Semboyan35 Indonesian Railfans
Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? (/showthread.php?tid=5785)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31


RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 20-10-2011

Quote:[spoiler=Pemesanan Tiket KA Ekonomi Diperketat!]

Bandung, CyberNews. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memperketat pelaksanaan kebijakan pemesanan H-7 dengan kapasitas angkut sesuai tempat duduk tanpa tiket berdiri pada KA Ekonomi yang terindikasi dimanfaatkan praktek percaloan.

Di tangan calo, keberadaan tiket KA kelas tiga itu bisa naik dua kali lipat, seperti yang terjadi di Stasiun Kiaracondong, stasiun khusus keberangkatan KA Ekonomi dari Bandung.

"Kami memang menerima keluhan tersebut," jelas Jubir PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung, Bambang S Prayitno, Senin (10/10).

Kehadiran calo itu seolah mengabaikan keberadaan UU No 23/2007 tentang Perkeretaapian. Dua pasal mengatur konsekuensi bagi kegiatan tersebut, yakni 184 dan 208. Ancamannya bisa dipidana penjara paling lama 6 bulan.

Menurut BSP, sejumlah langkah akan dilakukan sebagai antisipasi. Di antaranya mengintensifkan sosialisasi sistem dan prosedur pemesanan yang lebih baik.

"Pembeli harus dilengkapi nama yang sesuai kartu identitas diri. Kami mengurangi pula kuota pembelian dari empat menjadi dua tiket per orang. Nanti akan ada pemeriksaan tiket tersebut sebelum berangkat," jelasnya.

Selain itu, langkah pengamanan juga digelar. CCTV dipasang di area stasiun guna mengindentifikasi sekaligus melakukan langkah penindakan.

Diperkirakan, percaloan tersebut muncul karena calon pengguna belum begitu paham terhadap sistem pemesanan yang relatif baru itu. Sistem tersebut mulai dijalankan Agustus lalu.

Calon penumpang masih senang membeli langsung pada hari keberangkatan. Padahal sebelumnya, calo diduga sudah memanfaatkan jeda waktu sepekan sebelum jadwal berangkat dengan mengamankan tiket di loket.

"Kami berharap pula calon penumpang bisa menata perjalanannya secara lebih baik. Kalau bisa jangan terlalu mepet," tandasnya. (Setiady Dwi/CN31/JBSM)
[/spoiler]



RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - see_204XX - 15-11-2011

Angkat lagi aaah..., biar nggak kependem...

Dapat komen dr teman di FB, cara efektif membasmi calo adalah "calonya bisa dibasmi klo dah gak ada kereta pnp, adanya kereta barang smua...."

Masuk akal kan...?

NgakakNgakak



RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - slamtrack - 15-11-2011

(15-11-2011, 06:07 PM)see_204XX Wrote: Angkat lagi aaah..., biar nggak kependem...

Dapat komen dr teman di FB, cara efektif membasmi calo adalah "calonya bisa dibasmi klo dah gak ada kereta pnp, adanya kereta barang smua...."

Masuk akal kan...?

NgakakNgakak
Xie Xie
Om ..kalo si calonya bermutasi jadi calo barang gimana....terus misal jelang lebaran/libur cuti bersama ada pemandangan di halaman stasiun pse banyak barang-barang yang siap akan naik ka ........Heran..........besoknya tersiar di surat kabar ....jelang lebaran di stasiun pasar senen barang-barang membludag kagak dapat bisa ke angkut dan calo-calo ka barang pada berkeliaran Ngakak
kemudian ... PT ka segera menjalankan ka sapu jagat dan argo barang tambahan membawa si barang-barang yang membludag yang belum bisa terangkut dan memgingatkan lagi awas calo barang berkeliaran Ngakak




RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 12-12-2011

[spoiler=Libur Akhir Tahun, Tiket Kereta Sudah Ludes]

VIVAnews - Menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru 2012, tiket kereta api untuk keberangkatan Jakarta-Jogja, begitu juga sebaliknya, pada 24 Desember-2 Januari 2012, sudah ludes terjual dan hanya tersisa sekitar 20 persen.

Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto menuturkan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga telah mengoperasikan dua kereta tambahan tujuan Surabaya dan Jakarta. Yaitu Sancaka jurusan Yogya-Surabaya dengan jam keberangkatan pukul 16.50 WIB dan Argo Dwipangga jurusan Yogya-Jakarta, yang berangkat pukul 21.30 WIB.

Sementara untuk kelas bisnis dan ekonomi, Daops VI tidak menyediakan KA ekstra. Pihaknya hanya menyediakan gerbong tambahan yang akan dipasangkan sesuai kemampuan lokomotif. "Kita juga akan menetapkan harga tertinggi tiket kelas Eksekutif sebesar Rp 400 ribu mengantisipasi penumpukan penumpang di tanggal tertentu," kata Eko.

PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga menerapkan sistem pembelian tiket dengan kartu identitas berupa KTP atau SIM yang akan dipakai mendata pemegang tiket. "Nantinya nama pemesan tiket harus sesuai dengan nomer KTP yang bersangkutan. Sistem baru yang disebut Rail Ticketing System (RTS) ini dirancang untuk menekan calo serta mengantisipasi bila tiket hilang," jelasnya.

Geliat libur panjang akhir tahun juga terlihat dari meningkatnya pesan hotel di kota Yogyakarta. Bahkan, hampir sekitar 90 persen hotel di kawasan Malioboro sudah terpesan.

“Tingkat hunian hotel mulai mengalami kenaikan ketika mendekati libur natal dan tahun baru,” kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Daerah Istimewa Yogyakarta, Istijab M Danunagoro.

Istijab memprediksi kenaikan tingkat hunian hotel di Jogja pada libur panjang akhir tahun ini, akan menyentuh angka di atas 50 persen. Jika dibanding tahun 2010, libur Natal dan Tahun Baru kali ini diperkirakan lebih banyak menyedot wisatawan. Sebab, tahun 2010 terjadi erupsi Merapi dan membuat wisatawan banyak membatalkan kunjungan.

Menurutnya, tamu atau wisatawan tahun ini masih didominasi dari kota-kota besar. Seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang.
Untuk menampung wisatawan yang akan merayakan libur Natal dan Tahun baru, di Yogyakarta saat ini terdapat 425 hotel kelas melati dengan kapasitas 7.300 kamar, dan 41 hotel berbintang dengan kapasitas 4.115 kamar.
[/spoiler]


RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 06-01-2012

[spoiler=Per 9 Januari, Karcis KA Dibuat Mirip Tiket Pesawat]

JAKARTA - Untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa kereta api dan membatasi ruang gerak calo karcis, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan aturan penulisan nama ditiap karcis KA pada saat pemesanan.

“Pemberlakuan sistem tersebut akan efektif per 9 Januari 2012 pada kereta-kereta jarak jauh dan menengah,” ujar Senior Manager Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta, Mateta Rijalulhaq dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (6/1/2012).

Aturan penulisan nama di karcis saat reservasi mirip seperti ketentuan dalam pemesanan tiket pesawat terbang. Mateta menjelaskan, pelayanan pemesanan karcis KA komersial jarak jauh dan menengah baru akan diberikan apabila calon penumpang telah mengisi nama dan nomor kartu identitas (KTP/SIM/Paspor). Namun saat pelayanan penjualan langsung (go-show) pada KA komersial jarak jauh dan menengah hanya mengisi nama sesuai dengan kartu identitas calon penumpang.

Sementara itu, pelayanan pemesanan dan penjualan langsung (go-show) untuk KA ekonomi non komersial jarak jauh dan menengah diminta mengisi nama sesuai dengan kartu identitas calon penumpang saja.

Mateta menambahkan, bagi calon penumpang yang tidak memiliki kartu identitas resmi dapat mempergunakan kartu identitas lainnya, contoh kartu pelajar. Sedangkan untuk calon penumpang anak-anak maka hanya mengisi nama anak yang bersangkutan.

“Kami berharap masyarakat turut serta mendukung dan melaksanakan aturan yang diberlakukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memesan tiket. Sehingga, tidak ada alasan upaya ini hanya untuk mempersulit calon penumpang dalam mendapatkan tiket KA. Upaya ini semata-mata untuk memberikan layanan terbaik kepada penguna jasa kereta api khususnya membatasi ruang gerak calo karcis KA”, pintanya.

Sebelum menerbitkan aturan ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memberlakukan sistem penjualan tiket KA sesuai dengan kapasitas penumpang pada kereta klas ekonomi jarak jauh.

Sumber : okezone.com[/spoiler]


RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - slamtrack - 06-01-2012

(06-01-2012, 01:36 PM)pardjono Wrote: [spoiler=Per 9 Januari, Karcis KA Dibuat Mirip Tiket Pesawat]

JAKARTA - Untuk meningkatkan layanan kepada pengguna jasa kereta api dan membatasi ruang gerak calo karcis, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan aturan penulisan nama ditiap karcis KA pada saat pemesanan.

“Pemberlakuan sistem tersebut akan efektif per 9 Januari 2012 pada kereta-kereta jarak jauh dan menengah,” ujar Senior Manager Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta, Mateta Rijalulhaq dalam siaran persnya di Jakarta, Jumat (6/1/2012).

Aturan penulisan nama di karcis saat reservasi mirip seperti ketentuan dalam pemesanan tiket pesawat terbang. Mateta menjelaskan, pelayanan pemesanan karcis KA komersial jarak jauh dan menengah baru akan diberikan apabila calon penumpang telah mengisi nama dan nomor kartu identitas (KTP/SIM/Paspor). Namun saat pelayanan penjualan langsung (go-show) pada KA komersial jarak jauh dan menengah hanya mengisi nama sesuai dengan kartu identitas calon penumpang.

