DetikBandung - Proyek Trans Metro Bandung belum juga terwujud, Pemkot Bandung saat ini sedang menjajaki rencana pembangunan subway (kereta bawah tanah) di kota dijuluki Paris Van Java ini.
Menurut Walikota Bandung Dada Rosada, rencana tersebut diperoleh atas usul Popong Otje Djundjunan bersama masyarakat Indonesia Tionghoa di Kota Bandung. Proyek subway ini, kata dia, baru sekedar aspirasi yang akan ditindaklanjuti dengan mengadakan rapat kordinasi bersama kepala dinas yang terkait dan juga Bappenas.
"Bila proyek dapat terealisasikan di Bandung, maka Bandung menjadi kota pertama dan pelopor transportasi bawah tanah ini," ucap Dada di Pendopo, Jalan Dalem Kaum, Rabu (25/2/2009).
Dada menjelaskan pembangunan subway untuk menanggulangi kemacetan dan menambah fasilitas transportasi umum. Rencananya subway akan dibangun sepanjang 7 Kilometer dengan rute Cibeureum-Cicaheum. "Ciri kota metroplitan itu salah satunya adalah mempunyai subway, kota-kota di luar negeri aja bisa kenapa bandung tidak," tegas Dada kepada wartawan.
-------------------------------------
kenapa mesti mimpi ?

Masih belom bangun tuh walikotanya

Smoga bisa terrealisasi de
melihat bandung perkeretaapiannya maju molo

jangan lupa leonardo davinci aja menemukan ide ide brialiaanya berawal dari mimpi mimpi yang kalau di pikir sangat tidak mungkin pada saat itu
kalo bikin cuma 7 KM apa ga tanggung tuh...?
kynya klo dibangun subway rada susah juga, karena daerah termasuk sering banjir. yang mudah kynya bikin monorail.
contohnya
disini :
katyusha Wrote:kalo bikin cuma 7 KM apa ga tanggung tuh...?
Sekarang bukan masalah tanggung apa nggak nya yang penting kan ada dulu itu udah bagus.Kita kan harus memikirkan juga adaa berapa dananya pemerintah itu jadi gitu.Kita harus dukung itu kalau perlu buat warga bandung dimintai uang patungan seikhlasnya min Rp 1 juta untuk membantu kelancaran pembangunannya

tar pas udah jadi, didemo supir angkot, Kadishubnya intervensi lagi...
pa Dada.... bangun euy... tong sare wae atuh.... bukan saatnya untuk mimpi....... segera realisasikan...
saya heran, kok gak ada yang mau bikin aeromovel yang kayak di tmii yak? :worry: padahal katanya biaya pembangunannya jauh lebih murah dibanding monorel, apalagi mrt/subway.
katanya biaya pembangunan aeromovel per km, termasuk track, stasiun dan rolling stock, mencapai 7 juta dollar AS atau sekitar Rp 15 milyar, tidak sampai 15 persen dari pembangunan jaringan subway, kereta api bawah tanah yang mencapai Rp 120 milyar/km. teknologinya juga sangat sederhana. kita sendiri pati bisa bikin itu aeromovel. yakin 120 % pasti bisa.
bahkan, jakarta menurut saya lebih cocok aeromovel ketimbang busway. tapi entah kenapa? :worry:
cmiiw
ady_mcady Wrote:saya heran, kok gak ada yang mau bikin aeromovel yang kayak di tmii yak? padahal katanya biaya pembangunannya jauh lebih murah dibanding monorel, apalagi mrt/subway.
katanya biaya pembangunan aeromovel per km, termasuk track, stasiun dan rolling stock, mencapai 7 juta dollar AS atau sekitar Rp 15 milyar, tidak sampai 15 persen dari pembangunan jaringan subway, kereta api bawah tanah yang mencapai Rp 120 milyar/km. teknologinya juga sangat sederhana. kita sendiri pati bisa bikin itu aeromovel. yakin 120 % pasti bisa.
bahkan, jakarta menurut saya lebih cocok aeromovel ketimbang busway. tapi entah kenapa? :worry:
cmiiw
proyek boss...
klo busway kan gampang.. tinggal bikin separator, bikin JPO dan halte, beli bus, sewa orang. klo jalan ancur tinggal ganti beton ato ditambal, proyek lagi kan....

memang klo bikin subway atau monorel sekalipun pasti sangat mahal dan harus jadi proyek nasional, klo proyek daerah udah ga mungkin apalagi kota/kabupaten
masalahnya kan balik ke political will pemerintah, mau ga komitmen untuk pengerjaan atau penjaminan proyek yang mungkin selesai jauh setelah masa pemerintahannya (dan pasti ga dapet balik modal atau profitnya).
kemudian apa 'menguntungkan' untuk 'kesejahteraan' bersama atu cuma jadi proyek rugi (public service obligation), tapi biar bagamanapun klo dilihat dari kondisi keuangan negara saat ini pasti jawabannya: 'we cannot afford such luxury'
mungkin klo ada masterplan transportasi nasional yang bisa memadukan dan memaksimalkan semua moda transportasi yang ada barulah kita bisa memulai pembangunan infrastruktur transportasi dengan biaya yang terjangkau setiap tahunnya (seperti kredit rumah, klo beli langsung pasti mahal dan tidak terjangkau tapi klo nyicil 15-20thn pasti bisa).
misalnya membangun ruas subwaynya cukup di tempat2 yang super padat dan mahal harga tanahnya (seperti di pusat kota), sementara selebihnya menggunakan elevated railway atau tetap di tanah. kemudian menyiapkan angkot dan bus sebagai feeder ke stasiun2 (biar ga rebutan penumpang sama kereta), trus dibuat kereta ke bandara sebagai feeder untuk penerbangan domestik maupun internasional..
ngimpi mode on# kan enak klo dari jawa naik argo ke jakarta trus nyambung MRT masuk ke subway dan naik ke atas elevated railway sampai bandara, trus lanjut naik pesawat ke paris buat nyobain TGV
#ngimpi mode off
bosen mimpi mulu, dari jaman buing karno uda dimimpiin kita bakal bangun subway, nyatanya ampe sekarang pilot projeknya aja gak dibangun2
ah klo aku cuman bisa berharap aja krn yg udah udah aja selalu ada konflik
kaya bus TMB di protesnya ampe sebagaian kota gak ada angkot.
krn skrng kota bandung dah dikuasai angkot jd untuk bikin alat transfortasi yg baru lebih baik
tertibkan dahulu angkot dan berunding dgn pihak terkait
salam KA
tidak efektif cek saya mah!!! mendingan buat trem atau gak monorail z.. tanahnya kurang ngdukung...
hihi, para enjineeer yg dari ITB dkk pasti kelenger tuh,, kenapa harus bawah tanah ? malu diatas tanah di bdg banyak sampah ?

tapi meski kita dukung kok.. walaupun sambil muterin ariel yang nyanyi 'jauh mimpiku dengan inginku...' xixixi
lebih baik jika dibangun sistem KRL... ketimbang subway, Bandung masih bisa kok menggunakan KRL....
(Dan harapannya sih tidak hanya lingkar kota atau lingkar luar Bandung saja yang dapat KRL, pengennya juga Jakarta-Bandung naik KRL layaknya Jakarta-Bogor) ngimpi....