Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Standar Prosedur Operasional Perkeretaapian
#11
coba pesawat RIG ke OSCAR ROMEO apaan ya om??
trus OSCAR ROMEO tu apa??

oh ya mas apakah ada SOP utk petugas teknisi/ petugas dipo sebelum, sesudah dan selama kereta/loko dipakai berdinas?? klo ada tolong dicantumkan..
thx..
hidupkan lagi jalur KTA - PWR & feeder purworejo..
Roda Tebang
Reply
#12
(16-04-2012, 03:04 PM)Hendrix Wrote: coba pesawat RIG ke OSCAR ROMEO apaan ya om??
trus OSCAR ROMEO tu apa??

oh ya mas apakah ada SOP utk petugas teknisi/ petugas dipo sebelum, sesudah dan selama kereta/loko dipakai berdinas?? klo ada tolong dicantumkan..
thx..

PK, Alias OC Oscar Romeo
Untuk OSCAR ROMEO saya pernah baca di Majalah KA Edisi N0.14 / September 2007 : Jelajah KA DAOP VII MADIUN

SOP untuk petugas / teknisi depo juga ada,,,
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#13
Standar Operasional
Pengecekan Lokomotif

[Image: SOP01.jpg]

[Image: SOP02.jpg]

Arsip Dokumentasi Pak KaDaop X
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#14
PROSEDUR PENANGANAN GANGGUAN PERLINTASAN
PENJAGA JALAN PERLINTASAN (PJL)

PJL TERLAYANI SETEMPAT
A. Pintu Perlintasan Terganggu
1. Aman KA yang lewat dengan memasang rambu perboden (2a) di kanan/kiri dekat palang pintu
2. Jika masih ada kendaraan yang akan melintas , stop dengan bendera merah / hansein.
3. Laporkan ke Stasiun terdekat / petugas terkait (SDK/SSK)

B. Kendaraan/Mobil Mogok di Perlintasan
1. Pintu perlintasan harus dututup
2. Amankan KA yang akan lewat, berusaha memberhentikan KA dengan Semboyan 3 jarak 500 meter
3. Lapor ke Stasiun terdekat dengan alat komunikasi yang ada
4. Amankan situasi dan bebaskan kendaraan dari jalan KA
5. Laporkan ke KS terdekat bila sudah aman kembali

C. Palang Pintu Tertabrak Mobil
1. Amankan situasi dan bebaskan palang pintu yang rusak dari jalan KA
2. Amankan KA yang lewat dengan memasang rambu perboden (2a) di kanan/kiri dekat palang pintu
3. Jika masih ada kemdaraan yang akan melintas, stop dengan bendera merah / hansein
4. Catat nomor polisi kendaraan tersebut dan tahan SIM/STNK-nya
5. Laporkan ke KS terdekat bila sudah aman kembali

D. Alat Bantu Genta Penjaga dan Telepon Terganggu
1. Pada prinsipnya genta penjaga dan telepon adalah alat bantu bukan alat pengaman
2. Waspada terhadap datangnya KA yang akan lewat dengan berpedoman pada daftar KA
3. Siap siaga di tempat untuk menutup pintu perlintasan.
4. Lapor ke Stasiun terdekat/petugas terkait (TDK/TSK)

E. KA Lewat tanpa Semboyan 21
1. Tetap pertahankan dengan palang pintu dalam kondisi tertutup , sampai yakin tidak ada rangkaian yang terputus meluncur ke arah perlintasan
2. Tanyakan ke Stasiun sebelah yang baru dilewati tentang kelengkapan Semboyan 21 dan beritahukan ke Stasiun sebelah yang akan dilewati

F. Ada Kelainan pada KA yang Lewat
Jika mengetahui/melihat roda menyala, material jatuh, rantai lepas, gandengan lepas, roda lepas dari rel lapor ke Stasiun terdekat yang bisa dihubungi

G. Rel Putus di Perlintasan
1. Amankan KA yang lewat dengan memasang Semboyan 3 di kanan/kiri sejauh 500 meter dari lokasi
2. Lapor ke Stasiun terdekat/petugas terkait (Adk/DK/SK)

