Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Going holiday with InterCity 575 and 576
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2
Mohon izin membuat thread baru seputar laporan perjalanan di Rumania menggunakan KA InterCity 575/576 Bucureşti – Galaţi PP...

Going holiday with InterCity 575 and 576

By: d'tRAiNeR

01 Agustus 2008. Setelah perencanaan yang cukup matang akhirnya saya dan ayah saya memutuskan untuk mengisi waktu liburan musim panas dengan berkunjung ke rumah seorang kenalan, sesama warga Indonesia, yang bekerja kota Galaţi. Dan sudah cukup lama saya ingin mencoba bepergian menggunakan kereta kelas InterCity di Rumania. Maka sore harinya kami mendatangi agen penjualan tiket resmi dan memesan tiket InterCity (IC) 575 Bucureşti – Galaţi untuk keesokan harinya. Saya lupa berapa tarif normalnya, tapi berhubung ada discount untuk pelajar dan mahasiswa maka tarif untuk saya berkurang menjadi RON 48,80 (US$ 19,52 untuk kurs 1 US$ = RON 2,50, alias Rp. 185.440,-) sekali jalan. Tertera di tiket bahwa kami mendapat jatah di gerbong 5, saya di seat 66 dan ayah saya di seat 64.

[Image: 5396904935_f6fede6585_b.jpg]

Singkat kata, akhirnya tibalah saatnya kami untuk memulai liburan kami. Takut ketinggalan kereta, kami bangun jam 04:30 pagi. Setelah sarapan, mandi, dan melakukan persiapan terakhir sebelum keberangkatan, kami pun meninggalkan rumah sekitar pukul 06:00. Beruntung bus 105 yang akan mengantar kami ke Gara de Nord datang tepat waktu, sehingga kami pun tiba di stasiun pukul 06:30. Tertulis di papan pengumuman bahwa rangkaian IC 575 tersedia di jalur 10. Tapi, anehnya, yang tersedia di jalur 10 justru KA jarak jauh tujuan Budapest, Hungaria, yang berangkat pukul 06:30.

Setelah ditinggalkan KA tujuan Budapest, hanya terlihat di peron penumpang satu KA dengan kami. Sambil menunggu rangkaian dilangsirkan ke jalur 10, saya meminta tolong kepada ayah saya untuk memotret saya yang sedang duduk menunggu datangnya kereta.

[Image: 5396905765_012ab085e4_b.jpg]

Singkat kata, pukul 06:45 rangkaian masuk jalur 10. Ternyata rangkaian tersebut dibersihkan terlebih dahulu di dipo sebelum dipersiapkan di jalur 10, oleh karena itu baru dilangsirkan 15 menit sebelum keberangkatan. Saking terkagum-kagumnya saya dengan rangkaian InterCity yang baru pertama kalinya saya tumpangi, jadi lupa untuk merekam detik-detik keberangkatan IC 575 tepat pukul 07:00. Tapi, saya tidak lupa untuk kembali narsis di dalam kereta.

[Image: 5396906447_d17d9e8bf7_b.jpg]

Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, kami mendapat jatah kursi di gerbong 5. AC dan automatic sliding door berfungsi dengan baik, sehingga hawa di dalam kereta terjaga kesejukannya. Di papan LED kecil di atas sliding door tertera kota tujuan (Galaţi) dan nomor gerbong (Vagon 5)…

[Image: 5396908283_4c1a5a1aae_b.jpg]

Sayangnya, titik lemah dari rangkaian sekelas Eksekutif di Indonesia ini adalah, tidak semua rangkaian kursinya tidak berhadap-hadapan sehingga memiliki foot rest dan reclining seat. Apalagi dengan kehadiran meja di antara kursi yang berhadapan, membuat ruang istirahat untuk kaki terasa sempit. Jika mau merasakan kenyamanan reclining seat berikut foot rest, Anda harus membayar lebih untuk mendapatkan tiket di gerbong Special. Cukup aneh juga desain K1-nya Rumania ini, padahal orang-orang Rumania itu kakinya panjang-panjang semua…

