Semboyan35 Indonesian Railfans
Ditipu petugas loket - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Ditipu petugas loket (/showthread.php?tid=7910)

Pages: 1 2 3


RE: Ditipu petugas loket - KinjengCilik - 14-02-2013

(13-02-2013, 11:25 PM)Andrew_CN Wrote: Kalo gw ditaro posisi bgini
Gw akan balik ke loket, tunggu ditolak ma dia, gw bilang kalo gw baru aja ngobrol sama humas daop itu & baru ja bakal balik ke kantor humas lg, cam ditangan snapshoting, liat apa reaksi dia.

Ato cara laennya gw buru2 record video tunjukin tiket yg salah, rekam percakapan + muka si petugas, ga usa pake ngaku2 kenal pejabat operator, diakhir percakapan gw bilang "ok, makasih mas, rekaman saya uda cukup buat bukti buat ngaduin ente."

Soal bneran mau gw aduin ga ke humas suka2 gw, yg penting gw bales dendem ke dia dg bikin dia setakut2nya, mau ape tu orang coba
Ngeledek

Lgan slama gw pengalaman di DAOP 1 ma di tempat2 yg laen (no offense) petugas2 di DAOP 1 mank ampir smuanya kurang ajar di dlm loket itu & bgitu gw pake jurus itu biasanya ragu2 mau nglawan lg jg, terlebih kalo itu petugas loketnya operator 'C' :v

Iya mas Andrew, tadinya sih saya jg mau ngandid tuh muka petugas loket trus di posting dimarih biar pada tau semuanya tapi istri minta gak usah diperpanjang urusannya, yah gimana lagiBethe mungkin perlu dipikirkan bersama neh solusinya untuk mengatasi para perusak citra PT sepur ini.


RE: Ditipu petugas loket - syauqie - 14-02-2013

Cek namanya dan mention ke @KAI121 bro. Saya pernah spt itu, oleh @KAI121 dibilang akan ditindaklanjuti. bbrp hari kemudian ke PSE udah nggak keliatan petugas loket itu, mungkin bener ditindaklanjuti? Atau mungkin dipindah...

Klo gatau namanya, foto aja. Posting fotonya saat mention.

Coba aja bro. Di era dihital spt ini kita sbg konsumen bisa bersuara lebih lantang.


RE: Ditipu petugas loket - Zefiro - 14-02-2013

Waspada juga sama petugas loket yang ngasih uang kembaliannya kurang. Kayaknya pernah denger kasus2 seperti ini.


RE: Ditipu petugas loket - KinjengCilik - 14-02-2013

kalo dibilang kurang teliti atau teledor tapi koq sering yah karcis dikasih tidak sesuai tujuan dan uang kembalian dikorting Bingung

apakah kesehjateraan frontliner PT sepur kurang atau sudah menjadi kebiasaan mereka yg melakukan! kalau pangkal masalah terletak pada kesehjateraan karyawan berarti ini PR besar buat PT sepur, apa mungkin mereka ngarep Remunerasi juga yahXie Xie


RE: Ditipu petugas loket - UIZ-SenjutKade - 14-02-2013

maklum mereka kan outsourcing...
kalo dari quote salah satu kritikus di MKA:
mereka di training untuk mengoperasikan komputer pelayanan dengan baik, TAPI tidak ditraining untuk menghadapi pelanggan dengan baik


RE: Ditipu petugas loket - hendraibrahim - 16-02-2013

Lagi2 kelakuan memalukan dari petugas commuter line

dari http://news.detik.com/comment/2013/02/16/180703/2171986/10/bawa-barang-sebesar-kardus-mie-hasvita-diminta-petugas-krl-uang-bagasi

Jakarta - - Seorang penumpang KRL, Hasvita Nora (25) terkejut saat menaiki KRL jurusan Kota-Depok, dirinya diminta uang lebih oleh petugas KAI. Hanya karena membawa sebuah barang seukuran kardus mie instan, Hasvita harus membayar biaya untuk kelebihan barang sebesar Rp 50 ribu.

