Semboyan35, Indonesian Railfans

Full Version: (ask) komuter jakarta - bogor
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3
mo nanya ne gan...kemaren dapet ingpo kalo komuter jakarta-bogor rencana bakalan hanya sampai di stasiun cilebut ya? New_bingung terus stasiun bogor cm jadi dipo KRL...tengkyu gan semoga jawaban agan2 bisa bikin ane plong soalny kepikiran mulu... New_xiexie
Info dari mana mas...Stasiun Cilebut akan sulit dijadikan Stasiun Utama Bogor....masalahnya transportasi menuju Cilebutnya yang sulit. Jalan Utama Stasiun Cilebut kekota Bogor hanya melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar. Jalan penghubung tersebut sangat sempit (sekitar 3 mtr ) dan hanya bisa dilalui kendaraan kecil. Pelebaran jalan sulit dilakukan karena dipinggir sungai. Bayangkan ribuan Kommuter harus melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar yang saat inipun selalu crowdid ; jangan2 nggak bakalan nyampe ke stasiun Cilebut karena sudah terjebak kemacetan.
(30-Sep-2010 17:00 PM)lalakibageur Wrote: [ -> ]Info dari mana mas...Stasiun Cilebut akan sulit dijadikan Stasiun Utama Bogor....masalahnya transportasi menuju Cilebutnya yang sulit. Jalan Utama Stasiun Cilebut kekota Bogor hanya melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar. Jalan penghubung tersebut sangat sempit (sekitar 3 mtr ) dan hanya bisa dilalui kendaraan kecil. Pelebaran jalan sulit dilakukan karena dipinggir sungai. Bayangkan ribuan Kommuter harus melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar yang saat inipun selalu crowdid ; jangan2 nggak bakalan nyampe ke stasiun Cilebut karena sudah terjebak kemacetan.

Ide gila banget itu Stasiun cilebut bakal dijadikan stasiun Utama,Mengingat letaknya di kabupaten bogor,Dan akses kesana yang sulit dari semua kecamatan di kota bogor,bisa berkali-kali naek angkot
katanya si pengembangan wilayah gitu...karena terminalnya pun rencana bakalan dipindah dijalan outer ring road situ...tp ya ga tau saya mah kebenarannya seperti apa...saya juga cuma menanyakan New_bingung barangkali ada RF'ers bogor yg tahu kondisi ini bisa menjelaskan...tengkyu atas ingponya tadi...New_xiexie
(01-Oct-2010 03:14 AM)mbahjojog Wrote: [ -> ]katanya si pengembangan wilayah gitu...karena terminalnya pun rencana bakalan dipindah dijalan outer ring road situ...tp ya ga tau saya mah kebenarannya seperti apa...saya juga cuma menanyakan New_bingung barangkali ada RF'ers bogor yg tahu kondisi ini bisa menjelaskan...tengkyu atas ingponya tadi...New_xiexie

kalo saya tahunya terminal baru,,, deket kampus sama kosan saya,,, tanahnya udah kosong tinggal di bangun,,, kalo masalah stasiun saya baru :dadagh:tau
ini bener2 ide ngawur. stasiun bogor kan dekat sama pusat kota.. lagipula kalo krl cuma sampai cilebut, orang2 yang pada mau ke bogor nyambung pakai apakah? angkot? bus? malah bikin tidak efisien saja.

saya bener2 gak ngerti sama wacana ini. disangkanya stasiun ka sama dengan terminal bus/angkot, yang harus dipindah ke luar kota karena bikin macet dan semerawut. justru letak keunggulan stasiun ka itu mampu menembus pusat kota tanpa menimbulkan kemacetan di jalan2 dalam kota ybs.
Yang saya Stasiun BOO itu kan salah satu cagar budaya d Bogor, masa iya d non-aktifkan??
(30-Sep-2010 19:46 PM)titotea Wrote: [ -> ]
(30-Sep-2010 17:00 PM)lalakibageur Wrote: [ -> ]Info dari mana mas...Stasiun Cilebut akan sulit dijadikan Stasiun Utama Bogor....masalahnya transportasi menuju Cilebutnya yang sulit. Jalan Utama Stasiun Cilebut kekota Bogor hanya melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar. Jalan penghubung tersebut sangat sempit (sekitar 3 mtr ) dan hanya bisa dilalui kendaraan kecil. Pelebaran jalan sulit dilakukan karena dipinggir sungai. Bayangkan ribuan Kommuter harus melalui Jl Baru / Jl LH Sholeh Iskandar yang saat inipun selalu crowdid ; jangan2 nggak bakalan nyampe ke stasiun Cilebut karena sudah terjebak kemacetan.

