![]() |
|
rel mati dekat Semarang Tawang - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Hobby (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=6) +--- Forum: Mblusukan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: rel mati dekat Semarang Tawang (/showthread.php?tid=763) |
RE: rel mati dekat Semarang Tawang - Avian D301 - 02-01-2011 maaf, sebelumnya saya mau kasi informasi tentang palang yang hilang, palang tersebut diambil oleh PT.KAI sendiri, dan sekarang palang tersebut di fungsikan kembali di perlintasan jl.puri anjasmara semarang, karena awalnya berpalang 2, sekarang berpalang 4, trimakasi RE: rel mati dekat Semarang Tawang - Bagus cc 203 30 - 07-04-2011 Yang foto Dari TPRM....Stasiun Djurnatan itu.... apa....??? Apakah Lawang Sewu RE: rel mati dekat Semarang Tawang - Avian D301 - 10-02-2012 (07-04-2011, 05:14 PM)Bagus cc 203 30 Wrote: beda ......... jurnatan itu letaknya di jalan jurnatan dekat bunderan bubakan kalo sekarang ..........kalo lawang sewu itu di dekat tugu muda RE: rel mati dekat Semarang Tawang - Anugrah Bima - 11-02-2012 Sayang sekali bukti otentik sejarah perkeretaapian Indonesia di Kota yang pertama dibuat jalur rel malah kini (hampir) lenyap Ada yang punya update? Soalnya akhir2 ini jarang lewat semarang...
RE: rel mati dekat Semarang Tawang - nino - 16-02-2012 dari peta Indonesia taun 1926 ![]() Semarang NIS = stasiun pertama, katanya sekarang jadi salah satu bangunan di stasiun Semarang Gudang yang kerendem air laut itu Central Station = stasiun Jurnatan, buat jalur Semarang-Kemijen-Demak-Kudus-Pati-Rembang-Juana-Blora-Purwodadi ada jalur ke pelabuhan, yang ke barat tu ke Cheribond, yang saya belum tau adalah jalur trem dalam kota yang salah satunya ngelewatin lawang sewu RE: rel mati dekat Semarang Tawang - enrico - 16-02-2012 (16-02-2012, 10:55 AM)nino Wrote: dari peta Indonesia taun 1926 sayang sekali, bangunan dan jalur yg disebutkan diatas hampir lenyap bahkan tak berbekas sama sekali, terutama stasiun Djurnatan yang sekarang jadi komplek pertokoan ![]() kalau trem kota semarang kalau gak salah ada 2 koridor yang satu dari stasiun central (jurnatan) menuju aloon-aloon (sekarang jadi pasar johar) menyusuri jalan pemuda hingga bundaran wihelmina (sekarang tugu muda), berbelok ke arah bulu dan berhenti sebelum banjirkanal barat, koridor ini yang melewati lawang sewu ![]() sedangkan koridor 2 dari stasiun central menuju jalan MT.Haryono dan lurus hingga peterongan dan berakhir di jomblang (sekarang daerah java mall) ![]() sekian info dari saya ![]() CMIIW RE: rel mati dekat Semarang Tawang - harry cool - 28-02-2012 wah padahal blm pernah ksana, uda ilang duluan RE: rel mati dekat Semarang Tawang - spoor_jadul - 15-07-2013 (06-04-2009, 11:41 AM)coret Wrote:Illia Wrote:PAs liat jalur semarang pelabuan wa liat bagus banget sumber : http://www.bisnis-jateng.com/index.php/2013/05/jalur-ka-kai-akan-mengaktifkan-kembali-jalur-ka-barang-menuju-tanjung-emas/ PT KA Akan Mengaktifkan Kembali Jalur KA Barang Menuju Tanjung Emas 14 May 2013 SEMARANG – PT KS Daerah Operasi (Daops) IV Semarang segera mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) barang dari Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Semarang Poncol menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang sepanjang 3 Km, dengan membutuhkan anggaran mencapai sebesar Rp10 miliar. Vice Presiden PT KA Daops IV Semarang, Totok Suryono mengatakan reaktifasi jalur KA ke pelabuhan tersebut, sebagai upaya untuk meningkatkan arus distribusi barang eskpor – impor di berbagai daerah di wilayah Jateng, dengan menggunakan moda transportasi kereta api barang. “Saat ini sedang proses penyusunan Detailed Enginering Design (DED) yang akan memakan waktu sekitar 3-4 bulan mendatang dan diperkirakan rektifasi jalur baja ke pelabuhan tanjung Emas itu bakal menelan anggaran hingga mencapai Rp10 miliar,†tuturnya, kepada Bisnis, Selasa (14/5/2013). Menurutnya, kebutuhan pasti anggaran untuk aktifasi jalur KA dari Stasiun Semarang Tawang ke Pelabuhan Tanjung Emas tersebut akan dapat diketahui secara pasti setelah penyusunan DED selesai. “Perkiraan sementara, anggarannya butuh Rp10 miliar, namun hasil akhir kebutuhan dananya setelah DED selesai disusun,†ujarnya. Dia