Sementara itu, pelayanan pemesanan dan penjualan langsung (go-show) untuk KA ekonomi non komersial jarak jauh dan menengah diminta mengisi nama sesuai dengan kartu identitas calon penumpang saja.

Mateta menambahkan, bagi calon penumpang yang tidak memiliki kartu identitas resmi dapat mempergunakan kartu identitas lainnya, contoh kartu pelajar. Sedangkan untuk calon penumpang anak-anak maka hanya mengisi nama anak yang bersangkutan.

“Kami berharap masyarakat turut serta mendukung dan melaksanakan aturan yang diberlakukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam memesan tiket. Sehingga, tidak ada alasan upaya ini hanya untuk mempersulit calon penumpang dalam mendapatkan tiket KA. Upaya ini semata-mata untuk memberikan layanan terbaik kepada penguna jasa kereta api khususnya membatasi ruang gerak calo karcis KA”, pintanya.

Sebelum menerbitkan aturan ini, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) telah memberlakukan sistem penjualan tiket KA sesuai dengan kapasitas penumpang pada kereta klas ekonomi jarak jauh.

Sumber : okezone.com[/spoiler]
aturannya udah bagus ....apa prakteknya nanti sesuai pada aturan tsb...??? maaf-maaf ya...
Bye Bye perlu juga tv info sisa tempat duduk aktif selama 24 jam disertai tv info tampilan komputer di ruang loket terlihat jelas dari arah konsumen serta di pantau beberapa cctv ke arah: tv info sisa tempat duduk, ruang depan loket, dan ruang dalam loket dan + deteksi perekaman suara
Bye Bye berikan sangsi yg tegas terhadap calo dan oknum tertentu sehingga menimbulkan efek jera //benar-benar kapok .
...sekali lagi mohon maaf bila ada kata dan pernyataan yg kurang pas





RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 09-01-2012




RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 09-01-2012

[spoiler=Sumatera Ekspres => INVESTIGASI : Calo Dimaki, Calo Dicari]

Calo, bisa diartikan orang yang menjadi perantara dan memberikan jasanya berdasarkan upah. Bisa juga disamakan dengan makelar atau perantara. Dalam hal ini, calo tiket dapat diartikan dengan perantara perusahaan pemberi jasa transportasi dan pengguna jasa. Namun tindakannya, dapat meresahkan calon penumpang. Termasuk praktek percaloan tiket di Stasiun kereta api (KA) Kertapati Palembang.

Keberadaan calo sangat dibutuhkan oleh pihak produsen, pemilik barang atau jasa untuk memasarkan barang/jasa yang mereka miliki. Dan juga sangat dibutuhkan oleh para pembeli/pengguna jasa untuk memberikan informasi yang akurat sehingga pihak konsumen dapat menentukan pilihan mereka terhadap barang/jasa sesuai dengan keinginan dan anggaran mereka.

Namun, calo seringkali melakukan pelanggaran hingga berdampak rusaknya citra para calo. Identik dengan sikap pemaksaan serta penipuan, termasuk calo tiket di terminal, pelabuhan dan bandara. Pelanggaran yang kerap dipraktekkannya, melakukan pemaksaan terhadap calon penumpang agar membeli tiket, seperti sudah menjadi pemandangan umum di terminal bus.

Sementara pelanggaran oleh calo tiket KA, tindakannya yang memborong tiket, harga tiket yang ditawarkan sangat tinggi. Menyerobot antrean, hingga calon penumpang asli yang antre takut, karena para calo ini biasanya berkelompok. Fenomena ini, terpantau oleh Sumatera Ekspres, Minggu pagi (8/1), di depan loket tiket KA Stasiun KA Kertapati.

Seorang pria, awalnya berdiri di luar barisan pengantre tiket. Tiba-tiba dia menyerobot masuk ke barisan agak depan, padahal saat itu antrean sudah sangat panjang sampai keluar gedung. Pria itu lalu mengobrol dengan orang barisan di depannya, yang ternyata temannya juga yang diduga sama-sama calo. Padahal di sana, berjaga petugas dari Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) dan anggota Polri.

Ulah calo tersebut, tentu saja merugikan calon penumpang asli lainnya yang mengantre di belakangnya. ”Biarlah Kak, nak diapoke lagi. Ngeri kito, kawannyo galo di sini (sekitar Stasiun KA Kertapati, red). Preman sini galo kabarnyo, daripada ditanganinyo (aniaya, red),” tukas Jiun, calon penumpang KA Expres Rajabasa, kelas ekonomi jurusan Kertapati-Tanjung Karang.

