hmm saya sudah cari di trit loko uap namun tidak ada yang membahas ini.
Saya mau tanya dulu saya pernah baca di MKA dan web2 lain tentang kereta api di padang yang ber gerigi nah lokonya adalah E10 dan
D18.
Nah ada yang tau dari mana D18 itu berasal dan konfigurasinya ??
kalo bisa gambarnya sekalian biar memperjelas loko ini karena sampai sekarang jejak D18 belum ketemu oleh saya..

Lok uap D18, menurut buku 'PNKA Power Parade" nya Durrant pada tahun 70 an tersisa 2 buah dalam kondisi mangkrak di depo Padang. Sesudah itu tak ada catatan lagi, mungkin perlu ditanyakan ke PT. KAI Sumbar.
Di buku itu ada gambar-nya (maaf gak punya scanner). Bentuknya mirip E10 yang beda konfigurasi roda-nya. kalau kalau E-10 lima pasang roda penggerak, D 18 memiliki 4 pasang roda penggerak di tambah 1 pasang trailing wheel di belakang.
kalau E10 tersisa dua, satu di Sawahlunto dalam kondisi operasi, satu di museum TMII.
Lok lain yang di padang adalah C33. (ada di padang 1, muaro sijunjung 1, pekanbaru 1, TMII, 1)
(05-05-2011, 08:27 AM)Nashiruddin Wrote: [ -> ]Lok uap D18, menurut buku 'PNKA Power Parade" nya Durrant pada tahun 70 an tersisa 2 buah dalam kondisi mangkrak di depo Padang. Sesudah itu tak ada catatan lagi, mungkin perlu ditanyakan ke PT. KAI Sumbar.
Di buku itu ada gambar-nya (maaf gak punya scanner). Bentuknya mirip E10 yang beda konfigurasi roda-nya. kalau kalau E-10 lima pasang roda penggerak, D 18 memiliki 4 pasang roda penggerak di tambah 1 pasang trailing wheel di belakang.
kalau E10 tersisa dua, satu di Sawahlunto dalam kondisi operasi, satu di museum TMII.
Lok lain yang di padang adalah C33. (ada di padang 1, muaro sijunjung 1, pekanbaru 1, TMII, 1)
hmm apakah ada sebuah dokumentasi mengenai loko ini ??

Quote:data teknis lok D18
(sumber = http://www.members.tripod.com/~keretapi/tech_data.html)
wheel arrangement : 0-8-2RT (Rack)
driver diameter : 1000 mm
cylinder dimension : 450x480/450x480 mm
boiler pressure : 14 atm
Adhesive Weight : 40.0 ton
Service Weight : 50.0 ton
Grate Area : 1.85 m2
Heating Surface : 103.3 m2
SuperHeating Surface : -
Tractive Effort : 12000 kg
berdasarkan data2 teknis diatas, kayaknya lok ini bukan tipe kompon. sama halnya dengan E10, meskipun ada dobel silinder, tapi ukuran silindernya sama. hal ini berbeda dengan lok2 sistem kompon tekanan tinggi-rendah dimana ukuran silindernya berbeda untuk silinder bertekanan tinggi dengan yang bertekanan rendah.
jadi dari 3 jenis lok gigi (B25, D18, E10), sepertinya hanya B25 yang menggunakan mesin kompon mengingat ukuran silindernya beda.
cmiiw...
Technical drawing D18 dari webnya mbah Rob Dickinson.
![[Image: ford587.jpg]](http://www.internationalsteam.co.uk/java/ford/pics/ford587.jpg)