![]() |
|
Laporan Perjalanan KA Matarmaja - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4) +--- Forum: Kegiatan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=10) +---- Forum: Laporan Perjalanan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=42) +---- Thread: Laporan Perjalanan KA Matarmaja (/showthread.php?tid=8175) |
RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - KL3-97xx - 07-08-2013 Lanjuuuut........ Puas beristirahat sejenak, kereta api yang saya tumpangi kembali melanjutkan perjalanannya. Lokomotif kembali menderu-deru, bahkan area bordes sampai mengepulkan asap seakan tidak mau kalah dengan lokomotif yang ada didepan :V, setelah meninggalkan stasiun Blitar, ane balik kandang ke tempat duduk untuk menyantap hidangan cepat saji yang ane beli sebelum naik ke kereta. Sembari makan, kereta terus melanjutkan perjalanan hingga sampai di stasiun Ngunut. Tak lama berselang, kereta kembali bergerak menuju stasiun pemberhentian berikutnya, stasiun Tulung( )Agung. 15 menit berlalu setelah Ngunut, kereta tiba di stasiun Tulung( )Agung. Pukul 18.48, kereta berangkat meninggalkan stasiun Tulung( )Agung. Selepas itu, ane dan teman2 pergi menuju bordes. Yaaa,, sekedar cari angin + nyari suasana lain bisa kali yah....Oh iyah, K3-2 yang ane naikin sepanjang perjalanan kali ini ternyata AC nya cukup ganas juga, sampai-sampai banyak penumpang ngeluh sehingga di Semarang swing-nya pada di tutup2in .Next, stasiun Kediri. Kereta cukup lama berhenti disini (19.23-19.28). Ane sempatkan untuk membeli kopi panas dari pedagang yang seliweran terus seakan tiada habisnya sepanjang perjalanan. Lepas Kediri, laju kereta mulai terasa meningkat. kereta kembali melambat saat akan memasuki percabangan stasiun Kertosono. Disini kereta sempat BLB selama beberapa saat. Tak lama berselang, kereta berjalan pelan memasuki area stasiun Kertosono. Ternyata, disini sudah ditunggu oleh KA Sancaka Sore dari Yogyakarta, dan momen inilah yang akan menjadi langka ketika KA 113 terus melanjutkan perjalanannya hingga ke tujuan. Selepas Kertosono, kereta melaju sangat cepat, bahkan yang paling cepat selama perjalanan kali ini. Kereta baru melambat ketika memasuki stasiun Nganjuk (20.21-20.23). Selepas Nganjuk, kereta kembali digeber sama pak masinis hingga memasuki stasiun Madiun pada pukul 21.04. 2 menit, 3 menit ditunggu kok kereta gk gerak-gerak ya???? Karena ane pikir kalo lagi ada pergantian masinis, yaudah ane jalan2 keluar kereta. EEhhhhh,, udah jalan sampe pas samping loko, sinyal keluar sudah berganti menjadi hijau. Ppfffffttt,, yaudah balik kandang dah ke (bordes). Sepanjang petak Madiun-Solo ane ngebordes. Suhu udara ruangan yang dinginnya gk ketulungan ditambah lagi badan ane yang cuma selembar (dikira kertas kali ) membuat ane gk betah di dalem kereta. Yaudah deh, bordes lah pilihan utama.Selepas Madiun, laju kereta sering terhambat, kereta yang ane naikin sering berhenti gk jelas menjelang memasuki stasiun. Sekitar 1 atau 2 stasiun selepas Madiun (ane gk inget pasti) KA 113 ternyata bersilang dengan suatu KA, namun karena kondisi sekitar yang gelap ditambah kereta berjalan langsung, ane gk tau sama sekali itu kereta apa. Mungkin ada rekan RF yang tau itu kereta apa?? Kereta terus melaju, dan ane terus meratapi pemandangan diluar yang gelap gulita tanpa ada cahaya, kecuali titik-titik kecil cahaya di kejauhan sana. Sesekali laju kereta melambat, namun seketika itu pula laju kereta kembali meningkat. Kereta baru benar-benar melambat ketika memasuki stasiun Masaran(22.24-22.48). Decit roda kereta terdengar jelas ketika kereta memasuki wilayah stasiun. Ane yakin betul kalau KA yang ane naiki akan disusul