Ini adalah rancangannya Bpk. Irwansyah. Dulu juga dia adalah perancang seri 6000 muka baru[saya tidah tahu tepatnya yang mana.]. Desain awal rencananya mengikuti seri 681 milik JR west
![[Image: 20091020190058_WestJapanRailwayCompanyTy...ccf2-t.jpg]](http://upload.kapanlagi.com/images/thumb/20091020190058_WestJapanRailwayCompanyType6811000_4adda67a1ccf2-t.jpg)
. Bpk. Irwansyah mendapatkan technical drawing seri 681 dari majalah kereta api Jepang "Tetsudo fan" terbitan sekitar tahun 1990an. Walaupun ternyata hasil akhirnya ga terlalu mirip.
kalo bukan VVVF mah bisa aja....
@adam..ga apa2 ga terlalu mirip,yang penting bisa di retrofit n bisa jalan..hee...
(19-10-2009, 11:51 PM)rianrokerserpong Wrote: [ -> ]krl non AC akan dikonversi menjadi AC?
nggak kebanyakan ya benerinnya?

pintu, jendela, lantai (kan ada yang ngelupas tuh), persambungan gerbong..belom ACnya..
maap, saya nggak maksud meng-underestimate orang kita..
tapi intinya saya tetep seneng KRL bisa di modif jadi bagus lagi..

Emang agak mirip sama JR West 681 sih
Tp keren bgt!!!!!!
(20-10-2009, 07:06 PM)Adam Faridl Wrote: [ -> ]Ini adalah rancangannya Bpk. Irwansyah. Dulu juga dia adalah perancang seri 6000 muka baru[saya tidah tahu tepatnya yang mana.]. Desain awal rencananya mengikuti seri 681 milik JR west
. Bpk. Irwansyah mendapatkan technical drawing seri 681 dari majalah kereta api Jepang "Tetsudo fan" terbitan sekitar tahun 1990an. Walaupun ternyata hasil akhirnya ga terlalu mirip.
Ternyata rancangan kabin lengkung 6000 louhan, espass & rakitan juga dibuat oleh orang yang sama...
Kalau soal bisa jalan di SRP ya tetap bisa, karena teknologi rheos tidak berpengaruh pada "blank spot", lain halnya dengan teknologi chopper atau VVVF yang tidak bisa melewati "blank spot" (lihat trit lain aja soal ini).
Bagaimana perbedaan aerodinamika antara rheos yang lama dan yang baru di-PA ini??
Sayang sekali kalau KRL baru ini tidak ber-AC. Masak hanya dengan alasan harga material, harga diri perkereta apian Indonesia dipertaruhkan?
Ada laporan baruh....
Quote:Siang tadi (22 Oktober 2009) saya berkunjung ke dalam Balai Manggarai untuk melihat perkembangan modifikasi KRL Rheostatic batch kedua dan ketiga ( thn 78 dan 84 ). Modifikasi hanya menyangkut tampilan muka, interior kabin masinis, pengaktifan pintu otomatis dan pemasangan bangku kayu menjadi fibreglass ( eks Holec ). Dan susunan gerbongnya menjadi 6 gerbong, konfigurasi TC1-MC1-MC2- MC3-MC4-TC2.
Rencananya KRL ini akan dijadikan KRL lingkar Jakarta menggantikan KRL-I Ciliwung.
Test run rencananya akhir bulan Oktober ini.
Salam,
Iwan Santoso
RF-Cibinong- Bogor
[spoiler=Berikut Picsnya]
kapanlagi
20091023103847_New_Image_003_4ae125472a1dd.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_004_4ae1254738c3b.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_006_4ae1254740043.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_008_4ae1254747565.jpg
[/spoiler]
Pics dan laporan oleh :
Iwan (finartindo@........)
MMMAAaaaaaaaaaannnnnnttttteeeeeeppppppp
Keren bgt, salut sama BY MRI udah modif jd Rheos retrofit
(23-10-2009, 10:40 AM)Gege Wrote: [ -> ]Ada laporan baruh....
Quote:Siang tadi (22 Oktober 2009) saya berkunjung ke dalam Balai Manggarai untuk melihat perkembangan modifikasi KRL Rheostatic batch kedua dan ketiga ( thn 78 dan 84 ). Modifikasi hanya menyangkut tampilan muka, interior kabin masinis, pengaktifan pintu otomatis dan pemasangan bangku kayu menjadi fibreglass ( eks Holec ). Dan susunan gerbongnya menjadi 6 gerbong, konfigurasi TC1-MC1-MC2- MC3-MC4-TC2.
Rencananya KRL ini akan dijadikan KRL lingkar Jakarta menggantikan KRL-I Ciliwung.
Test run rencananya akhir bulan Oktober ini.
Salam,
Iwan Santoso
RF-Cibinong- Bogor
[spoiler=Berikut Picsnya]
kapanlagi
20091023103847_New_Image_003_4ae125472a1dd.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_004_4ae1254738c3b.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_006_4ae1254740043.jpg
kapanlagi
20091023103847_New_Image_008_4ae1254747565.jpg
[/spoiler]
Pics dan laporan oleh : Iwan (finartindo@........)
Ralat sedikit----
Susunan gerbongnya: TC1-M1-M2-M3-M4-TC2
karena MC = motorized cabin car, gerbong motor dilengkapi kabin masinis (biasanya ada pantografnya).
Apakah armada ini akan menggantikan KRL-I hijau yang setia melayani rute lingkar Jakarta (Ciliwung)?
Bagaimana sistem penamaan rutenya jika KRL-I diganti dengan rheos retrofit ini? Apakah akan tetap bernama Green dan Blue Line?