15-07-2010, 11:10 AM
TRIP REPORT BERSAMA KA 8/ARGO LAWU
KA8/ KA Argo Lawu adalah kereta yang akan kunaiki saat ingin kembali kuliah ke Solo. KA 8 ini melayani rute Gambir (08.00) - Solobalapan (04.33) dan hanya berhenti di Stasiun Cirebon, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Klaten dan terakhir Solo balapan. Trip report ini diliput tanggal 12/07/10 sampai 13/07/10. Mohon maaf bila ada kesalahan jam, nama stasiun ataupun nama kereta, karena perjalanan malam hari membatasi saya melihat keluar karena rasa ngantuk, menjaga agar tidak dicurigai orang dan keterbatasan cahaya. Maaf kalo fotonya burem karena ditake dari HP.
Perjalanan kali ini cukup unik. Mari kita saksikan!
Saya tiba di GMR pukul 18.00 untuk shalat maghrib terlebih dahulu. Disana terlihat dua rangkaian kereta eksekutif berturut-turut. 1 rangkaian kereta argo ombak + kereta toraja (Kalau saya tebak, ini argo lawu dari Solobalapan) dan dibelakangnya menyusul KA Argo Bromo Anggrek.
Pukul 18.05 saya mengecek mushola dan ternyata penuh. Akhirnya saya memutuskan makan diemperan parkiran GMR.
Samar-samar menjelang pukul 18.25 ada pengumuman bahwa KA Taksaka dari YK akan masuk di jalur 2
Di jalur 4 telah tersedia kereta Argo Parahyangan ke Bandung yang sudah dipersiapkan sejak sebelum saya datang (kayaknya...) sampai pukul 19.00 tuh kereta belum berangkat juga.
Setelah KA Taksaka masuk, KA Argo Parahyangan pukul 19.15 diberangkatkan. Saya sempat menyaksikan keberangkatannya seusai Maghrib.
Pukul 19.30 muncul rangkaian KA Ekspress Malam Sembrani (biar keren) dengan tujuan Surabaya Pasar turi. Loko penariknya kurang jelas. Stamformasinya Lok + B + 3K1 + M1 + 4K1 + BP dengan kereta terbaru INKA. Ombak laut, bukan ombak lumpur lagi.
![[Image: image007gh.jpg]](http://a.imageshack.us/img22/8089/image007gh.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Sembrani Ombak Laut bukan ombak lumpur.. Model Tirainya ditarik ke bawah
Pukul 19.42 KA Sembrani diberangkatkan dari jalur 3. Sempet memotret rangkaiannya. tapi blur.
Sampai jam segitu, belum ada tanda-tanda Argo Lawu akan muncul.
Pukul 19.46 masuk KA Argo Parahyangan Gado-gado dari Bandung. Kenapa gado-gado?? karena stamformasinya unik:
Lok + 2k2 + M1 + 3K1 argo + 1 K1 satwa
Pukul 20.00 akhirnya rangkaian argo lawu tiba juga. Ditempatkan di jalur 1 GMR. Stamformasinya unik. Lokomotif CC 20408 + 3K1 + M1 + 6K1 + BP (Kok Kereta makannya gak ditengah ya??) Saya mendapat nomor gerbong 4 Bangku 7A. Gerbong kereta yang saya dapat adalah K1-96805R dimana interiornya serba merah. Saya tebak ini punyanya argodwipangga/argo lawu tambahan sebab:
1. Pintu otomatis rusak
2. dari 2 TV LCD hanya berfungsi 1
3. Beberapa seat bangkunya tidak bisa diperbaiki
4. Ciri Khas kereta argo dwipangga adalah serba merah, sementara biasanya lawu serba biru.
![[Image: image009tn.jpg]](http://img198.imageshack.us/img198/9389/image009tn.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Penumpang Argo Lawu di Peron 1
![[Image: image010dz.jpg]](http://img39.imageshack.us/img39/2514/image010dz.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
![[Image: image019ef.jpg]](http://a.imageshack.us/img39/3996/image019ef.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Interior Argo Lawu Gerbong 4 difoto dari bangku 7A
![[Image: image020u.jpg]](http://a.imageshack.us/img820/2884/image020u.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
TV Lawu yang mati
![[Image: image013xx.jpg]](http://a.imageshack.us/img594/8610/image013xx.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Lampu di Lawu yang mengganggu, gak bisa dimatiin, gila ampe panas banget sekitaran lampu, mau tidur gak bisa gara-gara nih lampu. Petugas Prama/Praminya aja gak bisa matiin ...
Ups. Ada masalah di gerbong 4.
Sebuah keluarga yang rencananya turun di PWT memiliki tiket no. 8AB. Sementara sebelum kereta berangkat, terpogoh-pogoh sebuah keluarga juga mengaku duduk di no 8AB gerbong 4, dimana mereka mengatakan tiketnya sempat jatuh dan hilang. Jadi bagaimana??