H. Jika Ada Hal-hal yang Belum diatur dalam SPO ini Ambil Tindakan yang Terberat

Lok Merah Biru Semboyan 35 Lok Merah Biru

"Sumber Berita"

KASI JJ 3.13 DAOP 3 CN
Resort Jalan Rel 3.13 BB

UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#15
(14-04-2012, 11:42 AM)Warteg Wrote:
PROSEDUR PENANGANAN GANGGUAN PERJALANAN KERETA API DI STASIUN
1. WESEL KEDIP
a. Pelayanan wesel yang gangguan
>> Wesel bukan kopel
• Yakinkan kedudukan wesel sebelum kedip
• Pembantu PPKA membawa kunci wesel dan engkol wesel
• Buka gembok penutup lubang engkol
• Masukan engkol dan putar kearah kedudukan wesel yang kurang rapat dan rapatkansampai terdengar suara “ klek” ditambah kurang lebih 10 putaran
• Cabut engkol dan reset wesel tersebut kemudian cek indikator wesel di meja pelayanan
• Apabila sudah tenang maka kunci kembali penutup lubang engkol dan kembali ke stasiun
• Apabila masih kedip maka engkol wesel kearah sebaliknya
• Setelah rapat ditambah kurang lebih 10 putaran cabut engkol wesel dan reset wesel tersebut
• Periksa indikator wesel di meja pelayanan
• Apabila wesel masih kedip ulangi sampai 3 kali
• Dan apabila tetap kedip maka segera hubungi petugas sinyal dan catat dalam buku laporan gangguan
• Laporkan ke PK/OC

>> Wesel kopel
• Yakinkan kedudukan wesel sebelum kedip
• Pembantu PPKA membawa kunci wesel dan engkol wesel
• Engkol wesel yang terlihat kurang rapat
• Rapatkan dengan arah sesuai wesel pasanganya
• Setelah rapat ditambah kurang lebih 10 putaran cabut engkol dan reset wesel tersebut
• Periksa indikator wesel dimeja pelayanan
• Apabila masih kedip maka engkol wesel kearah sebaliknya
• Engkol wesel pasangan searah dengan wesel pertama
• Putar sampai bunyi “ klek “ ditambah kurang lebih 10 putaran
• Cabut engkol dan reset wesel
• Periksa indikator wesel dimeja pelayanan
• Apabila masih kedip ulangi sampai 3 kali
• Apabila 3 kali masih kedip maka segera hubungi petugas sinyal dan catat dalam buku laporan gangguan
• Laporkan ke PK/OC

b. Pelayanan Kereta Api pada saat wesel pertama yang akan dilewati kedip
• Kabarkan ke PK/OC bahwa wesel masih kedip dan kereta api tersebut ditahan sinyal dahulu
• Untuk pelayanan kereta api ditahan sampai wesel normal kembali
• Apabila 3 kali engkol tetap tidak bisa normal maka engkol wesel kearah yang dikehendaki dan pasang tongklem di wesel tersebut
• Kabarkan ke PK/OC bahwa kereta api masuk dengan bentuk MS
• Perintahkan pkst untuk menjemput kereta api tersebut dengan membawa MS
• Berangkat Kereta Api bisa dengan rute normal
• Kabarkan ke petugas sinyal dan catat dalam buku laporan gangguan
• Catat dalam buku warta Kereta Api bahwa kereta api tersebut masuk dengan betuk MS

c. Pelayanan Kereta Api pada saat wesel luncuran yang akan dilewati kedip
• Apabila wesel kedip belum bisa normal
• Engkol wesel kearah yang diinginkan dan tongklem wesel tersebut
• Kabarkan ke PK/OC bahwa wesel tersebut kedip
• Kereta api ditahan di sinyal masuk,kabarkan PK/OC bahwa Kereta Api rencana masuk dengan sinyal darurat keluar dengan bentuk MS
• Setelah Kereta Api mendekati sinyal masuk ditandai dengan buser yang menyala, PPKA membentuk rute masuk
• Pencet tombol darurat dengan tombol asal rute sampai sinyal darurat menyala
• Setelah minta aman kesetasiun sebelah berangkatkan Kereta Api dengan bentuk MS
• Kabarkan kepada setasiun sebelah bahwa Kereta Api tersebut berangkat dengan bentuk MS
• Kabarkan perihal gangguan tersebut kepada petugas sinyal dan catat dalam buku laporan gangguan
• Catat pula dibuku warta KA bahwa Kereta Api tersebut berangkat dengan bentuk MS