sebuah KA (karena sedari tadi KA yang ane naiki belum pernah disusul kereta dari arah Surabaya sana....). Tak lama menunggu, meluncurlah KA Turangga dari arah Surabaya menuju Solo dengan cepatnya, bahkan tanpa permisi dan langsung menghilang di kejauhan sana. Sepeninggalan KA Turangga ane masuk lagi ke dalam. Tapi setelah hampir 10 menit kok gk jalan-jalan juga??? Turun lagi deh ane, ternyata eh ternyata sinyal keluar arah ke Madiun sudah dibuka yang berarti akan ada kereta api yang akan lewat lagi. Dalam hati ane berpikir kereta api apa yang bakal lewat, Pasundan???? Malioboro????, tapi lama kelamaan pikiran mengerucut ke satu nama kereta yang sulit diucapkan. Tak lama berselang, suara khas pintu perlintasan kereta terdengar dan di kejauhan sana nampak sorot sinar lampu lokomotif. Tepat sekitar 10 menit semenjak KA Turangga tadi lewat, melintaslah dari arah Solo kereta (Gaya-Baru-Malam-Selatan) . Tepat sepeninggalan KA tsb (ah panjang bgt namanya ), KA 113 diberangkatkan.Selanjutnya, kereta api Matarrrmaja yang saya naiki tiba di stasiun Solo Jebres pada pukul 23.06. Perkiraan saya, disini kereta akan bersilang dengan kereta Malioboro dari Yogyakarta. ..... RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - Anugrah Bima - 07-08-2013 Lanjut mas TRnya ![]() Anyway, Bekasinya dimana nie? RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - KL3-97xx - 08-08-2013 .... Sekitar 10 menit setelah menunggu, akhirnya lewatlah yang dinanti-nanti sedari tadi, KA Malioboro berjalan langsung di jalur 2 stasiun Jebres. Tak lama kemudian, KA 113 yang ane naiki berangkat dari jalur 3 stasiun Solo Jebres, meninggalkan sebuah rangkaian kereta kelas ekonomi yang sedang terlelap. Kereta berjalan perlahan saat mulai meninggalkan kota Solo. Rumah-rumah yang banyak terdapat di kiri-kanan rel seakan tiada habisnya hingga kereta berbelok arah dan meninggalkan kota Solo. Selepas kota Solo, kereta berjalan dengan aduhai (lambatnya). Guncangan-guncangan yang ditimbulkan menyebabkan ane menjadi ngantuk, dan kemudian terduduk lalu tertidur di bordes kereta api. Seingat saya, tidak begitu lama selepas Solo kereta bersilang dengan KA matarmaja dari arah Jakarta, dan kereta yang saya naiki berjalan langsung. Sayang ane tidak ingat dimana itu terjadi karena masih berada di alam bawah sadar ane ![]() Tiba-tiba kereta melambat selambat-lambatnya dan akhirnya berhenti di sebuah stasiun. Hal ini membuat keindahan alam bawah sadar ane sirna seketika. Ya udah, daripada nganggur, mending ane turun aja dari kereta :v. Betapa gembira ketika ane turun dan ternyata kereta sedang berhenti di stasiun Gundih, stasiun yang langka ya?? Karena bangunan stasiun berada di antara 2 jalur kereta api. Waktu sudah berlalu sekitar 15 menit dari tengah malam, sudah sekitar 8 menit ane berhenti di sini. Tapi, tanda-tanda sinyal keluar aman pun belum nampak. Lama menunggu, ane pun kesal. Ya udah deh daripada stress mending poto-poto dulu . Hasilnya... ya ala kadarnya aja deh, nikmati aja hasil foto amatiran[spoiler=stasiun Gundih] ![]() [/spoiler] [spoiler=stasiun Gundih] ![]() [/spoiler] [spoiler=stasiun Gundih lagi] ![]() [/spoiler] [spoiler=lagih,, awas ngiler] ![]() [/spoiler] [spoiler=lagii] ![]() [/spoiler] [spoiler=poto terooss] ![]() [/spoiler] [spoiler=geser spot dikit] ![]() [/spoiler] [spoiler=pakek flash nie] ![]() [/spoiler] [spoiler=sinyal keluar arah ke semarang nie] ![]() [/spoiler] [spoiler=ancuurr] ![]() [/spoiler] [spoiler=dibuang sayang] ![]() [/spoiler] RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - KL3-97xx - 16-08-2013 Aduh maaf2 kelanjutan Report ini tertunda begitu lama karena kendala teknis.... .......Tapi jangan