Apalagi kalau rasa kantuk sudah mengetuk di depan pintu, susah sekali rasanya untuk mendapatkan posisi tidur yang nyaman, seperti yang dialami seorang penumpang di foto berikut. Beruntung saat itu kereta tidak terlalu penuh dikarenakan jadwal keberangkatan pagi, maka si cewek pun bisa mengubah posisi tidurnya senyaman yang dia inginkan…

[Image: 5397509004_3a83e3024e_b.jpg]

Tapi, setidaknya, bagi para penumpang yang tidak bisa tertidur ada hiburan berupa pemandangan ladang hijau dan berbunga yang cukup luas di sepanjang perjalanan…

[Image: 5397506694_4709704fc1_b.jpg]

To be continued…
^^

lanjuuuut mas.....
enak udah bisa maen2 ke luar..Ngiler
Lanjoetkan, mas.
Part 2

Singkat kata, jam 07:46 kami tiba di pemberhentian pertama, PloieÅŸti Sud, kurang lebih 60 kilometer utara BucureÅŸti. Saat itu stasiun masih sepi dan tidak terlihat keberadaan kereta lain di stasiun tersebut. Tidak lama kemudian, pukul 07:48 satu rangkaian kereta ketel dilangsirkan ke jalur 1, dan IC 575 kembali diberangkatkan.

Pukul 08:53 kereta kami pun tiba di pemberhentian berikutnya, Buzău. Sebelum memasuki area stasiun terdapat satu rangkaian kereta penumpang lokal yang diam di dipo rangkaian Stasiun Buzău.

[Image: 5396920509_dff700bca6_b.jpg]

Tidak tahu masuk jalur berapa, yang pastinya di samping IC 575 tersedia rangkaian KA Accelerat relasi Câmpina-Galaţi-Bucureşti. Terlihat para petugas PPKA sedang bercakap-cakap dekat jendela tempat duduk kami berada. Saya pun tidak lupa untuk memotret hal tersebut.

[Image: 5396921479_eafdc34971_b.jpg]

Selain InterCity, rangkaian KA yang ingin saya coba adalah rangkaian double-decker seperti pada gambar diatas. Sayangnya, sampai kepulangan saya dan ayah saya tanggal 07 Oktober 2008 hal ini belum pernah terwujudkan. Moga-moga, di kemudian hari, bakal muncul gerbong-gerbong DD di Indonesia (kalo ga salah udah pernah ada, tapi tidak pernah dioperasikan).

Seperti ada lagu berbunyi: Keretaku tak berhenti lama…, begitu pula halnya dengan IC 575. Kereta yang kami tumpangi ini pun berangkat kembali pukul 08:55, hanya 2 menit sejak tiba di Buzău. Pukul 09:46 kereta memasuki Stasiun Făurei dan diberangkatkan 3 menit kemudian. Bosan duduk di kursi, saya pun beranjak untuk memantau gerbong-gerbong lainnya. Kebetulan KM-nya terdapat persis di depan gerbong 5, sehingga gerbong tersebut menjadi sasaran jepretan kamera saya berikutnya.

Tatanan kursinya tidak berbeda jauh dengan di gerbong Eksekutif lainnya, konfigurasi 2-2 berhadapan, dengan meja di tengahnya. Bedanya dengan di gerbong penumpang, meja di KM bisa dilipat bagian ujungnya, mungkin agar tidak terlalu menyusahkan penumpang ketika ingin masuk atau keluar. Anehnya, tidak terdapat tempat khusus untuk wadah minuman. Sebagai tambahan, gerbong ini adalah satu dari dua gerbong IC 575 yang dipasangkan TV, itupun saat itu tidak dioperasikan…

KM kereta IC 575 tujuan Galaţi, nomor gerbong 4

[Image: 5397521526_19d2ef44df_b.jpg]

[Image: 5397522938_842ce4a703_b.jpg]

TV di dalam KM

[Image: 5396923029_e7cd846e60_b.jpg]

Meja KM, yang dapat dilipat

[Image: 5396924503_4cb93ef4ec_b.jpg]

To be continued…
hadew... stasiunya koq buluk gitu ya, kayak di india
senderannya tinggi banget en kliatane posisi gak enak klo bwad bobok
(29-01-2011, 07:00 PM)eksazawa Wrote: [ -> ]hadew... stasiunya koq buluk gitu ya, kayak di india

Itulah kekurangan dari sistem pengelolaan stasiun di Rumania. Tidak semua stasiun kondisi fisiknya bagus. Padahal Buzău itu ibu kota provinsi, tapi fisik stasiunnya tidak lebih bagus juga dengan stasiun kecil...