Itu 2 keluarga tetap diijinkan naik lawu, sementara yang duduk di 8AB adalah keluarga PWT sementara keluarga yang turun di SLO duduk di bangku 4A dan 4C
Catatan : tiket kedua keluarga ini ditahan untuk penyelidikan
Pukul 20.33 KA Argo lawu berangkat. dan keanehan mulai terasa. ternyata ACnya terasa pengap. Aku berpikir, mungkin gara-gara rangkaiannya baru berangkat jadi ya pengap.
Pukul 20.45 KA terus bablas tidak berhenti di Jatinegara
Pukul 21.05 KA terus melaju menyusul KA Senja Utama Solo yang sedang berhenti di Bekasi
Pukul 21.18 Entah mengapa KA ini berjalan perlahan melewati Stasiun Cikarang
Pukul 21.31 terus melewati Stasiun Kosambi dengan kecepatan yang aduhai hingga botol minum di meja minum saya jatuh
Pukul 21.54 KA ini kembali berjalan perlahan melewati Stasiun Cikampek
Kemudian Mandeg sesaat di depan rumah Sakit Saraswati. Kemudian langsung ngebut kembali.
Pukul 22.14 Menyusul KA Sawunggalih Utama malam (CMIIW) karena cuma liat stirpping bisnis biru ke arah timur doang... jadi aku tebak itu si Sawunggalih
Pukul 22.22 Bablas melewati Pegadenbaru
Pukul 22.31 terus melewati Haurgeulis. Disinilah AC kereta ke 4 Argo Lawu ini mulai "Megap-megap" seperti asma, hingga gerbong terasa pengap. Apalagi pintu otomatis tak berfungsi sehingga terasa panas dan bau toilet karena pintu yang terbuka "otomatis" ketika KA membelok. Berisik.
Pukul 23.00 terus melewati Jatibarang.
Pukul 23.05 melewati Kertasemaya, bablas menuju Bangodua pukul 23.22
Pukul 23.26 berjalan perlahan melewati jalur 2 Stasiun Cangkring
Pukul 23.33 akhirnya KA Argo Lawu berhenti di jalur 2 Stasiun Cirebon Kejaksan. Di Jalur 3 KA Senja Jogja sudah diberi semboyan aman oleh PPKA Stasiun Cirebon
==== bersambung ====
mohon komenntnya ya rekan2 RF....
Akan bersambung ke tahap 2 karena masalah network... hehehe... maaf sekali lagi fotonya blur...
KA8/ KA Argo Lawu adalah kereta yang akan kunaiki saat ingin kembali kuliah ke Solo. KA 8 ini melayani rute Gambir (08.00) - Solobalapan (04.33) dan hanya berhenti di Stasiun Cirebon, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Yogyakarta, Klaten dan terakhir Solo balapan. Trip report ini diliput tanggal 12/07/10 sampai 13/07/10. Mohon maaf bila ada kesalahan jam, nama stasiun ataupun nama kereta, karena perjalanan malam hari membatasi saya melihat keluar karena rasa ngantuk, menjaga agar tidak dicurigai orang dan keterbatasan cahaya. Maaf kalo fotonya burem karena ditake dari HP.
Perjalanan kali ini cukup unik. Mari kita saksikan!
Saya tiba di GMR pukul 18.00 untuk shalat maghrib terlebih dahulu. Disana terlihat dua rangkaian kereta eksekutif berturut-turut. 1 rangkaian kereta argo ombak + kereta toraja (Kalau saya tebak, ini argo lawu dari Solobalapan) dan dibelakangnya menyusul KA Argo Bromo Anggrek.
Pukul 18.05 saya mengecek mushola dan ternyata penuh. Akhirnya saya memutuskan makan diemperan parkiran GMR.
Samar-samar menjelang pukul 18.25 ada pengumuman bahwa KA Taksaka dari YK akan masuk di jalur 2
Di jalur 4 telah tersedia kereta Argo Parahyangan ke Bandung yang sudah dipersiapkan sejak sebelum saya datang (kayaknya...) sampai pukul 19.00 tuh kereta belum berangkat juga.
Setelah KA Taksaka masuk, KA Argo Parahyangan pukul 19.15 diberangkatkan. Saya sempat menyaksikan keberangkatannya seusai Maghrib.
Pukul 19.30 muncul rangkaian KA Ekspress Malam Sembrani (biar keren) dengan tujuan Surabaya Pasar turi. Loko penariknya kurang jelas. Stamformasinya Lok + B + 3K1 + M1 + 4K1 + BP dengan kereta terbaru INKA. Ombak laut, bukan ombak lumpur lagi.
![[Image: image007gh.jpg]](http://a.imageshack.us/img22/8089/image007gh.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Sembrani Ombak Laut bukan ombak lumpur.. Model Tirainya ditarik ke bawah
Pukul 19.42 KA Sembrani diberangkatkan dari jalur 3. Sempet memotret rangkaiannya. tapi blur.
