Jalur KA di Petak Cibitung - Cikarang ini sering memakan korban jiwa , motor , mobil atau ternak yang tertabrak rangkaian kereya api . . ada beberapa perlintasan liar yang digunakan sebagai akses keluar dari perkampungan ke jalan raya , sehigga pada perlintasan ini cukup ramai pada saat jam-jam kerja . dengan sebatang bambu , jadilah perlintasan sebidang oleh para relawan dijaga terus-menerus secara bergantian.
Konsentrasi sangat diperlukan bagi para relawan perlintasan ini , mata waspada , kaki menginjak palang , itu pun masih saja ada yang berusaha menyerobot palang bambu ini.
Dan masih ada perlintasan kecil tetapi 24 jam dilalui kendaraan bermotor beroda 2 saja dan para pejalan kaki yang bekerja di pabrik sekitar Cibitung.

Bila Magrib menjelang , sungguh ramai sekali karena banyak KA yang melintas bahkan bisa sekitar 5 menit sekali ada saja KA melintas dan puncak aktifitas orang pulang kerja kayanya terkonsentrasi di saat ini .
KA Argobromo Anggrek bisa selalu dipastikan melintas pada saat seperti ini , tentu saja dengan kecepatan tinggi karena memang treknya dobel dan lurus dan hanya sesekali membelok .
KA Sembrani pun juga melintas hampir pada waktu sekitar menjelang senja , tentu saja juga dengan kecepatan tinggi juga KA Gajayana relasi Gambir - Malang
KA Sembrani jendela pesawat melintas cepat
KA " CALON "
Argo Parahiyangan tak mau kalah juga .dengan hitungan detik meluncur melibas waktu ,jalan terlalu lambat berarti telat.

Ruang gerak antara dinding kereta api dengan pos perlintasan ini terlalu sempit sehingga dapat membahayakan keselamatan para relawan itu sendiri yang tidak berpenghasilan tetap walaupun resikonya tetap tinggi . Duh kapan ya ada perhatian untuk para relawan ini.
KA Kelas satu ternyata berkumpul dan berjalan secara bergerombol sehingga hanya sekitar 5 menit saja sudah ada rangkaian KA eksekutip di belakangnya , Oyak-oyakan tapi nggak kebut-kebutan.
Masih lanjutan gambar yang di atas
Melihat rangkaian KA yang melintas sungguh membuat hati terhibur dan bersemangat kembali walau letih dan keringat membasahi bumi namun sayang untuk meninggalkan lokasi hunting walau sendirian
Contoh Rangkaian Kereta Api dengan okupansi yang bagus ini ternyata baru 1 slag ( rangkaian ) yang menggunakan gerbong pesawat. Mudah2 segera menyusul rangkaian yang satu lagi agar seimbang
KA Gajayana relasi Gambir - Malang ini panjang sekali . CC bawa 9 K1 pesawat plus Pembangkit , Kereta Makan dan Bagasi Cheetah.