20-03-2010, 09:18 AM
Ada berita baru mengenai rencana pembangunan Rel KA di Sulawesi, yaitu dari Sulawesi Selatan tepatnya jalur Makassar-Parepare.
Semoga rencana ini tidak hanya menjadi wacana saja seperti yang sebelumnya.
Karena terlihat pemerintah daerah sudah optimis dengan rencana ini, tetapi menunggu keputusan dari Pusat dahulu yang belum tentu menyetujuinya.

Quote:2012, Pembangunan Rel Kereta Makassar-Parepare
Dua Tahun Rampung, Telan Rp 4 Triliun
Jumat, 19 Maret 2010 | 03:13 WITA
Makassar, Tribun - Rencana pembangunan jalur transportasi kereta api yang menghubungkan Makassar-Parepare kembali berlanjut. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berencana memulai pembangunan rel kereta api sepanjang sekitar 136 kilometer (km) tersebut tahun 2012 nanti.
Pembangunan tersebut diharapkan rampung dalam dua tahun. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Andi Muallim, Kamis (18/3), menjelaskan, saat ini rencana pembangunan jalur transportasi ini sedang dirapatkan di Kementerian Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Kominfo) di Jakarta. Rapat berlangsung, kemarin.
"Yang paling utama membangun komitmen terlebih dahulu. Pemerintah kabupaten dan kota yang akan dilalui juga akan duduk bersama. Setelah ada hasil dari Jakarta kita tindaklanjuti bersama pemerintah kabupaten," kata mantan Sekda Sinjai ini di Kantor Gubernur Sulsel, kemarin.
Pembangunan rel, pembebasan lahan, dan infrastruktur kereta api diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 4 triliun. Muallim menambahkan jika komitmen sudah ada mekanisme penganggarannya melalui APBN maupun APBD provinsi dan kabupaten/ kota.
Pemerintah pusat membangun infrastruktur dan penyediaan kereta api. Sedangkan Pemprov Sulsel bersama pemerintah kabupaten/ kota untuk pembebasan lahannya.
Kelak, pengelolaan transportasi kereta api di daerah ini akan diserahkan ke pihak ketiga atau Perusahaan Umum (Perum) Kereta Api.
Rencana pembukaan akses transportasi ini sudah mengemuka di zaman pemerintahan Presiden RI BJ Habibie. Tapi hingga kini, rencana tersebut belum terealisasi. Sejumlah investor luar negeri juga mulai menjajaki rencana pembangunan ini.
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo belum lama ini juga sudah mengomunikasikan rencana pembangunan kereta api tersebut ke BPPM RI.
"Dengan adanya kereta api semakin mempermudah transportasi komoditi dan kegiatan perekonomian masyarakat. Kepadatan akses jalan yang luar biasa butuh alternatif lain dan ini harus dibaca investor dengan pembiayaan," jelas mantan Bupati Gowa dua periode ini.(axa)
Pelebaran Jalan Jadi Kendala
JALUR kereta api tersebut rencananya dibangun sepanjang pesisir pantai barat Sulsel. Langkah ini dilakukan untuk menekan biaya pembangunan sebab dibutuhkan lahan selebar 50 meter.
Muallim menyebut pelebaran jalan Makassar-Parepare yang belum rampung masih menjadi kendala untuk merealisasikan rencana pembangunan rel kereta api tersebut.
Karena pelebaran jalan ini sudah dirancang mampu memenuhi kebutuhan tranportasi hingga 20 tahun kedepan. Jika pemerintah pusat menilai keberadaan kereta api belum dibutuhkan, bisa saja rencana tersebut dibatalkan. Opsi lainnya, proyek pelebaran jalan dan kereta api dikumulatifkan sehingga bisa dilaksanakan bersamaan.
Muallim menambahkan dengan kondisi geografis Sulsel, jalur transportasi ke Parepare cocok dilayani dengan transportasi kereta api. Sedangkan wilayah tengah seperti Bone, cocok dengan transportasi udara.
Code:
http://www.tribun-timur.com/read/artikel/87847/2012-Pembangunan-Rel-Kereta-Makassar-ParepareSemoga rencana ini tidak hanya menjadi wacana saja seperti yang sebelumnya.
Karena terlihat pemerintah daerah sudah optimis dengan rencana ini, tetapi menunggu keputusan dari Pusat dahulu yang belum tentu menyetujuinya.

)