Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Pemprov Riau Optimis Bangun Rel KA
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3
wah, kalo daerah gambut dan rawa, pakai 1067 mm juga sama kena mahalnya kang. ingat waktu dulu belanda bikin jalur banci? di kalipucang mau dibuat shortcut langsung ke kawunganten biar lebih dekat ke pelabuhan cilacap. berhubung itu daerah rawa, belanda lebih milih memutar lewat banjar.

tapi kayaknya kalau sekarang teknologi pembangunan rel sudah canggih ya. jadi kendala rawa, pantai, gambut sudah bukan halangan lagi.

btw, rencananya jalur riau mau dipakai untuk apakah? barang atau penumpang?
Awal program untuk angkutan pertambangan Batubara ya bisa juga disisipi Ka penumpang, memang dengan kemajuan tecnologi seharusnya bisa di bangun dalam medan manapun dan setujuh kalau jalur baru di Kalimantan pakai gauge besar agar daya angkut lebih banyak.
pindah jalur weeer.Playboy
o, kalo begitu sudah benar untuk angkut-angkut barang. biar balik modalnya cepat. kalo untuk penumpang kurang banyak orangnya. takut ndak balik2 modalnya pusing itu investor dari luar. Ngeledek
kecuali mau menghubungkan pekan baru dengan padang. konon interaksi dua kota ini lumayan kuat.
(22-02-2010, 05:49 AM)eko winarno Wrote: [ -> ]Sayangnya pembangunan di Riou sepanjang 140 km tidak disebutkan dari mana ke mana serta setail teknisnya berarti ini ya baru wacana yang nota bene bisa mentah lagi...di waca saja.
OOT: ya benar sih di Sumatra dan Kalimantan bisa di bangun dengan rel gauge 14xx akan tetapi kontur tanahnya lembek apalagi di kalimantan yang gambut..ambles nanti lo.Sedih
wesel pindah weeer ke jalur mula.

Diatas sudah disebutkan bro bahwa di Riau akan dibangun jalur kereta api sepanjang 140 km dari Dumai - Pakanbaru.
Mudah mudahan proyek ini jangan dijadikan "topeng" bagi para pejabat terkait untuk mendapatkan jatah preman.

Harusnya gaugenya mengikuti yang sudah standard di Indonesia (Jawa & Lampung, Sumsel & Sumbar) agar bisa terkoneksi dgn yang sudah ada.

Bahkan kalo memungkinkan (dananya cukup) dari Pekanbaru kan cuma 200 km ke Padang. Langsung aja disambung. Cuma mungkin medannya berat kali yah, kos harus nyebrangin pegunungan bukit barisan
kalau kata saya sih bakalan 1435mm,, karena peruntukan utamanya untuk angkutan barang dan katanya gauge lebih lebar bisa menahan beban lebih berat (CMIIW)
Kalau di Riau gaugenya 1435mm, gmana kalo mo nyambungnya ke Rantau Prapat atau Padang? Saya mau Divre 2 dan 1 bertahan dengan lebar spur 1067mm karena ada my lovely BB204 dan lok HENSCHEL bersaudara.
(04-03-2010, 11:31 AM)Maulana Nur Achsani Wrote: [ -> ]Kalau di Riau gaugenya 1435mm, gmana kalo mo nyambungnya ke Rantau Prapat atau Padang? Saya mau Divre 2 dan 1 bertahan dengan lebar spur 1067mm karena ada my lovely BB204 dan lok HENSCHEL bersaudara.
Kalo gitu ya dibikin dobel gauge ajah kan beres. jadi jalurnya pake 1435mm dan 1067mm.
(23-02-2010, 07:54 PM)azu Wrote: [ -> ]kalau kata saya sih bakalan 1435mm,, karena peruntukan utamanya untuk angkutan barang dan katanya gauge lebih lebar bisa menahan beban lebih berat (CMIIW)

Gauge lebar tidak berarti bisa menahan beban lebih berat. Yang menentukan kemampuan menahan tekanan gandar besar adalah jenis rel dan kerapatan bantalan, plus perkuatan pondasi jembatan. Coba tengok di negara tetangga gauge 1000mm saja bisa menerima lok sekelas blue tiger yang bahkan lebih berat dari CC202.

Soni
Kalo bisa untuk tahap awal, rel KA Riau-Sumut bisa nyambung
Pages: 1 2 3