Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
(02-01-2012, 11:23 AM)Joe_cn Wrote: Betul sepertinya daripada k-1 ke Malang sepertinya Daop IX lebih mematangkan konsep untuk kelas Argo ke arah SGU dhe...
Usul lagi nih
hanya merubah dan sedikit menambah stanformasi yg ada
dari 2 KA , Bima dan Gayabaru Selatan menjadi 5 KA sbb. :
1, KA Jayakarta ( Jakarta - Surabaya via Yogyakarta )
visi & misi : merespon kebutuhan akan kereta tidur yang nyaman
Stanf : CC 204 - 2 B - 5 KT - M - BP ( Kereta Tidur kelas 1 )
kapasitas 150 Penumpang
Tiket : KA Bima + 30 %
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , souvenir .
2. KA Bima ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
stanf : CC 204 - 2 B - 3K1 - 2S - M - BP
visi & misi : merespon kebutuhan akan kereta yang nyaman dan berkelas
kapasitas : ( K1 = 150 , S = 60 )
tiket : KA Bima ( K1 ) , KA Bima + 10 % ( S )
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral ,
3. KA Jayabaya Selatan ( Jakarta - Semarang - Solo - Surabaya )
visi & misi : merespon kebutuhan akan kereta yang nyaman non Ac bagi kantong menengah , menghandel penumpang yg tidak terbawa oleh KA Senja Kediri & Bangunkarta
stanf : CC 201 - B - 5 K2 - MP2 ( bisnis plus )
kapasitas : 300 penumpang
tiket : Rp 175.000.-
service : Well come Drink .Tissue , Bantal , Selimut ,
4.KA Gayabaru Malam Selatan ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
visi & misi : merespon kebutuhan akan kereta ekonomi dengan kenyamanan yg prima , meningkatkan pelayanan kepada para penumpang klas ekonomi , menghilangkan kesan bahwa KA ekonomi itu lusuh , penuh dan kumuh.
stanf : CC 203 - 2 B - 6 K3 Ac - MP3 ( setingkat KA Gajah Wong )
kapasitas : 480 penumpang
tiket Rp 150.000.-
service : Air mineral .Tissue ,
5. KA Parcel Selatan
visi & misi : menghandle para penumpang dengan kantong pas=pasan yng tidak terbawa oleh KA Gayabaru Malam Selatan , membantu para pedagang yang membawa barang daganan dalam satu rangkaian , membantu para penumpang yang membawa kendaraan dalam satu rangkaian. bla...bla...
Stanf : CC 201.- 3 B - 3 K3 - KMP3
Kapasitas : 390 penumpang
Tiket : Rp 36.000.-
Moggo di coment

Posts: 2,096
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
33
(02-01-2012, 03:35 PM)BAMBANG EKO Wrote: (02-01-2012, 11:23 AM)Joe_cn Wrote: Betul sepertinya daripada k-1 ke Malang sepertinya Daop IX lebih mematangkan konsep untuk kelas Argo ke arah SGU dhe...
Usul lagi nih
hanya merubah dan sedikit menambah stanformasi yg ada
dari 2 KA , Bima dan Gayabaru Selatan menjadi 5 KA sbb. :
1, KA Jayakarta ( Jakarta - Surabaya via Yogyakarta )
Stanf : CC 204 - 2 B - 5 KT - M - BP ( Kereta Tidur kelas 1 )
kapasitas 150 Penumpang
Tiket : KA Bima + 30 %
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , souvenir .
2. KA Bima ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
stanf : CC 204 - 2 B - 3K1 - 2S - M - BP
kapasitas : ( K1 = 150 , S = 60 )
tiket : KA Bima ( K1 ) , KA Bima + 10 % ( S )
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral ,
3. KA Jayabaya Selatan ( Jakarta - Semarang - Solo - Surabaya )
stanf : CC 201 - B - 5 K2 - MP2 ( bisnis plus )
kapasitas : 300 penumpang
tiket : Rp 175.000.-
service : Well come Drink .Tissue , Bantal , Selimut ,
4.KA Gayabaru Malam Selatan ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
stanf : CC 203 - 2 B - 6 K3 Ac - MP3 ( setingkat KA Gajah Wong )
kapasitas : 480 penumpang
tiket Rp 150.000.-
service : Well come Drink .Tissue ,
5. KA Parcel Selatan
Stanf : CC 201.- 3 B - 3 K3 - KMP3
Kapasitas : 390 penumpang
Tiket : Rp 36.000.-
Moggo di coment
   Baguss Usulanx Pak
Make yourself usefull to other.
