Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Lebaran 2011 - Arus mudik/balik wilayah ML dan sekitarnya ...
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2
Rekans ... jika berkenan mari kumpulkan liputan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2011 ini
untuk setasiun-2 LW-SG-BMG-ML-MLK-PSI-KPN di thread ini ...

Minggu 21 Agustus 2011, libur sekolah sudah dimulai, volume calon penumpang kereta api sudah meningkat ...
[Image: pict0765ka.jpg]
By wilapri at 2011-08-22

Antrian panjang di 3 loket berbagai jurusan memenuhi serambi stn ML ...
[Image: pict0768ka.jpg]
By wilapri at 2011-08-22

Ternyata sudah dipasang papan penunjuk arah dan jarak dari ML ke berbagai tujuan ...
[Image: pict0773ka.jpg]
By wilapri at 2011-08-22

Masih tidak bisa dihindari yg namanya keterlambatan (seperti di-lagu-kan Iwan F)
sehingga penumpang menumpuk di peron 1 sambil melatih kesabaran sambil sebagian kepanasan ...
[Image: pict0807ka.jpg]
By wilapri at 2011-08-22

Apa lagi yg menunggu KA Ekonomi di peron2 dan 3 ...
[Image: pict0810ka.jpg]
By wilapri at 2011-08-22

demikian .... bersambung di kesempatan berikutnya ...
[Image: Peron02.jpg]
[Image: Peron01.jpg]

Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.

Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.

Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.

Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?

Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
[Image: Peron02.jpg]
[Image: Peron01.jpg]

Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.

Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.

Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.

Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?

Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.

[/spoiler]

Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote: [ -> ]
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
[Image: Peron02.jpg]
[Image: Peron01.jpg]

Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.

Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.

Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.

Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?

Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.

[/spoiler]

Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??

wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan neh Xie Xie
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote: [ -> ]
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
[Image: Peron02.jpg]
[Image: Peron01.jpg]

Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.

Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.

Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.

Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?

Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.

[/spoiler]

Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
Mungkin untuk mencegah dari para kambing Mas..

(24-08-2011, 11:58 PM)kancil koe Wrote: [ -> ]wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan neh Xie Xie
Tidak cuman sta Malang, tapi ini merupakan kebijakan dari PT KA untuk semua sta Pemberangkatan arus mudik.
yaps baru aja tadi ada pemberitaan tentang membludaknya stasiun senen
(25-08-2011, 11:45 AM)g10d Wrote: [ -> ]
(24-08-2011, 11:36 PM)Masbodhonk Wrote: [ -> ]
(23-08-2011, 10:03 PM)Adi Sutjipto Wrote: [ -> ][spoiler]
[Image: Peron02.jpg]
[Image: Peron01.jpg]

Tadi ketika mampir di tasiun ML,
menemukan tulisan ini.
Gambar atas, banner yang dipasang diatas loket tiket K3.

Gambar kedua, ditempel dekat pintu masuk peron.

Yang jadi pertanyaan saya dalam hati,
bagaimana jika calon penumpang seorang ibu tua,
yang harus berangkat sendirian ?
Jika penumpang K1, tidak masalah untuk menambah sedikit biaya,
untuk yang telah membantu mengangkatkan barang/ kopernya.

Tetapi, bagaimana jika untuk yang menumpang K3 ?
Menambah pengeluaran lagi, padahal, mungkin harus naik K3
karena harus betul-betul menghemat ongkos perjalanannya,
dikarenakan keterbatasan biaya ?

Apakah mungkin ada perkecualian ?
Semoga saja ada, karena PT. KAI tentunya juga tidak
asal membuat peraturan dengan tanpa mempertimbangkan
hal-hal seperti ini jika terjadi.

[/spoiler]

]Kalo boleh tau, maksud dan tujuan kebijakan itu kenapa pak??
Mungkin untuk mencegah dari para kambing Mas..

(24-08-2011, 11:58 PM)kancil koe Wrote: [ -> ]wah, sta malang sudah mulai ekstra ketat pengamanan neh
Tidak cuman sta Malang, tapi ini merupakan kebijakan dari PT KA untuk semua sta Pemberangkatan arus mudik.

Mungkin maksudnya,
agar dalam peron tidak menjadi penuh sesak.
Bayangkan, jika yang mau berangkat 2 orang,
pengantarnya 1, 2 atau 3 orang, bahkan lebih,
pasti peron menjadi penuh sesak.
Umpama calon penumpang 1000 orang,
yang masuk peron bisa menjadi 2000 atau lebih.
Belum calon penumpang kereta yang lain,
yang juga sudah mulai datang.
Selain bertambah pengap,
faktor keamanan barang-barang calon penumpang
juga bisa saja, menjadi kurang aman.


Siapa tahu, ditengah hiruk pikuk keramaian
dan kepadatan,
masih ada tangan-tangan jahil,
yang mungkin masih belum berkesempatan
mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,
walau sebenarnya, pekerjaan pilihan mereka sendiri.


Selain itu, juga dapat menambah penghasilan para
jasa pengangkiut barang-barang secara tidak langsung.

Jadi mirip di airport lah, setelah boarding.

Xie Xie

[Image: Posko01.jpg]
Tampak,
para relawan dari Komuter dan RF Malang +444
ikut membantu para calon penumpang yang mungkin
agak bingung, mau masuk di jalur berapa,
dan sebagainya.....

Ada Ide..!Top Banget
[Image: Posko01.jpg]
Tampak,
para relawan dari Komuter dan RF Malang +444
ikut membantu para calon penumpang yang mungkin
agak bingung, mau masuk di jalur berapa,
dan sebagainya.....

Ada Ide..!Top Banget

salut buat komuter dan RF malang +444 ikut berpartisipasi dalam posko lebaran di stasiun malang kotabaru
Xie Xie
memang dengan kebijakan yang baru ada sisi positif dan pasti ada sisi negatifnya.
benar kata Pak adi bagi mereka yang bingung pasti susah mengetahui keberadaan KA karena biasanya pengantarlah yang lebih berpengalaman naik KA, dan juga masalah angkutan barang.
Tapi positifnya memang keamanan dan kenyamanan jelas jadi lebih baik.

Salut dengan RF Malang yang berperan aktif di saat mudik ini.Top Banget
Aparat Kepolisian,
siap mengamankan kabin masinis !
Terima kasih Pak !

[Image: PAM01.jpg]
[Image: PAM02.jpg]
Pages: 1 2