Sampai jam segitu, belum ada tanda-tanda Argo Lawu akan muncul.
Pukul 19.46 masuk KA Argo Parahyangan Gado-gado dari Bandung. Kenapa gado-gado?? karena stamformasinya unik:
Lok + 2k2 + M1 + 3K1 argo + 1 K1 satwa
Pukul 20.00 akhirnya rangkaian argo lawu tiba juga. Ditempatkan di jalur 1 GMR. Stamformasinya unik. Lokomotif CC 20408 + 3K1 + M1 + 6K1 + BP (Kok Kereta makannya gak ditengah ya??) Saya mendapat nomor gerbong 4 Bangku 7A. Gerbong kereta yang saya dapat adalah K1-96805R dimana interiornya serba merah. Saya tebak ini punyanya argodwipangga/argo lawu tambahan sebab:
1. Pintu otomatis rusak
2. dari 2 TV LCD hanya berfungsi 1
3. Beberapa seat bangkunya tidak bisa diperbaiki
4. Ciri Khas kereta argo dwipangga adalah serba merah, sementara biasanya lawu serba biru.
![[Image: image009tn.jpg]](http://img198.imageshack.us/img198/9389/image009tn.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Penumpang Argo Lawu di Peron 1
![[Image: image010dz.jpg]](http://img39.imageshack.us/img39/2514/image010dz.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
![[Image: image019ef.jpg]](http://a.imageshack.us/img39/3996/image019ef.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Interior Argo Lawu Gerbong 4 difoto dari bangku 7A
![[Image: image020u.jpg]](http://a.imageshack.us/img820/2884/image020u.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
TV Lawu yang mati
![[Image: image013xx.jpg]](http://a.imageshack.us/img594/8610/image013xx.jpg)
Uploaded with ImageShack.us
Lampu di Lawu yang mengganggu, gak bisa dimatiin, gila ampe panas banget sekitaran lampu, mau tidur gak bisa gara-gara nih lampu. Petugas Prama/Praminya aja gak bisa matiin ...
Ups. Ada masalah di gerbong 4.
Sebuah keluarga yang rencananya turun di PWT memiliki tiket no. 8AB. Sementara sebelum kereta berangkat, terpogoh-pogoh sebuah keluarga juga mengaku duduk di no 8AB gerbong 4, dimana mereka mengatakan tiketnya sempat jatuh dan hilang. Jadi bagaimana??
Itu 2 keluarga tetap diijinkan naik lawu, sementara yang duduk di 8AB adalah keluarga PWT sementara keluarga yang turun di SLO duduk di bangku 4A dan 4C
Catatan : tiket kedua keluarga ini ditahan untuk penyelidikan
Pukul 20.33 KA Argo lawu berangkat. dan keanehan mulai terasa. ternyata ACnya terasa pengap. Aku berpikir, mungkin gara-gara rangkaiannya baru berangkat jadi ya pengap.
Pukul 20.45 KA terus bablas tidak berhenti di Jatinegara
Pukul 21.05 KA terus melaju menyusul KA Senja Utama Solo yang sedang berhenti di Bekasi
Pukul 21.18 Entah mengapa KA ini berjalan perlahan melewati Stasiun Cikarang
Pukul 21.31 terus melewati Stasiun Kosambi dengan kecepatan yang aduhai hingga botol minum di meja minum saya jatuh
Pukul 21.54 KA ini kembali berjalan perlahan melewati Stasiun Cikampek
Kemudian Mandeg sesaat di depan rumah Sakit Saraswati. Kemudian langsung ngebut kembali.
Pukul 22.14 Menyusul KA Sawunggalih Utama malam (CMIIW) karena cuma liat stirpping bisnis biru ke arah timur doang... jadi aku tebak itu si Sawunggalih
Pukul 22.22 Bablas melewati Pegadenbaru
Pukul 22.31 terus melewati Haurgeulis. Disinilah AC kereta ke 4 Argo Lawu ini mulai "Megap-megap" seperti asma, hingga gerbong terasa pengap. Apalagi pintu otomatis tak berfungsi sehingga terasa panas dan bau toilet karena pintu yang terbuka "otomatis" ketika KA membelok. Berisik.
Pukul 23.00 terus melewati Jatibarang.
Pukul 23.05 melewati Kertasemaya, bablas menuju Bangodua pukul 23.22
Pukul 23.26 berjalan perlahan melewati jalur 2 Stasiun Cangkring
Pukul 23.33 akhirnya KA Argo Lawu berhenti di jalur 2 Stasiun Cirebon Kejaksan. Di Jalur 3 KA Senja Jogja sudah diberi semboyan aman oleh PPKA Stasiun Cirebon
==== bersambung ====
mohon komenntnya ya rekan2 RF....
Akan bersambung ke tahap 2 karena masalah network... hehehe... maaf sekali lagi fotonya blur...



![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
