Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Liputan Perjalanan
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
kok kaligung bisnis make krdha bukan yg krdi yg dipake ekonomi, trus kok dinamaken krd maho knp yah Big Grin
Gambar terbuang sayang
Stasiun Mangkang yang terletak sekitar 10 km di sebelah barat kota Semarang ini terlihat cukup rapi dan bersih , mungkin tidak melayani penumpang namun sangat berperan dalam proses kelancaran perjalanan KA baik untuk bersilang maupun untuk susulan.

[Image: 2a7xts4.jpg]

KA Kaligung Ekonomi yang menggunakan rangkaian KRDI bath I ini suaranya sangat halus , nyaris tak terdengar namun siapa sangka walaupun baru bisa saja mesin tidak bekerja secara maximal sehingga harus ditarik lokomotip seperti pada beberapa saat yang lalu .

[Image: 175kj8.jpg]

Sepanjang perjalanan antar stasiun Krengseng - Plabuan - Ujung Negoro ternyata hampir 100 persen berada ada tepian pantai sehingga jangan heran kalau pohon bakau mendominasi pemandangan bibir pantai saat terlihat dari jendela KA yang melintas. Cukup sulit ambil Pic karena memang semua pintu tertutup juga karena alasan etika.

[Image: 2s7972f.jpg]

Sayang sekali perjalanan harus terhenti di stasiun Tegal karena KA Kaligung Ekonomi yang kami tumpangi ternyata akan melanjutkan perjalanan ke stasiun tujuan yang terakhir yaitu stasiun Slawi sehingga kami harus turun dan mencari alternatip angkutan ke arah Cirebon

[Image: hsj3fm.jpg]

Setelah KRDI bath I sampai di stasiun Tegal , ternyata jadwal KA yang Ke Jakarta masih agak laam dan tentu saja dengan tarip terjauh , maka kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan naik angkot menuju Terminal Tegal dan naik Bis menuju stasiun Cirebon . Ternyata tarip Bus pun naik 100 % , Kalau mau silahkan naik kalau nggak mau masih banyak yang mau kata kondektur Bis.

[Image: 2istkz6.jpg]

Setelah turun dari Bus yang taripnya " Gila-gilaan " menurut saya , untuk menuju Stasiun Cirebon ternyata harus naik Angkot engan tarip Rp 3.000 ,- ( Edis Lebaran ) kata sopir Angkot . Maaf untuk bis saya kurang mood untuk ambil pic . dan langsung saja menuju Stasiun.


[Image: overstappen.png]
Sesampai di stasiun Cirebon " Kejaksaan " kami segera melihat 2 informasi KA yang ke Jakarta tetapi yang masih tersedia tempat duduk ternyata perjalanan KA yang berangkat sekitar jam 15.15 yaitu KA Cirebon Ekspres , padahal jarum jam di tangan baru menujukkan pk 13.15 jadi waktu pemberangkatan KA masih cukup lama walaupun rangkaian sudah stabling di sebelah timur .

[Image: 28tb1iu.jpg]

numpang narsis di bangunan yang baru direnovasi yang berada di sebelah utara stasiun Cirebon dan saat ini kondisi cuaca panas terik membakar kulit

[Image: 2qb80f7.jpg]

Dari tempat ini ternyata cukup nyman dan santai juga leluasa untuk mengamati lalu-lalang rangkaian yang datang ataupun meninggalkan stasiun Cirebon Kejaksaan ini karena memang tempatnya adem dan terlindung dari terik matahari. tampak pada pic salah satu rangkaian yang melintas masuk stasiun Cirebon

[Image: 2ce15p2.jpg]

Salah satu gerbong yang berada pada bagian depan dari Dipo Lokomotip stasiun Besar Cirebon Kejaksaan kalau nggak salah ingat termasuk jenis Kereta Penolog yang berisi alat2 mekanik untuk membantu saat ada Rintang jalan maupn PLH

[Image: 2sagd3p.jpg]

Dasar nasib lagi mujur ternyata baru saja duduk di teras bangunan perkantoran di Stasiun Cirebon ini tiba2 muncul rangkaian KA dari arah Jakarta yang ramai diperbincangkan oleh para penggila sepur dari berbagai milis dan forum btw baru saja diluncurkan , KA Bogowonto relasi Pasar Senen - Kutoarjo

[Image: 20h3ihu.jpg]

