Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
barusan antri tiket di PSE, saya dihampiri sekitar 5 org calo berseragam portir menawarkan tiket kertajaya, gumarang, dan matarmaja.. mereka bebas bgt beraksi bahkan pada teriak2 spt penjual obat di pasar.. hehehe
KA Sumber Kentjono
Posts: 132
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
(26-05-2012, 01:41 PM)eri4nto Wrote: barusan antri tiket di PSE, saya dihampiri sekitar 5 org calo berseragam portir menawarkan tiket kertajaya, gumarang, dan matarmaja.. mereka bebas bgt beraksi bahkan pada teriak2 spt penjual obat di pasar.. hehehe
katanya menangkap calo dapat hadiah dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), lho ini kok terang terangan calonya
Kupinang engkau dengan mengucap Bismillah di atas KA Matarmaja, mengkhayal mode : onÂ
Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
(26-05-2012, 03:28 PM)palmred33 Wrote: (26-05-2012, 01:41 PM)eri4nto Wrote: barusan antri tiket di PSE, saya dihampiri sekitar 5 org calo berseragam portir menawarkan tiket kertajaya, gumarang, dan matarmaja.. mereka bebas bgt beraksi bahkan pada teriak2 spt penjual obat di pasar.. hehehe
katanya menangkap calo dapat hadiah dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), lho ini kok terang terangan calonya 
Hadiah uang 500 ribu untuk menangkap 1 calo tidak sebanding dengan resiko digebukin kawanan calo yang ngamuk karena temennya ketangkep...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 347
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
0
Ane pas lebaran lalu png bgd dpt rejeki nomplok dr nangkep calo di kircon,coz takut "digarap" mafia,iseng deketin Petugas tuk nangkep "agen" yg berserakan di tasiun.. Apa yg terjadi sodara2??? Dapet senyum kecut.wkekekeke.. Yg bkin + horor "agen n the gank" malah pindah dr pelataran tasiun k dpan loket,sblah t4 ane ngobrol ama ptugas..hehe.. Walhasil ane kaboor ja deh menuju terminal tuk "belajar" jd bismania.wkakakakaka
Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Quote:400 Tiket Kereta Api Disita dari Calo.
Lebih dari lima calo ditangkap oleh petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan kepolisian. Mereka tertangkap tangan memegang dan menawarkan tiket kepada calon penumpang. Para pelaku ditangkap di dalam halaman beberapa stasiun di Jakarta.
Beberapa pelaku yang diamankan adalah Nur Arif, 29, yang menawarkan tiket kereta api ekonomi ke Surabaya. Ada juga Heri dan Agung yang menawarkan tiket kereta api kelas ekonomi dan bisnis ke Semarang, Yogyakarta, Solo, Malang. Tidak hanya pelaku yang diamankan. Petugas juga menyita ratusan tiket yang mereka tawarkan ke para calon penumpang.
"Dari operasi pengamanan aksi calo selama dua bulan, kami merampas 400 tiket perjalanan dari para calo ini. Semua tiket itu kami batalkan perjalanannya," kata Senior Security Manager DAOPS I PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akhmad Sujadi di Jakarta, Kamis (31/5).
Sujadi menjelaskan mayoritas cenderung membeli dan menjual kembali tiket perjalanan kelas ekonomi dan bisnis. Tak banyak calo yang menawarkan tiket perjalanan kelas eksekutif. Pelaku kebanyakan menjual tiket perjalanan bertanggal bulan Juli dan Agustus. Dengan kata lain, tiket perjalanan selama bulan Ramadan dan Lebaran yang mereka jual.
"Mereka jual tiketnya ke calon penumpang itu dengan keuntungan bisa lebih dari 100%. Misalnya tiket ekonomi ke Surabaya harga asli Rp 43.500 mereka jual Rp 100 ribu sampai Rp 120 ribu," jelas Sujadi.
Sujadi memaparkan para pelaku kerap beraksi individual. Sepengamatannya, calo membeli tiket di minimarket, seperti Indomaret, yang menyediakan penjualan tiket kereta. Pelaku kerap membeli tiket perjalanan ke kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kemudian mereka menjualnya kembali di sekitar stasiun.
"Paling banyak mereka beroperasi di Stasiun Senen, Stasiun Kota, dan Stasiun Tanah Abang. Satu pelaku bisa jual sampai 10 tiket," ucapnya.
Akhmad Sujadi mengatakan kemudahan pembelian tiket kereta api di sisi lain memengaruhi praktek percaloan tiket masih ada. Kendati awalnya sistem pembelian di minimarket dan via online bertujuan memudahkan para calon penumpang. Ia mengatakan operasi percaloan terus dilakukannya, terutama menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2012 mendatang. Selain itu ia mengatakan pihaknya sedang merancang sistem pengamanan baru dalam pembelian tiket. Sistem pengamanan baru juga dirancang untuk pemeriksaan tiket di pintu masuk.
"Jadi rencananya nanti diberlakukan tiket atas nama. Penumpang yang membeli dan berangkat harus sesuai namanya dengan yang tertera di tiket. Kemudian nanti hanya penumpang bertiket yang boleh masuk ke ruang tunggu keberangkatan. Itu juga dilakukan sistem boarding, kayak pakai barcode yang dicek komputer," jelas Akhmad.
