Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: Liputan Perjalanan
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
Setelah cukup puas melihat kondisi jembatan KA ini , sayapun segera merayap kembali ke atas , ndilalahnya baru saja kepala menyembul sudah ada rangkaian liwat . ga sempet sambil posisi ya akhirnya seadanya.


dan dari arah barat juga terdengan Tag_semboyan35 ditiup melengking panjang mengingatkan para pejalan , pelintas agar menepi untuk memberi kesempatan si Ular besi meluncur yang ternyata KA Argo Sindoro relasi Gambir - Semarang Tawang. dengan ranglkian C3 bawa 6 K1 M1 BP

waduh kang.....kalo nyebrang jembatan mendingan hati2 saja deh......kalo bisa si jalan cepat kalo liwat jembatan itu.....apalagi di lintas yang amat rame lagi.......butuh kewaspadaan yang luar biasa tinggi....
kalo gak berani mendingan gak usah nekad nyebrang jembatan............salah-salah malah fatal akibatnya........

kalo andas (bukan andes) jembatan gunanya untuk melancarkan gerak jembatan jika terjadi pemuaian saat panas terik menerpa dan menyusut saat dingin......jika menggunakan rangka baja pasti akan ada andas baja itu, karena sifat besi yang akan memuai jika terkena panas......kalo yang pake rangka beton tidak ada yang namanya andas itu......
...kalo ada waktu untuk jalan2, kayaknya saya harus "berguru" dulu sama kang Bambang Eko neh...
great info kang!!!!
Jalur KA di Petak Cibitung - Cikarang ini sering memakan korban jiwa , motor , mobil atau ternak yang tertabrak rangkaian kereya api . . ada beberapa perlintasan liar yang digunakan sebagai akses keluar dari perkampungan ke jalan raya , sehigga pada perlintasan ini cukup ramai pada saat jam-jam kerja . dengan sebatang bambu , jadilah perlintasan sebidang oleh para relawan dijaga terus-menerus secara bergantian.



Konsentrasi sangat diperlukan bagi para relawan perlintasan ini , mata waspada , kaki menginjak palang , itu pun masih saja ada yang berusaha menyerobot palang bambu ini.



Dan masih ada perlintasan kecil tetapi 24 jam dilalui kendaraan bermotor beroda 2 saja dan para pejalan kaki yang bekerja di pabrik sekitar Cibitung.


Bila Magrib menjelang , sungguh ramai sekali karena banyak KA yang melintas bahkan bisa sekitar 5 menit sekali ada saja KA melintas dan puncak aktifitas orang pulang kerja kayanya terkonsentrasi di saat ini .



KA Argobromo Anggrek bisa selalu dipastikan melintas pada saat seperti ini , tentu saja dengan kecepatan tinggi karena memang treknya dobel dan lurus dan hanya sesekali membelok .



KA Sembrani pun juga melintas hampir pada waktu sekitar menjelang senja , tentu saja juga dengan kecepatan tinggi juga KA Gajayana relasi Gambir - Malang



KA Sembrani jendela pesawat melintas cepat

KA " CALON " Argo Parahiyangan tak mau kalah juga .dengan hitungan detik meluncur melibas waktu ,jalan terlalu lambat berarti telat.


Ruang gerak antara dinding kereta api dengan pos perlintasan ini terlalu sempit sehingga dapat membahayakan keselamatan para relawan itu sendiri yang tidak berpenghasilan tetap walaupun resikonya tetap tinggi . Duh kapan ya ada perhatian untuk para relawan ini.



KA Kelas satu ternyata berkumpul dan berjalan secara bergerombol sehingga hanya sekitar 5 menit saja sudah ada rangkaian KA eksekutip di belakangnya , Oyak-oyakan tapi nggak kebut-kebutan.



Masih lanjutan gambar yang di atas



Melihat rangkaian KA yang melintas sungguh membuat hati terhibur dan bersemangat kembali walau letih dan keringat membasahi bumi namun sayang untuk meninggalkan lokasi hunting walau sendirian




Contoh Rangkaian Kereta Api dengan okupansi yang bagus ini ternyata baru 1 slag ( rangkaian ) yang menggunakan gerbong pesawat. Mudah2 segera menyusul rangkaian yang satu lagi agar seimbang


KA Gajayana relasi Gambir - Malang ini panjang sekali . CC bawa 9 K1 pesawat plus Pembangkit , Kereta Makan dan Bagasi Cheetah.
Masih sempet ketemu KA Odong2 Relasi Jakarta - Purwakarta , walau senja tlah menjelang ternyata lantai II masih diminati oleh para penumpang.



Saat KA Odong2 berlalu , pintu perlintasan pun dibuka , aktifitas pemerjalan di jalan tikus ini ternyata malahan tambah ramai , andaikan para relawan ini harus dibayar oleh negara , maka berapa milyar dana yang harus dialokasikan.

itu penjaga lintasan tak resmi 24 jam ready juga gak kang New_bingung
trus dapet uangnya dari para pelintas yah?
wah pakdhe bambang ini ampir aja cilaka gara2 nyebrang jembatan New_sedihtisue
tapi klo nda nekad nda bakalan dapet momen berharga yah New_xiexie
Terima kash untuk yang sudah kasih Comment.