bersedih hati karena report kali ini ane lanjutin lagi.... Warna Sinyal keluar ke arah Solo sudah berubah menjadi hijau, pertanda bahwa lawan silang kali ini sudah mendekat.... Tapi kok ya ditunggu gk lewat2 ya??? Akhirnya setelah sekitar 7 menit setelah sinyal keluar ber-aspek hijau kereta yang dinanti-nantikan pun lewat juga..... KA Ekonomi AC Majapahit berjalan dengan indahnya menyejukkan suasana stasiun Gundih saat itu... Pukul 00.36, kereta yang ane naiki kembali melaju, setelah sekitar 25 menit terdiam hanya untuk menunggu 1 lawan silang... Kereta melaju dengan kecepatan rendah selepas Gundih, bahkan kalau menurut saya lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan di daerah Sumberpucung... Belum lagi ditambah dengan guncangan yang amat aduhai membuat ane teringat suatu lagu yang saat itu sering terdengar.....Quote:♪ ♪ Digoyang, Digoyang, Digoyang, Goyang-Goyang, Sundul ... [spoiler=buka]SOENDOEL GAN..... [/spoiler]ups keceplosan,, abis lagi booming sih waktu itu yah... :3 Back to Trip Tengah malam saat itu terasa sangat menjengkelkan. Decit roda kereta yang tiada henti, goyangan yang semakin menggila, ditambah pedagang yang wara-wiri di sekitar ane menyebabkan tingkat kemarahan ane naik . Untuk menghindari tensi yang semakin meningkat, ane putuskan untuk jalan-jalan ke belakang. Beruntunglah, ketika sampai di suatu kereta, ada seorang bapak-bapak yang sedang melihat bintang-bintang yang indah di kejauhan sana dengan membuka pintu di bordes (jangan ditiru yah kawan-kawan...). Iseng-iseng, saya JeBe-JeBe sama si bapak melihat dan merasakan pemandangan di luar kereta, hehe.... Sambil basa basi (nanya nama, darimana, mau kemana, bla bla bla) kami dibuat terpana dengan pemandangan indah di ujung langit sana. Tapi dari semua keindahan malam itu, terselip sebuah tanya di dalam hati ane.... Di sepanjang perjalanan sejak saya bordesan, di sepanjang rel kereta terdapat suatu tanaman yang bentuknya samar-samar bulat, tidak tinggi, dan bukan padi, yaa..... seperti kol atau kubis-kubis atau semacamnya lah.... Tapi setelah ane tanya ke bapak-bapak sebelah ane katanya itu tanaman tembakau. Mungkin ada rekan RF yang bisa memberikan pencerahan??Asik bercerita, laju kereta terasa melambat (Padahal mah daritadi juga udah lambat, wkwkwkwkwk) dan terus melambat hingga akhirnya berbelok dengan santainya di jalur (1 atau 3??) stasiun Tanggung. Kereta bergerak perlahan hingga sampai di ujung stasiun yang kecil ini. Perjalanan kembali terhenti pukul 01.36 menunggu lawan silang selanjutnya, KA Brantas. Ditunggu-tunggu kok ya enggak lewat juga kereta nya, yaudah saya jalan ke belakang ke arah bangunan stasiun. Mohon maaf tidak diabadikan karena space yang cukup sempit antara bangunan dan body kereta... Hanya bisa kasih ini, yang terpampang di ruang tunggu stasiun... [spoiler=Stasiun Tanggung] [/spoiler]Lama kelamaan penumpang yang ada di atas kereta pun gatal, sehingga banyak dari mereka yang turun ke bawah (mungkin juga karena di dalam dingin kali yah :v) Kebanyakan dari mereka ngobrol satu sama lain dan basa basi dengan petugas stasiun (ini dimana, masih lama / tidak, kerjanya gimana, dll). Yang mencengangkan, petugas di stasiun bilang kalo KA 113 yang ane naikin bakalan silang 2 KA sekaligus, Brantas + Bangunkarta, PPffffttt.... Celaka 13 dah, kalo boleh semaput ya ane semaput disitu dah @@ 15 menit menunggu, suasana masih hening, sunyi-senyap. Petugas stasiun (PPKA ya??) sedari tadi hanya memandang ke arah semarang berharap ada kereta yang lewat. Sementara ane cukup duduk di bordes sambil ngopi + makan kacang kulit bareng temen. Tak berapa lama, munculah sebongkah cahaya di kejauhan yang lama kelamaan