Sepertinya tak hilang dari ingatan waktu naik KA Jatayu menggunakan 6 K1+BP+KM
berangkat hampir bersamaan dengan Gajayana pukul 15.00 dari St Malang - Surabaya 16.30
hanya berhenti di St Lawang
Malang - Surabaya 1,5 Jam
adakah yang masih ingat??
rzlka9 Wrote:Sepertinya tak hilang dari ingatan waktu naik KA Jatayu menggunakan 6 K1+BP+KM
berangkat hampir bersamaan dengan Gajayana pukul 15.00 dari St Malang - Surabaya 16.30
hanya berhenti di St Lawang
Malang - Surabaya 1,5 Jam
adakah yang masih ingat??
Masih ingat.... Saya dulu sering menggunakan kereta itu jika hendak ke Jkt naik kereta yang berangkat dari Surabaya Gubeng (Bima) maupun Surabaya Pasarturi (Sembrani dll). Kalau tidak salah, kereta tersebut sebenarnya KA jurusan Surabaya-Bandung yaaaaaa?
Sayang sekarang tidak ada lagi
Salam,
Toto
Jatayu, bukan ka jurusan Surabaya - bandung. Tetapi Surabaya-Malang(Malang- Surabaya). Tetapi rangkaiannya memang menggunakan rangkaian kereta Turangga ( Surabaya- bandung/Bandung-Surabya)
Quote:Masih ingat.... Saya dulu sering menggunakan kereta itu jika hendak ke Jkt naik kereta yang berangkat dari Surabaya Gubeng (Bima) maupun Surabaya Pasarturi (Sembrani dll). Kalau tidak salah, kereta tersebut sebenarnya KA jurusan Surabaya-Bandung yaaaaaa?
Sayang sekarang tidak ada lagi
Salam,
Toto
Sebenarnya gak ilang, tapi diganti ama KA Malang Ekspress.
itok Wrote:Quote:Masih ingat.... Saya dulu sering menggunakan kereta itu jika hendak ke Jkt naik kereta yang berangkat dari Surabaya Gubeng (Bima) maupun Surabaya Pasarturi (Sembrani dll). Kalau tidak salah, kereta tersebut sebenarnya KA jurusan Surabaya-Bandung yaaaaaa?
Sayang sekarang tidak ada lagi
Salam,
Toto
Sebenarnya gak ilang, tapi diganti ama KA Malang Ekspress.
Iya memang Jatayu jurusan Malang-Surabaya dan menggunakan rangkaian eksekutif KA Turangga jur Surabaya - Bandung.
Tetapi beda dengan Malang Ekspress yang kelas Bisnis (walau lebih terasa mirip ekonomi...). Malang Ekspress kalau tidak salah menggunakan rangkaian KA Kls Bisnis "Cantik" jurusan Surabaya-Jember.
Lebih nyaman naik Jatayu dong....
Salam
Bukan yang Malang Ekspress sekarang pake gerbong bekas Jayabaya Selatan
Kalau pakai gerbong turangga yang baru pasti asyik.....
tapi kalau turangga nya gag telat
Andai saja masih ada "JATAYU"

masih ingat..
Emang 1,5 jam, dengan rangkaian exe.
Gak tahu napa kok kemudian tergilas jaman, padahal pengen banget (sekarang) menikmati Malang - Surabaya 1,5 jam lagi.
Malex masih 2 jam...
O... inget gw, tp gw ngga pernah naik, biasanya kalau lg k sb naik tumapel dulu, ketemu nih kereta.
klau nggak salah, matinya kereta ini barengan ma matinya tumapel.
sekarang ka jatayu digantikan malex, tetapi performa malex mengecewakan.
rzlka9 Wrote:Bukan yang Malang Ekspress sekarang pake gerbong bekas Jayabaya Selatan
Kalau pakai gerbong turangga yang baru pasti asyik.....
tapi kalau turangga nya gag telat
Andai saja masih ada "JATAYU" 
Oooo jadi itu bekas Jayabaya Selatan to...

Tetapi sesampai di Gubeng, rangkaian KA tersebut digunakan untuk KA Ekspres "Cantik" jur Surabaya-Jember. Itu seingat saya lho... Coba dicek lagi.
Salam,
Kalo Jatayu kemungkinan pake rangkaiannya Mutiara Selatan, cos dulu tuh keretanya kelas bisnis. Baru pake Eksekutif setelah jadi Malang Ekspress, tapi itu pun gak lama n kmudian jadi full Bisnis lagi.
Jatayu pakai rangkaian-nya Turangga mas. Pas awal awal Jatayu itu, ya pas baru barunya rangkaian turangga.
Kalau Malang ekspres, setahu saya pertama tama pakai tangkaian cantik exspress. Jadi pagi hbs shubuh, jr-sbu, kemudian sbu-ml, pakai malang ekspress,
hbs balik dari ml, dipakai lagi jadi cantik ekspress. Gak tau kalau sekarang ada pemberangkatan pagi pagi dari ml.
Kalau sekarang punya rangkaian sendiri KA MAleks (bekas Jayabaya Selatan)
pagi jam5an dari ML ke sb
jam 10 pg balik ke ml
jam 13.15 balik ke sb
jam 17.15 ke ml truz nginep di ML sampai pagi lg
jadi ada 2 trip tapi masih tetep nyaman "Jatayu" meskipun 1 trip
rasa penasaran saya terjawab sekarang, ternyata rangkaian ex jayabaya selatan di gunakan untuk MALEKS....
Jatayu itu yang pake K1 yang tanpa TV itu kan? Kok gerbong Turangga sih? Tapi kayaknya emang gak perlu KA eksekutif di rute itu.. Maleks aja pelayanan serasa eksekutif..