Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: All About Tumapel Utama
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
bagusnya sih Malex diterusin sampe Blitar (Surabaya - Malang - Blitar pp)...tapi lokonya ada ga ya?
itok Wrote:Ceria Xie Xie Xie Xie Wah, makasih banget infonya. Trus KA ini jadwal pemberangkatannya jam berapa?

Tapi kalo KA Penataran dibuat gini, pendapatan stasiun2 kecil di jalur kantong bisa drop. Kecuali KA Tumapel Utama dihidupkan lagi dengan rangkaian dan jadwal yang berbeda dengan Penataran, syukur-syukur bisa kelas bisnis biar Malang Express ada temennya.

Seingat ku, dulu dateng jam 11.45, putar lok, jam 12.00 (seingat saya)
Saya setuju jika ada ka bisnis Blitar-Sby, dinamakan Tumapel Utama aja Nyengir
pinguin Wrote:bagusnya sih Malex diterusin sampe Blitar (Surabaya - Malang - Blitar pp)...tapi lokonya ada ga ya?

kalo Blitar ada loko, tapi BB301 gitu lah... Pasrah Aja Dah
Klo g salah sih sekarang Penatran Icon tuh hampir sama kayak Tumapel Utama, coz kdng2 di stasiun kelas 3 banyak yang langsung.
Kmrn tgl 29 januaryi q brkt ke Wlingi dari Jember naik Logawa, trus naik Penataran Icon. Kukira di wonokerto, sukorejo, ama sengon berhenti eh malah tidak. KA ini langsung, tapi jika ada penumpang KA ini bisa berhenti.Yang langsung tu, wonokerto, sukorejo, sengon, pakisaji, ngebruk, pohgajih.
Untuk masalah lok, gak masalah kalo pake CC 201/203 nya Sidotopo. Tinggal kereta nya ja, mo ditulis ML (Malang) atau SDT (Sidotopo) seperti Malex. Kecuali kalo di Blitar dijadikan Dipo Kereta. Atau lihat aja dimana kereta itu menginap/stabling paling lama. Kalo Tumapel jalan siang hari dan pemberangkatan pertama (paling pagi) dari Blitar, ya lebih baik perawatannya diamanahkan ke BL (Blitar) aja.

Trus Tumapel yang dulu gimana? Punya Dipo SDT, ML pa BL?
Stamformasi-nya gimana? Full Bisnis pa campur dengan Ekonomi?
dulu tumapel yang keberangkatan pertama, ada yang dari malang. ada yang dari blitar..
Dipo kereta-nya masih blitar. Full ekonomi, semua.
Full ekonomi, en biasanya yg narik BB301 / BB304, tapi cuuuuuepeeet banget, kalo sekarang ya kayak ditarik CC203 Ceria
Dulu Full ekonomi biasanya 5 gerbongan. tp diponya saya nggak tau, whong masih kecil (TK mungkin) jd saya ya nggak memperhatiin. Ehhh... setelah uda jd railfans, kehilangan Tumapel duluan...
Kita sudah mengenal kerajaan terbesar di Jawa Timur pada masa Hindu-Budha, Kerajaan Singosari, Kerajaan Kediri dan kerajaan Majapahit. Raja pada dinasti ketiga kerajaan tersebut masih memiliki hubungan saudara. Kita tidak akan lupa mengenai kejayaan sejarah Indonesia di masa dulu.

Sekarang kejayaan dari ketiga kerajaan Hindu – Budha masih menggema sampai sekarang. DAOP 8 Surabaya pada tahun 1980 menjalankan KA bernama RAPIH Dhoho dan KA Tumapel. Nama Dhoho diambil dari nama ibukota kerajaan Kediri yang juga bernama Dhoho. Nama Tumapel pada masa kerajaan singosari merupakan nama ibukota sama dengan kerajaan Kediri.

Pada masa itu KA Rapih Dhoho berjalan melintasi dari Surabaya-Mojokerto-kertosono-Kediri-blitar dengan satu kali perjalanan pulang pergi. Dengan menggunakan rangkaian 4 K3 dengan masih menggunakan lok BB 301/304. Animo masyarakat pada masa itu juga banyak hingga sekarang.

KA Tumapel pada masa tahun 1980 masih mengantarkan untuk jalur Surabaya – Malang untuk dua kali perjalanan pulang pergi. Dengan rangkaian yang sama 4 K3 dengan mengunakan lokomotif BB 303 (dimiliki dipo Malang), dengan track yang sangat sulit Lok BB 303 ini ditugaskan untuk menarik rangkaian KA tumapel pada masa itu. Pada tahun 1983 KA Tumapel ini berubah menggunakan K3+ sehingga KA Tumapel berubah nama menjadi KA Tumapel Utama dengan rangkaian yang sama. KA ini memang dibentuk seperti sekarang yaitu penataran ikon.
Pada tahun 1984 KA Tumapel sudah tidak ada lagi, KA Tumapel yang semula melintasi koridor Malang-Surabaya kemudian dirubah menjadi KA Penataran. Dengan melintasi koridor Surabaya-Malang-Blitar, dengan perjalanan 2 kali PP. Nama Penataran diambil dari nama Candi peninggalan kerajaan Majapahit, yang berada di Penataran, Blitar.

Pada masa 90-an KA Penataran dan KA Rapih-Dhoho melakukan perjalanan memutar yaitu perjalanan dari Surabaya-malang-blitar-kertosono-surabaya. KA Rapih Dhoho dan KA Penataran merupakan rangkaian kereta yang sama. Ketika Di Surabaya apabila KA tersebut melintasi koridor SB-ML-BL nama KA-nya adalah Penataran. Dan ketika melintasi koridor SB-KSN-BL dinamakan KA Rapih Dhoho. Dan juga no perjalanannya ketika SB-ML-BL dengan SB-KSN-BL ketika memutar di Blitar juga berubah.
Klo g salah sih KA Tumapel Utama tuh berhenti tahun 2000-an. Coz q pada tahun itu masih SD n sering sekali pulang ke Blitar bersama dengan keluarga naik KA ini.
Iya... saya masih ingat KA Tumapel Utama mati pd tahun 2000an. waktu itu saya masih TK.
Jadi ingat pas lokonya pindah posisi, lewatnya nggak lewat spoor langsir, tapi lewat sebelah dipo, aku liat tu loko mau ke mana kok ilang setelah lewatin utaranya dipo blitar, ternyata di situ ada tembusannya...
BTT (back to tumapel) Ceria
ini Info yang diberikan oleh bapak KAHUMAS DAOP 8 SB jadi valid dan eksak
Pages: 1 2 3 4 5 6 7