Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Baraya Geulis masih bermasalah
Perhatian! Jalur 4 dari arah timur masuk KRD Patas tujuan Padalarang...

Rangkaian yg digunakan adalah KRDE Rencang Geulis KDE3-08206F, dengan 08206 di depan dan 08210 di belakang...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Andaikata saya jadi walikota Bandung, mungkin akan saya akan optimalkan si KRDH menjadi KRD dalam kota. rutenya : CMD (batas barat) - BD - CKD - KC - GDB (batas timur). Cuma masalahnya, si KRDH ini selalu dalam keadaan SO ga ya ?
Reply
Gimana nih kabarnya Baraya Geulis, apa udah bisa sampe Cibatu?

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
(17-10-2011, 08:09 AM)g10d Wrote: Gimana nih kabarnya Baraya Geulis, apa udah bisa sampe Cibatu?

mungkin yang dimaksud rencang geulis ya pak ? masih setia dengan rute padalarang - cicalengka, kayaknya nunggu alokasi KRDE / KRDI khusus untuk daerah dengan kontur pegunungan untuk bisa merealisasikannya lagi. mudah - mudahan motor di KRDE / KRDI nya di tambah Xie Xie
Reply
(17-10-2011, 09:40 AM)debi4n_us3r Wrote:
(17-10-2011, 08:09 AM)g10d Wrote: Gimana nih kabarnya Baraya Geulis, apa udah bisa sampe Cibatu?

mungkin yang dimaksud rencang geulis ya pak ? masih setia dengan rute padalarang - cicalengka, kayaknya nunggu alokasi KRDE / KRDI khusus untuk daerah dengan kontur pegunungan untuk bisa merealisasikannya lagi. mudah - mudahan motor di KRDE / KRDI nya di tambah Xie Xie

Iya betul maksudnya Rencang Geulis......
Makasih informasinya.

[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
Malahan justru terkadang antara rangkaian BG, RG, dan Patas berbagi tugas. Kadang RG berdinas lintas PDL-BD, sedang Patas dan BG untuk lintas BD-CCL. Seperti pada waktu saya naik Patas ke RCK tanggal 12 Oktober lalu, di tiket tertulis Baraya Geulis, tapi nyatanya dapet rangkaian Patas djadoel. Sedang rangkaian RG siap di jalur 3 berdinas sebagai Patas ke PDL...

Jadi untuk lintas utuh PDL-CCL KA Ekonomi masih merupakan rajanya, sebab kalo tidak salah hanya ada dua jadwal KA Patas yg full PDL-CCL, yaitu pada pagi dan sore hari. Sisanya ya hanya setengah jalan sampe BD...

Untuk ke Cibatu, otomatis tinggal KA Mandra satu-satunya harapan, dengan jadwal yg itu-itu saja, pagi pada rute CBT-BD-PDL (sampai PWK), dan sore untuk rute sebaliknya...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Malahan justru terkadang antara rangkaian BG, RG, dan Patas berbagi tugas. Kadang RG berdinas lintas PDL-BD, sedang Patas dan BG untuk lintas BD-CCL. Seperti pada waktu saya naik Patas ke RCK tanggal 12 Oktober lalu, di tiket tertulis Baraya Geulis, tapi nyatanya dapet rangkaian Patas djadoel. Sedang rangkaian RG siap di jalur 3 berdinas sebagai Patas ke PDL...

Jadi untuk lintas utuh PDL-CCL KA Ekonomi masih merupakan rajanya, sebab kalo tidak salah hanya ada dua jadwal KA Patas yg full PDL-CCL, yaitu pada pagi dan sore hari. Sisanya ya hanya setengah jalan sampe BD...

