Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
saya seneng sama semua KA, gak senengnya cuma 1
"tarifnya gila2an terutama untuk kelas eksekutif sama bisnis"
bikin kantong cepet kering aja...........
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
(26-09-2010, 04:58 PM)wibiwardhono Wrote: (26-09-2010, 02:22 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: (26-09-2010, 02:11 PM)pardjono Wrote: Percuma mengaku jadi RF kalau ada kereta dan/atau bagian-bagiannya yang nggak disuka. Mestinya thread ini nggak perlu ada disini. Aneh tapi nyata 
kita bukan gak suka keretanya mas, tapi kita gak suka manajemen ataupun pelayanan dan fasilitas dari KA itu sendiri... 
Betul Mas ... Sebagai railfans kita emang cinta kereta api apa adanya, tapi bagaimanapun manusiawi banget kalo ada bagian yang bikin kita jadi nggak puas. Jujur, sebagai railfans yang berprinsip "Ke mana pun, selama ada jalur kereta, harus naik kereta", saya pernah merasakan pengalaman2 tidak enak pada pelayanan KA tertentu.
Dan KA dengan pelayanan terburuk di mata saya jatuh kepada .... JENG JENG JENG !!! ...
KA Mutiara Selatan
Alasan:
Sebagai K2, kereta ini memiliki layanan yang sangat jauh dari nyaman, karena ...
- Sering menerapkan tiket berdiri, jadi waktu peak-time, saya nyaris nggak menemukan perbedaan dengan KA Kahuripan
- Pedagang keluar-masuk gerbong, bahkan mulai daerah Tasikmalaya, pedagang "menetap" tanpa ada petugas yang menegur, di daerah Jombang pengamen nyaman "berpatroli" hingga Mojokerto
- Petugas ResKA membagikan bantal tanpa konfirmasi kepada seluruh penumpang pada saat keberangkatan dari BD maupun SGU, sehingga banyak penumpang mengira itu adalah bagian dari fasilitas, namun kemudian menarik biaya sewa pada malam hari (murah sih, tapi menurut saya cara ini SANGAT tidak etis)
Waktu belum ada Malabar, saya selalu naik Mutsel, tapi begitu ada Malabar, saya lebih memilih K3-nya Malabar, kesimpulan saya: Pelayanan dan kenyamanan K3 Malabar jauh lebih baik daripada K2 Mutsel.
No offense ya ... menurut saya trit ini tidaklah aneh, bahkan sangat perlu, harapannya ada yang berwenang di PT. Kereta Api (Persero) membaca dan dapat mengambil kebijakan yang bisa meningkatkan pelayanannya kepada konsumen pengguna jasa KA
Kalau itu yang dimaksud, saya sependapat. Saya pikir, untuk tidak menjadikan salah tafsir, alangkah baiknya kalau judul thread ini adalah APA YANG PALING KALIAN BENCI DARI PERKERETAAPIAN KITA?
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
saya benci sama kereta yang gak di URUS dan di RAWAT baik..
jangan cuma make nya doang tapi RAWAT dan URUS lah fasilitas yg telah ada agar gak ada ANGGARAN yang terbuang sia2..
Posts: 87
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
0
Gak ada sih yang gue benci, cuma sekalinya mencoba kereta Progo saat pulang dari Yogyakarta (karena temen-temen maunya naik Progo), gue jatoh sumpah, sebisa mungkin menghindari kereta itu. Walaupun gue dapet duduk, tapi ogah deh kalo diminta sekali lagi naik kereta itu. Di tiket tertulis tiba bks 01.30, tapi kenyataannya, sampe bks mendekati adzan subuh*damn it...
RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 1,781
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
27
(27-09-2010, 03:07 AM)andhykandrian Wrote: Gak ada sih yang gue benci, cuma sekalinya mencoba kereta Progo saat pulang dari Yogyakarta (karena temen-temen maunya naik Progo), gue jatoh sumpah, sebisa mungkin menghindari kereta itu. Walaupun gue dapet duduk, tapi ogah deh kalo diminta sekali lagi naik kereta itu. Di tiket tertulis tiba bks 01.30, tapi kenyataannya, sampe bks mendekati adzan subuh*damn it...
anda lg kurang beruntung tuh mas, ane pernah nyoba progo, jam 03.35 udh take off di PSE...
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. 
Posts: 87
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
0
(27-09-2010, 06:24 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: (27-09-2010, 03:07 AM)andhykandrian Wrote: Gak ada sih yang gue benci, cuma sekalinya mencoba kereta Progo saat pulang dari Yogyakarta (karena temen-temen maunya naik Progo), gue jatoh sumpah, sebisa mungkin menghindari kereta itu. Walaupun gue dapet duduk, tapi ogah deh kalo diminta sekali lagi naik kereta itu. Di tiket tertulis tiba bks 01.30, tapi kenyataannya, sampe bks mendekati adzan subuh*damn it...
anda lg kurang beruntung tuh mas, ane pernah nyoba progo, jam 03.35 udh take off di PSE... 
Hehehehhe kok jauh banget yah mas ngaretnya? Harusnya jadwal di tiket juga d undur atuh...
RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(26-09-2010, 04:58 PM)wibiwardhono Wrote: [*]Petugas ResKA membagikan bantal tanpa konfirmasi kepada seluruh penumpang pada saat keberangkatan dari BD maupun SGU, sehingga banyak penumpang mengira itu adalah bagian dari fasilitas, namun kemudian menarik biaya sewa pada malam hari (murah sih, tapi menurut saya cara ini SANGAT tidak etis)
[/list]
Saya pernah mengalami itu waktu terakhir naik KA Mutsel ke Madiun. Begitu ditagih, bantalnya langsung saya lempar ke mukanya dia...
Pelayanan bernada memeras juga saya temui di KA Turangga, dimana minuman langsung ditodongkan. Tapi 2 tahun belakangan sudah nggak pernah saya temui modus operandi seperti ini.
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
Kereta yang dibenci ya?
Jaman dulu pas saya kecil mungkin sekitar sebelum tahun 2000 kayaknya ada kereta pengangkut sapi.
Udah dah kalo PPKA uda ngomong ada kereta itu mau lewat saya paling cepat dhe menyingkir karena memang baunya menyengat banget.
tapi kalo diinget kangen juga sama tuh kereta, dibenci tapi tetap menjadi kenangan.
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 462
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
4
paling benci ka.lokal purwakarta yang kereta bagian belakangnya udah kaya pasar induk, itu kan kereta buat penumpang manusia bukan gerbong barang

Posts: 905
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
8
(26-09-2010, 07:07 AM)Dj_Dj_300791 Wrote: Paling benci kalo KA udah telat, apalagi udah bayar mahal. Paling benci juga kalo KA udah penuh kambing kayak di Senja Solo yang pada 'nebeng' dan bayar lewat 'pak lurah' ke 'komandan' di dpan mata penumpang yang bertiket resmi, udah gtu dapet 2 bangku, yang mbayar resmi aja cuma dapet 1...
seharusnya manajemen PT. Kereta Api (Persero) harus segera dibenahi untuk bisa bersaing dengan armada lain... 
setuju om, kayak beberapa waktu yang lalu ane naek kereta, ada penumpang yang dengan enaknya make tempat duduk kemudian nyalamin "pak lurah"ketika sidak....
selain itu juga para kambing salam tempel diatas, kadang seringkali masih nyempet2in minta sebagian area di bawah kursi yang notabene kalo ga ada tu orang, kaki bisa lebih leluasa bergerak....
kalo KA yang plng dibenci (sama kayak yang sudah2) :
1. Ekxpress Odong2
2. K2 rasa K3
3. KA yang toiletnya buat tidur para kambing

|