percabangan rel ke arah Tuntang bukannya di Stasiun Kedung Jati?
Untuk KA uap Ambarawa-Bedono selama libur lebaran dari Hari Lebaran sampai tgl 19 Sep 2010 (hari Minggu) ada 2 trip setiap hari jam 9 dan jam 1 siang. Harga tiket Rp 100.000,- per orang. Ini naik 100% alias 2x lipat dari harga waktu libur Lebaran tahun kemarin. Tapi itupun selalu penuh tiap trip-nya.
Liburan lebaran ini, perjalanan Ambarawa-Tuntang masih dilayani lori wisata, untuk trip loko uap belum ada. Tapi waktu saya gak sengaja nemu situs
ini, tanggal
13 Oktober 2010 dalam kegiatan Kongres Dokter Hewan ada perjalanan wisata ke Candi Borobudur yang digabung dengan
wisata naik KA Uap Ambawara-Tuntang (halaman bawah)
Mungkinkah itu trip KA Uap Ambawara-Tuntang yang pertama untuk umum?
[quote='animaX' pid='148222' dateline='1270820002']
[quote]
Rute Baru Kereta Uap Ambarawa
Sewa Loko Naik Jadi Rp 5,25 Juta
Jumat, 9 April 2010 | 14:42 WIB
SEMARANG, KOMPAS - Dalam waktu dekat wisatawan dapat menikmati dua rute kereta api uap bergerigi, yakni Ambarawa-Tuntang dan Ambarawa-Bedono di Kabupaten Semarang. Hal ini seiring dengan dimulainya pergantian bantalan rel di jalur Ambarawa-Tuntang dari semula bantalan kayu menjadi besi.
"Rute Ambarawa-Tuntang sudah disetujui, sekarang tinggal menunggu penyelesaian pergantian bantalan. Kami perkirakan Agustus sudah bisa uji coba untuk KA uap maupun kereta diesel penarik lori," kata Kepala Stasiun Ambarawa Eko S Mulyanto di Ambarawa, Kamis (8/4).
Selama ini wisatawan hanya bisa menikmati KA uap rute Ambarawa-Bedono sejauh 20 kilometer. Rute Ambarawa-Tuntang sepanjang 7,5 kilometer sudah tidak dilintasi lokomotif berbadan besar sejak 25 tahun lalu karena bantalannya lapuk.
Menurut Lasiyo, pengawas pekerja pergantian bantalan di Tuntang, proses pergantian bantalan bisa rampung dua pekan mendatang apabila pasir dan batu sudah siap. Material itu diperlukan untuk memperkuat bantalan dan rel.
Pergantian bantalan dilaksanakan mulai dari kilometer 29+470 sampai kilometer 36+970 pada Lintas Kedungjati-Ambarawa. Adapun bantalan pengganti yang disiapkan mencapai 12.569 unit. Bantalan ini didatangkan dari emplasemen sejumlah stasiun di Sumatera Selatan, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Eko optimistis, pembukaan rute baru untuk KA uap di Ambarawa-Tuntang akan disambut positif wisatawan. Rute ini menawarkan pemandangan alam dari tepian waduk alami Rawa Pening, berbeda dengan Ambarawa-Bedono yang didominasi lanskap pegunungan.
Menurut Eko, harga sewa kereta uap untuk kedua rute itu akan dibedakan. Kepastian harga sewa masih menunggu keputusan kantor pusat PT Kereta Api. "KA uap Ambarawa-Tuntang mulai Maret harga sewa dinaikkan dari Rp 3,25 juta menjadi Rp 5,25 juta. Ini untuk menyesuaikan dengan sewa KA uap Jaladara di Solo," ujarnya.
Akibat kenaikan itu, ada biro perjalanan yang membatalkan perjalanan atau menyatakan keberatan dan meminta harga lama diberlakukan hingga akhir tahun. Namun, kebijakan harga sewa ini ditentukan kantor pusat PT KA.
