Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Liputan Perjalanan
(13-09-2011, 12:46 PM)BAMBANG EKO Wrote:
Joe_cn Wrote:Wah lumayan juga ya uda jalan dari gambringan om...
Masih menunggu foto ada secuil KA yang lewat jalur itu om....

betul Mas.
Padahal dulu ada KRD Solo-Cepu dan KRD Pekalongan- Solo yang melintas di Petak Gundih - Gambringan ini sekitar th 1982 an bahkan saat 2 jembatan KA Telawa - Karangsono jebol , rangkaian KA Pandanaran juga lewat petak ini ., belum lama juga KRDI Banyubiru yang berakhir tg 1 Mei 2011.

SedihSedih

Ada foto KA BBM yang lewat situ om?
Untuk mengjilangkan dahaga akan gersangnya jalur itu....Sedih

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Joe_cn Wrote:Ada foto KA BBM yang lewat situ om?
Bingung
Untuk mengjilangkan dahaga akan gersangnya jalur itu....Sedih

Next time
musti hunting dulu nih.
Xie XieBye Bye
Reply
(13-09-2011, 12:57 PM)BAMBANG EKO Wrote:
Joe_cn Wrote:Ada foto KA BBM yang lewat situ om?
Bingung
Untuk mengjilangkan dahaga akan gersangnya jalur itu....Sedih

Next time
musti hunting dulu nih.
Xie XieBye Bye

Ok om saya tunggu kemaren ini 4 hari ini saya baru liat2 lagi foto2 perjalanan om bambang dari page 8 alias dari Bekasi dan sempat mampir ke negeri Sakura...Ngakak
Saya seneng banget dengan penulisannya ga cuma sekedar foto...
Mantap jaya...Top Banget

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Mata airpun kering
tiada titik embun turun
saat itu,,,,,kemarau yang datang
hati gersang dan berdebu ......

Air sungai yang tak mampu mengalir karena memang tak ada pasokan dari hulu
tapi siapa sangaka..di musim hujan air mengalir sampai jauh.


[Image: 16kdgdk.jpg]


[Image: 13z33ms.jpg]

Dasar sungai yang kering kerontang ini membuktikan bahwa ada perbedaan musim yang sangat significan benar2 ada di sini
[Image: overstappen.png]

[Image: 2e4xkjm.jpg]

Jembatan perkasa yang frekuensi grafik perjalanan sangan rendah , tetapi menjadi alternatif saat ada Rintang Jalan di koridor Brumbung - Kedungjati - Gundih , pernah dilintasi KA Turangga , Mutiara Selatan , Gayabaru Malam Selatan dll , tentu saja dengan taspat yang sangat rendah
[Image: overstappen.png]

[Image: 25g6s83.jpg]

Yang satu ini "

> Masih dilintasi KA Brantas , Matarmaja , Senja Malang ,Bangunkarta , Pandanwangi . KA Barang
> Pernah dilewati KA Bintang Senja , Bintang Fajar , Pandanaran , Joglosemar , KRD SMC - YK, KRD PK - SLO
> Pernah Jebol dan hanyut beberapa bulan yang lalu
> Menghubungkan Solo - Gundih - Karangsono - Telawa - Kedungjati - Tanggung - Brumbung - Semarang

dsb dsb dsb

[Image: overstappen.png]

[Image: wl50xy.jpg]

Namanya juga masih baru , bagian bawahnya pun ngejreng habis ,
[Image: overstappen.png]
Ternyata untuk menuruni dasar sungai ndak begitu sulit , ada fasilitas undak-undakan / tangga pada salah satu pilar beton.


[Image: 34td7k2.jpg]
[Image: overstappen.png]
Untuk sungai bagian hilirnya terlihat agak seram , air tidak mengalir tetapi malahan membentuk kedung , kubangan yang besar dengan warna hijau daun , ditambah suasana yang agak gelap.
Konon , jika ada pelangi , niscaya ada bidadari yang turun mandi di sini.


