Rekans ... jika berkenan mari kumpulkan liputan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2011 ini
untuk setasiun-2 LW-SG-BMG-ML-MLK-PSI-KPN di thread ini ...
Minggu 21 Agustus 2011, libur sekolah sudah dimulai, volume calon penumpang kereta api sudah meningkat ...
![[Image: pict0765ka.jpg]](http://img52.imageshack.us/img52/4174/pict0765ka.jpg)
By
wilapri at 2011-08-22
Antrian panjang di 3 loket berbagai jurusan memenuhi serambi stn ML ...
![[Image: pict0768ka.jpg]](http://img607.imageshack.us/img607/2074/pict0768ka.jpg)
By
wilapri at 2011-08-22
Ternyata sudah dipasang papan penunjuk arah dan jarak dari ML ke berbagai tujuan ...
![[Image: pict0773ka.jpg]](http://img16.imageshack.us/img16/1893/pict0773ka.jpg)
By
wilapri at 2011-08-22
Masih tidak bisa dihindari yg namanya keterlambatan (seperti di-lagu-kan Iwan F)
sehingga penumpang menumpuk di peron 1 sambil melatih kesabaran sambil sebagian kepanasan ...
![[Image: pict0807ka.jpg]](http://img231.imageshack.us/img231/7211/pict0807ka.jpg)
By
wilapri at 2011-08-22
Apa lagi yg menunggu KA Ekonomi di peron2 dan 3 ...
![[Image: pict0810ka.jpg]](http://img199.imageshack.us/img199/4743/pict0810ka.jpg)
By
wilapri at 2011-08-22
demikian .... bersambung di kesempatan berikutnya ...
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
![[Image: Peron02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron02.jpg)
![[Image: Peron01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron01.jpg)
Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.
Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.
Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.
Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?
Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
[/spoiler]
Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote: [ -> ] (23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
![[Image: Peron02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron02.jpg)
![[Image: Peron01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron01.jpg)
Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.
Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.
Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.
Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?
Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
[/spoiler]
Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan neh
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote: [ -> ] (23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
![[Image: Peron02.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron02.jpg)
![[Image: Peron01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Peron01.jpg)
Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.
Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.
Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.
Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?
Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
[/spoiler]
Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
Mungkin untuk mencegah dari para kambing Mas..
(24-08-2011, 11:58 PM)kancil koe Wrote: [ -> ]wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan neh 
Tidak cuman sta Malang, tapi ini merupakan kebijakan dari PT KA untuk semua sta Pemberangkatan arus mudik.
yaps baru aja tadi ada pemberitaan tentang membludaknya stasiun senen
memang dengan kebijakan yang baru ada sisi positif dan pasti ada sisi negatifnya.
benar kata Pak adi bagi mereka yang bingung pasti susah mengetahui keberadaan KA karena biasanya pengantarlah yang lebih berpengalaman naik KA, dan juga masalah angkutan barang.
Tapi positifnya memang keamanan dan kenyamanan jelas jadi lebih baik.
Salut dengan RF Malang yang berperan aktif di saat mudik ini.
