Walaupun beritanya udah agak lama, mudah-mudahan bisa jadi masukan buat kita semua.
Bakal Ada Rel Kereta di Jembatan Selat Sunda
Selasa, 16 Februari 2010
JAKARTA, KOMPAS.com  Pemerintah memutuskan akan membangun rel kereta di dalam Jembatan Selat Sunda (JSS). Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, rapat lintas departemen dalam tajuk Tim Nasional Pembangunan Selat Sunda memutuskan akan membangun jalan dan kereta api di JSS. "Jadi, bukan hanya untuk jalan," ucap Hatta, Selasa (16/2/2010).
Pemerintah juga menginginkan, lanjut dia, dibangun jaringan kabel dan serat optik yang selama ini masih berada di bawah laut. Soal hal itu, Hatta menjelaskan, masih akan dibahas oleh tim yang dipimpinnya itu.
Hatta menjelaskan, tidak hanya akan membahas soal sarana dan prasarana di sana, tetapi juga soal investor yang masuk. "Sampai saat ini belum ada satu investor pun yang sudah ditetapkan sebagai pemrakarsa," jelas Hatta.
Sebagaimana diketahui dalam keputusan presiden tentang Jembatan Selat Sunda diatur mengenai pembentukan Tim Nasional Jembatan Selat Sunda. Tim diketuai Menko Perekonomian, wakil ketua Menko Polhukam, ketua harian Menteri PU, dan wakilnya Menteri Perhubungan. Tim ini nanti diberikan hak kewenangan untuk bentuk pokja, seperti untuk menentukan skema pembiayaannya.
Untuk mematangkan pembangunan JSS, Hatta mengaku bakal memangil Gubernur Banten dan Lampung untuk membahas rencana pembangunannya pada pekan ini. Rencananya, kata Hatta, pembicaraan dengan kedua gubernur itu tidak hanya masalah pada kajian teknis pembangunan, tetapi juga soal cost sosial ekonomi. "Sosial ekonomi juga harus dipikirkan," ucap dia. (Martina Prianti/Kontan)
Sumber:
Kompas.com
Nah kalo yang ini berita terbaru tentang JSS. Mudah-mudahan tidak cuma wacana doang.
Bappenas: Jembatan Selat Sunda Dibangun 2012
Selasa, 13 April 2010
JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Deddy S. Priatna memperkirakan, pembangunan jembatan Selat Sunda dapat mulai dilakukan pada awal atau pertengahan 2012.
"Awal 2012 baru bisa dibangun, pertengahanlah, sehingga selesai 2017-2018," kata Deddy usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian Jakarta, Selasa (13/4/2010).
Menurut dia, pembangunan jembatan Selat Sunda memerlukan berbagai persiapan termasuk studi kelayakan dan pembuatan desain jembatan. "Perlu diperdalam dulu, studi kelayakan sekitar 1,5 tahun, terus pembuatan desain hingga 2012," katanya.
Ia menyebutkan, Tim Nasional Pembangunan Jembatan Selat Sunda memang sudah dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres). "Tapi masih harus dibentuk lagi working group memakai keputusan Menko Perekonomian, diharapkan pekan depan sudah terbit," katanya.
Sementara itu menanggapi pembiayaan pembangunan Selat Sunda dengan pinjaman dari China, Deddy mengatakan, pinjaman sebesar 10 miliar dollar AS merupakan jumlah yang sangat besar. "Itu besar sekali, padahal ini kan diarahkan menggunakan pola kemitraan pemerintah swasta (PPP). Jumlah pinjaman itu terlalu besar kalau pemerintah harus menanggungnya," katanya.
Sementara itu Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, pemerintah serius merencanakan pembangunan jembatan Selat Sunda.
Ia menyebutkan, keputusan tentang Tim Kerja sudah dibentuk tapi memang belum resmi ditandatangani oleh Menko Perekonomian, Hatta Rajasa. "Tim akan menyiapkan perencanaan, (≖᷆︵︣≖) perencanaan, dan memperdalam feasibilitasnya," kata menteri.
Sumber:
Kompas.com