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
(02-01-2012, 03:35 PM)BAMBANG EKO Wrote: (02-01-2012, 11:23 AM)Joe_cn Wrote: Betul sepertinya daripada k-1 ke Malang sepertinya Daop IX lebih mematangkan konsep untuk kelas Argo ke arah SGU dhe...
Usul lagi nih
hanya merubah dan sedikit menambah stanformasi yg ada
dari 2 KA , Bima dan Gayabaru Selatan menjadi 5 KA sbb. :
1, KA Jayakarta ( Jakarta - Surabaya via Yogyakarta )
Stanf : CC 204 - 2 B - 5 KT - M - BP ( Kereta Tidur kelas 1 )
kapasitas 150 Penumpang
Tiket : KA Bima + 30 %
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , souvenir .
2. KA Bima ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
stanf : CC 204 - 2 B - 3K1 - 2S - M - BP
kapasitas : ( K1 = 150 , S = 60 )
tiket : KA Bima ( K1 ) , KA Bima + 10 % ( S )
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , kalau ane sih pakdhe, usul KA bima yg bawa Kereta tidur  , n KA jayakarta yg bawa K-1 biasa, coz bima kan KA ekspres malam, jadi cocok buat kereta tidur,,kalau jayakarta mending jadi ekspres siang aja, itung2 juga menambah variasi, lagian kalau sama2 berangkat malam, kan bisa2 malah saling memakan okupansi...
btw ane juga usul nih berhubung ketentuan baru soal tarif K-3, gimana kalau dibuka K-3 relasi sby-mn?
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
(02-01-2012, 04:30 PM)Adolph Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 03:35 PM)BAMBANG EKO Wrote: (02-01-2012, 11:23 AM)Joe_cn Wrote: Betul sepertinya daripada k-1 ke Malang sepertinya Daop IX lebih mematangkan konsep untuk kelas Argo ke arah SGU dhe...
Usul lagi nih
hanya merubah dan sedikit menambah stanformasi yg ada
dari 2 KA , Bima dan Gayabaru Selatan menjadi 5 KA sbb. :
1, KA Jayakarta ( Jakarta - Surabaya via Yogyakarta )
Stanf : CC 204 - 2 B - 5 KT - M - BP ( Kereta Tidur kelas 1 )
kapasitas 150 Penumpang
Tiket : KA Bima + 30 %
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , souvenir .
2. KA Bima ( Jakarta - Yogya - Surabaya )
stanf : CC 204 - 2 B - 3K1 - 2S - M - BP
kapasitas : ( K1 = 150 , S = 60 )
tiket : KA Bima ( K1 ) , KA Bima + 10 % ( S )
service : Well come Drink . Pudding . Tissue , Snack , Bantal , Selimut , Dinner , Coffe / Air mineral , [/spoiler]
kalau ane sih pakdhe, usul KA bima yg bawa Kereta tidur , n KA jayakarta yg bawa K-1 biasa, coz bima kan KA ekspres malam, jadi cocok buat kereta tidur,,kalau jayakarta mending jadi ekspres siang aja, itung2 juga menambah variasi, lagian kalau sama2 berangkat malam, kan bisa2 malah saling memakan okupansi...
btw ane juga usul nih berhubung ketentuan baru soal tarif K-3, gimana kalau dibuka K-3 relasi sby-mn?
he...he...he...
buleh...buleh...buleh...
boleh saja usulannya , btw dulu JKT - SBY ada KA Ekspres Siang
untuk K3 sby - Mn , sepertinya kita hitung2 dulu ya seperti apa pangsa pasarnya.
