Inget kata Menristek BJ Habiebie sewaktu meresmikan KA Argo Bromo dgn Lok CC 203-nya yang mampu berlari hingga 120 km/jam dan mempunyai daya 2000-an HP? Sewaktu dicibir oleh beberapa kalangan tentang peluncuran Kereta Api itu, beliau menjawab :
"Insinyur Indonesia mampu untuk membuat KA lebih cepat dari ini, tetapi membutuhkan perubahan infrastruktur total, jalur harus dikaji ulang, Stasiun harus ditata lagi, & rel harus diganti. Apakah Pemerintah mau membiayai? Atau Adakah Investor yg berminat ?"
(02-05-2010, 06:43 PM)jadrians Wrote: [ -> ] (30-04-2010, 12:27 PM)ajuy Wrote: [ -> ]Juli dateng yah?
Siap-siap amunisi nih 
Bulan APril lalu saya sempat bertanya ke petinggi BY Lahat, mereka belum dapat info mengenai kedatangan CC205....
ane juga siap-siap nih...
pengen bgt liat CC205 gress di TNK....moga-moga bisa dan ga ada halangan...ambil cuti aja juga ga masalah dweh..hehehe
(07-05-2010, 05:54 PM)Mysterio Wrote: [ -> ]Inget kata Menristek BJ Habiebie sewaktu meresmikan KA Argo Bromo dgn Lok CC 203-nya yang mampu berlari hingga 120 km/jam dan mempunyai daya 2000-an HP? Sewaktu dicibir oleh beberapa kalangan tentang peluncuran Kereta Api itu, beliau menjawab :
"Insinyur Indonesia mampu untuk membuat KA lebih cepat dari ini, tetapi membutuhkan perubahan infrastruktur total, jalur harus dikaji ulang, Stasiun harus ditata lagi, & rel harus diganti. Apakah Pemerintah mau membiayai? Atau Adakah Investor yg berminat ?"
wah betul kata pak Habibie....

(14-01-2010, 12:10 PM)Charles Wrote: [ -> ]Ada bocoran spek CC 205 dari MKA, yang katanya mau dibikin 6 unit awal dari EMD dan akan dikirim sekitar tahun 2011 (tapi belum pasti, tergantung kebijakan EMD):
-------
Road Number: CC 205 01-06
Manufacturer Code: GT. 38 AC
Sistem Transmisi Daya: AC-AC
Dimensi: hampir mirip CC 202
Berat SO: 108 ton
Kinerja:
- Daya mesin 2200 HP
- Daya traksi 2000 THP
- 30-40 KKBW dengan tanjakan i = 1 %
Motor diesel: Serie 8 -710 G3A
Tipe motor alternator: TA 12/CA9
Tipe motor traksi: A 2916-8
Tipe inverter: IGBT inverter system
Sistem kendali: EM 2000 microprocessor control
Sistem rem: 26 L Air brake
Kompresor: Gardner Denver
Bogie: Fabricated bogie (konstruksi las)
Kabin masinis: tunggal (sand box pendek)
Kapasitas tangki: 3800 liter
Kapasitas minyak pelumas: 488 liter
Kapasitas air pendingin (radiator): 662 liter
Silakan dikomentari soal spek CC 205 ini...
Klo diliat, ntar tragedinya mirip2 sama CC201 dengan CC204 (tenaga sama tapi ada yang lebih irit) coz dia udah digitalized, jadi ga masalah tenaga mesinnya sama... CMIIW

yah ini mah HPnya gak beda jauh dari CC202
wah sayang ya, padahal loko2 di jawa udah banyak yang aki2.........hehehehehehehe.......sering mogok2 apalagi yang CC201 udah bau tanah semua, PT KA waktunya perbaharui armada baik loko ataupun gerbong..............MAJU TERUS KERETA API INDONESIA>>>>>>>>>>
Saya ngga komentar , tapi cumak bingung kok Mas .
Gimana ya dengan Berat 108 Ton dan Power 2000 HP kok Kuat narik 30 - 40 KKBW ?
(11-05-2010, 05:24 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]Saya ngga komentar , tapi cumak bingung kok Mas .
Gimana ya dengan Berat 108 Ton dan Power 2000 HP kok Kuat narik 30 - 40 KKBW ?
karena yang dioptimalkan di lok itu adalah torsinya bukan pada akselerasinya, makanya tenaganya bisa kuat dan sanggup menarik beban berat namun harus mengorbankan kecepatan........
kalo loko CC202 or CC205 lebih mengutamakan daya tariknya daripada kecepatan berarti neh loko gak cocok buat di jawa, selain tekanan gandarnya lebih berat loko ini merupakan loko khusus penarik KA-KA barang. keduali tekanan gandar rel di jawa dah sama atau lebih dari divre 3 dan angkutan barangnya udah banyak
apa mungkin udah dikapalkan yah?
perjalanannya sekitar 3-5 bulan..
(12-05-2010, 07:09 AM)CC_20413 Wrote: [ -> ]kalo loko CC202 or CC205 lebih mengutamakan daya tariknya daripada kecepatan berarti neh loko gak cocok buat di jawa, selain tekanan gandarnya lebih berat loko ini merupakan loko khusus penarik KA-KA barang. keduali tekanan gandar rel di jawa dah sama atau lebih dari divre 3 dan angkutan barangnya udah banyak
CC205 disiapkan untuk narik KA Babaranjang dengan 60 gerbong karena selama ini KA BBR yang 60 gerbong harus ditarik 3 buah CC202, jadi lok-lok tersebut perawatannya sangat kurang