Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRDI Madiun Jaya
(23-06-2011, 03:53 PM)nino Wrote: jogja-solo langsung madiun ya, ga brenti2 di sragen ama paron ??
kalau pemberhentian kurang tau mas.. kemungkinan sih berhenti.. supaya okupansinya lebih.
Xie Xie


(23-06-2011, 08:15 PM)antimon40 Wrote: jadwalnya kapan aja nih?? share infonya dong
Jadwalnya belum keluar mas, sedang disusun supaya tak berbenturan dengan jadwal KA lain.

Keretanya juga belum jalan, tunggu serah terima antara Kementrian Perhubungan dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).

Reply
mas nino baca di post no 107
dr Barat s/d YK normal jadwalnya
Reply
(24-06-2011, 05:03 PM)ardial Wrote: mas nino baca di post no 107
dr Barat s/d YK normal jadwalnya

kalau ini jadwal Manja non AC mas, bukan yang AC... yang ditanyakan rekan Nino adalah jadwal Manja AC
(20-07-2010, 11:41 AM)animaX Wrote: [spoiler]
[Image: 37597_140177012667989_100000270738980_32...5320_n.jpg][/spoiler]

Xie Xie
Reply
(20-06-2011, 12:34 PM)animaX Wrote:
Quote:Senin, 20 Juni 2011 , Halaman : IX
Diluncurkan, KA baru Madiun-Jogja
Solo (Espos) Menteri Perhubungan (Menhub), Freddy Numberi, dijadwalkan meluncurkan kereta api (KA) eksekutif ru­te Madiun-Jogja, Senin (20/6) ini.

KA eksekutif tersebut akan berangkat da­ri Madiun, Senin siang. Seperti KA Madiun Jaya, KA eksekutif ini terdiri dari satu set kereta rel disel elektrik (KRDE) dengan li­ma rangkaian gerbong atau kapasitas pe­numpang hampir 500 orang.

Kepala Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengungkapkan Menhub akan bertolak dari Jakarta pada Senin pa­gi, dan sekitar pukul 12.00 WIB Menhub di­jadwalkan meresmikan beroperasinya KA eksekutif Madiun-Jogja. “Menhub dijadwal­kan singgah dulu di Solo baru ke Madiun. Beliau direncanakan meresmikan KA ekse­kutif Madiun-Jogja ini,” jelas Eko, saat di­hubungi Espos, Minggu (19/6).

Secara umum, Eko menerangkan, KA ekse­kutif Madiun-Joga sama dengan KA Madi­un Jaya, KA kelas bisnis yang telah mela­yani rute Madiun-Jogja. Bedanya, KA ekse­kutif ini memberikan layanan kelas ekse­kutif, dengan tempat duduk lebih nya­man, interior lebih bagus dan fasilitas pendingin ruangan alias AC yang nyaman bagi penumpang. Kelebihan inilah yang membuat KA eksekutif ini ditawarkan de­ngan tarif lebih mahal daripada KA kelas bisnis.

Soal tarif, untuk rute perjalanan Madiun-Jogja menumpang harus merogoh kocek Rp 35.000/orang. Tarif ini berlaku selama masa awal peluncuran. Ke depan, mende­kati arus mudik dan balik Lebaran, tarif besar kemungkinan akan dinaikkan men­jadi Rp 45.000/orang. Sedangkan untuk pe­numpang rute Solo-Jogja, dikenai tarif Rp 20.000/orang. “Dengan interior dan fasili­tas lain yang standar kelas eksekutif, sa­ya pikir tarif sudah sesuai,” tandas dia. - Oleh : Tika Sekar Arum

edisicetak.solopos.com/berita.asp?kodehalaman=h46&id=116301
tarifnya mahal... ada kepastian dapat tempat duduk atau tidak? Payah kalau kelas Eksekutif ada penumpang berdiri.


stand formasi tempat duduk kayanya sama dengan MAJA yang biasa.....di embel2i eksa tapi pelayanannya kaye bakalan komuter biasa abis tu....
Reply
Ternyata si Maja ini diperuntukkan buat pr penumpang jarak menengah yah... yg notabene bawa barang2 berat macem koper, dus - dus besar dan tas ransel... Bukan komuter yg sarat dg pekerja kantoran pergi pagi pulang sore atau malem... Tapi koq... handle buat gelantungannya itu nampaknya terkesan dipaksa yah? Kursinya berhadap2an kayak gitu sih...

