Semboyan35 Indonesian Railfans
[DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas (/showthread.php?tid=8050)

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Joe_cn - 05-07-2013

(04-07-2013, 06:59 PM)Hungry Soul Wrote: Dua-duanya punya jawaban yang sama: tanggal yang sampean lihat itu adalah tanggal dimana terdapat harga spesial (banting harga) untuk KA-KA tertentu. Harga bantingan terdapat di tanggal 29 Juli - 19 Agustus 2013. Di tanggal-tanggal ini, bisa saja subkelas A harganya lebih murah dari subkelas J, atau harga flat semua subkelas. itu penjelasan untuk gambar pertama (penjelasan gambar kedua juga sih, hahaha)

Di gambar kedua itu kenapa Sembrani lebih mahal dari ABA, karena yang dapet harga bantingan adalah ABA pagi dan malam, sementara Sembrani nya nggak. Yah begitulah kurang lebihnya, Kiss Me if I'm wrong, Terima kos putri #eeeh

Ngiler

Jawaban yang sangat memuaskan....
Bisa diberi gelar Rizki Kurniawan S.Prom, M.Sub (sarjana promo, master subkelas)...Senang


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Ma Chi - 20-07-2013

yang bikin keren dari tarif subkelas Ngeledek

[Image: 6p8v.jpg]

entah ini ekse tarif bisnis atau bisnis tarif ekse, hihihi

*sumber
tiketkai.com
reservasi BD-ML, 28 Agustus 2013


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Logawa_ATB - 21-07-2013

(20-07-2013, 10:39 AM)Ma Chi Wrote: yang bikin keren dari tarif subkelas Ngeledek

[Image: 6p8v.jpg]

entah ini ekse tarif bisnis atau bisnis tarif ekse, hihihi

*sumber
tiketkai.com
reservasi BD-ML, 28 Agustus 2013

Kalo di hypermarket atau supermarket hal kyk gitu udah hal biasa tuch, Kang... Es krim merk C bs dijual lbh mahal ketimbang es krim merk W, pdhal sama2 es krim kan...? :p


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - sambel_tumpang - 27-09-2013

(20-07-2013, 10:39 AM)Ma Chi Wrote: yang bikin keren dari tarif subkelas Ngeledek

[Image: 6p8v.jpg]

entah ini ekse tarif bisnis atau bisnis tarif ekse, hihihi

*sumber
tiketkai.com
reservasi BD-ML, 28 Agustus 2013

bukannya biasa yak?

Exe subklas I merupakan salah satu subklas paling murah dari kelas exe

dan Bisnis kelas B merupakan subklas reguler dan paling mahal dibanding subklas bisnis yang lain.

berarti misal hoki, dapet harga sama tapi udah kelas Exe, namun juga perlu diperhatikan masalah posisi dari tempat duduk dan pada gerbong berapa. karena setahu saya tidak semua gerbong available untuk subklas bawah alias paling murah. heheheh

CMIIW


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - fajar_muhammadBJS - 11-12-2013

Nih kereta kok malah ngikutin penerbangan (sebut saja) Si Merah dari Malaysia. Jadi kayak ada hot seat-hotseat an gitu. Padahal mau di hot seat kek, di standard seat kek. Kan sama2 eksekutif/bisnis/eko. Sama2 pake ac. Sama jenis kursinya. Lah kok dibedabedain? Aneh sih ya. Dan menurut pengalaman saya. Pengalaman saya naik kereta/si merah Yg namanya "subkelas/HOTSEAT" di kereta dan si merah sama sama aja kok. Gak ada beda. Ya mungkin kalo di si merah pake hot seat bisa boarding duluan dan dapet pelayanan duluan. Tapi kalo di kereta?


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Batpod - 11-12-2013

(11-05-2013, 10:54 AM)mij_jim Wrote: Back to topic.
yang saya takutkan adalah adanya perlakuan yg berbeda antara penumpang yg beli tiket sub kelas lebih rendah dengan sub kelas yg lebih tinggi , atau malah ini adalah sebuah keuntungan bagi si pemegang tiket sub kelas yg lebih tinggi ya ?

Dan baru sadar, dengan sistem ini kita gak bisa pindah tempat duduk lagi dong yah, biasanya kan kalo dpt kursi yang rada ga enak bisa pindah ke kereta lain yang kosong, lah skrg sudah fix beli tempat duduk disitu ya gak boleh pindah-pindah lagi Xie Xie
Masa sih? Tapi saya masih suka pindah2 tempat duduk kok. Biasanya gerbong belakang pda kosong, trus saya pindah. Gak diomelin tuh sama CSnya

*oya saya suka beli tiket dengan harga subkelas terendah* Ngiler


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - CC-201-23 - 12-12-2013

(11-12-2013, 05:23 PM)fajar_muhammadBJS Wrote: Nih kereta kok malah ngikutin penerbangan (sebut saja) Si Merah dari Malaysia. Jadi kayak ada hot seat-hotseat an gitu. Padahal mau di hot seat kek, di standard seat kek. Kan sama2 eksekutif/bisnis/eko. Sama2 pake ac. Sama jenis kursinya. Lah kok dibedabedain? Aneh sih ya. Dan menurut pengalaman saya. Pengalaman saya naik kereta/si merah Yg namanya "subkelas/HOTSEAT" di kereta dan si merah sama sama aja kok. Gak ada beda. Ya mungkin kalo di si merah pake hot seat bisa boarding duluan dan dapet pelayanan duluan. Tapi kalo di kereta?

