20-04-2009, 11:30 PM
21-04-2009, 12:50 PM
Maaf saya baru sempat posting lagi.
JR205 batal diimpor, rencana penggantinya kemungkinan Tokyu 1000
Tokyu 1000 jika dibandingkan dengan Tokyu 7000 lebih canggih, lebih muda, dan lebih bertenaga.
Kelemahannya hanya terletak pada pintu keluar-masuk penumpang yang hanya ada 3 di kanan dan 3 di kiri.
Jadi lebih lama dan butuh kesabaran lebih dalam naik-turun penumpang.
Sekedar tambahan, Tokyu 1000 di Jepang beroperasi di jalur Tokyu Ikegami dan Ueda Dentetsu, dan Yokohama Minatomirai.
Maaf kalo OOT, tapi untuk pencerahan harus saya jabarkan.
Terima kasih.
JR205 batal diimpor, rencana penggantinya kemungkinan Tokyu 1000
Tokyu 1000 jika dibandingkan dengan Tokyu 7000 lebih canggih, lebih muda, dan lebih bertenaga.
Kelemahannya hanya terletak pada pintu keluar-masuk penumpang yang hanya ada 3 di kanan dan 3 di kiri.
Jadi lebih lama dan butuh kesabaran lebih dalam naik-turun penumpang.
Sekedar tambahan, Tokyu 1000 di Jepang beroperasi di jalur Tokyu Ikegami dan Ueda Dentetsu, dan Yokohama Minatomirai.
Maaf kalo OOT, tapi untuk pencerahan harus saya jabarkan.
Terima kasih.
21-04-2009, 06:06 PM
waduh jadi simpang siur gini mana yang akan diimpor...
katanya seri tokyu 1000 dan 7000 yang akan diimpor
katanya seri tokyu 1000 dan 7000 yang akan diimpor
21-04-2009, 07:57 PM
wew... kabar dari mana lagi nih.. jadi bukan cuma seri 1000 aja tapi 7000 juga ikut diimpor toh?
22-04-2009, 06:28 PM
Saya kurang setuju kalau seri 1000 dan 7000 diimpor, karena pintunya hanya 3 seperti KRL ekonomi biasa.. Sekarang kan penumpang KRL sudha banyak, perlu yang berpintu 4. Lagipula banyak KRL seri 1000 dan 7000 yang sudah dibeli oleh perusahaan "miskin" di daerah Jepang tengah (Ueda Dentetsu, Nagaden). Apa mencukupi kuota yang harus dipenuhi agar target semua KRL ber-AC tercapai? Selain itu satu setnya hanya terdiri dari 3 gerbong. Ini akan menyulitkan KCJ jika ingin mengubahnya jadi 4 atau 8 gerbong.. Saya sudah sreg sama 205.. Kalau gak bisa ya 203 aja..
22-04-2009, 06:30 PM
Ginza Tamagawa Wrote:Maaf saya baru sempat posting lagi.
JR205 batal diimpor, rencana penggantinya kemungkinan Tokyu 1000
Tokyu 1000 jika dibandingkan dengan Tokyu 7000 lebih canggih, lebih muda, dan lebih bertenaga.
Kelemahannya hanya terletak pada pintu keluar-masuk penumpang yang hanya ada 3 di kanan dan 3 di kiri.
Jadi lebih lama dan butuh kesabaran lebih dalam naik-turun penumpang.
Sekedar tambahan, Tokyu 1000 di Jepang beroperasi di jalur Tokyu Ikegami dan Ueda Dentetsu, dan Yokohama Minatomirai.
Maaf kalo OOT, tapi untuk pencerahan harus saya jabarkan.
Terima kasih.
Di Minatomirai ada seri 1000?? Bukannya udah diganti sama Tokyu 5000 semua?? Bahkan dulu mas Sandy pernah bilang ke saya kalau seri 1000 itu haram masuk ke Minatomirai... Nah lho??
22-04-2009, 11:31 PM
Semakin menjadi teka-teki yang misterius tampaknya... ini sudah bulan April, semoga target peng-ACan Jabotabek pada 2010 tercapai, dan kiranya hal ini jangan sampai menggangu usaha pencapaian target itu...
