26-11-2008, 06:12 PM
ada yang tau info tentang jalur mati trem Soerabaia?
pengen tau...kalo ada yang ngajak hunting n trekking...mau banget...plisssssssss
pengen tau...kalo ada yang ngajak hunting n trekking...mau banget...plisssssssss


).
Cak Kikil,sampeyan eruh bangunan lawas ngarepe Terminal Wonokromo? iku lak tasyun trem jurusan Wonokromo-Sepandjang,bekase sik onok ning pinggir dalan Gunung Sari-KarangPilang....... 
qiqil Wrote:ada yang tau info tentang jalur mati trem Soerabaia?
pengen tau...kalo ada yang ngajak hunting n trekking...mau banget...plisssssssss
Quote:Di Surabaya ada beberapa perusahaan yang mengajukan diri untuk mengelola trem. Perusahaan-perusahaan ini kemudian bergabung dalam Oost Java Stoomtram (OJS) Maatschappij dan mendapatkan hak mengelola trem di Surabaya. Sebagai perusahaan gabungan, OJS didirikan di Negeri Belanda pada 7 Juni 1888. merupakan gabungan dari beberapa pengusaha/pemilik modal yang berasal dari Amsterdam, Graven's hage, Roterdam, dan beberapa kota di negeri Belanda. Untuk mempermudah pengawasan, mereka membentuk struktur organisasi yang terdiri dari Komisaris, Ketua, Direktur, Anggota, Kepala Perwakilan di Hindia Belanda dan Semarang serta Direktur di Surabaya.
Pada tahun 1886, Oost Java Stoomtram Maatschappij mendapat ijin untuk membuka jalur Ujung - Kramatgantung - Wonokromo - Krian - Sepanjang, kemudian dilanjutkan ke Mojokerto - Ngoro. Trem uap membawa banyak masalah seperti kemacetan, polusi, dan lain-lain. OJS kemudian mengajukan diri untuk membangun kembali jalur trem listrik di Surabaya. Pada tahun 1910, OJS mendapatkan ijin mengelola trem listrik di kota Surabaya dan sekitarnya.
Jaringan rel listrik ini membuka jalur :
1. Wonokromo - Willemsplein
2. Goebeng Boelevard - Simpangsplein - Palmlaan - Willemsplein
3. Stasiun Goebeng SS - Sawahan
4. Willemsplein - Pelabuhan Baru
Pemerintah Hindia Belanda juga menerapkan segala ketentuan dan kebijakan untuk pelaksanaan trem di kota-kota termasuk Surabaya. Ada berbagai ketentuan yang harus diikuti oleh OJS dalam mengelola trem, seperti : tempat lokomotif, tempat motor penggerak, tugas masinis, bagaimana jika trem akan berhenti, bagaimana jika terjadi krash dengan trem lain, berapa tarif, dan lain-lain. (Staatsblad tahun 1928, No. 20). Di sisi lain ada ketentuan yang berbeda untuk trem yang melintas di pedesaan (Staatsblad tahun 1928 No. 202).
Dalam rangka pembebasan tanah untuk membangun jalur trem yang baru, OJS bekerja sama dengan Department van Gouvernement Bedrijven. Mereka membeli tanah-tanah milik warga yang dilalui oleh proyek pembangunan jalur baru. dan sebagai imbalan, para pemilik tanah tersebut mendapatkan ganti rugi atas tanah yang digunakan untuk proyek trem listrik dengan sejumlah uang.
Untuk menggerakkan trem listrik yang dikelola, OJS bekerja sama dengan Algemeene Nederlands Indisch Electrisch Maatschappij (ANIEM) Surabaya dengan cara menyewa. Setiap bulan, OJS harus membayar dengan sejumlah uang.
Pada tanggal 15 Mei 1923, trem listrik dioperasikan. Sayangnya, pada hari pertama tidak semua jalur dioperasikan secara bersamaan. Ada beberapa jalur yang ditawarkan:
1. Wonokromo - Palmlaan - Willemsplein
2. Goebeng Boelevard - Simpang Willemsplein
3. Tunjungan - Sawahan - Stasiun Goebeng SS
4. Alon-alon Willemsplein - Hereenstraat - Jalan Gresik - Tanjoeng Perak
Pada tanggal 11 Februari 1924, barulah seluruh jalur trem listrik di Surabaya dioperasikan. Penumpang trem listrik pernah mengalami pasang surut. Tetapi pada perkembanganya, secara bertahap mengalami peningkatan jumlah. Penumpang trem terbagi dalam 3 jenis dan kelas :
1. Penumpang umum, terdiri dari kelas 1 dan 2
2. Penumpang abonemen, terdiri dari kelas 1 dan 2
3. Penumpang abonemen anak sekolah, terdiri dari kelas 1 dan 2



eling Wrote:waktu ke surabaya,nenek cerita kalo banyak pengendara sepeda onthel yg jatuh kalo pas roda depan sepeda masuk ke celah antara rel dgn aspal......itu ga bisa jadi alasan wat di nonaktifkan kan..?