Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: Soalan Kereta Khusus Wanita (di Jabodetabek)
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6
mas Dana ini ada-ada aja...
Nanti malah kabin masinis berantakan, atau penumpang nya gak bisa turun.
(27-Jul-2011 16:09 PM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]Sebetulnya bisa kalau mau :
1. Tiap pintu antar sambungan (KRL gak punya bordes) dikunci dan dijaga 1 orang Polsuska atau pun Satpam cewek.
2. Sosialisasikan ke masyarakat kalau paling depan dan belakang apapun itu klasnya (kecuali Langsam) khusus utk wanita + yg bawa anak2 kecil < 10 th dan lansia.
3. Biasakan penjatahan kereta khusus wanita setiap hendak berangkat dari stasiun awal agar yang di beberapa stasiun persinggahan dapet jatah di kereta paling depan dan belakang.
4. Asumsi mayoritas pada keluar di stasiun Cawang, Tebet dan Manggarai, maka sedari stasiun Bogor kapasitas 1 kereta (bukan gerbong) mampu dimuati semisal 100 penumpang (termasuk yang gelantungan), maka terhitung sampai dengan stasiun Tanjung Barat saja totalnya 11 stasiun harus terisi minimal 10 orang di tiap stasiun persinggahan.
5. Cara yang paling ekstrem yang mungkin teman2 dengar, yaitu mengunci 6 pintu kiri - kanan kereta di tiap yang paling depan dan belakang dari 1 rangkaian yang ada sehingga para wanita + yg juga bawa anak2 mrk apabila hendak keluar - masuk KKW di tiap stasiun persinggahan harus dengan melewati pintu kabin masinis. Gunanya apa? Meminimalisir mrk yg memaksa masuk ke KKW yang tersedia selain wanita, anak2 < 10 tahun dan lansia. Dari stasiun awal keberangkatan bolehlah semua pintu si KKW terbuka. Tapi begitu berangkat pintu semua menutup sampai tiba di stasiun akhir dalam hal ini Jakarta Kota. Berlaku juga untuk koridor lainnya.

Tapi, entahlah... mungkin cara2 aku ini masih terdengar ekstrem dan kurang masuk di akal sih yah....

Perlu diingat bahwa kabin masinis KRL bukan tempat untuk penumpang, dan pengguna tak berizin dilarang masuk ke dalamnya.

Saya rasa solusi menaikturunkan pengguna wanita + anak-anak melalui kabin masinis sangat tidak tepat, karena pintu kabin yang sempit kurang memberi ruang bagi mereka dan bisa menambah waktu berhenti di setiap stasiun.

Untuk sterilisasi KKW kelas ekonomi sendiri tentu saja perlu dipertimbangkan lebih jauh apalagi pada jam sibuk, karena pernah ada kejadian KKW di Commuter Line tidak steril akibat penumpukan penumpang dan semua pintu diganjal serta adanya atapers bandel di atap KKW.
Yang tersisa sebuah bangku kosong....


Uploaded with ImageShack.us
Ini terjadi di KKW Rheostatic yg notabene utk Klas Ekonomi... Ini perlakukan Vandaliser atau inovasi dari PT. KA yah??? Sisain buat orang cacat yang pake kursi roda gitu,...New_pasrah
Baru tau kalo ternyata di KRL ekonomi ada pengumuman kayak ginian....


Kereta Khusus Wanita, berlaku jam 06.00 - 09.00 sama 16.00 - 19.00....
Pernah diberlakukan atau cuman plakat aja ya, kok ga pernah tau ada kayak ginian....
Gak berlaku mas... Hari gini KRL panas sauna extra hot gitu mah pengennya dicelahin sebanyak mungkin sekat2. Makanya mrk pd berebut masuk dan keluar... Gak peduli strata, gak peduli laki perempuan banci tomboi, gak peduli anak bayi atau hewan, gak peduli artis politikus pedagang atau apapun itu wujudnya...
Pages: 1 2 3 4 5 6
Reference URL's