Posts: 53
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
0
Dapatkah dikatakan bahwa Cantik Ekspres dilahirkan kembali dengan adanya Ranggajati ?  karena jadwal keberangkatan Ranggajati di Gapeka 2017 nanti, baik dari JR maupun SGU, sangatlah identik dengan jadwal keberangkatan mendiang Cantik Ekspres....
Posts: 171
Threads: 0
Joined: Apr 2014
Reputation:
3
(11-02-2016, 11:10 PM)stasiunkastephanie Wrote: (11-02-2016, 09:29 PM)adhit89 Wrote: (11-02-2016, 04:50 PM)stasiunkastephanie Wrote: Mengangkat kembali trit yg lama "tenggelam"...
Kalo boleh usul, bisa gak ya dijalanin kembali si Cantik Ekspres ini? Rutenya bisa milih antara JR-SGU-YK PP, JR-SGU-SBI-SMT PP, JR-ML PP, atawa BW-SGU-YK PP, BW-SGU-SBI-SMT, bisa juga BW-ML PP. Terutama BW-JR-ML PP, selama ini cuman dilayani K3 PSO macem Tawang Alun. Itung2 biar ada KA Komersil di lintas ini, xixixi...
kalo dari ane mending manfaatin aja rangkaian Mutsel kan setelah Sarangan di hapus kenapa tidak di coba untuk rute ke Jember entah dengan Nama baru. tapi kayaknya gak terlalu ngarep mengingat kegagalan Kereta Kereta di Jatim pada satu dekade ini 
Kalo pake rangkaian Mutsel, dg sisa slot jam yg ada, malah bakal saling membunuh antara si Caneks ma Muttim. Kalo menurut ane, mending pake rangkaian baru, trus rute yg pas sih enaknya BW-ML PP. Kenapa begitu?? Karena di rute ini belum ada KA komersil satupun, cuman ada Tawang Alun yg jalan sekali sehari aja. Padahal banyak masyarakat di lintas ini, baik mahasiswa maupun yg lain sangat membutuhkan KA komersil, apalagi kelas eksekutif di lintas ini. Untuk tahap awal, jalannya pagi dari ML, malem dari BW. Sukur2 kao laris, bisa dibuat 2x sehari. Ane yakin, kalo jalan di lintas ini, pelan2 okupansi Caneks bakalan rame...
saya setuju banget ,
masalahnya semua kereta api yang stabling di surabaya sebagai kedatangan,
semuanya ini stablingnya siang hari , normal datang pagi dan brkt lagi sore/malam.
makanya kenapa dulu rencana Turangga ditarik ke Jember, dan lain sebagainya itu hanya sebagai wacana.
karena gimana gimana kalau di jalankan pagi jelas akan berbenturan dengan ka mutiara timur pagi.
saya lebih setuju kalau misalnya nanti daop 9 mengadakan ka jurusan bw-ml/mlk kelas komersial , bersanding dengan tawang alun.
masalahnya bus patas ml-pb-jr itu banyak sekali, tapi mentok cuma sampai jember saja, yang lanjut ke banyuwangi sangat sedikit.
ini sebenernya jadi pangsa pasar yang bagus buat kereta api, tapi nyatanya saat ini blm ada wacana sama sekali untuk membuka kelas ini,
mengingat tawang alun aja kelasnya ekonomi pso kadang tidak habis.
kalau mutiara selatan,
salah satunya kenapa di tarik ke Malang, jelas menjadi penyanding Malabar, dan juga menggaet okupansi yang dari malang juga.