2. WESEL MERAH TANPA ADA BAKAL PELANTING
• Periksa apakah diatas wesel tersebut tidak ada bakal pelanting
• Pelayanan Kereta Api dengan sinyal darurat
• Untuk membalik wesel dengan kunci TBW
• Segera kabarkan ke petugas sinyal dan PK/OC
• Untuk kereta api masuk dengan sinyal darurat tidak bisa diset rute langsung harus rute masuk dulu sampai sinyal darurat muncul
• Catat gangguan tersebut dalam buku laporan gangguan

3. WESEL TIDAK DAPAT DIBALIK
• Periksa apakah diwesel ada benda yang menghambat pergerakan wesel
• Bersihkan lidah wesel dari benda yang dapat menghambat pergerakan wesel
• Lumasi wesel supaya mudah digerakan
• Bantu pergerakan wesel
• Apabila masih tidak bisa,untuk membalik wesel menggunakan engkol wesel
• Engkol wesel sesuai arah yang diinginkan dan pasang tongklem
• Untuk pelayanan kereta api dengan bentuk MS
• Kabarkan ke PK/OC dan stasiun sebelah
• Segera hubungi petugas sinyal
• Catat gangguan tersebut dalam buku laporan gangguan

4. RUTE TIDAK DAPAT DIBENTUK
• Periksa apakah ada rute lainyang berlawanan atau bersinggungan dengan rute yang akan kita bentuk
• Hapus tombol tombol rute, jikalau ada pergerakan pencatat pembebas rute maka tunggu sampai proses selesai baru kita bentuk rute yang kita inginkan
• Apabila tetap tidak bisa membentuk rute maka ka masuk/berangkat menggunakan bentuk MS
• Apabila ka masuk/berangkat dengan bentuk MS maka yakinkan kedudukan wesel sudah sesuai dengan sepur yang dikehendaki dan tongklem wesel tersebut harus sudah terpasang
• Kabarkan ke PK/OC dan setasiun sebelah bahwa ka berangkat menggunakan bentuk MS
• Segera hubungi petugas sinyal mengenai gangguan tersebut
• Catat dalam buku laporan gangguan
• Dan catat dalam buku warta KA bahwa KA tersebut masuk/berangkat dengan bentuk MS

5. PETAK BLOK ATAU TRACK CIRCUIT MERAH
• Yakinkan bahwa merah bukan karena ada bakal pelanting
• Apabila telah yakin bahwa tidak ada bakal pelanting maka KA masuk berangkat menggunakan sinyal darurat
• Segera hubungi petugas sinyal mengenai gangguan tersebut
• Kabarkan ke PK/OC
• Catat gangguan tersebut dalam buku laporan gangguan

6. MEJA PELAYANAN PADAM
• Kabarkan kepada PK/OC, setasiun kanan kiri,dan petugas sinyal bahwa meja pelayanan padam mulai jam....
• Catat dalam buku warta ka dan dalam buku laporan gangguan
• Periksa kedudukan wesel wesel
• Posisikan wesel ke arah sepur lurus dan tongklem wesel wesel tersebut
• Untuk KA masuk dan berangkat menggunakan bentuk MS
• Tolak perintah persilangan dan penyusulan
• Sebelum memberangkatkan KA selalu mengabarkan ke PK/OC dan setasiun sebelah bahwa KA berangkat dengan bentuk MS