Ide gila banget itu Stasiun cilebut bakal dijadikan stasiun Utama,Mengingat letaknya di kabupaten bogor,Dan akses kesana yang sulit dari semua kecamatan di kota bogor,bisa berkali-kali naek angkot

CLT Letaknya masih di Kota Bogor.

(29-Sep-2010 16:44 PM)mbahjojog Wrote: [ -> ]mo nanya ne gan...kemaren dapet ingpo kalo komuter jakarta-bogor rencana bakalan hanya sampai di stasiun cilebut ya? New_bingung terus stasiun bogor cm jadi dipo KRL...tengkyu gan semoga jawaban agan2 bisa bikin ane plong soalny kepikiran mulu... New_xiexie

Kalau tidak salah BJD yang dimaksud. Pernah dengar rencana tersebut, rencana bersama bupati dan walikota Bogor. Alasannya karena sekitar Sta. BOO tidak ada dampak positif khususnya bagi PAD. Yang ada sekitar sta.BOO hanya macet,PKL,kumuh,semerawut, dll.
Sebenarnya tinggal ditata saja lingkungan sekitar Sta.BOO.
edun, kalo BOO cuma jadi dipo, trus Bumi Geulis gimana dunk???
kalo info yg saya denger dari pemda kabupaten Bogor sih, Cilebut yg bakat dibuat Stasiun Besar menggantikan stasiun Bogor. Tanah untuk perluasan stasiun udah siap, tinggal tunggu kesiapan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) aja.
Untuk stasiun Bogor masih berfungsi sebagai stasiun, hanya frekuensi kedatangan-keberangkatan KA dikurangi

kalo info di media cetak mungkin dibawah ini
Quote:
Jum'at, 16 Juli 2010 , 13:32:00
RY Minta Stasiun Bogor Pindah ke Cilebut



SUKARAJA - Kemacetan di wilayah Bogor sudah menjadi persoalan klasik. Salah satu penyebab menumpuknya jumlah kendaraan di Kota Bogor, karena terfokusnya pemberangkatan kereta api dari Stasiun Bogor.

Untuk itu, Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor kini berupaya memecahkan masalah kemacetan di Bogor, dengan cara membatasi jumlah kereta api yang masuk ke Stasiun Bogor.

Hal itu akan diusulkan oleh Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor kepada PT. Kereta Api Indonesia (Persero) selaku operator perkeretaapian di Indonesia.

Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) mengatakan, solusi ini menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi kemacetan di Bogor. Karena dari hasil pengamatan sementara, hampir 80 persen pengguna kereta api adalah warga Kabupaten Bogor, bukan Kota Bogor.

Namun, karena keberangkatan kereta berpusat di Kota Bogor, membuat warga Kabupaten Bogor setiap harinya berduyun-duyun masuk ke wilayah Kota Bogor.

“Bagaimana Pak Wali (Diani Budiarto, red) kalau distop saja stasiun kereta di Bogor, karena 80 persen pengguna kereta adalah warga kabupaten. Dengan adanya penumpang yang berpindah dari kereta ke angkot, maka angkot berebut masuk ke wilayah jantung Kota Bogor. Ini termasuk salah satu rekayasa lalulintas yang harus kita kembangkan,” kata RY, dalam acara Bogor Economic Summit (BES), di Hotel Novotel Bogor, kemarin.

Adapun kepindahannya, lanjut dia, bisa ditunjuk stasiun utama di Cilebut. Kemudian dibuka juga akses ke Parung, Bojong dan pusat kota.

Menanggapai usulan itu, Walikota Bogor Diani Budiarto menjelaskan, saat ini banyak warga kabupaten yang ke kota terus ke kabupaten lagi. Dan rencana ini bukan pengambilalihan tetapi hanya memindahkan. Seperti halnya antara Stasiun Gambir dan Stasiun Kota, dan ini bukan hal baru di dunia perkeretaapian.