Malang ini bisa disamakan seperti Yogya, tiap kereta yang di lewatkan sana/di tarik ke sana okupansinya selalu membaik, karena memang salah satu destinasi wisata.
oh iya lupa,
dan juga menjadi buangan pnp KA Bima yang kehabisan tiket. (Surabaya-Malang/Malang-Surabaya).
jam ka mutiara selatan dari malang itu sungguh bagus dan bisa jadi alternatif utk warga sby jika ingin berwisata ke malang.
kembali ke Cantik ekspres,
jadwal ka ranggajati di GAPEKA 2017 terutama lintas SGU-JR benar benar sama dengan cantik ekspres di masa lalu, SGU 16.10 dan dat di JR sekitar pukul 20 lebih. semoga nanti okupansinya bisa membaik.
setahu saya kemarin ranggajati sempet banyak sekali yang naik , mutiara timur juga habis.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(23-01-2017, 08:30 PM)Ahmad Alif F I Wrote: (11-02-2016, 11:10 PM)stasiunkastephanie Wrote: (11-02-2016, 09:29 PM)adhit89 Wrote: (11-02-2016, 04:50 PM)stasiunkastephanie Wrote: Mengangkat kembali trit yg lama "tenggelam"...
Kalo boleh usul, bisa gak ya dijalanin kembali si Cantik Ekspres ini? Rutenya bisa milih antara JR-SGU-YK PP, JR-SGU-SBI-SMT PP, JR-ML PP, atawa BW-SGU-YK PP, BW-SGU-SBI-SMT, bisa juga BW-ML PP. Terutama BW-JR-ML PP, selama ini cuman dilayani K3 PSO macem Tawang Alun. Itung2 biar ada KA Komersil di lintas ini, xixixi...
kalo dari ane mending manfaatin aja rangkaian Mutsel kan setelah Sarangan di hapus kenapa tidak di coba untuk rute ke Jember entah dengan Nama baru. tapi kayaknya gak terlalu ngarep mengingat kegagalan Kereta Kereta di Jatim pada satu dekade ini 
Kalo pake rangkaian Mutsel, dg sisa slot jam yg ada, malah bakal saling membunuh antara si Caneks ma Muttim. Kalo menurut ane, mending pake rangkaian baru, trus rute yg pas sih enaknya BW-ML PP. Kenapa begitu?? Karena di rute ini belum ada KA komersil satupun, cuman ada Tawang Alun yg jalan sekali sehari aja. Padahal banyak masyarakat di lintas ini, baik mahasiswa maupun yg lain sangat membutuhkan KA komersil, apalagi kelas eksekutif di lintas ini. Untuk tahap awal, jalannya pagi dari ML, malem dari BW. Sukur2 kao laris, bisa dibuat 2x sehari. Ane yakin, kalo jalan di lintas ini, pelan2 okupansi Caneks bakalan rame...
saya setuju banget ,
masalahnya semua kereta api yang stabling di surabaya sebagai kedatangan,
semuanya ini stablingnya siang hari , normal datang pagi dan brkt lagi sore/malam.
makanya kenapa dulu rencana Turangga ditarik ke Jember, dan lain sebagainya itu hanya sebagai wacana.
karena gimana gimana kalau di jalankan pagi jelas akan berbenturan dengan ka mutiara timur pagi.
saya lebih setuju kalau misalnya nanti daop 9 mengadakan ka jurusan bw-ml/mlk kelas komersial , bersanding dengan tawang alun.
masalahnya bus patas ml-pb-jr itu banyak sekali, tapi mentok cuma sampai jember saja, yang lanjut ke banyuwangi sangat sedikit.
ini sebenernya jadi pangsa pasar yang bagus buat kereta api, tapi nyatanya saat ini blm ada wacana sama sekali untuk membuka kelas ini,
mengingat tawang alun aja kelasnya ekonomi pso kadang tidak habis.
kalau mutiara selatan,
salah satunya kenapa di tarik ke Malang, jelas menjadi penyanding Malabar, dan juga menggaet okupansi yang dari malang juga.
Malang ini bisa disamakan seperti Yogya, tiap kereta yang di lewatkan sana/di tarik ke sana okupansinya selalu membaik, karena memang salah satu destinasi wisata.
oh iya lupa,
dan juga menjadi buangan pnp KA Bima yang kehabisan tiket. (Surabaya-Malang/Malang-Surabaya).
jam ka mutiara selatan dari malang itu sungguh bagus dan bisa jadi alternatif utk warga sby jika ingin berwisata ke malang.
kembali ke Cantik ekspres,
jadwal ka ranggajati di GAPEKA 2017 terutama lintas SGU-JR benar benar sama dengan cantik ekspres di masa lalu, SGU 16.10 dan dat di JR sekitar pukul 20 lebih. semoga nanti okupansinya bisa membaik.
setahu saya kemarin ranggajati sempet banyak sekali yang naik , mutiara timur juga habis.