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
Kalo saya sendiri, sebaiknya kembangkan dulu rute yg sudah ada, baru kita buka rute yg baru. Kalo saya pengen usul:
1. KA Trayek BW-YK PP. ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Sri Tanjung (dari dulu ada wacana buat KA trayek ini, namanya Sancaka Timur, tapi masih belom jalan2 juga, mana kabar sekarang?)
2. KA Trayek JR-PWT PP. juga ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Logawa (sekalian melengkapi)
3. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-PWT PP., yg itung2 menambah kapasitas penumpang SB-PWT yg selama ini hanya dilayani Logawa (itu juga kalo usul poin ke-2 batal terlaksana, syukur2 bagi yg pengen ke YK yg selama ini tdk cukup dilayani dg Sancaka, Argo Wilis, Bima, Turangga, & Mutiara Selatan, bisa naik KA SB-PWT eksis ini)
4. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-JR PP. yg sebelumnya dilayani Caneks, tapi seiring waktu, akhirnya di"kotakin"  , harusnya diadakan lagi, kalo bisa jadi 2x sehari kayak Sancaka, jadi ke JR gak cuma Muttim aja yg ngelayanin jalur itu.
Mungkin itu usul yg saya kira cukup penting untuk direalisasikan, JMO
Quote:Usul buat momod: bagaimana kalo trit ini digabung dg yg INI aja, kan maksudnya sama: Usul KA Baru, itung2 buat meringankan beban server, CMIIW 
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
(02-01-2012, 04:54 PM)stasiunkastephanie Wrote: Kalo saya sendiri, sebaiknya kembangkan dulu rute yg sudah ada, baru kita buka rute yg baru. Kalo saya pengen usul:
1. KA Trayek BW-YK PP. ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Sri Tanjung (dari dulu ada wacana buat KA trayek ini, namanya Sancaka Timur, tapi masih belom jalan2 juga, mana kabar sekarang?)
2. KA Trayek JR-PWT PP. juga ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Logawa (sekalian melengkapi)
3. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-PWT PP., yg itung2 menambah kapasitas penumpang SB-PWT yg selama ini hanya dilayani Logawa (itu juga kalo usul poin ke-2 batal terlaksana, syukur2 bagi yg pengen ke YK yg selama ini tdk cukup dilayani dg Sancaka, Argo Wilis, Bima, Turangga, & Mutiara Selatan, bisa naik KA SB-PWT eksis ini)
4. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-JR PP. yg sebelumnya dilayani Caneks, tapi seiring waktu, akhirnya di"kotakin" , harusnya diadakan lagi, kalo bisa jadi 2x sehari kayak Sancaka, jadi ke JR gak cuma Muttim aja yg ngelayanin jalur itu.
Mungkin itu usul yg saya kira cukup penting untuk direalisasikan, JMO 
waduh mbak, kalau KA komersial di jatim ane gk yakin  , coz KA2 seperti itu yg menghubungkan sby rata2 gagal...
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
(02-01-2012, 05:07 PM)Adolph Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 04:54 PM)stasiunkastephanie Wrote: Kalo saya sendiri, sebaiknya kembangkan dulu rute yg sudah ada, baru kita buka rute yg baru. Kalo saya pengen usul:
1. KA Trayek BW-YK PP. ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Sri Tanjung (dari dulu ada wacana buat KA trayek ini, namanya Sancaka Timur, tapi masih belom jalan2 juga, mana kabar sekarang?)
2. KA Trayek JR-PWT PP. juga ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Logawa (sekalian melengkapi)
3. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-PWT PP., yg itung2 menambah kapasitas penumpang SB-PWT yg selama ini hanya dilayani Logawa (itu juga kalo usul poin ke-2 batal terlaksana, syukur2 bagi yg pengen ke YK yg selama ini tdk cukup dilayani dg Sancaka, Argo Wilis, Bima, Turangga, & Mutiara Selatan, bisa naik KA SB-PWT eksis ini)
4. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-JR PP. yg sebelumnya dilayani Caneks, tapi seiring waktu, akhirnya di"kotakin" , harusnya diadakan lagi, kalo bisa jadi 2x sehari kayak Sancaka, jadi ke JR gak cuma Muttim aja yg ngelayanin jalur itu.