KA Bogowonto , sebuah rangkaian baru KA Ekonomi yang dilengkapi dengan pendingin udara ini cukup bisa dikatakan sebagai era pendobrak , era baru perkereta apian Indonesia , CC 201 110 membawa sekitar sebelas gerbong ekonomi AC , 10 K3 plus KMP3 . yang berjalan siang hari dari Jakarta setelah purna lebaran
wah pada aji mumpung pakdhe bus na Big Grin[Image: overstappen.png]
wah posisi duduknya dah mantep pakdhe cocok jadi dirjen perkeretaapian Ngakak
wedhoez Wrote:10-Oct-2010, 02:04 PM
wah pada aji mumpung pakdhe bus na Big Grin

Betul Mas , tapi para kondektur ini galak2 dan sok kuasa , pengalaman buruk saya nik bis , disebelah saya ada penumpang operan , berdasarkan kebiasaan penumpang operan ini kan nggak ditarik bayaran lagi , tetapi ini masih harus bayar , saya hampir saja menghajar kondektur ini kalu anak saya nggak menghalangi karena darah muda saya masih mendidih , kata2nya kasar dan seolah2 ini bus milik pribadi.
btw orang disebelah aya ini memang kurang pengalaman dan agak sepuh
.
Wah enaknyaaa,,, joy ride bersama pak Bambang Eko..
Ajak2 saya dong pak menjelajah.....plis...plis...Xie Xie
Rangkin KA Bogowonto ini tertutup jadi nggak terlihat apakah okupansi penumpangnya bagus apa nggak , ya namanya KA Baru dengan Improve baru pula , tapi paling tidak merupakan perintis kemajuan KA Ekonomi saat ini. Kalau saja boleh bertanya : Akankah hal ini bisa berkembang nanti , Kita tunggu aja , biarlah sang waktu yang menjawab.

[Image: 244b4lu.jpg]

Papan Nama KA Bogowonto yang selalu menghiasi dinding rangkaian ini , terlihat gagah , indah , eksotik dan mantap jaya ,

[Image: 1q1opc.jpg]

Back Side KA Bogowonto dilihat dari sisi barat/utara stasiun Cirebon Kejaksaan ini terlihat masih gress dan mengkilap , kalau saja pemeliaharaan rangkaian KA yang masih baru ini dimaksimalkan maka umur rangkaian KA ini akan tahan lebih lama , terlihat pada pic tanda akhiran KA

[Image: n48so7.jpg]

Tampak dari arah selatan rangkaian KA Fajar Utama YK yang sedang diberangkatkan dari stasiun Cirebon menuju stasiun tujuan akhir Pasar-senen yang langsung berubah menjadi KA Senja Utama YK saat2 diberangkatkan kembali ke Yogyakarta pada malamnya.

[Image: 2hnwak6.jpg]

Lokomotip CC 201 01R yang dibangunkan dari tidurnya karena harus menggantikan saudaranya untuk melanjutkan perjalanan KA Ciregal dan membawa rangkaian KA Cirebon Ekspress ini menuju stasiun Tegal

[Image: overstappen.png]
Setono Lodaya Wrote:10-Oct-2010, 02:22 PM
Wah enaknyaaa,,, joy ride bersama pak Bambang Eko..
Ajak2 saya dong pak menjelajah.....plis...plis...New_xiexie

Lha saya ini wong cuman pulang kampung sebentaran , sowan bulik/paklik di Purwodadi trus Nyekar ke makam Nyokap en Bokap juga simbah , dan perjalanan juga pakai KA , Nggak ada yang istimewa kok dan juga bukan menjelajah lho Mas.
[Image: overstappen.png]
Maaf kali ini banyak numpang narsis , sebenarnya sih takut ada RF yang keberatan , karena nggak ada stok pic yg lain untuk di up load ya akhirnya ikutan narsis deh

[Image: 4gq6nn.jpg]

Juga nggak lupa menengok kondisi " Simbah " D 301 26 yang satu ini yang berada di dalam Dipo Lokomotip stasiun Cirebon yang masih terlihat sehat walaupun mungkin hanya diberikan tugas yang ringan-ringan saja spert untuk langsir misalnya.

[Image: ax0i1f.jpg]

Terlihat pada Pic Lok CC 203 35 salah satu Lokomotip andalan Cirebon yang terlihat gagah meskipun sedang tertidur lelap karena nggak lama lagi akan dibangunkan dari tidurnya untuk menarik rangkaian KA Argojati yang sebentar lagi akan diberangkatkan menuju stasiun tujuan akhir . Gambir .



