Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
yah gada yg minat lg,tar ky argo peuyeum..
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
saya pikir mending pake k3
mengingat medannya
dripada pake krd tapi ngos2an mulu kaya baraya n rencang geulis??
pilih mana....
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
masalah itu saya serahkan sama KAI. Tapi mengenai okupansi jangan harap bisa sukses.. Bila memang KRD gbs,ya minimal pke K2.
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....
Posts: 29
Threads: 0
Joined: Feb 2011
Reputation:
0
Ga papa pake lok, tapi gerbongnya dikonfig kaya KRD, pintunya besar, bangkunya side facing. Jadinya bisa muat banyak. Mungkin INKA atau malah BY bisa memodif gerbong yh sudah ada.
OOT : Ada yang pernah liat ga seputar BJR-KYA duluu (90an) ada KA gado² dengan formasi beberapa K3, beberapa KA barang dan KA ternak !! Sayang ga pernah ketemu lagi rasanya.
RF darosej, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Feb 2011.
Posts: 1,780
Threads: 0
Joined: Nov 2008
Reputation:
5
Kalo medan antara tasik-kroya itu tidak terlalu terjal, malah cenderung datar. Yang terjal itu selepas ciawi sampai Nagrek dan Cicalengka. cmiiw
Menurut saya pake KRDE ato KRDI juga bisa.
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
(22-02-2011, 03:48 PM)BAMBANG EKO Wrote: darosej Wrote:21-Feb-2011, 10:39 PMGa papa pake lok, tapi gerbongnya dikonfig kaya KRD, pintunya besar, bangkunya side facing. Jadinya bisa muat banyak. Mungkin INKA atau malah BY bisa memodif gerbong yh sudah ada.
OOT : Ada yang pernah liat ga seputar BJR-KYA duluu (90an) ada KA gado² dengan formasi beberapa K3, beberapa KA barang dan KA ternak !! Sayang ga pernah ketemu lagi rasanya.
Stamformasi di th 1990 an untuk KA Kroya-Banjar tergantung gerbong yang siap operasi sbb
BB 201 xx . 2k3 . GGw . GR . YYW
BB 301 xx . K3 . DW . GGW . KKW. KKW.
BB 200 xx . K3 . GGW. VW .
waladalah
tahun 1990an di KA BJR-KYA dah pake KKW??
kalah dah KCJ

Kadang2 ditambah rangkaian barang
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
KKW , GGW , YYW tsb kadang2 ada / tidak btw hanya gerbong titipan yang sering bongkar pasang di stasiun2 tertentu . sedangkan rangkaian tetap ya K3 ( CW ) plus 1 Kereta barang ( DW atau GGW )
namanya juga sudah lama .
Posts: 702
Threads: 0
Joined: May 2010
Reputation:
3
(22-02-2011, 02:02 PM)g10d Wrote: Kalo medan antara tasik-kroya itu tidak terlalu terjal, malah cenderung datar. Yang terjal itu selepas ciawi sampai Nagrek dan Cicalengka. cmiiw
Menurut saya pake KRDE ato KRDI juga bisa.
iya bang, saya setuju... coba diusulkan,heheh
seandainya ada kereta ke Pangandaran... mungkin bisa lebih hidup pariwisata di wilayah priangan timur, sedikit emisi untuk menyelamatkan bumi kita, naiklah kereta api....