-09-2010, 08:27 PM)enrico Wrote: [ -> ]Saya tadi pulang mudik pake Pramex dari KTA ke PWS, yg sangat disayangkan sekali yaitu di tiadakannya pramex tambahan, padahal bnyk penumpang yg sudah menunggu di stasiun (termasuk saya) karena pada hari sebelumnya belum ada pengumuman ditiadakan (kata orang situ)
alhasil bnyk penumpang yg kecewa dan pramex reguler overload.
bknnya aneh saat2 padat seperti ini pramex tambahan malah ditiadakan?
masinisnya mudik? 