Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: PT KCJ impor KRL?
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
(20-Jun-2009 06:26 AM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]mungkin gak perlu di pelabuhannya, bisa aja cegat di TPK atau jalur yang dilewatinya.

(19-Jun-2009 20:22 PM)galuh KRL bangetz Wrote: [ -> ]gak sembarangan orang bisa masuk !!!!!!!
harus ada izin dari pusat di juanda dulu baru bisa ikut !

emang gak bisa sembarangan.
kalo memang mau ikut ya pasti izin dulu.


(19-Jun-2009 20:22 PM)galuh KRL bangetz Wrote: [ -> ]
(19-Jun-2009 15:51 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]Insya Allah ikut...
tapi tanggalnya belum pasti...

wah wah bahaya nih.....

gak sembarangan orang bisa masuk !!!!!!!

harus ada izin dari pusat di juanda dulu baru bisa ikut !

gw aja susah !

Lagian apanya yang bahaya?

ente pegawai bukan ??????????????
^ Back on Topic dulu ah... kalau yang begituan bahasnya di bagian Kegiatan aja...

Kalau si TM 7000 ini benar-benar jadi diimpor, apa biayanya lebih mahal dari impor KRL sebelumnya (JR, Tokyu dll)? Kalau sistem pembayarannya seperti apa?
NB: Sistem pembayaran yang biasa dilakukan ---
Loko gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung pembeli
Franco gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung penjual
FOB -> semua biaya kirim sampai barang dimuat di kapal ditanggung penjual
(26-Jun-2009 08:11 AM)Charles Wrote: [ -> ]^ Back on Topic dulu ah... kalau yang begituan bahasnya di bagian Kegiatan aja...

Kalau si TM 7000 ini benar-benar jadi diimpor, apa biayanya lebih mahal dari impor KRL sebelumnya (JR, Tokyu dll)? Kalau sistem pembayarannya seperti apa?
NB: Sistem pembayaran yang biasa dilakukan ---
Loko gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung pembeli
Franco gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung penjual
FOB -> semua biaya kirim sampai barang dimuat di kapal ditanggung penjual


minggu lalu saya sempat berbincang2 dengan manager sarana PT KCJ & team yang berangkat ke jepang di kator PT KCJ.
seperti yang di ungkapkan, TM 7000 lebih mahal, karena memakai body alumunium, yang beratnya ringan ! tidak seperti krl stenless lainnya.

biasanya tidak meyewa kapal. hanya seperti cargo YANG DIKIRIMKAN BERSAMA-SAMA DGN BARANG LAIN.....
(26-Jun-2009 08:11 AM)Charles Wrote: [ -> ]^ Back on Topic dulu ah... kalau yang begituan bahasnya di bagian Kegiatan aja...

Kalau si TM 7000 ini benar-benar jadi diimpor, apa biayanya lebih mahal dari impor KRL sebelumnya (JR, Tokyu dll)? Kalau sistem pembayarannya seperti apa?
NB: Sistem pembayaran yang biasa dilakukan ---
Loko gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung pembeli
Franco gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung penjual
FOB -> semua biaya kirim sampai barang dimuat di kapal ditanggung penjual

Kabar yang saya dapat, sekitar 1 M lebih sedikit per gerbong untuk KRL TM 7000 ini...

(27-Jun-2009 09:41 AM)galuh KRL bangetz Wrote: [ -> ]
(26-Jun-2009 08:11 AM)Charles Wrote: [ -> ]^ Back on Topic dulu ah... kalau yang begituan bahasnya di bagian Kegiatan aja...

Kalau si TM 7000 ini benar-benar jadi diimpor, apa biayanya lebih mahal dari impor KRL sebelumnya (JR, Tokyu dll)? Kalau sistem pembayarannya seperti apa?
NB: Sistem pembayaran yang biasa dilakukan ---
Loko gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung pembeli
Franco gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung penjual
FOB -> semua biaya kirim sampai barang dimuat di kapal ditanggung penjual


minggu lalu saya sempat berbincang2 dengan manager sarana PT KCJ & team yang berangkat ke jepang di kator PT KCJ.
seperti yang di ungkapkan, TM 7000 lebih mahal, karena memakai body alumunium, yang beratnya ringan ! tidak seperti krl stenless lainnya.

biasanya tidak meyewa kapal. hanya seperti cargo YANG DIKIRIMKAN BERSAMA-SAMA DGN BARANG LAIN.....

Kata siapa TM 7000 lebih berat? Massa Tokyu 8500 series itu sekitar 31-36 ton, sedangkan TM 7000 28-31 ton per gerbongnya...
(25-Jun-2009 19:54 PM)galuh KRL bangetz Wrote: [ -> ]ente pegawai bukan ??????????????

ane cuma railfan biasa, bukan pegawai...
kalo pengen ikut juga pasti izin dulu lah...
hmm, 113 dateng barengan juga yah sama TM 7000?

"Byousoku mode on" New_ngakak
(26-Jun-2009 08:11 AM)Charles Wrote: [ -> ]NB: Sistem pembayaran yang biasa dilakukan ---
Loko gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung pembeli
Franco gudang -> semua biaya kirim dari gudang penjual ditanggung penjual
FOB -> semua biaya kirim sampai barang dimuat di kapal ditanggung penjual


Mungkin FOB Tokyo .. Tetapi yang jelas, prosesnya Goverment to Goverment. Karena Indonesia memiliki kebijakan yang ketat atas Import Barang Bekas.
Semoga mbayarnya bisa Hibah he he he
@shin..rencananya sih datengnya berbarengan....
ada kabar gembira nih, 5 set TM 7000 pertama segera dikirim, 1 set ada 10 unit kereta, bukan 8.
4 set diantaranya, berteknologi Chopper, paling lambat masuk bulan Okt, Nov, Des.2009 dan Jan.2010.
sedangkan 1 set lagi berteknologi VVVF, Masuk paling lambat Mar.2010.
kalo 10 ganjil dnk tiap set nya... tapi kalo dateng 5 set berarti bisa dapet 1 set ekstra ya sebagai akibat dari kelebihan gerbong..
Iya bang...
itu kalo satu set mau dioperasikan 8 unit.
kalo mau 10 unit berarti pas.
disini mana bisa 10 unit..paling banyak 8 lah...
(30-Aug-2009 14:25 PM)katyusha Wrote: [ -> ]disini mana bisa 10 unit..paling banyak 8 lah...

Jelas... peron stasiun di Jabotabek paling banyak bisa menampung 8 gerbong...
Berarti akan ada 5 set rangkaian dengan 1 set masing-masing 8 gerbong.
Apakah akan terjadi kelepasan gerbong lagi seperti di KRL T8500??
(31-Aug-2009 08:57 AM)Charles Wrote: [ -> ]
(30-Aug-2009 14:25 PM)katyusha Wrote: [ -> ]disini mana bisa 10 unit..paling banyak 8 lah...

Jelas... peron stasiun di Jabotabek paling banyak bisa menampung 8 gerbong...
Berarti akan ada 5 set rangkaian dengan 1 set masing-masing 8 gerbong.
Apakah akan terjadi kelepasan gerbong lagi seperti di KRL T8500??

T8500? TM 5000 sama TR 1000 kali
Back on Topic
untuk beberapa KRL Tokyu memang ada kok yg kelepasan 2 gerbong (8510, 8512, 8513, 8518) yg aslinya 10 gerbong...

Katanya peron di Jakarta mau dipanjangin biar muat 10 gerbong? Hitung-hitung investasi jangka panjang KCJ loh...
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Reference URL's