7. GANGGUAN PESAWAT TELEKOMUNIKASI
• Cari alat komunikasi lain
• Komunikasi bisa menggunakan TOKA,na 100,ht,hp
• Apabila tetap tidak bisa berangkatkan KA dengan bentuk berjalan hati hati dengan diberi keterangan hubungan telekomunikasi terganggu
• Pelayanan KA sesuai dengan GAPEKA
• Kabarkan ke petugas sinyal semampu kita
• Catat dalam buku laporan gangguan
• Catat dalam buku warta KA

8. GANGGUAN TELEKOMUNIKASI DAN MEJA PELAYANAN PADAM
• Penanganan poin 6 dan 7 digabungkan
• Tetap tenang dan konsentrasi

Untuk masalah layout postingan biar enak dibaca, Om Momod barangkali mau merubah. Terima Kasih

misi om,maksudnya Kerereta api keluar stasiun dengan bentuk MS apa ya ? Xie XieXie Xie
Reply
#16
^^........
MS bisa berarti Melanggar Sinyal Heran
Dalam hal ini Kereta Api diizinkan berangkat menggunakan Sinyal Emergency (Sinyal Darurat).
Perintah ini dikeluarkan oleh pihak Stasiun dengan ditandai (indikasi) menyalanya lampu Sinyal Darurat pada Sinyal Keluar, yaitu berupa lampu berbentuk segitiga (kuning) menyala atau lampu berbentuk huruf M menyala (putih)
Xie XieXie Xie
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#17
(08-12-2012, 09:20 PM)Warteg Wrote: ^^........
MS bisa berarti Melanggar Sinyal Heran
Dalam hal ini Kereta Api diizinkan berangkat menggunakan Sinyal Emergency (Sinyal Darurat).
Perintah ini dikeluarkan oleh pihak Stasiun dengan ditandai (indikasi) menyalanya lampu Sinyal Darurat pada Sinyal Keluar, berupa lampu berbentuk segitiga (kuning) menyala atau lampu berbentuk huruf M menyala (putih)
Xie XieXie Xie

berarti MS itu melanggar sinyal ya
bukannya kalo KA melanggar sinyal itu taspatnya Rendah (15 an KM/h)
ternyata tujuan taspatnya direndahin untuk menghindari sesuatu yang engga diinginkan seperti yang diatas , baru paham" Wek Xie XieXie Xie ya Om
Reply
#18
PROSEDUR PENANGANAN GANGGUAN PERLINTASAN
PENJAGA JALAN PERLINTASAN (PJL)

PJL TERLAYANI PUSAT / STASIUN
A. Pintu Perlintasan Terganggu.
1. Pertahankan Sinyal Keluar / Sinyal Masuk pada Semboyan 7.
2. PPKA memerintahkan pembantu PPKA untuk :
( a). Memasang rambu perboden (2a) jika masih ada kendaraan yang akan melintas, stop bendera merah/hansein.
( b). Bertugas sebagai PJL sampai pintu perlintasan normal.
3. Lapor ke petugas terkait (SDK/SSK).

B. Kendaraan/Mobil Mogok di Perlintasan.
1. Pertahankan Sinyal Keluar / Sinyal Masuk pada posisi Semboyan 7sampai yakin kendaraan/mobil bebas dari jalan KA.
2. Lapor ke PK/OC

C. Palang Pintu Perlintasan Tertabrak Mobil.
1. Pertahankan Sinyal Keluar / Sinyal Masuk pada posisi Semboyan 7 sampai ada isyarat aman dari petugas yang diperintahkan.
2. PPKA memerintahkan pembantu PPKA untuk :
a. Memasang rambu perboden (2a) jika masih ada kendaraan yang akan melintas, stop bendera merah/hansein.
b. Catat nomor polisi dan tahan SIM/STNK-nya.
c. Bertugas sampai PJL sampai pintu perlintasan normal kembali.
3. Lapor ke petugas terkait (SDK/SSK)

D. Jika Ada Hal-hal yang Belum Diatur dalam SPO ini Ambil Tindakan yang Terberat

Lok Merah Biru Semboyan 35 Lok Merah Biru

"Sumber Berita"

KASI JJ 3.13 DAOP 3 CN
Resort Jalan Rel 3.13 BB

UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)