mendekat dan akhirnya sampai di depan mata dengan lumayan cepat dan kemudian menghilang ditelan kegelapan di ujung stasiun..... Masih di tempat yang sama, sekitar 15 menit kemudian nampak lagi cahaya yang sama, menuju ke arah yang sama, dan menghilang dengan cara yang sama pula, meninggalkan kereta ane sendiri di bawah langit berbintang malam itu. Pukul 02.15, setelah semboyan 40 dan 41 diberikan, kereta kembali melaju meninggalkan stasiun Tanggung. Selepas Tanggung, ane kembali ke kursi dan mencoba untuk memejamkan mata, hingga akhirnya benar-benar terpejam di dalam kereta yang dinginnya bukan main. Samar terasa kalau kereta sempat berhenti sebelum memasuki Semarang, bersilang dengan suatu KA, entah dimana. Kemudian ane sadar ketika KA memasuki stasiun Semarang Poncol pada pukul 02.57. Disini kereta bersilang dengan Senja Utama Semarang dari Jakarta..... To be Continued (07-08-2013, 11:05 PM)Anugrah Bima Wrote: Lanjut mas TRnya Di daerah Bintara mas'e, wilayah perbatasan antara Jakarta-Bekasi... RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - Anugrah Bima - 16-08-2013 (16-08-2013, 09:06 PM)KL3-97xx Wrote: Aduh maaf2 kelanjutan Report ini tertunda begitu lama karena kendala teknis....Wah, mas di Bintara, saya di Bintara Jaya, sumber arta sie tepatnya, di Bintara mananya nie? RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - epifanto - 17-08-2013 (07-08-2013, 11:05 PM)Anugrah Bima Wrote: Lanjut mas TRnya Quote:Di daerah Bintara mas'e, wilayah perbatasan antara Jakarta-Bekasi... waaah TR nya mantab tenan ane juga bekasi mas, pondok ungu. kebalikannnya sampeyan, ane kerA ngalaM, tapi nyangkulnya di Jakarta. terakhir naik matarmaja 20 tahun yang lalu ,pengen ah napak tilas lagi naik matarmaja ke ngalaM, apa lagi setelah baca TR nya sampeyan ini
RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - Anugrah Bima - 17-08-2013 (17-08-2013, 10:08 AM)epifanto Wrote:(07-08-2013, 11:05 PM)Anugrah Bima Wrote: Lanjut mas TRnya Saya juga seumur2 belum pernah naik matar, malah dlu zonk dengan si Majapahit ![]() Masih menunggu lanjutan TRnya Hehehe RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - KL3-97xx - 18-08-2013 (16-08-2013, 09:53 PM)Anugrah Bima Wrote:Di perumahannya mas'e perumahan p****k c**ta(16-08-2013, 09:06 PM)KL3-97xx Wrote:Wah, mas di Bintara, saya di Bintara Jaya, sumber arta sie tepatnya, di Bintara mananya nie?(07-08-2013, 11:05 PM)Anugrah Bima Wrote: Lanjut mas TRnya (17-08-2013, 10:08 AM)epifanto Wrote: waaah TR nya mantab tenanmaaf mas, kerA ngalaM itu apa?? ayok atuh mas dicoba aja naik matarnya, tapi saran saya sih yang genap aja ![]() ================================================================================ Untuk Report bagian terakhirnya segera dilanjut
RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - CC-201-23 - 18-08-2013 (18-08-2013, 02:21 PM)KL3-97xx Wrote:(16-08-2013, 09:53 PM)Anugrah Bima Wrote:Di perumahannya mas'e perumahan p****k c**ta(16-08-2013, 09:06 PM)KL3-97xx Wrote:Wah, mas di Bintara, saya di Bintara Jaya, sumber arta sie tepatnya, di Bintara mananya nie?(07-08-2013, 11:05 PM)Anugrah Bima Wrote: Lanjut mas TRnya Kera Ngalam=Arek Malang, orang Malang dengan bhs setempat (bahasa balikan)