mengatakan kebutuhan dana sebesar itu di antaranya untuk pengadaan rel baru menggantikan material yang sudah ada sebelumnya, pengurukan lahan dan peninggian jalur ke lama mencapai 2 meter, mengingat kondisi jalur lama nyaris hulang akibat terendam rob dan banjir, serta penertiban rumah warga di sekitar jalur KA tersebut Pihaknya berharap aktifasi jalur KA Pelabuhan, dari Stasiun Semarang Tawang-Stasiun Semarang Gudang- Pelabuhan Tanjung Emas sepanjang sekitar 3-4 kilometer tersebut dapat segera beroperasi penuh pada awal April 2014. “Pengerjaan fisik proyek aktifasi jalur KA pelabuhan ini cukup singkat, paling hanya butuh waktu tiga bulan pengerjaan. Rencananya paling lambat Januari 2014 sudah dimulai dan diharapkan selesai April 2014,†tuturnya. Dia mengatakan saat ini PT KA juga sedang menyiapkan draft kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pelabuhan (Pelindo) III untuk penyediaan lapangan penumpukan khusus kontainer dilingkungan pelabuhan tersebut, yang diangkut menggunakan kereta api barang. Menurutnya, jika kereta api barang pada jalur tersebut beroperasi, KAI akan menyiapkan tiga rangkaian KA dengan 20 gerbong kontainer per hari sebagai tahap awal yang akan melayani pengangkutan barang maupun konatainer. “Kapasitas angkut setiap rangkaian KA itu mencapai sekitar 800 ton, jadi dalam sehari mampu mengangkut barang hingga mencapai 24.000 ton, yang sebagian besar untuk melayani alur distribusi barang selain untuk Jateng juga ke wilayah DKI dan Jatim,†tuturnya. (k39/rsj) ==================== sumber : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/07/10/230402/KAPelabuhan-Tahap-Pembahasan-Teknis Jalur KA ke Pelabuhan Tajung Emas Dalam Tahap Pembahasan Teknis 10 Juli 2013 SEMARANG -Wacana pembuatan jalur kereta api (KA) barang masuk Pelabuhan Tanjung Emas kini tengah dalam pembahasan teknis. Pelindo III Cabang Tanjung Emas merespons positif upaya PT KA itu guna efisiensi biaya forwarding ekspor-impor. GM Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS), Iwan Sabatini, mengemukakan hal itu kepada wartawan, kemarin. â€ÂKami sudah mulai membicarakan secara teknis dengan PT KA. Dengan adanya KA barang masuk ke pelabuhan, jelas biaya menjadi lebih efisien.†Cara itu, kata dia, akan berpengaruh kepada berkurangnya beban jalan pantura oleh kendaraan berat. Beban jalan yang berkurang akan menambah usia jalan. Seperti diberitakan sebelumnya, PT KA telah merencanakan membuat jalur KA barang sampai ke Pelabuhan Tanjung Emas. Direncanakan, di sekitar Stasiun Alas Tuwa akan dijadikan terminal peti kemas. Tingkatkan Jalan Bagi Sabatini, Pelabuhan Tanjung Emas merupakan tantangan kerja. Diperlukan berbagai inovasi dalam melancarkan kinerja bongkar muat peti kemas. Tak hanya, soal jalur KA barang, tetapi juga peningkatan infrastruktur pelabuhan. Karena itu, kata dia, Pelindo akan meningkatkan Jl Coaster untuk perbaikan pelayanan. Sebab, jalan itu kini kembali terendam rob. Peninggian akan dilakukan sekitar 30 cm sampai 40 cm. â€ÂDengan ketinggian itu, kami harapkan masih bisa digunakan sampai lima tahun ke depan,†katanya. Mengenai proyek kolam retensi di empat cluster yang dibangun di Tanjung Emas, belum selesai. â€ÂPompa akan didatangkan dari Jepang,†katanya didampingi Humas PT Pelindo III Cabang Tanjung Emas, Husninatul Ghasani. (G5-87) RE: rel mati dekat Semarang Tawang - sinyal_mekanik - 17-07-2013 aneh.sadarnya lama banget orang yang katanya mengerti soal transportasi kalo kereta api itu penting.kburu aset jaringan ka di plabuhan pada lenyap dan d tambah hancurnya jalan pantura tiada henti.baru deh pada sadar. RE: rel mati dekat Semarang Tawang - sonyazis - 17-07-2013 Lagian kalo dipikir, tiap tahun kita ngeluarin duit cuma buat benerin jalan yg rusak yg sebenarnya kita semua tahu sebabnya. Padahal jika jalanan lebih awet, duit tadi bisa dialokasikan buat bangun jalan/infrastruktur di daerah terpencil/perbatasan (Indonesia ini bukan cuma pulau Jawa apalagi cuma Pantura) Dan 'mereka yg berkepentingan' membiarkan itu terjadi tiap tahun, berulang dan berulang, kalo aku rasa bukan sadarnya lama. Tapi sengaja. Uedan tenan. Memang selalu harus ada yg memulai perubahan, walau kecil dan perlahan, semoga terealisasi dan sukses. Amin. |