(29-01-2011, 07:03 PM)wedhoez Wrote: [ -> ]senderannya tinggi banget en kliatane posisi gak enak klo bwad bobok

Sebenarnya sih senderannya emang dirancang buat orang-orang berpostur tubuh tinggi. Tapi kondisi kursi yang non-reclining seat (padahal Executive Class) itu yang membuatnya jadi kurang nyaman...

Lanjut reportnya...

__________________________________________________

Part 3

Saya pun beranjak ke gerbong selanjutnya sampai akhirnya tiba di gerbong Special Class yang berada tepat di belakang lokomotif. Di dalamnya hanya terdapat segelintir penumpang, itupun semuanya turun di Stasiun Brăila jam 10:23. Sehingga, selepas Brăila, tinggallah saya sendirian di dalam gerbong tersebut. Kesempatan sendirian itu saya gunakan sejenak untuk merasakan bedanya duduk di gerbong Special Class, tapi dengan tiket Executive Class, walau tetap, buat saya, tidak senyaman naik KA Eksekutif Argo di Indonesia…

Reclining seat, tapi ga tahu (dan ga bisa nanya, ga ada orang disitu) cara miringinnya, foot rest yang super kecil, dan mini TV yang tidak dioperasikan. Anehnya lagi, tersedia mini bar di dalamnya, tetapi tidak terdapat makanan, minuman, ataupun prama/prami yang bertugas melayani penumpang…

Interior nuansa biru tua

[Image: 5397537498_a804b3f5ac_b.jpg]

Interior nuansa merah

[Image: 5396937509_ea7846e311_b.jpg]

Mini bar yang sekedar „pajangan museum”…

[Image: 5396936417_62d01eb1d2_b.jpg]

[Image: 5397538504_e1f6107838_b.jpg]

Foot rest yang aduhai kecilnya (bukan iklan promosi sepatu)…

[Image: 5396941529_6d3a37ec72_b.jpg]

[Image: 5396940421_a1454d45a6_b.jpg]

Setelah menikmati Special Class-nya IC 575, saya pun kembali ke tempat duduk saya di gerbong 5, Executive Class. Tak terasa sudah pukul 11 siang dan laju kereta diperlambat. Kami pun tiba di pemberhentian akhir, Galaţi Nord.

Baru setengah perjalanan, masih akan kembali dengan perjalanan pulang!
Untuk menyamanan duduk saya rasa msh nyaman Argo di Indonesia.Tapi,utk penampilan (kerapian,kebersihan,fasilitas yg berfungsi baik misal AC;pintu sliding;dll,keindahan furniture) msh bagus kereta ini.
(29-01-2011, 08:04 PM)Michael Arka Wrote: [ -> ]Untuk menyamanan duduk saya rasa msh nyaman Argo di Indonesia.Tapi,utk penampilan (kerapian,kebersihan,fasilitas yg berfungsi baik misal AC;pintu sliding;dll,keindahan furniture) msh bagus kereta ini.

Andai yang baik-baiknya bisa digabung (kursi full reclining seat plus foot rest, bahkan leg rest yang cukup lebar punya KA Eksekutif Argo di Indonesia dengan kerapihan dan kebersihan punya KA InterCity di Rumania), pasti lebih bagus deh. Apalagi, untuk beberapa InterCity di Rumania, ada gerbong "Business Class", dimana sebagian dari kursinya kayak di pesawat, ada TV kecil di setiap kursi...

Back to report...