Pagi harinya liputan saya lanjutkan , starting point masih tetep dari cibitung , entar kalau ada waktu baru keluar kota , maklum cuti abis. dan saya mulai dari melintasnya KA Sembrani dari arah sby.



Entah mengapa ya , para penumpang yang naik KA Odong2 dari Cbt ini begitu hafal dengan KA Sembrani padahal KA ini tidak memasang Papan Nama KA sama sekali atau memang jenis gerbongnya yang menggunakan jenis gerbong berjendela model pesawat .



Kalau saja kita bertemu dengan KA Sembrani pada jam 06.15 sudah bisa dipastikan kita akan bertanya , ada apakah di lintas utara ini karena seharusnya kan sebelum subuh KA Sembrani masuk di petak Cibitung-Tambun


Ternyata gerbong paling belakang KA Sembrani ini tidak menggunakan gerbong Pesawat atau karena hanya gerbong tambahan mengingat KA ini berangkat dari Surabaya Pasarturi hari Minggu malam ,



Setelah KA Sembrani berlalu , maka para calon penumpang KA Pattas Ekonomi dari halte ini kembali ke Waiting room ( Place ) untuk melajutkan acara menunggu , sekedar informasi bahwa Halte Imut ini dikenal mempunyai Waiting Room terbesar di dunia karena ga ada batasnya.



Dan di tempat ini sudah terkenal dan dikenal oleh para penumpang dan calon penumpang . Tempat yang sering terjadi masalah Suap-menyuap oleh siapapun dan dalam waktu apapun seperti bukti kasus suap-menyuap yang saya ambil pagi ini 26 April 2010 jam 06.35 WIC ( Waktu Indonesia Cibitung )


Tak lama kemudian banyak calon penumpang yang " berhamburan keluar dari sarangnya " karena ternyata KA Pattas Ekonomi yang mereka tunggu telah terlihat memasuki areal petak Cibitung , mereka harus gesit karena KA ini berhenti hanya dalam hitungan detik atau menit saja. Waktu adalah Uang , terlambat berarti harus siap mengeluarkan uang lebih banyak karena harus naik angkutan jalan raya yang notabene bertarip lebih mahal dengan waktu tempuh lebih panjang.



Penantian yang menyenangkan bila KA datang tepat waktu


KA Pattas ini berjalan memasuki emplasemen secara perlahan seakan jangan sampai ada penumpang yang tidak terangkut , CC 201 menjadi Lok Andalan KA Lokal pagi yang membawa sebagian besar para pekerja dan Pegawai ke arah Ibu Kota untuk mencari Nafkah.

kirain suap menyuap pegawai pakdhe New_ngeledek
itu kenapa sich dari dlo mpe skrang ngga dikasi emplasemen bwad naek/urun penumpang
Untuk Bung Wedhoez .
Sebelumnya mohon maaf terlalu lama menunggu sebab saya setiap Login ga masuk2. sering Load lagi Para relawan penjaga perlintasan sumber pemasukan terbesar dari para Dermawan yang melintas , baik pengemudi Truk , atau modil pribadi yang dengan sukarela memberikan uang , mulai dari Rp 500 sampai Rp 5.000.- ( Kalao Rp 5 Rb mah jarang banget blum tentu 1 bulan sekali ) .
Pemasukan ini mereka kumpulkan ( ada 2 penjaga ) yang satu bagial palang yang satu lagi Pilot ada di Cabin ( Pos ). Setelah terkumpul baru dikurang " Setoran " kepada orang tertentu dengan jumlah tetap baru sisanya digabi 2 . mereka bergantian setiap 4 jam ganti orang.

Cibitung hanyalah sebuah halte imut yang kurang diperhitungkan keberadaannya , apalagi akan ada proyek jalur DDT jadi yang mungkin nanti sekalian kali Mas , Wacananya mah akan ditingkatkan menjadi stasiun kecil . Semoga.....
gila masa masi ada pungli juga ckckckckc New_sedihtisue
yha mudah2an ntar klo ddt bener2 ditingkatin jadi halter/stasiun resmi melihat setiap hari nya banyak yg naek lokalan dari situ New_mawar
Kapan cibitung mau maju, tuh perlintasan aja ga diaspal-aspal dah lebih dari 3 tahun, ingat sering makan korban pengendara sepeda motor pada jatuh terpeleset rel yang licin bila basahNew_bingungNew_demam
30-Apr-2010, 01:04 AM
wedhoez Wrote:gila masa masi ada pungli juga ckckckckc New_sedihtisue
yha mudah2an ntar klo ddt bener2 ditingkatin jadi halter/stasiun resmi melihat setiap hari nya banyak yg naek lokalan dari situ New_mawar

Mudah2an segera ada perbaikan , saat 2 KA datang kondisinya lumayan ramai kok. tapi setelah KA beangkat jadi sepi lagi.