Kalo menurut ane,
Mendingan si Cantik Ekspres perlu dijalankan lagi dg rute baru. Bentar lagi bakal banyak KA yg berganti armada dg K1/K3 2017, otomatis armada sebelumnya bakal gak dipake lagi. Nah, daripada nganggur, cocoknya buat dijalankan lagi Cantik Ekspres, kalo bisa antara rute PWT-SGU-JR atau PWT-SGU-BW & jalannya malam. Kenapa harus malam?? Soalnya kalo siang udah dicover sama Ranggajati sama Logawa untuk rute PWT-SGU-JR, kalo dari SGU malah nambah lagi. Lagian sepanjang ane naik Mutsel, banyak penumpang dari SGU yg turun antara KTA-KYA, jadi pangsa yg bagus nantinya...
Kalo masalah jam, ini ada opsinya:
1. Kalo rutenya PWT-SGU-JR:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, JR 09:15.
b. JR 16:00, SGU 19:45-20:30, PWT 05:00.
2. Kalo rutenya PWT-SGU-BW:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, BW 12:00.
b. BW 16:00, SGU 22:30-23:15, PWT 08:00.
Semoga terwujud...
Posts: 171
Threads: 0
Joined: Apr 2014
Reputation:
3
(01-02-2017, 09:31 PM)stasiunkastephanie Wrote: (23-01-2017, 08:30 PM)Ahmad Alif F I Wrote: (11-02-2016, 11:10 PM)stasiunkastephanie Wrote: (11-02-2016, 09:29 PM)adhit89 Wrote: (11-02-2016, 04:50 PM)stasiunkastephanie Wrote: Mengangkat kembali trit yg lama "tenggelam"...
Kalo boleh usul, bisa gak ya dijalanin kembali si Cantik Ekspres ini? Rutenya bisa milih antara JR-SGU-YK PP, JR-SGU-SBI-SMT PP, JR-ML PP, atawa BW-SGU-YK PP, BW-SGU-SBI-SMT, bisa juga BW-ML PP. Terutama BW-JR-ML PP, selama ini cuman dilayani K3 PSO macem Tawang Alun. Itung2 biar ada KA Komersil di lintas ini, xixixi...
kalo dari ane mending manfaatin aja rangkaian Mutsel kan setelah Sarangan di hapus kenapa tidak di coba untuk rute ke Jember entah dengan Nama baru. tapi kayaknya gak terlalu ngarep mengingat kegagalan Kereta Kereta di Jatim pada satu dekade ini 
Kalo pake rangkaian Mutsel, dg sisa slot jam yg ada, malah bakal saling membunuh antara si Caneks ma Muttim. Kalo menurut ane, mending pake rangkaian baru, trus rute yg pas sih enaknya BW-ML PP. Kenapa begitu?? Karena di rute ini belum ada KA komersil satupun, cuman ada Tawang Alun yg jalan sekali sehari aja. Padahal banyak masyarakat di lintas ini, baik mahasiswa maupun yg lain sangat membutuhkan KA komersil, apalagi kelas eksekutif di lintas ini. Untuk tahap awal, jalannya pagi dari ML, malem dari BW. Sukur2 kao laris, bisa dibuat 2x sehari. Ane yakin, kalo jalan di lintas ini, pelan2 okupansi Caneks bakalan rame...
saya setuju banget ,
masalahnya semua kereta api yang stabling di surabaya sebagai kedatangan,
semuanya ini stablingnya siang hari , normal datang pagi dan brkt lagi sore/malam.
makanya kenapa dulu rencana Turangga ditarik ke Jember, dan lain sebagainya itu hanya sebagai wacana.