Kursi panas seperti itu lebih lega ruang kakinya dibandingkan kursi standar, makanya dijual mahal. Berbeda dgn kereta, pada kelas yg sama memilliki ruang kaki yg sama, terlepas dari posisi gerbong & subkelas yg dibeli


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - tomtom - 17-12-2013

(11-12-2013, 05:23 PM)fajar_muhammadBJS Wrote: Nih kereta kok malah ngikutin penerbangan (sebut saja) Si Merah dari Malaysia. Jadi kayak ada hot seat-hotseat an gitu. Padahal mau di hot seat kek, di standard seat kek. Kan sama2 eksekutif/bisnis/eko. Sama2 pake ac. Sama jenis kursinya. Lah kok dibedabedain? Aneh sih ya. Dan menurut pengalaman saya. Pengalaman saya naik kereta/si merah Yg namanya "subkelas/HOTSEAT" di kereta dan si merah sama sama aja kok. Gak ada beda. Ya mungkin kalo di si merah pake hot seat bisa boarding duluan dan dapet pelayanan duluan. Tapi kalo di kereta?

kalo di kereta bedanya cuma di urutan kereta/gerbong aja mas, yg murah biasanya kereta paling depan.. gak signifikan sih bedanya.. sepertinya memang perlu ditambahkan faktor2 pembeda lainnya agar sistem subclass milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini lebih "menggigit" misalnya untuk subclass yg lebih mahal bebas bea reschedule atau pembatalan, bebas pilih tempat duduk, fasilitas bagasi yg lebih banyak, dapat poin/mileage paling banyak yg bisa dikumpulkan dan ditukarkan dengan tiket gratis, dsb. sementara untuk subclass2 yg lebih murah diberikan fasilitas dengan gradasi yg semakin minimal. tp ya tetap suka2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sih, mereka yg punya jualan hehehe


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - Hungry Soul - 22-12-2013

(17-12-2013, 06:16 PM)tomtom Wrote:
(11-12-2013, 05:23 PM)fajar_muhammadBJS Wrote: Nih kereta kok malah ngikutin penerbangan (sebut saja) Si Merah dari Malaysia. Jadi kayak ada hot seat-hotseat an gitu. Padahal mau di hot seat kek, di standard seat kek. Kan sama2 eksekutif/bisnis/eko. Sama2 pake ac. Sama jenis kursinya. Lah kok dibedabedain? Aneh sih ya. Dan menurut pengalaman saya. Pengalaman saya naik kereta/si merah Yg namanya "subkelas/HOTSEAT" di kereta dan si merah sama sama aja kok. Gak ada beda. Ya mungkin kalo di si merah pake hot seat bisa boarding duluan dan dapet pelayanan duluan. Tapi kalo di kereta?

kalo di kereta bedanya cuma di urutan kereta/gerbong aja mas, yg murah biasanya kereta paling depan.. gak signifikan sih bedanya.. sepertinya memang perlu ditambahkan faktor2 pembeda lainnya agar sistem subclass milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini lebih "menggigit" misalnya untuk subclass yg lebih mahal bebas bea reschedule atau pembatalan, bebas pilih tempat duduk, fasilitas bagasi yg lebih banyak, dapat poin/mileage paling banyak yg bisa dikumpulkan dan ditukarkan dengan tiket gratis, dsb. sementara untuk subclass2 yg lebih murah diberikan fasilitas dengan gradasi yg semakin minimal. tp ya tetap suka2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sih, mereka yg punya jualan hehehe

Sejauh ini yang membedakan subkelas bawah dan subkelas atas setahu saya masih cuma pilihan tempat duduk yang makin terbatas dan harga ... belum ada pembeda lain .... Ngiler

Tapi barusan saya merasakan sendiri sih berkah subkelas ini ... saat harga-harga tiket kereta api melonjak mengikuti tren libur natal dan tahun baru di subkelas EKS-A, EKS-H, dan EKS-I, namun harga EKS-J malah rata-rata konstan dan jauuuh lebih murah daripada ketiga subkelas lainnya, bahkan lebih murah daripada EKS-J Weekdays.

Contohnya nih: Bima, Gajayana, dan Bangunkarta. EKS J untuk ketiganya adalah Rp 300.000 dan EKS-A nya rata-rata Rp 600.000 di masa libur natal dan tahun baru ini. Nah secara tidak terduga pada H-8 yang lalu saya mendapatkan Bima EKS-J. Saya yakin ini tiket pembatalan, hahaha. Bima dan Gajayana sendiri EKS-J weekdays normalnya sebenarnya adalah Rp 330.000. Terima kasih PT. Sepur, saya bisa mudik mendadak dengan murah Ngeledek

Sekali lagi, semoga kelak pembeda subkelasnya makin gamblang dan jelas .... Ngiler


RE: [DISKUSI] Pembagian tarif berdasarkan sub kelas - fajar_muhammadBJS - 25-01-2014

Kalo mau KAI pake sistem kayak gini. Seat 12-14 XTRA Legroom (Kursi Merah)
Tapi konsekuansinya yg duduk disini adalah orang yg bisa buka pintu darurat kalau emergency. Dan yg duduk disitu paling dagdigdug. Oh iya, seat 1-5 (tidak terfoto) juga XTRA Legroom, sama dapet 2 jendela. Andai kalo subkelas kereta kayak gitu. Saya duduk di seat 4F dapet jendelanya dua tuh, baru namanya hotseat, terus juga dapet XTRA Legroom. Seharusnya kalo KAI mau beda2 in tarif kyk gitu, supaya kerasa bedanya harga murah sama mahal. Kalo pake subkelas versi sekarang, ya ga kerasa bedanya dong.
[Image: IMG_2847_zps253e75d1.jpg]
Malaysia Airasia - Airbus 320 - AK 1914 KUL (Kuala Lumpur LCCT) - CNX (Chiangmai)