Harapannya, Stasiun Bogor tetap beroperasi namun pemberangkatan kereta tidak lagi dipusatkan di Kota Bogor, tetapi di Cilebut. “Stasiun Bogor masih beroperasi, seperti Stasiun Kota dan Gambir.

Sekarang tidak semua kereta masuk ke Stasiun Kota, tapi ke Gambir. Jadi hanya yang masuk ke kota yang turun di situ, sisanya turun di sana (Stasiun Gambir),” jelasnya.

Diani menegaskan, pilihan tersebut akan diputuskan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bukan oleh Pemkot maupun Pemkab Bogor. “Itu semua tergantung PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Mereka yang menentukan, kita hanya memberikan masukan,” kata Diani.(and)

dapet dari sini
Kenapa KA yang harus mengalah? New_mikir
bukankah kemacetan disana terjadi karena jumlah angkot yang sudah terlampau banyak.
Kalau memindahkan stasiun berarti juga menambah biaya untuk membangun sarana dan prasarana, serta menambah biaya hidup warga bogor dan sekitarnya yang menggantungkan hidup dengan jasa KA.
Kata teman2 saya yang kuliah di Bogor sampai menjuluki Bogor sebagai surganya angkot Tongue New_peace
(02-Oct-2010 10:02 AM)raditiya Wrote: [ -> ]Kenapa KA yang harus mengalah? New_mikir
bukankah kemacetan disana terjadi karena jumlah yang sudah terlampau banyak.
Kalau memindahkan stasiun berarti juga menambah biaya untuk membangun sarana dan prasarana, serta menambah biaya hidup warga bogor dan sekitarnya yang menggantungkan hidup dengan jasa KA.
Kata teman2 saya yang kuliah di Bogor sampai menjuluki Bogor sebagai surganya angkot Tongue New_peace

Kalo soal kenapa KA yg harus ngalah; permasalahan utamanya adalah ANGKOT. coba aja ente maen ke Sta. BOO pas jam sibuk trus liat di luar pekarangan Sta. BOO pasti ngerti kenapa ...........
soalan sarana prasarana; tanah buat bikin Sta. & fasilitas pendukung udah siap tinggal dibikin aja (kata orang pemkab Bogor) New_bingung New_bingung tinggal nanti masalah yg timbul adalah Banyak ANGKOT yg ngetem disekitaran Sta. Cilebut belon ditambah ojek. ya.... jadinya macet lagi deh.....New_demam, ga percaya maen aja ke sta Cilebut trus liat deh di luarnya.....


"Out of Topic"
Selain dijuluki kota hujan, Bogor juga dijuluki kota angkot
kita ambil contoh trayek 03 Baranangsiang - Bubulak, tahun 2004 data jumlah angkutan resmi yg melayani trayek ini sebanyak 1000 armada belon yg ga resmi alias armada ga terdaftar
kalo soal angkot, itu urusannya dishub. makanya jangan kelewat obral trayek tapi gak memperhitungkan kapasitas jalan yang ada. maunya cuma duitnya doang.

gak cuma bogor, depok juga punya masalah yang sama. lama2 bisa ketularan bogor macetnya.
Gak masuk akal itu ide RY...Yang ada buat ngurangi kepadatan stasiun bogor buat tuh stasiun baru di daerah kedung badak di atas Under Pass...sarana parkir sangat luas di dekat gedung ex Hypermart....
(03-Oct-2010 19:52 PM)ady_mcady Wrote: [ -> ]kalo soal angkot, itu urusannya dishub. makanya jangan kelewat obral trayek tapi gak memperhitungkan kapasitas jalan yang ada. maunya cuma duitnya doang.

Saya juga heran, namanya peremajaan, tetapi plat nomornya berbeda. Ini peremajaan atau penggandaan?New_bingung
Kalau digeser kearah utara saya kurang setuju, merepotkan orang kota Bogor kalau digeser ke selatan baru, seperti Batu Tulis ide bagus. Mengcover penumpang KRL dari arah timur dan selatan Bogor, jadinya mereka tidak perlu jauh-jauh naik angkot. Hanya tidak lahan..
Pages: 1 2 3
Reference URL's