21-05-2010, 08:37 AM
Quote:Kereta Uap di TMII Akan Diminta Pemkot Solo
Solo, CyberNews. Upaya pemkot Surakarta untuk mengubah image Solo masa depan menjadi Solo masa lalu terus bergulir. Setelah berhasil mendatangkan kereta uap (Sepur Kluthuk Jaladara) dari Ambarawa, kini giliran kereta uap yang beroperasi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta yang dibidik.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surakarta Purnomo Subagyo, Kota Bengawan ini akan dijadikan seperti Solo tempo dulu. "Salah satunya dengan mengoperasikan kereta kuno karena rel tengah kota sudah ada," kata Purnomo kepada wartawan, Kamis (20/5).
Rencananya, kata dia, untuk melengkapi sepur kluthuk Jaladara yang sudah lebih dulu beroperasi, pihaknya akan meminta kereta uap di TMII. Hal itu dilakukan karena kereta wisata tersebut, sebelum dibawa ke Jakarta pernah melenggang di Solo. "Jadi, wacana kami akan meminta kereta di Taman Mini (TMII, Red) itu untuk dioperasikan di sini (Solo, Red) lagi," imbuhnya.
Menurut Purnomo, informasi itu berasal dari penelitian yang dilakukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bersama para ahli beberapa tahun lalu. "Seandainya berhasil, menjadikan Solo tempo dulu akan semakin mudah. Dulu kan alat transportasi seperti kereta melewati tengah kota," tandasnya.
Lantas, kapan kereta itu akan diminta dan didatangkan? Purnomo menegaskan, pemkot masih menunggu pengaktifan rel tengah kota yang sedang dibahas. Untuk saat ini, lanjut dia, rel tengah kota yang aktif baru dari stasiun Purwosari ke stasiun kota (Sangkrah).
"Rencananya ada pengaktifan rel lagi, yaitu dari Sangkrah sampai Jebres. Namun, masih dikaji apakah rel yang dipakai adalah yang melalui dekat tanggul Sangkrah atau sisi tengah. Seandainya itu sudah berhasil, maka kereta dari Taman Mini bisa diminta. Tentunya, itu harus mengoperasikan sepur Jaladara dulu sampai Jebres," paparnya.
Dengan demikian, ujar Purnomo, diharapkan image masa depan Solo menjadi seperti tempo dulu bisa terbentuk. Selain itu, keadaan semacam ini bisa mengangkat branding Kota Bengawan ini menjadi kota yang unik. "Tujuan akhir yang kami inginkan yaitu Solo mampu menyedot wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri," ungkapnya.
Di sisi lain, pemkot berupaya menjadikan Surakarta memiliki ciri khas yang tidak dimiliki kota lain. "Salah satunya ya dengan kereta uap yang unik itu dan berjalan di tengah kota," tuturnya.
( Arif M Iqbal /CN13 )
http://suaramerdeka.com/v1/index.php/rea...emkot-Solo
wihhh C1218 sudah di dapat masih kurang, nanti yang di Cibubur juga mau diambil juga pak?



kalau boleh tau nie ntar lok uap kelas apa yg diminta? apakah B 22, C 12, C 19 atau C 25? ![[Image: java10001.jpg]](http://www.internationalsteam.co.uk/trains/pics10/java10001.jpg)