_________________________________________________

Part 4

04 Agustus 2008. Setelah menikmati liburan bersama kenalan sesama orang Indonesia di Galaţi, kami berencana untuk pulang keesokan harinya. Kebetulan kenalan ayah saya ini bekerja di perusahaan pembuat kapal di Galaţi, salah satu kota pelabuhan dan pusat galangan kapal di Rumania, maka pagi harinya kami diajak ke galangan kapal dan melihat sebuah kapal besar yang sedang dibangun. Setelah puas mengelilingi seluruh kapal, kami kembali ke kota untuk memesan tiket KA IC 576 tujuan Bucureşti Nord. Kembali saya dapat harga discount sebesar RON 48,80 (Rp. 185.440,-).

Singkat kata, jam 12:45 kami tiba di Stasiun KA GalaÅ£i Nord. Masih ada waktu 55 menit sebelum keberangkatan KA IC 576, tepat pukul 13:40. Ternyata, rangkaian telah tersedia di jalur 1. Tetapi, 20 menit sebelum keberangkatan, akan masuk di jalur 2 KA Rapid ® 871 dari BucureÅŸti Nord. Per harinya, kalau tidak salah ada 4 kereta InterCity, 4 kereta Rapid, dan 4 kereta Accelerat relasi BucureÅŸti Nord – GalaÅ£i Nord

Tampak depan Stasiun Galaţi Nord

[Image: 5397566326_2a052eb704_b.jpg]

Papan pengumuman keberangkatan, terlihat IC 576 tujuan Bucureşti Nord via Buzău tersedia di jalur 1

[Image: 5397567248_1450242539_b.jpg]

Papan pengumuman kedatangan, terlihat R 871 dari Bucureşti Nord via Urziceni tiba pukul 13:20 dan A 1673 dari Bucureşti Nord via Urziceni tiba pukul 17:16. Kalau tidak salah IC 571 dari Bucureşti Nord via Urziceni baru akan tiba Galaţi sekitar jam 8 malam.

[Image: 5397568030_8a2b46d181_b.jpg]

Usut punya usut, teman ayah saya bercerita bahwa stasiun ini baru saja direnovasi. Pasca renovasi, Galaţi Nord dilengkapi ruang tunggu ber-AC di lantai dua, plus escalator dan lift bagi penyandang cacat.

Escalator Stasiun KA Galaţi Nord

[Image: 5397568836_b37036825b_b.jpg]

Sală de Aşteptare – Ruang Tunggu Penumpang

[Image: 5396970963_b9574c66d3_b.jpg]

Lift bagi penumpang, khususnya penyandang cacat

[Image: 5397570256_6b07e39005_b.jpg]

Sayang, stasiun sebesar ini tapi manusia yang beraktivitas di dalamnya hanya sedikit. Saat itu, jumlah penumpang tujuan Bucureşti Nord pun tidak banyak. Maklum, liburan musim panas di Eropa dimanfaatkan warga untuk berlibur ke pantai. Tidak seperti di Indonesia, yang hampir 12 bulan dalam setahun bisa menikmati hari cerah, di Eropa yang 4 musim antara bulan November sampai awal Februari penduduknya dibuat „sengsara” oleh turunnya salju, sehingga mereka hanya bisa menikmati indahnya pantai di musim panas.

To be continued…
Thread ini kayaknya Thread Pertamax yang membahas Laporan Perjalanan menggunakan Kereta Api di Luar Negeri
Nice Trip Report Mas d'trainer.
Kapan yah saya bisa jalan-jalan menggunakan KA di Luar Negeri?
Ingin merasakan suasana naik KA Luar Negeri Ngiler
btw, Mas d'trainer tinggal di Rumania berapa tahun?

(29-01-2011, 03:45 PM)dtRAiNeR Wrote: [ -> ][Image: 5396905765_012ab085e4_b.jpg]

Lokomotif di Rumania kebanyakan bentuknya seperti BB301/BB304 Kabinnya Ganda. Cuma bedanya disana Lokomotifnya listrik disini Lokomotifnya Diesel Elektrik
Pages: 1 2