Untuk ke Cibatu, otomatis tinggal KA Mandra satu-satunya harapan, dengan jadwal yg itu-itu saja, pagi pada rute CBT-BD-PDL (sampai PWK), dan sore untuk rute sebaliknya...
[Image: overstappen.png]
Malahan justru terkadang antara rangkaian BG, RG, dan Patas berbagi tugas. Kadang RG berdinas lintas PDL-BD, sedang Patas dan BG untuk lintas BD-CCL. Seperti pada waktu saya naik Patas ke RCK tanggal 12 Oktober lalu, di tiket tertulis Baraya Geulis, tapi nyatanya dapet rangkaian Patas djadoel. Sedang rangkaian RG siap di jalur 3 berdinas sebagai Patas ke PDL...

Jadi untuk lintas utuh PDL-CCL KA Ekonomi masih merupakan rajanya, sebab kalo tidak salah hanya ada dua jadwal KA Patas yg full PDL-CCL, yaitu pada pagi dan sore hari. Sisanya ya hanya setengah jalan sampe BD...

Untuk ke Cibatu, otomatis tinggal KA Mandra satu-satunya harapan, dengan jadwal yg itu-itu saja, pagi pada rute CBT-BD-PDL (sampai PWK), dan sore untuk rute sebaliknya...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
apakah ada yang tahu soalan pembatalan krd patas / baraya geulis untuk ke arah padalarang ?
detailnya saya tidak tahu tapi saya tahu dari pembicaraan masyarakat yang menggunakan krd ekonomi juga dari petugas loket selatan BD. waktu mau beli tiket krd patas / baraya geulis ke padalarang di loket selatan, si mbak yang jaga loket bilang takutnya keretanya batal, nunggu keputusan selanjutnya dulu. kalau liat okupansi sih wajar aja kalau dibatalin
Reply
(27-10-2011, 05:20 PM)debi4n_us3r Wrote: apakah ada yang tahu soalan pembatalan krd patas / baraya geulis untuk ke arah padalarang ?
detailnya saya tidak tahu tapi saya tahu dari pembicaraan masyarakat yang menggunakan krd ekonomi juga dari petugas loket selatan BD. waktu mau beli tiket krd patas / baraya geulis ke padalarang di loket selatan, si mbak yang jaga loket bilang takutnya keretanya batal, nunggu keputusan selanjutnya dulu. kalau liat okupansi sih wajar aja kalau dibatalin

Wah, mulai kapan akan dihapus?

Memang benar, okupansi Patas (Baraya Geulis pun sebenernya gak tepat, karena justru rangkaian BG sementara idle di dipo) ke PDL tidak seramai ke CCL. Bahkan, Ekonominya pun tidak penuh sesak seperti ke CCL. Akan lebih optimal bila ketiga rangkaian KRD Patas (Classic, BG, dan RG) diterjunkan ke lintas BD-CCL agar Ekonomi di trayek tersebut tidak terlalu padat seperti sekarang...

Seperti saat saya naik KRD ke PDL dan menuju BD beberapa waktu lalu. KA 783 dari CCL (bablas ke PDL) masuk BD dalam keadaan cukup penuh. Tiba BD jam 11:28 dan sekitar 80% dari penumpang turun. Yang naik hanya sedikit, tidak sampai lebih dari 50% jumlah yg turun.

Begitupun saat saya naik KRD dari Cimindi (KA 784) yang bablas ke CCL. Berangkat CMD pukul 10:10, kondisi cukup lengang. Tiba di BD, terlihat banyak sekali penumpang telah berkumpul di peron. Alhasil, ketika berangkat kembali, kereta jauh lebih penuh dari saat tiba di BD, bahkan terlihat ada penumpang yang berdiri.

Jadi memang, untuk KRD di lintas PDL-BD okupansinya kurang memuaskan. Namun, apabila akan dihapus, seharusnya ada trip Ekonomi yg menutup kekosongan jadwal KRD. Karena, dengan ada dua kelas seperti sekarang jadwalnya terlalu jarang, apalagi kalo KRD dihapus...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
Nah barangkali ada yang tahu dah tiga hari trerkahir ane papasan sama rangkaian K3 berpenumpang (Bukan KRD reguler) yang melaju kencang @ PJL Andir di jadwalnya Baraya Geulis BD - PDL edisi sore sekira pukul 18.00 ...
Apa rangkaian reguler RG bermasalah ... ?
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)