Posts: 3,141
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
106
Ya harap maklum saja,
namanya juga sudah kehabisan akal.....
Semua kan bermula dari satu hal, SDM !
 
*
Ada yang lihat acara TV, yang memakai logo cap alas sepatu ?
kisah tentang para mantan TKI yang sukses ?
tentu pada akhirnya, isi kantong, sejalan dengan isi kepala !
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
(01-02-2011, 09:07 PM)bagus70 Wrote: Saya kok jadi terinspirasi untuk membuat thread berjudul "Kebijakan bodoh seputar kereta api"... Hmm...
bikin aja kang bagus,emng nyata nya gitu kan?
rugi bgt dah naik kereta skrg,
bayar mahal tapi tetep desak2n sama penumpang lain
sama aja ongkosin rangkaian kosong.. 
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
(01-02-2011, 10:42 AM)debi4n_us3r Wrote: saya curiga jangan2 argo peuyeum batal beroperasi gara - gara kebijakan ini :p
Bawa 2 gerbong, dua-duanya gerbong aling-aling. Penumpanya kaum jin semua
Posts: 1,185
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
22
02-02-2011, 01:33 AM
(This post was last modified: 02-02-2011, 02:20 AM by Logawa_exp.)
to ALL RF Semboyan 35'ers
sebaiknya kita tidak perlu terlalu menghujat atau men-kritik terlalu pedas..
Kita semua tau kalo kebijakan tersebut "aneh" dan kesannya kayak "ketakutan" karena seolah tidak ada cara lain untuk mengatasi PLH, dan juga kebijakan ini juga mengakibatkan borosnya pemakaian gerbong di saat minimnya armada.
sebenarnya banyak cara yang dapat di pakai untuk mengatasi PLH tersebut dan kita sebagai RF mungkin bisa ikut menyumbang pemikiran/ide untuk mengatasi/meminimalisir PLH terutama "Head to Head" ( adu kepala ) dan "Head to Tail" ( seruduk belakang ). kalo para RF sekalian merasa kesulitan menyampaikan aspirasi, mungkin bisa melalui BUMN seperti PT.KAI / PT.LEN / PT.INKA, dimana BUMN tersebut memang sudah terpercaya dalam hal kereta api atau langsung ke Dirjen KA ( kalo bisa )..
Saya pribadi sebenenarnya sudah lama punya konsep tentang Automatic Stopper, dan sudah saya sampaikan ke Manajer saya ( sekarang sudah GM ) namun saya terkendala pekerjaan KRL baru...tapi sebisa mungkin akan saya selesaikan draft makalahnya..
Jadi sekali lagi tolong kalo bisa kita ikut menyumbangkan ide..entah di terima atau tidak, setidaknya kita telah membantu perkereta-apian indonesia....
SALAM RF
ttd
Logawa_exp
NB : Mohon Maaf jika ada tutur kata yang tidak sopan atau menyinggung perasaan atau menyombongkan diri..
Posts: 1,060
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
4
(02-02-2011, 01:33 AM)Logawa_exp Wrote: to ALL RF Semboyan 35'ers
sebaiknya kita tidak perlu terlalu menghujat atau men-kritik terlalu pedas..
Kita semua tau kalo kebijakan tersebut "aneh" dan kesannya kayak "ketakutan" karena seolah tidak ada cara lain untuk mengatasi PLH, dan juga kebijakan ini juga mengakibatkan borosnya pemakaian gerbong di saat minimnya armada.
sebenarnya banyak cara yang dapat di pakai untuk mengatasi PLH tersebut dan kita sebagai RF mungkin bisa ikut menyumbang pemikiran/ide untuk mengatasi/meminimalisir PLH terutama "Head to Head" ( adu kepala ) dan "Head to Tail" ( seruduk belakang ). kalo para RF sekalian merasa kesulitan menyampaikan aspirasi, mungkin bisa melalui BUMN seperti PT.KAI / PT.LEN / PT.INKA, dimana BUMN tersebut memang sudah terpercaya dalam hal kereta api atau langsung ke Dirjen KA ( kalo bisa )..
Saya pribadi sebenenarnya sudah lama punya konsep tentang Automatic Stopper, dan sudah saya sampaikan ke Manajer saya ( sekarang sudah GM ) namun saya terkendala pekerjaan KRL baru...tapi sebisa mungkin akan saya selesaikan draft makalahnya..
Jadi sekali lagi tolong kalo bisa kita ikut berpikir..entah di terima atau tidak, setidaknya kita telah membantu perkereta-apian indonesia....