"Baru kali ini kejadiannya. Saya sudah sering KRL, tapi nggak pernah kayak ini diminta uang kelebihan barang. Padahal barangnya mau saya taruh di atas," ujar Hasvita saat menuturkannya kepada detikcom, Sabtu (16/2/2013).

Hasvita menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu dirinya baru saja belanja bunga di kawasan Kota. Agar tidak rusak, bunga itu dia kemas dalam kardus seukuran kardus mie instan. Selesai berbelanja, Hasvita lalu pergi membeli tiket KRL di stasiun Kota.

Tidak ada yang aneh dengan pelayanan KRL, karena dia sudah biasa menggunakan jasa angkutan massal ini. Namun keanehan terjadi saat KRL sudah melaju dari stasiun Kota, tiba-tiba 3 petugas KAI menghampiri Hasvita yang duduk di gerbong 4. Tidak banyak penumpang saat itu.

"Saya yakin mereka adalah petugas, karena berpakaian seragam biru dongker, pakai penutup kepala seperti helm warna putih, dan bersepatu seperti sepatu provost. Mereka tanya ini barang siapa. Saya bilang ini punya saya. Katanya saya harus bayar 50 ribu, karena kelebihan barang," tutur Hasvita.

Hasvita sempat menolak. Namun oknum petugas itu menyebut jika sudah ada peraturannya. "Kata dia, kalau mbak nggak setuju, mba turun," ungkap Hasvita.

Setelah membayar dengan terpaksa, ketiga oknum petugas itu lalu pergi menuju gerbong lainnya.

Anehnya menurut Hasvita, hanya dirinya yang diperiksa tiket dan diminta uang lebih barena membawa barang. Sementara penumpang lainnya di gerbong yang sama tidak dimintakan. Bahkan ada yang membawa barang lebih banyak dari dirinya.

"Saya nggak tahu apakah ini resmi atau bukan. Karena pas beli tiket, kok saya nggak dikasih tahu petugas," ujar karyawati swasta ini.

Sementara itu Kepala Humas KAI Mateta yang dikonfirmasi mempersilakan menghubungi Humas Daops I.

(rmd/ndr)


RE: Ditipu petugas loket - Achmad BD - 16-02-2013

(16-02-2013, 09:22 PM)hendraibrahim Wrote: Lagi2 kelakuan memalukan dari petugas commuter line

dari http://news.detik.com/comment/2013/02/16/180703/2171986/10/bawa-barang-sebesar-kardus-mie-hasvita-diminta-petugas-krl-uang-bagasi

Jakarta - - Seorang penumpang KRL, Hasvita Nora (25) terkejut saat menaiki KRL jurusan Kota-Depok, dirinya diminta uang lebih oleh petugas KAI. Hanya karena membawa sebuah barang seukuran kardus mie instan, Hasvita harus membayar biaya untuk kelebihan barang sebesar Rp 50 ribu.

"Baru kali ini kejadiannya. Saya sudah sering KRL, tapi nggak pernah kayak ini diminta uang kelebihan barang. Padahal barangnya mau saya taruh di atas," ujar Hasvita saat menuturkannya kepada detikcom, Sabtu (16/2/2013).

Hasvita menuturkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu dirinya baru saja belanja bunga di kawasan Kota. Agar tidak rusak, bunga itu dia kemas dalam kardus seukuran kardus mie instan. Selesai berbelanja, Hasvita lalu pergi membeli tiket KRL di stasiun Kota.

Tidak ada yang aneh dengan pelayanan KRL, karena dia sudah biasa menggunakan jasa angkutan massal ini. Namun keanehan terjadi saat KRL sudah melaju dari stasiun Kota, tiba-tiba 3 petugas KAI menghampiri Hasvita yang duduk di gerbong 4. Tidak banyak penumpang saat itu.