karena gimana gimana kalau di jalankan pagi jelas akan berbenturan dengan ka mutiara timur pagi.
saya lebih setuju kalau misalnya nanti daop 9 mengadakan ka jurusan bw-ml/mlk kelas komersial , bersanding dengan tawang alun.
masalahnya bus patas ml-pb-jr itu banyak sekali, tapi mentok cuma sampai jember saja, yang lanjut ke banyuwangi sangat sedikit.
ini sebenernya jadi pangsa pasar yang bagus buat kereta api, tapi nyatanya saat ini blm ada wacana sama sekali untuk membuka kelas ini,
mengingat tawang alun aja kelasnya ekonomi pso kadang tidak habis.
kalau mutiara selatan,
salah satunya kenapa di tarik ke Malang, jelas menjadi penyanding Malabar, dan juga menggaet okupansi yang dari malang juga.
Malang ini bisa disamakan seperti Yogya, tiap kereta yang di lewatkan sana/di tarik ke sana okupansinya selalu membaik, karena memang salah satu destinasi wisata.
oh iya lupa,
dan juga menjadi buangan pnp KA Bima yang kehabisan tiket. (Surabaya-Malang/Malang-Surabaya).
jam ka mutiara selatan dari malang itu sungguh bagus dan bisa jadi alternatif utk warga sby jika ingin berwisata ke malang.
kembali ke Cantik ekspres,
jadwal ka ranggajati di GAPEKA 2017 terutama lintas SGU-JR benar benar sama dengan cantik ekspres di masa lalu, SGU 16.10 dan dat di JR sekitar pukul 20 lebih. semoga nanti okupansinya bisa membaik.
setahu saya kemarin ranggajati sempet banyak sekali yang naik , mutiara timur juga habis.
Kalo menurut ane,
Mendingan si Cantik Ekspres perlu dijalankan lagi dg rute baru. Bentar lagi bakal banyak KA yg berganti armada dg K1/K3 2017, otomatis armada sebelumnya bakal gak dipake lagi. Nah, daripada nganggur, cocoknya buat dijalankan lagi Cantik Ekspres, kalo bisa antara rute PWT-SGU-JR atau PWT-SGU-BW & jalannya malam. Kenapa harus malam?? Soalnya kalo siang udah dicover sama Ranggajati sama Logawa untuk rute PWT-SGU-JR, kalo dari SGU malah nambah lagi. Lagian sepanjang ane naik Mutsel, banyak penumpang dari SGU yg turun antara KTA-KYA, jadi pangsa yg bagus nantinya...
Kalo masalah jam, ini ada opsinya:
1. Kalo rutenya PWT-SGU-JR:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, JR 09:15.
b. JR 16:00, SGU 19:45-20:30, PWT 05:00.
2. Kalo rutenya PWT-SGU-BW:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, BW 12:00.
b. BW 16:00, SGU 22:30-23:15, PWT 08:00.
Semoga terwujud...
wah boleh tuh jamnya,
kalau pwt sgu jr saya rasa nggak deh 
mending sekalian di bablaskan ke bw , apalagi ada kabar di GAPEKA 2017 bakal ada ka kelas ekonomi pwt-sgu yang malam.
jadi jalan di depan bima.
kalau di bablasin sampai bw kelihatannya masuk akal juga.
dari sgu pokoknya nggak terlalu malam aja keliatannya bisa ambil penumpang.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(02-02-2017, 01:16 AM)Ahmad Alif F I Wrote: (01-02-2017, 09:31 PM)stasiunkastephanie Wrote: Ahmad Alif F I
saya setuju banget ,
masalahnya semua kereta api yang stabling di surabaya sebagai kedatangan,
semuanya ini stablingnya siang hari , normal datang pagi dan brkt lagi sore/malam.
makanya kenapa dulu rencana Turangga ditarik ke Jember, dan lain sebagainya itu hanya sebagai wacana.
karena gimana gimana kalau di jalankan pagi jelas akan berbenturan dengan ka mutiara timur pagi.
