Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: KRL Bandung Metropolitan
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3
Quote:INILAH.COM, Jakarta – Pemerintah Perancis bakal turun tangan untuk mengurai kemacetan di wilayah Bandung dengan berkomitmen membangun jalur kereta listrik (KRL).

Rencananya kerja sama tersebut dalam bentuk government to government (G2G). Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah Perancis akan menyiapkan beberapa infrastruktur yang terkait dengan transportasi, penyediaan air bersih dan beberapa projek infrastruktur lainnya.

Salah satu projek tersebut adalah pembangunan jalur KRL dari Bandung hingga Cicalengka dengan nilai lebih dari US$175 juta. Proyek tersebut diberi nama Bandung Metropolitan. “Dan kalau itu dibangun maka akan membantu mengatasi keruwetan, kemacetan di daerah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Perancis juga tengah mempelajari proyek senada untuk dikembangkan di Surabaya yang masuk dalam konsep Greater Surabaya serta pengembangan energy geothermal. “Mereka juga interest sekali di bidang geothermal energi dan juga kerjasama di bidang iklim ekstrim yang di-handle oleh BMKG,” ujarnya.

Perancis juga menawarkan satelit non komersial yang berfungsi untuk prakiraan cuaca untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi iklim ekstrim, yang skemanya akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak Bappenas.

Sementara salah satu perusahaan Perancis yang telah memastikan untuk berinvestasi di Indonesia dalam bentuk B2B adalah Eramet, perusahaan tambang ternama. “Hal-hal yang berkaitan dengan investasi B2B itu tadi disampaikan oleh Perancis yaitu Eramate itu ingin mengembangkan smelter dan industri pengolahan nikel. Di Halmahera sebesar US$4-5 miliar,” ujar Hatta.

Eramet, lanjutnya, meminta jaminan investasi selama 50 tahun. “Policy kita mengatakan 30 tahun dan bisa diperpanjang 10,10 dan ini sudah tidak ada perbedaan lagi hanya sedikit saja. Dan mereka akan melaksanakan itu dalam waktu yang cepat,” ujarnya.

Sementara Menteri Keuangan Agus Martowardojo menambahkan, Eramet akan bekerja sama dengan Mitsubishi dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Dalam kunjungan ke Indonesia, Perancis membawa 40 pengusaha diantaranya para pemain lama seperti Total EP. “Saya melihat optimis sekali Perancis ini dan kita dapat meraih investasi yang cukup besar saya perkirakan dalam koridor ini tidak akan kurang dari US$10 miliar,” pungkasnya. [cms]

sumber

ini kapan realisasinya kah? pernah baca di satu koran, katanya bulan april 2011, tapi sampai sekarang blon ada tanda-tanda konstruksi LAA atau infrastruktur lain...

emang lebih baik klo jalur2 komuter di jawa mulai dielektrifikasi, trus jalur babaranjang di sumsel Xie Xie

dari cicalengka ke barat listrik dari pengereman krl bisa dipake rangkaian lain (malahan klo di swedia ada kereta biji besi yg menghasilkan listrik secara netto karena jalurnya turun terus)

buat momod, klo ada trit serupa mohon maaf, di-delete aja
waduhh bad news buat para fotograper sepur .. Sad
palingan juga baru wacana....
(20-04-2011, 09:43 AM)eling Wrote: [ -> ]palingan juga baru wacana....

wacana buat bahan program kampanye Ngakak
lho apakah sama dengan proyek elektrifikasi pdl-ccl? kayaknya thread nya sudah ada deh.

(20-04-2011, 03:12 PM)ady_mcady Wrote: [ -> ]lho apakah sama dengan proyek elektrifikasi pdl-ccl? kayaknya thread nya sudah ada deh.

Feeling saya sich ntar ujung2nya ke arah thread itu dech. Tinggal nunggu okupansi, ntar tinggal digabung sajah. Xie Xie

Perasaan saya pernah bikin postingan kya yg dibikin ama TS, tp ditrit mana ya??

waktu liat-liat Video MRT jakarta di Youtube, eh nemuin ini.

(20-04-2011, 04:52 AM)kikansha_otaku Wrote: [ -> ]
Quote:INILAH.COM, Jakarta – Pemerintah Perancis bakal turun tangan untuk mengurai kemacetan di wilayah Bandung dengan berkomitmen membangun jalur kereta listrik (KRL).

Rencananya kerja sama tersebut dalam bentuk government to government (G2G). Menko Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan, pemerintah Perancis akan menyiapkan beberapa infrastruktur yang terkait dengan transportasi, penyediaan air bersih dan beberapa projek infrastruktur lainnya.

Salah satu projek tersebut adalah pembangunan jalur KRL dari Bandung hingga Cicalengka dengan nilai lebih dari US$175 juta. Proyek tersebut diberi nama Bandung Metropolitan. “Dan kalau itu dibangun maka akan membantu mengatasi keruwetan, kemacetan di daerah tersebut,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Perancis juga tengah mempelajari proyek senada untuk dikembangkan di Surabaya yang masuk dalam konsep Greater Surabaya serta pengembangan energy geothermal. “Mereka juga interest sekali di bidang geothermal energi dan juga kerjasama di bidang iklim ekstrim yang di-handle oleh BMKG,” ujarnya.

Perancis juga menawarkan satelit non komersial yang berfungsi untuk prakiraan cuaca untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi iklim ekstrim, yang skemanya akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak Bappenas.

Sementara salah satu perusahaan Perancis yang telah memastikan untuk berinvestasi di Indonesia dalam bentuk B2B adalah Eramet, perusahaan tambang ternama. “Hal-hal yang berkaitan dengan investasi B2B itu tadi disampaikan oleh Perancis yaitu Eramate itu ingin mengembangkan smelter dan industri pengolahan nikel. Di Halmahera sebesar US$4-5 miliar,” ujar Hatta.

Eramet, lanjutnya, meminta jaminan investasi selama 50 tahun. “Policy kita mengatakan 30 tahun dan bisa diperpanjang 10,10 dan ini sudah tidak ada perbedaan lagi hanya sedikit saja. Dan mereka akan melaksanakan itu dalam waktu yang cepat,” ujarnya.

Sementara Menteri Keuangan Agus Martowardojo menambahkan, Eramet akan bekerja sama dengan Mitsubishi dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Dalam kunjungan ke Indonesia, Perancis membawa 40 pengusaha diantaranya para pemain lama seperti Total EP. “Saya melihat optimis sekali Perancis ini dan kita dapat meraih investasi yang cukup besar saya perkirakan dalam koridor ini tidak akan kurang dari US$10 miliar,” pungkasnya. [cms]

sumber

ini kapan realisasinya kah? pernah baca di satu koran, katanya bulan april 2011, tapi sampai sekarang blon ada tanda-tanda konstruksi LAA atau infrastruktur lain...

emang lebih baik klo jalur2 komuter di jawa mulai dielektrifikasi, trus jalur babaranjang di sumsel Xie Xie

dari cicalengka ke barat listrik dari pengereman krl bisa dipake rangkaian lain (malahan klo di swedia ada kereta biji besi yg menghasilkan listrik secara netto karena jalurnya turun terus)

buat momod, klo ada trit serupa mohon maaf, di-delete aja
sekalian bangun LAAnya dari Jakarta sampe Bandung
(20-04-2011, 06:08 AM)we supratman Wrote: [ -> ]waduhh bad news buat para fotograper sepur .. Sad

Setuju!!
ntar photonya keliatan kayak berantakan karena ada kabel di atas... Sad
Pages: 1 2 3