"Saya yakin mereka adalah petugas, karena berpakaian seragam biru dongker, pakai penutup kepala seperti helm warna putih, dan bersepatu seperti sepatu provost. Mereka tanya ini barang siapa. Saya bilang ini punya saya. Katanya saya harus bayar 50 ribu, karena kelebihan barang," tutur Hasvita.

Hasvita sempat menolak. Namun oknum petugas itu menyebut jika sudah ada peraturannya. "Kata dia, kalau mbak nggak setuju, mba turun," ungkap Hasvita.

Setelah membayar dengan terpaksa, ketiga oknum petugas itu lalu pergi menuju gerbong lainnya.

Anehnya menurut Hasvita, hanya dirinya yang diperiksa tiket dan diminta uang lebih barena membawa barang. Sementara penumpang lainnya di gerbong yang sama tidak dimintakan. Bahkan ada yang membawa barang lebih banyak dari dirinya.

"Saya nggak tahu apakah ini resmi atau bukan. Karena pas beli tiket, kok saya nggak dikasih tahu petugas," ujar karyawati swasta ini.

Sementara itu Kepala Humas KAI Mateta yang dikonfirmasi mempersilakan menghubungi Humas Daops I.

(rmd/ndr)

sepertinya itu PKD/satpam mas, harusnya si penumpang mencatat namanya laporkan ke pihak humas daop 1 mereka itu kan outsourching, tapi denger dimintain uang segitu rasanya ane pingin kasih petugas itu Dziiigg yang saya takutkan itu pungli soalnya dia hanya bilang udah ada peraturannya tapi dia sendiri nggak menjelaskan sepert apa peraturannya


RE: Ditipu petugas loket - dedy vh - 19-02-2013

harusnya minta tanda terima dari petugas yang minta tadi. terus lapor ke humas .memang sih saat ini sedang di bahas bagaimana menghadapi penumpang yang membawa barang berlebih / ringan makan tempat. tidak hanya untuk kereta jarak jauh jarak deket pun akan di atur. kalau tiket jarak jauh mah dah ada tuh peraturanya di belakang tiket namun di tiket cl kecil gitu mana ada ! hingga saat ini sedang di kaji oleh pihak kai bagaimana baiknya.


RE: Ditipu petugas loket - fahrizal - 19-02-2013

(13-02-2013, 07:01 PM)Joe_cn Wrote: ga nyangka saya, jargon "Periksa tiket dulu sebelum meninggalkan loket", malah dijadikan kesempatan bagi para oknum petugas loket untuk meraup untung.
jadi kan kalo emang konsumen itu teliti ya sudah tiket bisa ditukar dengan dalih memang petugas saat itu kurang teliti, kalo konsumen itu buru2 dan ga teliti, lumayan tuh masuk kantong, ntar kalo konsumen itu kembali, ya sepeti yang dialami om kinjeng, "komplain setelah meninggalkan loket tidak dilayani".

harus dibenahi lagi nih mental para petugas loket...

kalo petugas pintu tol jasamarga...lagi dines tidak boleh bawa dompet dll.
setelah dines di cek antara duit masuk dari bayaran dengan catatan komputer...tidak boleh ada selisih plus atau minus..ada sanskinya.
ya ..ini kan aturan kasir dari jadul....Gak Punya Uang


RE: Ditipu petugas loket - Joe_cn - 20-02-2013

(19-02-2013, 08:03 PM)fahrizal Wrote: kalo petugas pintu tol jasamarga...lagi dines tidak boleh bawa dompet dll.
setelah dines di cek antara duit masuk dari bayaran dengan catatan komputer...tidak boleh ada selisih plus atau minus..ada sanskinya.
ya ..ini kan aturan kasir dari jadul....Gak Punya Uang

ya memang itu aturan standard harusnya.
tapi gatau ni untuk petugas loket apa memang seperti itu juga ya, ya semestinya sih harusnya begitu.