[Image: dbqcgo.jpg]
[Image: overstappen.png]
Perhatikan
pada sisi dasar pilar jembatan bagian utara terlihat penampakan para " bidadari " yang selesai mandi


[Image: 2sadlk1.jpg]
[Image: overstappen.png]

Pandangan jembatan dari sisi lain


[Image: 29wu0dg.jpg]
[Image: overstappen.png]

[Image: smbkna.jpg]

Besar , Kokoh , tak tertandingi
sayang taspatnya masih rendah
[Image: overstappen.png]

[Image: 969daf.jpg]

Entah kenapa berada di bawah jembatan ini bawaanya betah banget ,
[Image: overstappen.png]

[Image: 2ilixx2.jpg]

Berada di tempat ini kok lebih menarik daripada di Dufan ( Ancol ) ya
;bingung:
[Image: overstappen.png]

[Image: 2aak1sn.jpg]

merasa sudah cukup
naik ah ke dunia terang
[Image: overstappen.png]



[Image: 5xts3c.jpg]

Human Interest di Liputan Perjalanan
[Image: overstappen.png]


[Image: 2cmujv8.jpg]

ternyata di dunia " Nyata " sudah ada para petugas yang memperbaiki jalur rel dengan cara mengangkat sedikit dan meratakan balas untuk mengurangi guncangan saat rangkaian KA melintas,
Reply

[Image: s4aqhe.jpg]

masuk area Stasiun Gundih dari arah Semarang - Kedungjati - Telawa - Karangsono
[Image: overstappen.png]

[Image: oswrr9.jpg]

salah satu dari beberapa " Kekayaan " ( asset ) Stasiun Gundih
Spoor Badug dan Gedung Tua . tetapi ternyata sudah menggunakan Wesel Electric
[Image: overstappen.png]



[Image: 23js7cy.jpg]

Dalam kerentaanku
Aku tergolek lemah tiada daya
hujan dan panas silih berganti menerpa
bukan karena sudah lunglai dalam senja usia
tetapi tehnologi electrik lah yang membuatku harus mengalah ,,,,,,,
[Image: overstappen.png]

[Image: 2wg92s8.jpg]

Ada juga rel kecil yang belum tertangani , mungkin dari type R 25 atau R 33
[Image: overstappen.png]

[Image: r29fmf.jpg]

sekitar 300 meter dari sebelah utara sebelum stasiun Gundih
[Image: overstappen.png]

[Image: ih6xox.jpg]

eeeiiitt tunggu dulu , ini dalemnya apa ya ?
[Image: overstappen.png]

[Image: o5xa37.jpg]

Wah ternyata kosong ,mungkin dulu tempat perawatan kereta / lokomotip uap
ada yang bisa bantu kasih pencerahan ....Monggo
Reply
saking jarangnya dilewati KA, sampe kepala relnya karatan, btw, terakir saya lewat gambringan th 2010, kaget, rel ke arah gundih udah bagus, padahal dulu saya kira udah ga aktif karena bantalanya agak jarang dan plat sambungan antar rel saja ada yang hilang...Xie Xie
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...Ngiler
Reply

[Image: 2yxodvn.jpg]

Pandangan ke sebelah utara dari arah selatan
Emplasement jalur KA menuju arah Gambringan
[Image: overstappen.png]
Saya sudah pensiun ,


[Image: 2cf8so7.jpg]

Alat penggerak sinyal dan Wesel Stasiun Gundih sebelah utara
[Image: overstappen.png]

[Image: 4fu2i0.jpg]

Salah satu pengumuman / informasi yang ada di Stasiun Gundih
[Image: overstappen.png]

[Image: 2gtx7au.jpg]

Damai ,Rindang , Humanis , Bersih , Ramah , dan......Sepi
[Image: overstappen.png]

[Image: 35iq043.jpg]

Ada juga " Monumen " di area ini
[Image: overstappen.png]

[Image: 2d6t9vd.jpg]

Dan sang " Yunior " pun ....ikutan nampang ah.
[Image: overstappen.png]

[Image: ofrqzq.jpg]

foto makro in Liputan Perjalanan ( nyobain bikin foto makro )
[Image: overstappen.png]

[Image: 2j4d3qt.jpg]

Jadwal perjalanan KA Stasiun Gundih
[Image: overstappen.png]
KA Senja Kediri dan Bangunkarta Ndak di cantumkan
Abies ndak brenti sih.
[Image: overstappen.png]

[Image: midudh.jpg]

Ruang tengah yang menghubungkan emplasement Timur untuk arah Semarang dan Solo dengan Emplasement Barat untuk arah Gambringan dan Solo ,lengkap dengan Platename nya
[Image: overstappen.png]

[Image: 209t72f.jpg]

Jam antik peninggalan masa lalu masih terawat baik dan tepat waktu
[Image: overstappen.png]

[Image: 2dvn12r.jpg]

Emplasement Timur ke arah Gambringan
[Image: overstappen.png]
sonyazis Wrote:17-Sep-2011, 01:25 AM
saking jarangnya dilewati KA, sampe kepala relnya karatan, btw, terakir saya lewat gambringan th 2010, kaget, rel ke arah gundih udah bagus, padahal dulu saya kira udah ga aktif karena bantalanya agak jarang dan plat sambungan antar rel saja ada yang hilang...New_xiexie