saya lebih setuju kalau misalnya nanti daop 9 mengadakan ka jurusan bw-ml/mlk kelas komersial , bersanding dengan tawang alun.
masalahnya bus patas ml-pb-jr itu banyak sekali, tapi mentok cuma sampai jember saja, yang lanjut ke banyuwangi sangat sedikit.
ini sebenernya jadi pangsa pasar yang bagus buat kereta api, tapi nyatanya saat ini blm ada wacana sama sekali untuk membuka kelas ini,
mengingat tawang alun aja kelasnya ekonomi pso kadang tidak habis.
kalau mutiara selatan,
salah satunya kenapa di tarik ke Malang, jelas menjadi penyanding Malabar, dan juga menggaet okupansi yang dari malang juga.
Malang ini bisa disamakan seperti Yogya, tiap kereta yang di lewatkan sana/di tarik ke sana okupansinya selalu membaik, karena memang salah satu destinasi wisata.
oh iya lupa,
dan juga menjadi buangan pnp KA Bima yang kehabisan tiket. (Surabaya-Malang/Malang-Surabaya).
jam ka mutiara selatan dari malang itu sungguh bagus dan bisa jadi alternatif utk warga sby jika ingin berwisata ke malang.
kembali ke Cantik ekspres,
jadwal ka ranggajati di GAPEKA 2017 terutama lintas SGU-JR benar benar sama dengan cantik ekspres di masa lalu, SGU 16.10 dan dat di JR sekitar pukul 20 lebih. semoga nanti okupansinya bisa membaik.
setahu saya kemarin ranggajati sempet banyak sekali yang naik , mutiara timur juga habis.
Kalo menurut ane,
Mendingan si Cantik Ekspres perlu dijalankan lagi dg rute baru. Bentar lagi bakal banyak KA yg berganti armada dg K1/K3 2017, otomatis armada sebelumnya bakal gak dipake lagi. Nah, daripada nganggur, cocoknya buat dijalankan lagi Cantik Ekspres, kalo bisa antara rute PWT-SGU-JR atau PWT-SGU-BW & jalannya malam. Kenapa harus malam?? Soalnya kalo siang udah dicover sama Ranggajati sama Logawa untuk rute PWT-SGU-JR, kalo dari SGU malah nambah lagi. Lagian sepanjang ane naik Mutsel, banyak penumpang dari SGU yg turun antara KTA-KYA, jadi pangsa yg bagus nantinya...
Kalo masalah jam, ini ada opsinya:
1. Kalo rutenya PWT-SGU-JR:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, JR 09:15.
b. JR 16:00, SGU 19:45-20:30, PWT 05:00.
2. Kalo rutenya PWT-SGU-BW:
a. PWT 20:00, SGU 04:45-05:30, BW 12:00.
b. BW 16:00, SGU 22:30-23:15, PWT 08:00.
Semoga terwujud...
wah boleh tuh jamnya,
kalau pwt sgu jr saya rasa nggak deh 
mending sekalian di bablaskan ke bw , apalagi ada kabar di GAPEKA 2017 bakal ada ka kelas ekonomi pwt-sgu yang malam, jadi jalan di depan bima.
kalau di bablasin sampai bw kelihatannya masuk akal juga.
dari sgu pokoknya nggak terlalu malam aja keliatannya bisa ambil penumpang.
Yg di- bold: wah beneran kah itu?? Hmmm... kira2 pake bekasnya K3 mana yaa?? Apa Progo, Tawang Jaya, Kertajaya, atau yg lain?? Soalnya kalo full K3, bekas yg paling mungkin sementara cuman itu...
Tapi daripada dibuat rangkaian full K3, mendingan sekalian ditambah K2 sama K1, jadi itung2 memanfaatkan rolling stock bekas sepur yg ganti K1/K3 2017, trus rutenya yaa PWT-SGU-BW dg jadwal seperti di atas. Toh ada keuntungan sendiri kalo misalnya ada sepur komersil YK-BW, juga bisa mendongkrak penumpang yg berwisata...
|