Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: Lesehan user + Kursi Lipat User pas KRL penuh? Tendang aja!
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Mohon bantuannya bagi teman-teman untuk mengenyahkan orang yang masih nekat untuk duduk baik itu lesehan maupun pakai bangku lipat, apalagi kalau di jam-jam sibuk.

Quote:Menggunakan kursi lipat dan 'lesehan' di atas kertas koran (selanjutnya disebut 'KUliers' dan 'Lesehaners') di dalam KRL saat ini sudah menjadi pemandangan biasa yang kerap kita lihat di dalam kereta Komuter Jabodetabek.

Awalnya, kebiasaan tersebut dahulu kala muncul di KRL Eskpres yang relatif lebih lowong dibanding KRL EKonomi AC dan Ekonomi biasa. Tetapi saat ini, duduk di atas kursi lipat dan lesehan di lantai KRL sudah 'mewabah' di KRL EKonomi AC dan bahkan Ekonomi non AC .

Sekarang ini saja, naik KRL ekspres kondisinya sering penuh sesak dijejali penumpang karena beberapa sebab, sehingga kenyamanan di dalam KRL ekspres pun menjadi berkurang dan sudah mulai muncul keluhan-keluhan terhadap keberadaan Para 'Kuliers' dan 'Lesehaners' tersebut karena memakan 'space' para penumpang lainnya.

Keluhan semakin menggema saat para 'Kuliers' dan 'Lesehananers' melakukan aksinya di KRL Ekonomi AC dan Ekonomi biasa. Apalagi aksinya tidak memandang waktu dan kondisi KRL yang dinaiki. Di saat KRL sedang penuh masih sering kita lihat adanya 'Kuliers' dan 'Lesehaners' yang duduk manis di lantai KRL. Penumpang lainnya yang merasa terganggu sampai harus mengingatkan mereka agar berdiri.

Menjadi 'Kuliers' dan 'Lesehaners' memang sah-sah saja, karena tidak ada larangan untuk melakukannya. Kalau pun dilarang total, dikhawatirkan akan berdampak sistemik juga terhadap para pedagang kursi lipat. Tetapi sebaiknya semuanya itu diikuti dengan kelapangan dada untuk melihat situasi dan kondisi di dalam KRL sebelum memutuskan untuk menjadi 'Kuliers' dan 'Lesehaners'. Jika kondisinya tidak memungkinkan karena KRL sedang penuh, kenapa harus dipaksakan untuk menjadi 'Kuliers' dan 'Lesehaners' sehingga mengganggu para Penumpang lainnya yang akan masuk , ataupun yang sekedar ingin berdiri tenang di dalam KRL.

Tidak sebandingnya kapasitas angkut armada KRL dengan jumlah penumpang memang dituding sebagai penyebab utama ketidaknyamanan dalam ber-KRL, tetapi seyogyanya kondisi ini tidak diperburuk lagi dengan kebiasaan-kebiasaan para penumpangnya sendiri yang ternyata juga dapat merugikan penumpang lainnya, salah satunya kebiasaan menggunakan kursi lipat dan lesehan di lantai KRL di saat KRL sedang tidak kosong.

(KRLmania.com)

http://krlmania.com/sinyal/read.php?id=1726

Ah, sebenarnya duduk melebihi kapasitas pun juga seharusnya dibudayakan malu (dari seat yang normalnya 7/8 orang, kemudian dijejali sampai 10 orang). Budayakan berdiri ketimbang membuat nyaman diri sendiri saat anda naik KRL.
sy jg jengkel dg 'Kuliers' dan 'Lesehananers', pnh kejadian pas naik krl pas jam sibuk. sy berdiri, dpn sy ada 'Kuliers' dan 'Lesehananers' sy ga berkata apa2 tp dlm hati jengkel ma org tsb. sy kunakan kesempatan saat krl ngerem, otomatis org2 yg berdiri seolah2 akan jatuh, nah saat itu lutut sy sodokkan ke kepala org itu. hahaha.... rasain lu.
setuju dilarang pada saat2 kereta penuh sesak ......... harus mereka menyadari hal tersebut .....
kan udah disediain pegangan banyak, masa masih lesehan aja?
ga tau malu banget.
begitupun yang duduk nyempil melebihi kapasitas, sama juga gak tau malu.
membuat orang lain kesempitan demi kepentingan pribadi bisa duduk.
perlu dibikin himbauan DILARANG DUDUK DI LANTAI, MENGGANGGU KENYAMANAN PENUMPANG dan DILARANG MEMAKSAKAN DUDUK DI KURSI JIKA SUDAH MELEBIHI KAPASITAS, MENGGANGGU KENYAMANAN.
kalo mau kasarnya, bisa bikin himbauan:
MAKSA DUDUK PAS PENUH?
GA TAU MALU BANGET DEH,,,
Klo lagih penuh, ada lesehan atawa pake kurasi lipat, DORONG AJAH.
Biarin di bilang gak sopan, abisnye die sendiri, tau paenuh bukannya diri pada duduk. Aneh.