RE: Laporan Perjalanan KA Matarmaja - KL3-97xx - 23-08-2013 diLanjut lagi ya Gan... sist... Selepas SMC ane cuma ngeringkuk di kursi sambil terus menutup mata di tengah-tengah udara yang menusuk tulang. Tak berapa lama, KA 113 pun diberangkatkan dari stasiun Semarang Poncol (03.09). Ane sadar, kalo KA 113 saat itu sudah telat (sangat) semenjak sampai Semarang, karena Semarang-Jakarta kurang lebih 7-8 jam, berarti masuk Jakarta pahit-pahitnya jam 11 siang.... Perjalanan ane terus berlanjut diselingi dengan mimpi-mimpi indah di setiap kereta melaju. Kereta masih terus berhenti, tetapi, buaian mentari pagi terus membuat kelopak mata saya enggan beranjak. Sadar-sadar sudah sampai di Pekalongan jam 05.43 pagi. Wah berarti bener-bener dah ane waktu itu engga makan sahur, tapi yaudah mau gimana lagi, abis tubuh udah enggak bisa diajak kompromi lagi sih XD.... Di Pekalongan cuma berhenti 3 menit, setelah itu KA kembali berangkat menuju stasiun pemberhentian berikutnya, stasiun Tegal. KA 113 masuk stasiun Tegal pukul 06.38 dan masuk di jalur 1. Di jalur 2 ada KA peti kemas menuju ke timur, di jalur 3 ada KA Parcel, dan di jalur 4 ada KA barang kosong (sepertinya KA semen). Perkiraan saya, disini akan menyusul KA Parcel. Tapi kenyataannya? KA warna hijau tersebut pergi duluan meninggalkan ane di sana 5 menit setelah KA ane masuk Tegal. Et dah, what the f***! Yaudah, jadi dah kereta ane bermesraan dengan gerbong barang dan terpal yang banyak terdapat di sebelah :v. Tepat pukul 06.51, kereta api matarmaja diberangkatkan kembali dari stasiun Tegal, dengan mengekor KA Parcel. Roman-romannya mah ini kereta ga bakal silang lagi soalnya ngekor si KA Parcel. Tapi kenyataannya? Nih KA selepas Tegal kok jalannya nggremet banget yah, pelan-kenceng-pelan-kenceng gitu deh, ah pertanda buruk nih.... Benar saja. Sekitar jam 8, KA 113 kembali berhenti, kali ini di stasiun Bulakamba. Di sebelah ada KA peti kemas yang langsung berangkat begitu KA 113 masuk. Tak pikir KA 113 emang berhenti normal disini, tapi tak berapa lama PPKA bilang kalau KA 113 tunggu masuk KA Indosemen 17xx stasiun Bulakamba. Pffft,,,,, @#!$@#!**#@! untung pas puasa, kalo enggak udah ane gulingin nih KA, hohoho.....Matahari sudah panas menyengat, di kejauhan nampak Lok CC206 yang bertatap muka dengan CC 201 di stasiun Bulakamba, pertanda KA 113 yang ane naikin akan segera berjalan. Well, akhirnya touchdown Cirebon Prujakan pada pukul 08.33, dan langsung berangkat 3 menit kemudian. Selepas Cirebon, ane cuma menikmati suasana kereta yang mulai hangat, tapi tetap sejuk. Liat penumpang yang mulai tertidur lelap karena kelelahan sepanjang perjalanan, liat sawah di kiri-kanan kereta, liat semua kereta dari arah jakarta mulai dari Kutojaya (di Cirebon) sampai Cirebon Ekspres ya? (di Bekasi), liat Kereta Wijaya Kusuma di Pegaden Baru, liat KA Tegal Arum disusul di Haurgelis Tak banyak yang bisa diceritakan disini. Mungkin hanya suasananya ya? Yang hening, karena semua penumpang sudah kelelahan. Jadi inget adegan di film 5cm yang pas di kereta waktu penumpang pada tidur.. [spoiler=ss] ![]() ![]() [/spoiler] Tuhan, negeri ini indah, bantu kami menjaganya...
Huft, setelah menempuh sekitar 19 jam di perjalanan, KA 113 pada hari itu, tanggal 18 Juli, memasuki stasiun besar Jatinegara pada pukul 11.07. Disini ane mengakhiri perjalanan untuk melanjutkan perjalanan dengan naik KRL. Sekitar 4 menit kemudian, kereta api matarmaja meninggalkan stasiun Jatinegara untuk mengakhiri perjalanannya di stasiun besar Pasar Senen. Ending Nah, segitu dulu cerita ane dalam perjalanan kali ini, mudah-mudahan bermanfaat bagi yang mau nyoba kereta matarmaja. Tak lupa ane mengucapkan terima kasih kepada Allah swt yang telah memberi kesempatan untuk berkunjung kembali ke Malang, dan tak ketinggalan orang tua (ibu) ane yang selalu setia menemani perjalanan ane. Oh iya, walaupun telat ijinkanlah ane mengucapkan Minal aidin wallfaidzin, mohon maaf lahir dan batin, selamat hari raya idul fitri 1434 H, mohon kalau ane ada salah-salah kata dan perbuatan, sekiranya dapat dimaafkan.... Sekian, Selamat siang, dan Salam Seribulimaratusss..... |