Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Rem Lokomotif
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
(06-07-2009, 02:34 PM)Agung Wrote: [ -> ]Ngakak ya gak lah mas............Ngakak
kampas rem lokomotif akan diganti kalo memang sudah habis, penggantiannya dilakukan di dipo lokomotif.......kalo gantinya pas PA, bisa2 blong terus tuh lokomotif gak bisa berhenti karena kampas remnya ludes.........

Saya kan nggak tau, masa diketawain Sedih
(06-07-2009, 03:10 PM)antimon40 Wrote: [ -> ]
(06-07-2009, 02:34 PM)Agung Wrote: [ -> ]Ngakak ya gak lah mas............Ngakak
kampas rem lokomotif akan diganti kalo memang sudah habis, penggantiannya dilakukan di dipo lokomotif.......kalo gantinya pas PA, bisa2 blong terus tuh lokomotif gak bisa berhenti karena kampas remnya ludes.........

Saya kan nggak tau, masa diketawain Sedih

sori2..........soalnya lucu sih..........Playboy
yah......sepatu rem memang salah satu komponen penting tuh.......kalo rusak bahayanya besar banget.......
(01-07-2009, 05:39 PM)Agung Wrote: [ -> ]kalo masih ada tekanan udaranya memang masi bisa mengerem......tapi kan lama2 habis dan rem pun akan loss.......sehingga lokomotif tidak dapat melakukan pengereman. Kalo di dipo sih masi gak apa2, karena areal di sekitar dipo kebanyakan datar......lain ceritanya jika di lintas yang banyak varian konturnya, sedikit aja kesalahan teknis maka akan fatal akibatnya.......

Saya mencoba bertanya kepada rekan saya..
andaikata kereta berjalan di kontur yang tidak rata kemudian mesin lokomotif mati, hal yang masih dapat dilakukan adalah, aktifkan rem darurat dan setelah itu pasang stop blok di lokomotif.. ketika angin kompresor di lokomotip habis (dan ini pun waktunya cukup lama) rem yang loss hanya di lokomotip, sedangkan rem darurat yang di rangkaian masih aktif (hal ini juga sama prinsipnya ketika kereta/gerbong putus dari rangkaian maka rem darurat akan otomatis bekerja dan kereta akan berhenti)


CMIIW
Melihat tulisan teman2 diatas sy b'kesimpulan masinis yg sering melakukan p'gereman (mis: dinasan di daerah yg konturnya tdk rata) b'arti lbh jago scr feeling dan kemampuan.
Jgn2 pembalap JNG agak2 ngeper kl hrs lwt lintasan Purwakarta - Banjar...
secara prinsip bukan masalah ngeper ataw tidaknya... yang pasti adalah perhatikan tanda/rambu serta semboyan....

saat ini hampir setiap kejadian PLH KA, human error memegang rekor tertinggi untuk penyebabnya !!!!!......

saya pernah diskusi menganai cara atau trik dalam mengantispasi segalal sesuatu yang diluar dugaan saat masinis berdinas...

bukan membuka kartu, akan tetapi kadang banyak dari masinis yang kurang paham tentang seluk beluk Lok sehingga apabila mengalami masalah selalu "berkoar" via radio sehingga terblow-up... mestinya dilakuka pengecekan atau pemeriksaan dahulu apabila menghadapi masalah....

seperti masalah deadman pedal... saat ini ada deadman pedal dengan tipe terbaru (modifikasi switch) dan Dipo Lok SDT sudah hampir semua menggunakan modifikasi ini.... apakah semua masinis mengetahuinya ???... wallahualam.... so akhirnya kasihan nasibnya bila T^&*)_**&^%&*^$%#$@^$%R&^
(02-07-2009, 01:14 AM)awang_cong Wrote: [ -> ]Aku kemaren baru tahu dari teman kalau ternyata mass akan kena sangsi dari kantor bila sering melakukan pengereman mendadak, dalam artian remnya cepat aus dan harus ganti sebelum pada waktunya. Mohon pencerahannya..

Mahal kali, biaya ganti remnya Sombong Dikit Ah
Yups...
Sekali ngerem itu harganya Rp. 7 per sepatu rem (CMIIW)...
Bisa diitung 1 set kereta brapa sepatu rem :
1 roda=2 sepatu rem
1 boogi ada 4 roda=8 sepatu rem
1 kereta ada 2 boogie=16 sepatu rem
1 set kereta (anggaplah) 10 kereta=20 boogie=320 sepatu rem
dikali 7 rupiah perngerem dikali berapa kali pengereman jarak sta awal sampai sta. akhir...

Silahkan dihitung....
Hitung...Hitung

Back on Topic yeh...

Trims.
Rp 2240 sekali ngerem. Wajar lah bawa barang segede gitu sekali ngerem ~ 1/2 liter solar. Daripada nabrak rugi ratusan juta ?
berarti kesimpulannya klo BLB dihitung gak?
kan suka ada tuh kaya penumpang naik di st kecil tapi pengen naik argo ato satwa yg ga berenti berarti dihitung juga ya ke harga tiket?
harga satu sepatu rem berapa??
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13