[Image: 24nicnp.jpg]

Inilah buktinya ,
karena dalam hitungan menit Lokomotip CC 203 35 ini sudah berhasil di stater dan terlihat langsir untuk menjemput rangkaian KA Argo Jati yang sudah di bersihkan dan dipersiapkan untuk mengantar para pemerjalan di koridor Ciebon - Jakarta

[Image: 2hwpyr.jpg]

Kondisi interior / Bagian dalam gerbong KA Penumpang Argo Jati relasi Cirebon - Gambir yang berkapasitas 50 tempat duduk juga yang sehari ada 2 x pemberangkatan ini terlihat sudah siap menerima dan mengantarkan penumpang pada H + 1 lebaran th 2010
.



[Image: overstappen.png]
Dipo Induk Cirebon ini saat saya bertandang ke sini ternyata ada beberapi lokomotip yang juga berbagai jenis mulai dari CC 200 , CC 201 , CC 203 , D 301 juga BB 303 turut menghuni Dipo Cirebon tentu saja yang paling sepuh dan legendaris ya Eyang " CC 200 15 " yang didatangkan dari General Motor sekitar tahun 1953 , 57 tahun yang lalu.

[Image: fuotw1.jpg]

Terlihat Sang Simbah ini cantik jelita seteha bermake up ria dengan warna asli era PNKA ' Ijo-Kuning - Abang "

[Image: msnix5.jpg]

Simbah CC 200 15 dari sudut lain , tetep saja kelihatan bugar dan cantik meskipun usianya sudah diambang senja , tetapi beberapa saat yang lalu " beliau " sudah mengunjugi Surabaya sebagai penghela rangkaian KA Wisata yang biasa disebut sebagai KA Joko Kendil
Di sebelah eyang CC 200 15 ini juga ada Lokomotip Diesel Hydraulic type BB 303 yang juga terlihat Ngejreng dengan baju putihnya . Beliau ini adalah Lokomotip BB 303 49

[Image: szbo8p.jpg]

Tak jauh dari lok CC 200 15 dan BB 303 49 yang duduk manis di sebelah utara ruangan Dipo ini dan masih berada didalam Dipo Lokomotip Cirebon ini juga terdapat gerbong atau mungkin KA Crane , mungkin RF lain bisa kasih pencerahan.
[Image: 296d54k.jpg]




[Image: 2zdojfs.jpg]

Di dalam Dipo Lokomotip yang tidak terlalu besar ini ternyata berdiam juga sebuah Kereta Inspeksi pula yang diparkir dibelakang Crane " Gottwal " yang lebar bodynya mungkin bisa saja lebih lebar dari kereta penumpang .

[Image: 2m2ujhj.jpg]

J
uga terlihat di atas gerbong datar beberapa unit bagian dari lokomotip yang berbentuk seperti Silinder Block yang super besar sedang menunggu tangan2 trampil dari abdi dalem Dipo Lokomotip Cirebon.
TRnya mantaph, pak Top Banget
poto2 di dipo nya gampang gak pakdhe? harus nembung dlo gak sama yg jaga?[Image: overstappen.png]
(10-10-2010, 02:10 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
wedhoez Wrote:10-Oct-2010, 02:04 PM
wah pada aji mumpung pakdhe bus na Big Grin

Betul Mas , tapi para kondektur ini galak2 dan sok kuasa , pengalaman buruk saya nik bis , disebelah saya ada penumpang operan , berdasarkan kebiasaan penumpang operan ini kan nggak ditarik bayaran lagi , tetapi ini masih harus bayar , saya hampir saja menghajar kondektur ini kalu anak saya nggak menghalangi karena darah muda saya masih mendidih , kata2nya kasar dan seolah2 ini bus milik pribadi.
btw orang disebelah aya ini memang kurang pengalaman dan agak sepuh
.

yup bener, itu tidak hanya terjadi di kelas menengah dan bawah, lebaran taun kemaren temen saya sampe harus nunggu bus berjam2 di terminal, dapetnya bus seadanya, padahal kelas exe dng tarip yg superduper mahal, tapi gmn lagi pada saat itu kebutuhan mudik lebih penting sementara dya milihnya bus. Nah giliran saya anter pulang ke jakarta saya naekkin senjut, baru dya menyesal habis NgakakNgakak
@ Mas wedhoez
Kayanya para " Punggawa " Dipo Loko CN ini sangat familiar juga ramah , Beliau mempersilahkan dan mengijinkan kami untuk melihat2 , ambil PIC bahkan beliau berbisik2 kepada sesama punggawa lainnya bahwa sekarang ini telah lahir para pecinta kereta api untuk itu mereka harus membantu sebisanya.

Juga saat itu ada beberapa RF alain hanya selisih hitungan menit saja kami tak bisa bertemu seperti Mas narendro Aninjdito yang juga bertandang ke Cirebon di hari yang sama,
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40