23-04-2009, 01:57 PM
Balai Yasa BVE Wrote:Kalo gitu ini foto di jalur mana ya :mikir:Ginza Tamagawa Wrote:Maaf saya baru sempat posting lagi.
JR205 batal diimpor, rencana penggantinya kemungkinan Tokyu 1000
Tokyu 1000 jika dibandingkan dengan Tokyu 7000 lebih canggih, lebih muda, dan lebih bertenaga.
Kelemahannya hanya terletak pada pintu keluar-masuk penumpang yang hanya ada 3 di kanan dan 3 di kiri.
Jadi lebih lama dan butuh kesabaran lebih dalam naik-turun penumpang.
Sekedar tambahan, Tokyu 1000 di Jepang beroperasi di jalur Tokyu Ikegami dan Ueda Dentetsu, dan Yokohama Minatomirai.
Maaf kalo OOT, tapi untuk pencerahan harus saya jabarkan.
Terima kasih.
Di Minatomirai ada seri 1000?? Bukannya udah diganti sama Tokyu 5000 semua?? Bahkan dulu mas Sandy pernah bilang ke saya kalau seri 1000 itu haram masuk ke Minatomirai... Nah lho??
![[Image: TKK1005F_Yokohama-mirai-go.jpg]](http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/36/TKK1005F_Yokohama-mirai-go.jpg)
![[Image: TKK1004F_minatomirai-go.jpg]](http://upload.wikimedia.org/wikipedia/ja/4/4c/TKK1004F_minatomirai-go.jpg)
Ini minatomirai kah?

25-04-2009, 05:58 PM
Shin Muhammad Wrote:Balai Yasa BVE Wrote:Kalo gitu ini foto di jalur mana ya :mikir:Ginza Tamagawa Wrote:Maaf saya baru sempat posting lagi.
JR205 batal diimpor, rencana penggantinya kemungkinan Tokyu 1000
Tokyu 1000 jika dibandingkan dengan Tokyu 7000 lebih canggih, lebih muda, dan lebih bertenaga.
Kelemahannya hanya terletak pada pintu keluar-masuk penumpang yang hanya ada 3 di kanan dan 3 di kiri.
Jadi lebih lama dan butuh kesabaran lebih dalam naik-turun penumpang.
Sekedar tambahan, Tokyu 1000 di Jepang beroperasi di jalur Tokyu Ikegami dan Ueda Dentetsu, dan Yokohama Minatomirai.
Maaf kalo OOT, tapi untuk pencerahan harus saya jabarkan.
Terima kasih.
Di Minatomirai ada seri 1000?? Bukannya udah diganti sama Tokyu 5000 semua?? Bahkan dulu mas Sandy pernah bilang ke saya kalau seri 1000 itu haram masuk ke Minatomirai... Nah lho??
Ini minatomirai kah?
Coba dilihat lagi yang betul.. Stasiun Motomachi-Chukagai adalah stasiun di dalam jalur milik Tokyu yang memang pada saat-saat tertentu disinggahi KA dari Minatomirai. Perlu diingat, Minatomirai adalah anak perusahaan dari Tokyu, yang memiliki kenangan khusus dengan seri 1000 dan jalur baru ke Motomachi-Chukagai. Apakah kenangan itu? Ketika dulu, jalur yang sekarang menjadi milik perusahaan minatomirai adalah milik Tokyu. Sekitar 90-an, kemudian jaluru ini dijadikan perusahaan sendiri oleh Tokyu yang bernama Minatomirai. Untuk persemiannya, digunakan KRL seri 1000 ini (lihat papan minatomirai yang berbentuk bulat dan kotak, itu dibawahnya ada tulisannya lagi, peringatan sekian tahun persemian Minatomirai). Bertepatan dengan peresmian Minatomirai, jalur baru yang menghubungkan Motosumiyoshi dan Motomachi-Chukagai diresmikan. Jalur ini kemudian dimanfaatkan oleh Minatomirai sebagai jalur lanjutan (Thru Service). Jadi seri 1000 masuk Minatomirai hanya ketika hari-hari spesial tertentu dan di antara jam 11 sampai jam 2 saja.
25-04-2009, 06:01 PM
Oh begitu, ya.. Jadi tidak haram spenuhnya KRL Tokyu 1000 masuk Minato Mirai?? Hanya haram untuk hari-hari biasa, tapi halal untuk hari-hari spesial..