Betul Mas , sebelum ada penggantian dari type R 33 bantalan kayu kira2 seperti inilah kondisinya,


[Image: xaynh0.jpg]
Reply
Tampak depan Stasiun Gundih
Emplasemen sebelah kiri untuk layanan relasi Gambringan - Gundih - Solo
sedangkan Emplasemen sebelah kanan untuk melayani relasi Semarang - Kedungjati - Gundih - Solo


[Image: 2wm1i4y.jpg]

Kalau saja mungkin kota Gundih yang notabene kecamatan ini seramai kota Gudeg Yogyakarta pasti kondisinya akan berbeda , lihat saja desain awal , mirip-mirip Stasiun Tugu Yogya , pintu masuk dari arah rel dengan deain " Stasiun Pulau .
[Image: overstappen.png]
sisi timur stasiun " Besar " Gundih


[Image: 30uefro.jpg]
[Image: overstappen.png]
Gerbong2 tua dalam Liputan Perjalanan


[Image: adm7i1.jpg]
Reply
pakdhe, apakah gundih jaman tahun 70-80 dulu adalah stasiun yang ramai?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
ady_mcady Wrote:18-Sep-2011, 08:07 AM
pakdhe, apakah gundih jaman tahun 70-80 dulu adalah stasiun yang ramai?

Betul , tapi nggak rame2 amat btw

> Ada perjalanan KA Pattas Pandanaran yang 5 x PP dalam sehari
5 x ke arah Semarang
5 x ke arah Solo - Klaten dan Yogya

> Malemnya ada KA Senja I / II
relasi Solo - Semarang - Jakarta

> belum lagi KA Barang
Bye Bye

[Image: overstappen.png]
Yuk kita kembali ke Gambringan
bahas rel yang sebelah kanan , tentunya arah ke Ngrombo , pas 1 km dari Gambringan ke arah barat ini berdiri Stasiun KA Ngrombo yang notabene lebih dekat dan matching dengan jalan raya Purwodadi - Solo .


[Image: 103fsxd.jpg]


[Image: hx7j35.jpg]


[Image: overstappen.png]

Rel KA Gambringan - Ngrombo


[Image: 2v3sn50.jpg]

Lintas KA Surabaya - Semarang - Jakarta
[Image: overstappen.png]
Jembatan KA di petak Ngrombo - Gundih , yang terbentang sekitar 300 meter dari Stasiun Ngrombo


[Image: t5pv88.jpg]

Andai saja di sebelah jembatan baja ini tidak ada jembatan yang nempel , yang biasa digunakan untuk penduduk yang melintasi sungai Lusi ini , bisa dipastikan para penduduk setempat akan memutar sekurangnya sekitar 2 km untuk dapat mencapai akses jalan raya Solo - Gundih - Ngrombo - Purwodadi.
[Image: overstappen.png]

[Image: 29uvv5h.jpg]

Kondisi bantalan Kayu pada jembatan dengan bentang sekitar 30 meter di petak Gambringan - Ngrombo
[Image: overstappen.png]

[Image: 21mf97o.jpg]

Kedalaman jembatan ini lumayan dalam , seperti sungai2 lain di Kab Grobogan yang beribu kota di Purwodadi ini saat musim kemarau tiba memang " Tak sebrapa airmu " tetapi di musim hujan air mengalir sampai jauh.
[Image: overstappen.png]
mata airmu dari Solo , melalui gunung seribu , air mengalir sampai jauh , akhirnya ke laut.


[Image: 2mmcykl.jpg]
[Image: overstappen.png]
Pandangan dari arah barat pada Jembatan KA di petak ini terlihat kekar .


[Image: 2ni48sz.jpg]
[Image: overstappen.png]
Perlintasan KA Gambringan - Ngrombo dengan jalan raya Purwodadi - Solo


[Image: 209llag.jpg]

Salah satu penyebab kenapa stasiun Ngrombo mempunyai penumpang yang lebih banyak dari Stasiun gambringan adalah desebabkan adanya akses moda pertemuan KA dan Moda transportasi lain seperti Bus , Angkot , Delman dll , berbeda dengan Stasiun Gambringan yang terkesan terisolir karena memang jauh dari akses moda transportasi jalan raya.
[Image: overstappen.png]

[Image: 2h57cew.jpg]

Bekas jalur KA lintas cabang yang sudah mati yang menghubungkan Stasiun Ngrombo dengan Kota Purwodadi , terletak sekitar 400 meter dari palang perlintasan pada pic sebelumnya . Sedih memang melihat kondisi ini.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)