24-08-2009, 06:49 PM
24-08-2009, 07:27 PM
Berdasarkan kasus di luar negeri, untuk jarak sekitar 35 km biasanya dibuat terowongan. Sebagai contoh, KA Eurostar (London - Paris pp) nyebrang selat Inggris melalui terowongan dan kendaraan jalan raya dapat diangkut secara lancar dgn. KA khusus yg. jadwalnya cukup banyak.
24-08-2009, 09:18 PM
aku sih optiis banget pasti indonesia bisa...
tapi harus te2p waspada...kalo bikin proyek guede kayak gini jangan sampek para koruptor punya celah....
bisa bahaya banget kalo sampek ada kasus dimana bahan yang harus dibeli kwalitas 1 tapi dikorupsi dibeliin kwalitas 2...
waduh....
tapi harus te2p waspada...kalo bikin proyek guede kayak gini jangan sampek para koruptor punya celah....
bisa bahaya banget kalo sampek ada kasus dimana bahan yang harus dibeli kwalitas 1 tapi dikorupsi dibeliin kwalitas 2...
waduh....
24-08-2009, 09:56 PM
(24-08-2009, 07:27 PM)b777 Wrote: [ -> ]Berdasarkan kasus di luar negeri, untuk jarak sekitar 35 km biasanya dibuat terowongan. Sebagai contoh, KA Eurostar (London - Paris pp) nyebrang selat Inggris melalui terowongan dan kendaraan jalan raya dapat diangkut secara lancar dgn. KA khusus yg. jadwalnya cukup banyak.
mobil juga dinaikin ke ka
enak tuh!!

enak tuh!!
26-08-2009, 09:27 AM
(24-08-2009, 09:18 PM)rayka Wrote: [ -> ]aku sih optiis banget pasti indonesia bisa...
tapi harus te2p waspada...kalo bikin proyek guede kayak gini jangan sampek para koruptor punya celah....
bisa bahaya banget kalo sampek ada kasus dimana bahan yang harus dibeli kwalitas 1 tapi dikorupsi dibeliin kwalitas 2...
waduh....
bisa sih aku rasa bisa, cuma kalo ngeliat kecenderungan pemerintah yg sepertinya menomorduakan perkerataapian, kalo pun duidnya udah ada, yg diprioritaskan sepertinya akan membuat jembatan untuk mobil ketimbang untuk kereta
26-08-2009, 09:58 AM
(24-08-2009, 09:56 PM)Narendro Anindito Wrote: [ -> ](24-08-2009, 07:27 PM)b777 Wrote: [ -> ]Berdasarkan kasus di luar negeri, untuk jarak sekitar 35 km biasanya dibuat terowongan. Sebagai contoh, KA Eurostar (London - Paris pp) nyebrang selat Inggris melalui terowongan dan kendaraan jalan raya dapat diangkut secara lancar dgn. KA khusus yg. jadwalnya cukup banyak.
mobil juga dinaikin ke ka
enak tuh!!
betul..mobil dinaikin ke KA khusus namanya le shuttle
back to topik...
26-08-2009, 01:11 PM
Ternyata rencana proyek ini ada juga yang nentang, malahan dari kalangan akademisi.
Ini ada beritanya:
Ini ada beritanya:
Pikiran Rakyat Wrote:Akademisi Tolak Pembangunan JSSGimana pendapat para uedan spoor?
SURABAYA, (PR).-
Rencana pembangunan jembatan Selat Sunda (JSS) mendapatkan penentangan dari akademisi. Jembatan itu dinilai tidak memiliki nilai tambah sehingga pembangunan jembatan sepanjang lebih dari tiga puluh kilometer itu sebaiknya dipikirkan lagi.
Pembangunan jembatan itu dinilai lebih memiliki nilai gengsi daripada nilai fungsional. "Seperti Sidney Opera Hall yang tidak lagi terpakai. Saya takutkan nanti seperti ikon Australia itu," kata pakar tata kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Johan Silas dalam seminar Jembatan Selat Sunda: Blunder atau Terobosan Teknologi? Tantangan Negara Kepulauan di ITS, Jln. Sukolilo, Selasa (25/8).
Contoh yang dimaksud oleh Johan menggambarkan bahwa Sidney Opera Hall yang semula bertujuan untuk pementasan opera dan menghabiskan dana yang sangat besar ternyata saat ini tidak sesuai dengan harapan. Saat ini, gedung itu malah menjadi ikon yang tidak memiliki nilai positif.
Johan menyarankan agar lebih baik memperbaiki kapal yang menghubungkan Jawa-Sumatra yang saat ini masih belum optimal. Pertimbangan ini didasarkan bahwa apabila kapal lebih baik, akan terjadi perkembangan ekonomi dan lebih efektif dibandingkan dengan jembatan. (Dtc)***
Penulis:
26-08-2009, 01:44 PM
100 Triliun kalo buat beli kapal 1000 buah apa gak cukup buat ngangkut merak-bakaheuni?
emang cuma gengsi.
emang cuma gengsi.
26-08-2009, 02:43 PM
Soalan teknis, perkembangan dan teknologi yang diusulkan oleh teknisi sipil dare dalam negeri dikupas habis-habisan di MARIH
yeh...
Trims
yeh...Trims
27-08-2009, 06:34 AM
(26-08-2009, 01:11 PM)g10d Wrote: [ -> ]Ternyata rencana proyek ini ada juga yang nentang, malahan dari kalangan akademisi.
Ini ada beritanya:
Pikiran Rakyat Wrote:Akademisi Tolak Pembangunan JSSGimana pendapat para uedan spoor?
SURABAYA, (PR).-
Rencana pembangunan jembatan Selat Sunda (JSS) mendapatkan penentangan dari akademisi. Jembatan itu dinilai tidak memiliki nilai tambah sehingga pembangunan jembatan sepanjang lebih dari tiga puluh kilometer itu sebaiknya dipikirkan lagi.
Pembangunan jembatan itu dinilai lebih memiliki nilai gengsi daripada nilai fungsional. "Seperti Sidney Opera Hall yang tidak lagi terpakai. Saya takutkan nanti seperti ikon Australia itu," kata pakar tata kota Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Johan Silas dalam seminar Jembatan Selat Sunda: Blunder atau Terobosan Teknologi? Tantangan Negara Kepulauan di ITS, Jln. Sukolilo, Selasa (25/8).
Contoh yang dimaksud oleh Johan menggambarkan bahwa Sidney Opera Hall yang semula bertujuan untuk pementasan opera dan menghabiskan dana yang sangat besar ternyata saat ini tidak sesuai dengan harapan. Saat ini, gedung itu malah menjadi ikon yang tidak memiliki nilai positif.
Johan menyarankan agar lebih baik memperbaiki kapal yang menghubungkan Jawa-Sumatra yang saat ini masih belum optimal. Pertimbangan ini didasarkan bahwa apabila kapal lebih baik, akan terjadi perkembangan ekonomi dan lebih efektif dibandingkan dengan jembatan. (Dtc)***
Penulis:
Jelas banyak yang menentang karena dikhawatirkan merusak lingkungan yang mana pembangunan jembatan tsb bisa saja dibangun tanpa standar AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) yang berlaku dan tentu saja biaya yang terlalu besar karena harus mengantisipasi faktor alam (aktivitas G. Krakatau).
Sepertinya memang harus dipertimbangkan dulu efisiensi dari mode transportasi yang digunakan. Untuk saat ini angkutan feri oleh sebagian besar kalangan masih dinilai lebih efektif dari jembatan.