Data administrasi Museum dan Stasiun Ambarawa, tahun ini target pendapatan naik menjadi Rp 1,99 miliar dari tahun lalu Rp 1,4 miliar. Target pengguna KA uap juga naik dari rata-rata 18 menjadi 19 perjalanan per bulan. Di Museum KA Ambarawa terdapat dua lokomotif uap yang bisa beroperasi, yakni B 2502 dan B 2503. (GAL)
Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04...p.ambarawa.[/quote]
Untuk KA uap Ambarawa-Bedono selama libur lebaran 2010 dari Hari Lebaran sampai tgl 19 Sep 2010 (hari Minggu) ada 2 trip setiap hari jam 9 dan jam 1 siang. Harga tiket Rp 100.000,- per orang. Ini naik 100% alias 2x lipat dari harga waktu libur Lebaran tahun kemarin. Tapi itupun selalu penuh tiap trip-nya. Liburan lebaran 2010 ini, perjalanan Ambarawa-Tuntang masih dilayani lori wisata, untuk trip loko uap belum ada.
Yang menarik, waktu saya gak sengaja nemu situs
ini, tanggal
13 Oktober 2010 dalam kegiatan Kongres Dokter Hewan ada perjalanan wisata ke Candi Borobudur yang digabung dengan
wisata naik KA Uap Ambawara-Tuntang (halaman bawah)
Mungkinkah itu trip KA Uap Ambawara-Tuntang yang pertama untuk umum?
Tiket dijual Rp 100rb yg naik tetap banyak

(16-09-2010, 04:43 PM)Toentang Wrote: [ -> ]percabangan rel ke arah Tuntang bukannya di Stasiun Kedung Jati?
Untuk KA uap Ambarawa-Bedono selama libur lebaran dari Hari Lebaran sampai tgl 19 Sep 2010 (hari Minggu) ada 2 trip setiap hari jam 9 dan jam 1 siang. Harga tiket Rp 100.000,- per orang. Ini naik 100% alias 2x lipat dari harga waktu libur Lebaran tahun kemarin. Tapi itupun selalu penuh tiap trip-nya.
Liburan lebaran ini, perjalanan Ambarawa-Tuntang masih dilayani lori wisata, untuk trip loko uap belum ada. Tapi waktu saya gak sengaja nemu situs ini, tanggal 13 Oktober 2010 dalam kegiatan Kongres Dokter Hewan ada perjalanan wisata ke Candi Borobudur yang digabung dengan wisata naik KA Uap Ambawara-Tuntang (halaman bawah)
Mungkinkah itu trip KA Uap Ambawara-Tuntang yang pertama untuk umum?
nice info mas....
berarti tanggal 11 itu first running KA Uap ke Tuntang dong? apa sudah diujicoba dulu?
Info dari IRPS Semarang, besok crane UH995 sama lok D30023 mau dibawa ke ABR. Monggo yg mau cegat.

^ dalam rangka apa pak di boyong ke ABR????
(05-10-2010, 05:30 PM)eko winarno Wrote: [ -> ] (05-10-2010, 05:17 PM)ecko_234 Wrote: [ -> ]^ dalam rangka apa pak di boyong ke ABR????
Dimusiumkan..
lok D 300 23 masih idup koq... paling nanti untuk rute Ambarawa - Tuntang hehehe
xD
Bener crane tuwa eks Poncol itu sdh direlokasi bersama gerbong CR yg pernah menghuni Poncol juga ke Ambarawa utk dipreservasi. Utk crane perlu perhatian khusus karena kondisi besinya yg semakin rapuh akibat hujan dan udara laut dikhawatirkan bisa menggerus rangka besinya. Kemungkinan besar akan dioperasikan lagi (kabarnya sih begitu)
Klo blh tau D 30023 aslinya penduduk dipo mana? Kalo punya CP kan 14 ama 29.