SALAM RF
ttd
Logawa_exp
NB : Mohon Maaf jika ada tutur kata yang tidak sopan atau menyinggung perasaan atau menyombongkan diri..
mudah2n usul nya kang LOGAWA bisa terealisasi dan membantu meminimalisir PLH,
Posts: 1,185
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
22
(01-02-2011, 02:28 PM)denita Wrote:
![[Image: 5406538375_80efe1f32d_z.jpg]](http://farm6.static.flickr.com/5215/5406538375_80efe1f32d_z.jpg)
KERETA ALING ALING HANYA UNTUK KAMBING......
waah..saya kira keretanya kang ELING... 
wah, bisa-bisa bener2 buat "kambing" beneran yang siap dikorbankan jika benar2 terjadi PLH..
Posts: 3,218
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
44
(01-02-2011, 08:57 PM)denita Wrote: (01-02-2011, 03:07 PM)see_204XX Wrote: (01-02-2011, 02:28 PM)denita Wrote: [spoiler]
[/spoiler]
KERETA ALING ALING HANYA UNTUK KAMBING......
KERETA ALING ALING HANYA UNTUK DHEMIT...... 
kemaren naek Dhoho dari KTS ke TA, di tengah jalan hujan lebat dan gerbong sesak kebetulan aku di gerbong kedua dari belakang, ada ibu yang gendong anak lg bingung mau duduk dimana sementara tempat duduk penuh termasuk aku pun mulai naik juga ndak ada tempat duduk. karena hujan air masuk dari pintu yang kacanya pecah. disisi lain gerbong belakang kami kosong melompong tapi tidak bisa dibuka. terlihat didalamnya ada kondektur yang lagi santai dan 5 orang PKD yang lagi enaknya makan tanpa terganggu penumpang lain. dalam hati aku berfikir betapa kasian penumpang kereta, khususnya ibu itu. tapi juga terucap dalam hati sebuah doa yang menurut aku sungguh indah...." semoga tuh PKD tersedak sendok dan nyangkut di lehernya"
hahahahaha.....kejadian ini mungkin mirip di KRL gerbong khusus wanita, si PKD malah asik nongkrong di gerbong itu daripada gerbong lain....
Posts: 1,780
Threads: 0
Joined: Nov 2008
Reputation:
5
(02-02-2011, 01:33 AM)Logawa_exp Wrote: to ALL RF Semboyan 35'ers
sebaiknya kita tidak perlu terlalu menghujat atau men-kritik terlalu pedas..
Kita semua tau kalo kebijakan tersebut "aneh" dan kesannya kayak "ketakutan" karena seolah tidak ada cara lain untuk mengatasi PLH, dan juga kebijakan ini juga mengakibatkan borosnya pemakaian gerbong di saat minimnya armada.
sebenarnya banyak cara yang dapat di pakai untuk mengatasi PLH tersebut dan kita sebagai RF mungkin bisa ikut menyumbang pemikiran/ide untuk mengatasi/meminimalisir PLH terutama "Head to Head" ( adu kepala ) dan "Head to Tail" ( seruduk belakang ). kalo para RF sekalian merasa kesulitan menyampaikan aspirasi, mungkin bisa melalui BUMN seperti PT.KAI / PT.LEN / PT.INKA, dimana BUMN tersebut memang sudah terpercaya dalam hal kereta api atau langsung ke Dirjen KA ( kalo bisa )..
Saya pribadi sebenenarnya sudah lama punya konsep tentang Automatic Stopper, dan sudah saya sampaikan ke Manajer saya ( sekarang sudah GM ) namun saya terkendala pekerjaan KRL baru...tapi sebisa mungkin akan saya selesaikan draft makalahnya..
Jadi sekali lagi tolong kalo bisa kita ikut menyumbangkan ide..entah di terima atau tidak, setidaknya kita telah membantu perkereta-apian indonesia....
SALAM RF
ttd
Logawa_exp
NB : Mohon Maaf jika ada tutur kata yang tidak sopan atau menyinggung perasaan atau menyombongkan diri.. Betul tuh Mas Huda. kalo pake sensor di setiap Loko mungkin akan mengurangi PLH head to head ato head to tail. Dengan sensor tsb jika ada sinyal merah/kuning ato ada kereta di jalur yang sama sensor akan automatis bekerja untuk mengurangi kecepatan bahkan berhenti. Good idea
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Posts: 1,487
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
5
Jd ga bisa backriding nih....
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
2
02-02-2011, 10:16 AM
(This post was last modified: 02-02-2011, 10:18 AM by ahmadi.)
Maksudnya baik,hanya caranya yang kurang baik. Meminimalisir korban akibat PLH memang baik, tapi cara meminimalisirnya membuat orang takut dan membuat penuh sesak gerbong non aling-aling. Menurut saya masih banyak solusi yang lebih baik daripada kebijakan ini. Apa PT.KA punya maksud lain dibalik kebijakan ini?  khususnya kepada pemerintah.
Omong-omong Argo Peuyeum kena kebijakan ini tidak?
|