10-08-2013, 02:22 AM
(10-08-2013, 12:02 AM)ady_mcady Wrote: @om ardwar,
ini saya ada data2 dari link yang pernah di upload mas indra krishnamurty tentang steam loco tecnical data:
coba lihat data yang saya lingkari merah itu. data tentang dimensi (diameter x stroke) silindernya lok2 arikulasi di indonesia dulu. jelas ada beda ukuran antara silinder primer dengan sekunder. berarti ini pasti pakai prinsip mesin kompon double expansion. yang primer diameternya lebih kecil biasanya untuk wap tekanan tinggi dari boiler, sementara diameter sekundernya lebih besar untuk akomodasi tekanan wap ekspansi dari exhaust silinder primernya.
jadi lok2 bb10, cc50, dd5x itu pakai prinsip double expansion juga. wap dari ketel masuk ke silinder primer di bogi yang fix dibelakang, lalu exhaustnya diumpan balik ke silinder yang lebih besar di bogi artikulasinya, setelah itu keluar ke cerobong.
Makasih Mas, infonya.
Sangar juga ya, lok articulated di Indonesia pake' multiplex semua. Padahal di negara lain rata-rata malah minoritas.
Oh, ya. Di tabel itu data apa aja ya?
Seri - konfigurasi - ??? - bore*stroke - driver dia. - wheelbase - overall lgt. - weight - tender capacity - ??? *cuma nebak*
MENEROBOS PERLINTASAN
DAPAT DIJATUHI
HUKUMAN MATI DI TEMPAT


![[Image: atvn.jpg]](http://imageshack.us/scaled/landing/22/atvn.jpg)

![[Image: w9e4.jpg]](http://img707.imageshack.us/img707/1399/w9e4.jpg)
![[Image: up6i.jpg]](http://img189.imageshack.us/img189/8759/up6i.jpg)
![[Image: m53h.jpg]](http://img542.imageshack.us/img542/1396/m53h.jpg)
![[Image: atvn.jpg]](http://img22.imageshack.us/img22/3380/atvn.jpg)