Mungkin itu usul yg saya kira cukup penting untuk direalisasikan, JMO  [/spoiler]
waduh mbak, kalau KA komersial di jatim ane gk yakin , coz KA2 seperti itu yg menghubungkan sby rata2 gagal...
betul..betul..
Cantik Ekspress , Malang Ekslpres , Madiun Ekspress , Jatayu , Jayabaya Selatan
semuanya ke arah Surabaya
Semuanya balik kanan bubar jalan
Okupansinya tidak sesuai dengan Prediksi
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(02-01-2012, 05:13 PM)BAMBANG EKO Wrote: (02-01-2012, 05:07 PM)Adolph Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 04:54 PM)stasiunkastephanie Wrote: Kalo saya sendiri, sebaiknya kembangkan dulu rute yg sudah ada, baru kita buka rute yg baru. Kalo saya pengen usul:
1. KA Trayek BW-YK PP. ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Sri Tanjung (dari dulu ada wacana buat KA trayek ini, namanya Sancaka Timur, tapi masih belom jalan2 juga, mana kabar sekarang?)
2. KA Trayek JR-PWT PP. juga ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Logawa (sekalian melengkapi)
3. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-PWT PP., yg itung2 menambah kapasitas penumpang SB-PWT yg selama ini hanya dilayani Logawa (itu juga kalo usul poin ke-2 batal terlaksana, syukur2 bagi yg pengen ke YK yg selama ini tdk cukup dilayani dg Sancaka, Argo Wilis, Bima, Turangga, & Mutiara Selatan, bisa naik KA SB-PWT eksis ini)
4. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-JR PP. yg sebelumnya dilayani Caneks, tapi seiring waktu, akhirnya di"kotakin" , harusnya diadakan lagi, kalo bisa jadi 2x sehari kayak Sancaka, jadi ke JR gak cuma Muttim aja yg ngelayanin jalur itu.
Mungkin itu usul yg saya kira cukup penting untuk direalisasikan, JMO  [/spoiler]
waduh mbak, kalau KA komersial di jatim ane gk yakin , coz KA2 seperti itu yg menghubungkan sby rata2 gagal...
betul..betul..
Cantik Ekspress , Malang Ekslpres , Madiun Ekspress , Jatayu , Jayabaya Selatan
semuanya ke arah Surabaya
Semuanya balik kanan bubar jalan
Okupansinya tidak sesuai dengan Prediksi

Sebetulnya penyebab kegagalan KA Komersil ke SB sangat klasik yaitu karena ketika potensi penumpang pada suatu trayek sebenarnya tinggi, malah tidak dimanfaatkan PT KA, nah pas trayek dibuka, malah tidak dioptimalkan promosinya oleh PT KA, jadinya ya wajar kalo KA2 Komersil ke SB banyak yg "mati". Justru kita sebagai RF punya tanggung jawab untuk membantu promosi KA tsb., apalagi sekarang zamannya social network, suatu hal yg "kebangetan" kalo tdk digunakan buat promosi KA baru. Kita bisa mulai dari pas ada KA baru dari X ke Y, kita promosi lewat social network (FB, Twitter, dsb.), trus kita kasih tau harganya berapa, tunjukkan foto2 eksterior & interiornya, biar orang lain pada melihat seperti apa sih KAnya, unggah pidio daleman & perjalanannya, yg pada akhirnya bakal dipromosikan dari mulut ke mulut lewat FB dsb., & hasilnya mungkin okupansi KA tsb. bakal tinggi & KA tsb. juga bisa bertahan lebih lama, akhirnya kita dianggap berjasa menyukseskan KA tsb. & mungkin saja kita juga akan dicap baik oleh pegawai & petinggi PT KA karena ikut membantu menyukseskan KA tsb. Jadi, mari kita coba mulai hal tsb. dari sekarang, siipppp....
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
(02-01-2012, 05:37 PM)stasiunkastephanie Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 05:13 PM)BAMBANG EKO Wrote: (02-01-2012, 05:07 PM)Adolph Wrote: [spoiler]
(02-01-2012, 04:54 PM)stasiunkastephanie Wrote: Kalo saya sendiri, sebaiknya kembangkan dulu rute yg sudah ada, baru kita buka rute yg baru. Kalo saya pengen usul:
1. KA Trayek BW-YK PP. ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Sri Tanjung (dari dulu ada wacana buat KA trayek ini, namanya Sancaka Timur, tapi masih belom jalan2 juga, mana kabar sekarang?)