<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>
12-May-2010, 10:24 PM
patas purwakarta Wrote:Kapan cibitung mau maju, tuh perlintasan aja ga diaspal-aspal dah lebih dari 3 tahun, ingat sering makan korban pengendara sepeda motor pada jatuh terpeleset rel yang licin bila basahNew_bingungNew_demam

Mungkin kondisi jalan perlintasan yg blom di aspal yang dimaksud seperti ini ya Mas ?

<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>


Tidak jarang saat2 kondisi perlintasan seperti ini tiba2 dengan cepat datang KA dari arah barat yang jarak pandangnya sangat terbatas , sehingga penjaga perlintasan minimal harus 3 orang.
1. Menutup palang , 2. stanby di dalam Cock pit ( Pos ) 3. sebagai pengawas dari mana arah datangnya rangkaian KA,



Para pegawai dan karyawan yang memaksimalkan fungsi " Cafetaria " Misbar dalam penantian datangnya sang Odong2.



Dan sore tiba , beberapa " Wanita Karir " ini setelah seharian lelah bekerja , terlihat bersantai ria menunggu datangnya sang ular besi yang akan membawa mereka untuk kembali kepangkuan suami dan keluarga tercinta

[/quote] Batas area stasiun Bekasi di sebelah timur ini adalah jembatan kembar yang melintang di atas Kali Bekasi yang cukup panjang dengan konstruksi baja sebagai ciri bahwa stasiun Bekasi sudah di ambang pintu.


[/quote]

kalo naik kereta dari arah timur, kalo dah ngeliat jembatan ini, berarti siap2 turun, karena sekitar 30 menit dari situ, kereta bakalan masuk Stasiun Jatinegara, welcome back to Jakarta<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>
(28-Feb-2010 11:42 AM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
Untuk KRL Wisata Bogor dan Tangerang - Ancol di tasyun Jatinegara berhenti tanpa menambah penumpang hanya untuk langsir ganti arah Mas ( dari Manggarai-Jatinegara menjadi Jatinegara - PSE s/d Ancol ) sedangkan untuk KRL Wisata Bekasi Ancol kayaknya juga berjalan langsung , maklum dah lama ga monitor , mungkin ada yang lebih tahu tentang KRL Wisata ini.

sorry kalo OOT, emang ada ya KA Wisata tangerang ancol, kalo lewat JNG, berarti setelah stasiun Duri, KA ini balik lewat Tanah Abang en Manggarai s.d. Jatinegara ya??
untuk KA Bekasi - Ancol emang gak berenti di JNG, biasanya ls di jalur 3.<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>
(13-Apr-2010 19:20 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ][align=justify]Masih seputar Priok

ini lokomotif tahun berapa ya??sekarang masih ada bangkenya gak ya?mungkin ada yang tau.....<img src='http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png'>
(22-Apr-2010 20:00 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]Masih sempet ambil gambar dengan jarak sekitar 50 cm dan bisa tangkap tulisan pada dinding KA ekonomi ini.


ati2 kang, tapi dua jempol buat kang bambang, nyalinya gede bener
(28-Apr-2010 22:12 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]
Untuk Bung Wedhoez .
Sebelumnya mohon maaf terlalu lama menunggu sebab saya setiap Login ga masuk2. sering Load lagi Para relawan penjaga perlintasan sumber pemasukan terbesar dari para Dermawan yang melintas , baik pengemudi Truk , atau modil pribadi yang dengan sukarela memberikan uang , mulai dari Rp 500 sampai Rp 5.000.- ( Kalao Rp 5 Rb mah jarang banget blum tentu 1 bulan sekali ) .
Pemasukan ini mereka kumpulkan ( ada 2 penjaga ) yang satu bagial palang yang satu lagi Pilot ada di Cabin ( Pos ). Setelah terkumpul baru dikurang " Setoran " kepada orang tertentu dengan jumlah tetap baru sisanya digabi 2 . mereka bergantian setiap 4 jam ganti orang.

Cibitung hanyalah sebuah halte imut yang kurang diperhitungkan keberadaannya , apalagi akan ada proyek jalur DDT jadi yang mungkin nanti sekalian kali Mas , Wacananya mah akan ditingkatkan menjadi stasiun kecil . Semoga.....
jangan lupa om tiap tahun setiap warga di pondok dan sekitarnya dimintai sumbangan buat selamatan di pinggir rel, biasanya nanggap wayang golekNew_kado
Mas Patas Purwakarta benar.
Pernah suatu saat terlambat mengadakan pertunjukan wayang karena sulitnya mencari dana , ndilalahnya kok ya ada korban tertabrak dan terulang sampai saat wayang diselenggarakan , aneh tapi nyara.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
Reference URL's