Itu ulah calo tiket yang berada di antrean dalam gedung. Di luaran gedung, calo tiket pun tetap ada. Salah satunya, sebut saja Ujang (40), yang sebenarnya tukang ojek di stasiun KA Kertapati. Demi mencari penghasilan tambahan bagi keluarganya, dia ”membantu” calon penumpang yang tidak mau antre ataupun tak kebagian tiket.

Dikatakannya, harga tiket aslinya untuk kelas ekonomi, Rp 15 ribu per orang, baik itu tujuan Tanjung Karang maupun Lubuk Linggau. Dengannya, dihargai antara Rp 35 ribu - 50 ribu. ”Kita cuma mengambil selisih harga saja, tidak terlalu banyak,” kilahnya. Selisih harga itu, alasannya upah mengantre.

”Harga yang diberikan juga sesuai dengan kebutuhan penumpang. Daripada anda mengantre, atau sudah mengantre tetapi tiket sudah habis, bisa-bisa tidak jadi berangkat,” cetusnya. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para calo, ketika para penumpang bingung saat kehabisan tiket, saat itulah mereka akan masuk dan menawarkan tiket dengan harga yang cukup tinggi.

Mereka pun entah darimana mampu mendapatkan tiket berapapun yang kita minta. Tersirat, Ujang menyebutkan bahwa ada oknum orang dalam yang terlibat untuk membantunya mendapatkan tiket. “Mau pesen berapa tiket? Kita bisa siapkan. Tapi harga tidak bisa dikurangi lagi. Dari harga itu kita (calo, red) masih harus memberi pada orang pucuk (Oknum PT. Kereta Api Indonesia (Persero), red). Kalau tidak, kita tidak bisa lagi dapat makan,” tukasnya.

Tapi ibarat dua sisi mata uang, calo terkadang dapat meresahkan, tapi terkadang juga membantu. ”Pernah saya sudah telat datang ke stasiunnya, antrean sudah panjang. Takut tidak kebagian tiket lagi, ya beli sama calo. Harganya juga kan enggak mahal-mahal amat,” ucap Wendy, warga Sekip Ujung, Palembang.
[/spoiler]


RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - pardjono - 10-01-2012

Quote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) BERLAKUKAN ATURAN BARU ; Tiket Cantumkan Nama dan Nomor KTP.

YOGYA (KR) - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan aturan baru dalam penjualan tiket. Setiap pembelian tiket harus menyertakan nama dan nomor KTP penumpang yang akan berangkat. Ketentuan ini berlaku untuk pembelian tiket di semua kelas baik eksekutif, bisnis maupun ekonomi.

“Kebijakan tersebut berlaku mulai 1 Januari,” kata Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Eko Budiyanto kepada KR di kantornya Lempuyangan, Senin (9/1). Untuk anak-anak, lanjutnya, cukup mencantumkan nama. Sedang pelajar yang belum punya KTP dapat menggunakan kartu pelajar.

Dikatakan Eko, peraturan baru ini bukan berarti PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ingin mempersulit penumpang yang akan menggunakan jasa KA. Tapi semata-mata ditujukan agar data penumpang valid. Dengan demikian ketika terjadi kehilangan tiket, mudah diusut. “Tiket itu kan barang berharga,” ujar Eko.

Masyarakat yang kehilangan tiket, tinggal melapor ke stasiun. Apabila namanya tertera dalam daftar maka bisa mendapatkan ganti. Selain itu, juga memudahkan dalam urusan klaim asuransi apabila terjadi kecelakaan. Dan yang terpenting lagi, ditujukan untuk mempersempit ruang gerak calo.

Dalam tahap awal, kata Eko, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) belum membuat kebijakan tindak lanjut bagaimana jika ada penumpang yang menggunakan tiket orang lain (nama yang tertera di tiket tidak sesuai dengan penumpang). “Sejauh ini belum ada tindak lanjut apakah akan diturunkan atau tiket tidak berlaku. Namun ke depan tentunya ada langkah penertiban,” tutur Eko.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf, dengan sistem baru antrean pemesanan tiket di reservasi bertambah lama. Sebab petugas perlu waktu lebih untuk memasukkan nama dan nomor KTP calon penumpang ke dalam database.



RE: Calo tiket - bagaimana cara terbaik membasmi mereka? - senengnyepur - 10-01-2012

JPNN.COM Wrote:
~edited~

Sementara itu Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Tulus Abadi, mengatakan bahwa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) harus melakukan tiga hal, yakni perombakan sistem penjualan tiket, penyiapan infrastruktur untuk pengelolaannya, serta pembenahan SDM.

"Calo muncul karena buruknya sistem penjualan tiket, jadi memang yang harus dipikirkan adalah bagaimana mengembangkan sistem penjualan tiket yang tidak memberi ruang gerak calo," jelasnya.