2. KA Trayek JR-PWT PP. juga ditambah rangkaian eksis, itung2 buat menambah KA trayek tsb yg selama ini hanya dilayani Logawa (sekalian melengkapi)
3. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-PWT PP., yg itung2 menambah kapasitas penumpang SB-PWT yg selama ini hanya dilayani Logawa (itu juga kalo usul poin ke-2 batal terlaksana, syukur2 bagi yg pengen ke YK yg selama ini tdk cukup dilayani dg Sancaka, Argo Wilis, Bima, Turangga, & Mutiara Selatan, bisa naik KA SB-PWT eksis ini)
4. KA Eksis (K2+K1) trayek SB-JR PP. yg sebelumnya dilayani Caneks, tapi seiring waktu, akhirnya di"kotakin" , harusnya diadakan lagi, kalo bisa jadi 2x sehari kayak Sancaka, jadi ke JR gak cuma Muttim aja yg ngelayanin jalur itu.
Mungkin itu usul yg saya kira cukup penting untuk direalisasikan, JMO  [/spoiler]
waduh mbak, kalau KA komersial di jatim ane gk yakin , coz KA2 seperti itu yg menghubungkan sby rata2 gagal...
betul..betul..
Cantik Ekspress , Malang Ekslpres , Madiun Ekspress , Jatayu , Jayabaya Selatan
semuanya ke arah Surabaya
Semuanya balik kanan bubar jalan
Okupansinya tidak sesuai dengan Prediksi [/spoiler]
Sebetulnya penyebab kegagalan KA Komersil ke SB sangat klasik yaitu karena ketika potensi penumpang pada suatu trayek sebenarnya tinggi, malah tidak dimanfaatkan PT KA, nah pas trayek dibuka, malah tidak dioptimalkan promosinya oleh PT KA, jadinya ya wajar kalo KA2 Komersil ke SB banyak yg "mati". Justru kita sebagai RF punya tanggung jawab untuk membantu promosi KA tsb., apalagi sekarang zamannya social network, suatu hal yg "kebangetan" kalo tdk digunakan buat promosi KA baru.
Kita bisa mulai dari pas ada KA baru dari X ke Y, kita promosi lewat social network (FB, Twitter, dsb.), trus kita kasih tau harganya berapa, tunjukkan foto2 eksterior & interiornya, biar orang lain pada melihat seperti apa sih KAnya, unggah pidio daleman & perjalanannya, yg pada akhirnya bakal dipromosikan dari mulut ke mulut lewat FB dsb., & hasilnya mungkin okupansi KA tsb. bakal tinggi & KA tsb. juga bisa bertahan lebih lama,
akhirnya kita dianggap berjasa menyukseskan KA tsb. & mungkin saja kita juga akan dicap baik oleh pegawai & petinggi PT KA karena ikut membantu menyukseskan KA tsb. Jadi, mari kita coba mulai hal tsb. dari sekarang, siipppp.... 
> Yang diutarakan sebenarnya secara nggak langsung sudah kita lakukan lho Mbak
> Derajat okupansi dihitung tidak hanya pada saat penumpang sedang melimpah , mungkin dihitung dan di rata2 dalam 3 bulan , setahun atau berapalah yang hasilnya dapat disimpulkan bahwa okupansinya dibawah target minimal yang di rencanakan sehingga dengan kondisi tersebut diputuskan untuk dihapus karena tidak dapat menutup biaya operasi atau rugi
Posts: 2,439
Threads: 0
Joined: Jun 2011
Reputation:
62
DAOP 3 Cirebon telah sukses besar dalam menjalankan Kereta Api trayek Cirebon-Jakarta-Cirebon dengan menggunakan Kereta Api Argo Jati dan Cirebon Express yang bahkan bisa sampai 18 trip PP/Hari. Akankah Daop 3 CN membuka trayek baru ? Ada yg punya usulan ?
|