Pernah kejadian pada saat saya naek EKONOMI AC dari stasiun MRI ke UI. Pintu yang terbuka kan sebelah kiri ajah, dan sebelah kiri ituh udah ada yang nge~lesehan pake koran ama kursi lipet, pas mau naek, saya langsung ajah langkahin tuh cewek kantoran. "Maaas hati-2 dong, ngelangkahnnya." Jawab si cewek ituh. Saya diem ajah, saya hanya marah dari dalem hati ajah, "Lu yang salah, tau penuh pake segalah lesehan, stres lu bu, ah". Marah
iya, emang ga tau malu tuh.
kan pegangan banyak, apa sih susahnya berdiri sebentar?
JAKK-BOO cuma 54 kilo,,,
orang yang lesehan, pake korsi lipet, sama duduk nyempil di KRL itu GA TAU MALU, ga pake perasaan, cuma menguntungkan diri sendiri tapi nyusahin orang laen,,,
dosa tuh,,,
lain kali kalo dikatain "Maaas hati-2 dong, ngelangkahnnya." jawab aja: jgn lesehan d dpn pintu dong, ini kan bwt org naik/turun.
mending kasih peringantan ajah yang ditempel "bagi 'KUliers' dan 'Lesehaners' awas ketendang jika memaksakan untuk lesehan tw memakai kursi lipat".. hihihihihihihi...
iya nih. Pada nyebelin pada lesehan gitu.
udah ngeganggu, ngga enak dilihat,menyebalkan lagi.....
kenapa udah ada pegangan malah ngga dipake. kan itu bukan hiasan....

harus diperingati dulu baik2, kalo udah sok belagu tendang aja...
ane sih positif thinking aja selama :
1) Yang bersangkutan adalah Manula
2) Yang bersangkutan punya penyakit asam urat dan sejenisnya
3) Yang bersangkutan sedang mau ujian maka harus buka-buka buku untuk membaca yang tidak memungkinkan jika berdiri.
(24-Jan-2010 00:01 AM)adipe Wrote: [ -> ]ane sih positif thinking aja selama :
1) Yang bersangkutan adalah Manula
2) Yang bersangkutan punya penyakit asam urat dan sejenisnya
2) Yang bersangkutan sedang mau ujian maka harus buka-buka buku untuk membaca yang tidak memungkinkan jika berdiri.

Kalau yang bersangkutan seperti itu, sebaiknya minta dikasih duduk saja. Kalau sedang ujian ya mbok kira2 belajar pada tempatnya, masak belajar di KRL yang sedang penuh.

SAya kira lesehan harus dilarang sama sekali di KRL, karena itu menunjukkan budaya yang tidak beradab dan beretika. KRL itu didesain untuk penumpang berdiri dan duduk, bukan lesehan. Kayak orang kalau naik lift, kan lucu kalo dari lantai 1 - 30, malah ada yg lesehan dalam lift.
kalo manula c ane bs pengertian n scr fisik ketahuan, kl tyt skt asamurat mn ane tau?
more priority capek than malu deh... haha

but, bener juga si, kita harus membangun toleransi atar umat berkereta
(22-Jan-2010 20:19 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]kan udah disediain pegangan banyak, masa masih lesehan aja?
ga tau malu banget.
begitupun yang duduk nyempil melebihi kapasitas, sama juga gak tau malu.
membuat orang lain kesempitan demi kepentingan pribadi bisa duduk.
perlu dibikin himbauan DILARANG DUDUK DI LANTAI, MENGGANGGU KENYAMANAN PENUMPANG dan DILARANG MEMAKSAKAN DUDUK DI KURSI JIKA SUDAH MELEBIHI KAPASITAS, MENGGANGGU KENYAMANAN.
kalo mau kasarnya, bisa bikin himbauan:
MAKSA DUDUK PAS PENUH?
GA TAU MALU BANGET DEH,,,

Kayaknya himbauan sekeras apapun kalau cuma tempel stiker tanpa realisasi adalah hanya sia-sia, seharusnya dilakukan sosialisasi lebih dulu.
Semua penumpang KA seharusnya bertindak sopan kepada "lesehan-ers" dan "kursi lipat-ers", begitu juga dengan kondektur yang mengingatkan dengan sopan bahwa perbuatan tsb mengganggu penumpang lainnya, dan pertanyaannya jika orang tsb tidak mau berdiri, apa yang harus dilakukan oleh penumpang lain maupun kondektur?
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Reference URL's