Quote:
Hadirkan saudara Jaladara di Wonogiri, 358 bangunan siap-siap digusur
By Anik Sulistyawati on 16 April 2010
Wonogiri (Espos)–Sebanyak 358 bangunan di wilayah Kelurahan Giritirto dan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri siap-siap digusur menyusul rencana pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat menghidupkan kembali jalur rel kereta api dari Stasiun Wonogiri ke Pintu Air Waduk Gajah Mungkur (WGM) untuk kereta wisata sejenis Jaladara di Solo.
Proposal rencana tersebut telah dipresentasikan oleh Bupati H Begug Poernomosidi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan serta PT Kereta Api dan mendapat respons yang sangat positif. Jika rencana itu terealisasi maka rel sepanjang 3,2 km itu akan jalur kereta wisata yang sangat menarik, dengan panorama alam pegunungan dan waduk.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Wonogiri, Ige Budiyanto mengungkapkan, panorama alam itulah yang ditawarkan sebagai nilai jual kepada wisatawan saat berjalan-jalan naik kereta wisata dari Stasiun Wonogiri ke pintu air WGM. Selanjutnya, dari pintu air WGM akan disediakan angkutan khusus untuk meneruskan perjalanan sampai ke obyek wisata Sendang Asri.
“Itu rencana jangka pendek kami. Kalau rencana jangka panjangnya adalah menghidupkan kembali jalur kereta Wonogiri-Baturetno melalui WGM,†jelas Ige, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (16/4).
Seperti Jaladara, Ige mengatakan, ada kemungkinan kereta yang digunakan adalah kereta uap dengan gerbong antik. Untuk itu, PT KA sudah menawarkan ke Pemkab untuk melihat-lihat koleksi kereta antik PT KA di Madiun.
shs
Sumber: http://www.solopos.com/2010/wonogiri/had...usur-19134
Semoga benar-benar terlaksana,kalau di support Pemkab Wonogiri saya yakin bisa....... Tak ada loko uap, lokomotif BB 30029 juga jadi kok Pak Begug......:p Virus Pak Jokowi dengan Jaladara mulai menular ke Wonogiri

Suatu kabar yang menggembirakan ternyata rencana dahulu akan terwujud. cepat terlaksana mudah-mudahan.nice info..

Solo kota-Solo jebres belum selesai udah ada wacana lagi di wonogiri-baturetno. Emank top de Solo, ane se2 setuju2 aja...yah paling tidak, harus ada prioritas yang mana dulu yang mo dikerjain. Trus ada kejelasan kapan waktu pastinya. Biar para RF ato masyarakat gak terlalu berharap untuk segera direalisasikan. Ya seperti kasus DT di SBY...dari bertahun2 sebelumnya udah ada wacana dan masyarakat sangat berharap, eh ternyata baru sekarang 'akan' direalisasikan. Akhirnya masyarakat terutama RF berpikiran 'halah paling2 ga jadi lagi'...jadi ga percaya de...
Kalo masalah menghidupkan jalur mati, gak usah ditanya ane selalu setuju...Masalah KA apa yang akan digunakan, menurut ane..lebih baik gunakan armada yang ada dulu. Kemudian proyek jangka pendek lagi yang harus dilakukan adalah monitoring jalur wonogiri-baturetno sehingga gak ada bangunan baru yang berdiri di jalur tersebut dan angka bangunan yang akan digusur tidak bertambah...tentu saja hal tersebut deni kebaikan PT.KA sendiri agar biaya tidak bengkak dalam hal pembebasan lahan.
Kalo begitu nantinya akan memutar lewat sebelah timur atau sebelah barat waduk ya

??
Inilah jawaban dari sopir angkot itu..... "sepanjang eks jalur KA diberi Patok"


Semoga cepat dibangun tanpa halangan yg berarti

Pak Bupati Wonogiri (Pak Begug) sejak semula sudah berencana mengaktifkan jalur ini khususnya Solo-Wonogiri dengan membuat industri di Alas Kethu dan menggunakan kereta api sebagai angkutan barang, sayang hal tersebut terganjal karena harus membabat alas kethu mendapat penolakan dari masyarakat sehingga hingga sekarang belum terlaksana.
Untuk yang ke Baturetno sendiri seperti disebutkan di berita di post#1 merupakan rencana jangka panjang

harus bersabar.....
KABAR GEMBIRA NEH ... Semoga aja PAK JOKOWI bisa terpilih lagi jadi WALIKOTA ... Supaya proyek KA-KAnya Bisa LANJUUUT ... Mungkin aja bneran, lha wong rencana KA UAP lah buktinya .... Dari rencana sampai jadinya proyek JALADARA ternyata bukan omong kosong PEMKAB n PAK JOKOWI .... SUDAH TEREALISASI ... Dan semoga kali ini / 2 Proyek KA JEBRES - SANGKRAH & WNG - BATURETNO Bisa Terealisasi seperti KA UAP JALADARA ... !!! Amien Ya Rabbalalamien ....
saya sangat senang mendengar berita ini, walo baru wacana. Tapi ingat jangan sekedar wacana doang, seperti yang terjadi di daerah lain. Seperti jalur mati Banjar - Cijulang misalnya.
(17-04-2010, 11:03 PM)g10d Wrote: [ -> ]saya sangat senang mendengar berita ini, walo baru wacana. Tapi ingat jangan sekedar wacana doang, seperti yang terjadi di daerah lain. Seperti jalur mati Banjar - Cijulang misalnya.
sebenar ny untuk pengaktifan jalur banjar-cijulang dalam strategi promosi pilkada salah besar..! kenapa..??
karena pemilih suara, kusus nya supir bus banjar-cijulang yang tau akan dikatifkan kembali jalur ini pasti akan menolak..! karena dapat mematikan pendapatan mereka.
makanya mereka tidak memilih calon yang akan mengaktifkan jalur ini..
salah strategi TOTAL..!

harus ny jangan di beritahuan secara langsung ke halayak umum

Berita ini sama menggembirakannya dengan rencana saya tamasya ke Belanda

Saya sendiri ragu rencana ini akan terealisir...
Masih banyak yang perlu dikerjakan, selain rencana jalur KA wisata, seperti penggantian rel dan bantalan jalur Solo-Wonogiri, penggantian jembatan, dan tentu saja pembuatan jalur Solo Kota-Solo Jebres seperti yang dijelaskan diatas.
