Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Nomor tempat duduk double
#31
Seharusnya yang dicetak di jam bagian bawah itu Tanggal dan Waktu keberangkatan di stasiun pertengahan tersebut.
Atau sosialisasi lebih gencar untuk petugas di loket di stasiun pertengahan mengenai masalah tanggal itu.
Dan akhirnya yang pasti kalah dan salah dan dirugikan adalah yang naik di stasiun pertengahan tersebut deh.
Reply
#32
Sebaiknya dilakukan sistem penjatahan saja untuk agen, misalnya kereta 1 nomor 1-5 untuk indomaret, 6-10 Kantor Pos, dll... Nanti agen bisa meminta tambahan kursi ke pusat apabila terjadi permintaan yang melebihi jatah sedangkan di pusat masih ada kursi kosong dan sebaliknya pusat juga bisa mengurangi jatah agen apabila pusat kelebihan permintaan dan agen sedang kosong...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
#33
(13-01-2012, 09:46 PM)CC 203 Wrote: Sebaiknya dilakukan sistem penjatahan saja untuk agen, misalnya kereta 1 nomor 1-5 untuk indomaret, 6-10 Kantor Pos, dll... Nanti agen bisa meminta tambahan kursi ke pusat apabila terjadi permintaan yang melebihi jatah sedangkan di pusat masih ada kursi kosong dan sebaliknya pusat juga bisa mengurangi jatah agen apabila pusat kelebihan permintaan dan agen sedang kosong...

Koq malah jadi jatah2an?
kan masalah di TS bukan kehabisan tiket, tapi tiket dobel yang ternyata sabab musabanya adalah tanggal.
Kalo soal jatah saya pikir uda gada masalah...

Syukur belum pernah naek kereta di tengah malam jadi belum pernah kena dampak seperti ini....Ngeledek

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#34
(14-01-2012, 12:04 PM)Joe_cn Wrote:
(13-01-2012, 09:46 PM)CC 203 Wrote: Sebaiknya dilakukan sistem penjatahan saja untuk agen, misalnya kereta 1 nomor 1-5 untuk indomaret, 6-10 Kantor Pos, dll... Nanti agen bisa meminta tambahan kursi ke pusat apabila terjadi permintaan yang melebihi jatah sedangkan di pusat masih ada kursi kosong dan sebaliknya pusat juga bisa mengurangi jatah agen apabila pusat kelebihan permintaan dan agen sedang kosong...

Koq malah jadi jatah2an?
kan masalah di TS bukan kehabisan tiket, tapi tiket dobel yang ternyata sabab musabanya adalah tanggal.
Kalo soal jatah saya pikir uda gada masalah...

Syukur belum pernah naek kereta di tengah malam jadi belum pernah kena dampak seperti ini....Ngeledek

Yap. Bukan masalah jatah-jatahan, tapi karena tempat duduk yang double. Kalau jatah-jatahan sih gak perlu, karena sistemnya kan online, lagi pula belum tentu banyak yg beli di agen.

Penyebabnya ya karena server internet yg bermasalah. Biasanya suka offline
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#35
(14-01-2012, 12:04 PM)Joe_cn Wrote:
(13-01-2012, 09:46 PM)CC 203 Wrote: Sebaiknya dilakukan sistem penjatahan saja untuk agen, misalnya kereta 1 nomor 1-5 untuk indomaret, 6-10 Kantor Pos, dll... Nanti agen bisa meminta tambahan kursi ke pusat apabila terjadi permintaan yang melebihi jatah sedangkan di pusat masih ada kursi kosong dan sebaliknya pusat juga bisa mengurangi jatah agen apabila pusat kelebihan permintaan dan agen sedang kosong...

Koq malah jadi jatah2an?
kan masalah di TS bukan kehabisan tiket, tapi tiket dobel yang ternyata sabab musabanya adalah tanggal.
Kalo soal jatah saya pikir uda gada masalah...

Syukur belum pernah naek kereta di tengah malam jadi belum pernah kena dampak seperti ini....Ngeledek

Begini lho, penyebabnya kan gara - gara tiket dobel beli di agen, lha saran saya itu sistem penjatahan agar tidak mengalami kejadian seperti ini... Jadi tiket nomor sekian dikhususkan untuk agen agar tidak terjadi benturan nomor dengan pusat walaupun koneksi sedang lemot atau apalah...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
#36
(15-01-2012, 12:44 AM)CC 203 Wrote:
(14-01-2012, 12:04 PM)Joe_cn Wrote:
(13-01-2012, 09:46 PM)CC 203 Wrote: Sebaiknya dilakukan sistem penjatahan saja untuk agen, misalnya kereta 1 nomor 1-5 untuk indomaret, 6-10 Kantor Pos, dll... Nanti agen bisa meminta tambahan kursi ke pusat apabila terjadi permintaan yang melebihi jatah sedangkan di pusat masih ada kursi kosong dan sebaliknya pusat juga bisa mengurangi jatah agen apabila pusat kelebihan permintaan dan agen sedang kosong...

Koq malah jadi jatah2an?
kan masalah di TS bukan kehabisan tiket, tapi tiket dobel yang ternyata sabab musabanya adalah tanggal.
Kalo soal jatah saya pikir uda gada masalah...

Syukur belum pernah naek kereta di tengah malam jadi belum pernah kena dampak seperti ini....Ngeledek

Begini lho, penyebabnya kan gara - gara tiket dobel beli di agen, lha saran saya itu sistem penjatahan agar tidak mengalami kejadian seperti ini... Jadi tiket nomor sekian dikhususkan untuk agen agar tidak terjadi benturan nomor dengan pusat walaupun koneksi sedang lemot atau apalah...

Sebenarnya, kesalahan ini bukan hanya terjadi di agen saja. Di Stasiun Bandung, Surabaya Gubeng, Gambir, dan Semarang Tawang pun pernah dan itu terjadi karena gangguan teknis pada internet sedangkan pembelian ticket harus terus berjalan.
Inti dari permasalahan ini dan penyebabnya ya "server internet"

Lagi pula, saya sangat sering beli di agen dan itu gak kenapa-napa ko. Kalau lagi ada gangguan server sih itu sangat biasa mas, di Singapura juga sering kok.
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)