Reply
wah, itu berhenti tiap stasiun antara madiun - sragen. tapi ya namanya kereta komuter itu ya memang seperti ini. bahkan kalo perlu semua stasiun disinggahi untuk melayani penumpang secara optimal. apalagi kalo tarifnya per jarak seperti bus.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(25-06-2011, 08:05 AM)ady_mcady Wrote: wah, itu berhenti tiap stasiun antara madiun - sragen. tapi ya namanya kereta komuter itu ya memang seperti ini. bahkan kalo perlu semua stasiun disinggahi untuk melayani penumpang secara optimal. apalagi kalo tarifnya per jarak seperti bus.

kalo berhenti di setiap stasiun, KA Madiun Jaya Ekspres title 'Ekspres'nya hanya sebatas embel embel dong
Xie Xie
Reply
bener ndro. itu rancu penamaannya. ketimbang menggunakan kata2 ekspress, lebih tepat kalau diberi nama eksekutif atau ac saja.

Ngeledek
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
Berhubung di Jabodetabek penamaan "Ekonomi AC" akan dihapus, maka KRD berstatus komuter ini baiknya tetap dipertahankan klas "AC"-nya tapi kalau "Ekspres"-nya dihapus, maka siap2 berhenti di tiap stasiun deh...

Reply
Thumbs Down 
Sampai jumpa di bulan Juli Bye Bye

Quote:29 Juni 2011 | 17:51 wib
KA Madiun Jaya Ekspres Siap Diluncurkan

Solo, CyberNews. Warga yang ingin bepergian menggunakan jasa kereta api (KA), akan lebih dipermudah. Mulai Juli 2011 ini, PT KA bakal mengoperasikan KA Madiun Jaya Ekspres jurusan Madiun-Solo-Yogyakarta.

Kereta tersebut sudah diresmikan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 20 Juni lalu. Menurut Humas PT KA Daop VI Yogyakarta Eko Budiyanto, rencananya kereta kelas eksekutif tersebut akan diserahterimakan dari Kemenhub ke PT KA. “Setelah ada serah terima, baru dioperasikan untuk umum,” kata Eko, Rabu (29/6).

Dia mengungkapkan, jadwal keberangkatan KA Madiun Jaya Ekspres belum bisa diinformasikan ke publik. Setelah serah terima, lanjut Eko, informasi yang ditunggu-tunggu masyarakat itu baru akan diketahui. “Tunggu saja setelah serah terima,” imbuhnya.

Untuk tarif perjalanan dari Madiun-Yogyakarta atau sebaliknya, sebesar Rp 45 ribu. Jika hanya dari Madiun-Solo atau Solo-Madiun, tarifnya Rp 35 ribu. “Ini hanya tarif promo selama sebulan pertama,” ujar Eko.

Lebih lanjut, dia mengemukakan, karena menyandang status kelas eksekutif, maka kereta tersebut akan berhenti di beberapa stasiun besar, seperti Yogyakarta-Klaten-Solo Balapan-Walikukun (Ngawi)-Paron (Ngawi)-Madiun. Ini berbeda dengan KA Madiun Jaya yang saat ini sudah beroperasi. “Untuk Madiun Jaya Ekspres, fasilitasnya lebih memadai dan dilengkapi AC. Beda dengan Madiun Jaya yang beroperasi sekarang,” terangnya.

Menurut Eko, rencananya setelah serah terima dari Kemenhub, kereta itu akan diuji mulai Madiun hingga Kota Gudeg. Hal itu perlu dilakukan guna mengetahui kelaikan kereta itu sebelum dioperasikan untuk masyarakat.

“Yang pasti akan diujicoba lagi, meski dulu saat peresmian sudah diuji. Dengan hadirnya Madiun Jaya Ekspres ini, kami berharap supaya masyarakat lebih mudah memilih transportasi kereta api. Sekarang, pilihannya lebih banyak,” ungkapnya.

( Arif M Iqbal / CN32 / JBSM )
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 9 Guest(s)