Sumber : mediaindonesia.com
Posts: 833
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
12
wah itu calo external aja yg ditangkap, bagaimana dgn calo internal? kok gak disinggung sama sekali?
KA Sumber Kentjono
Posts: 282
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
16
(26-05-2012, 08:13 AM)ady_mcady Wrote: (12-05-2012, 04:05 PM)antonius_123 Wrote: o di belanda juga ada calo, pernah praktek sendiri. Saya sudah beli karcis untuk pertunjukan Britney Spears untuk anak saya. Tahunya anak sakit ndak bisa pergi, saya jual lewat Internet untung 50% karena saat itu banyak yang carik dan sudah habis.
Kalau ada sepak bola juga gitu. Kalau kereta sih ngak karena karcis kereta gak pernah habis. Intinya sih kalau yang carik banyak dan penjualan terbatas pasti ada calo. Satu2nya penjualan harus sesuai permintaan, calo mati sendiri.
lha, ini bener sekali.
Betul sekali.
Satu-satunya cara membasmi calo yang dijamin 100% efektif adalah: SEDIAKAN KERETA DAN TEMPAT DUDUK MELEBIHI PERMINTAAN.
Eh, tapi jangan2 justru saya yang dianggap nggak waras
Salam kami
Nurcahyo
*******
Posts: 1,336
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
18
(04-06-2012, 08:11 PM)nurcahyoms Wrote: (26-05-2012, 08:13 AM)ady_mcady Wrote: (12-05-2012, 04:05 PM)antonius_123 Wrote: o di belanda juga ada calo, pernah praktek sendiri. Saya sudah beli karcis untuk pertunjukan Britney Spears untuk anak saya. Tahunya anak sakit ndak bisa pergi, saya jual lewat Internet untung 50% karena saat itu banyak yang carik dan sudah habis.
Kalau ada sepak bola juga gitu. Kalau kereta sih ngak karena karcis kereta gak pernah habis. Intinya sih kalau yang carik banyak dan penjualan terbatas pasti ada calo. Satu2nya penjualan harus sesuai permintaan, calo mati sendiri.
lha, ini bener sekali.
Betul sekali.
Satu-satunya cara membasmi calo yang dijamin 100% efektif adalah: SEDIAKAN KERETA DAN TEMPAT DUDUK MELEBIHI PERMINTAAN.
Eh, tapi jangan2 justru saya yang dianggap nggak waras
Salam kami
Nurcahyo
*******
masuk akal sih tapi entah kapan bisa terjadi
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
Iseng-iseng ngubek-ubek forum, eh, gak sengaja ketemu posting seseorang yang juga di-quote Om Joe_CN di SINI yang berisi pengalaman orang lain, dan hal ini semakin membuktikan tulisan saya beberapa waktu yang lalu, tentang eksistensi sistem "deal harga baru cetak"
(20-12-2011, 11:49 AM)kurt.awank Wrote: Salam Hormat kepada seluruh civitas P.T Kereta Api Indonesia (PERSERO)
Segala system yg dibuat adalah untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan untuk pelanggan pengguna jasa kereta api, khusunya pembelian tiket. Saya berdomisili di gantar Indramayu. hampir setiap hari banyak sekali masyarakat yang menggunakan jasa kereta api TEGAL ARUM untuk pergi ke JAKARTA. Namun, sudah hampir 3 Bulan ini, Penjualan karcis di Loket Haurgeulis telah dimonopoli oleh Calo-Calo yang tidak bertanggung jawab. Banyak pelanggan termasuk saya harus membeli karcis 2 minggu sebelum berangkat itupun dengan harga yang tidak normal Rp 25.000 (dari Harga Aslinya Rp.13.000). Banyak Pelanggan yang telah melaporkan kejadian ini namun, tidak ada tindakan lebih lanjut dari PT PERSERO. Maaf sebelumnya, Kita semua tau negara ini demokrasi, namun jika banyak orang yang mencoba menghancurkan system demokrasi untuk kepentingan pribadi dan merugikan orang lain maka hukum UUD lah yang bicara..Tolong ditindak lanjuti keluhan pelanggan..jangan hanya menyediakan layanan keluhan pelanggan namun tidak ditindak lanjuti..Percuma...Kami tunggu tindak lanjutnya karena ini sangat merugikan!!..SALAM
Pagi ini saya mengantar anak-anak liburan ke rumah nenek mereka di Serua, Ciputat, Tangsel. Dari Haurgeulis, Indramayu kami naik kereta api ekonomi Tegal Arum menuju stasiun Jatinegara, Jakarta. Nyaman juga naik kereta ekonomi sejak 1 Oktober 2011 ini, karena tiket yang dijual sesuai dengan jumlah tempat duduk, sehingga secara resmi tidak ada penumpang yang berdiri. Perjalanan menjadi jauh lebih nyaman daripada sebelum-sebelumnya.
Namun, kondisi kenyamanan ini (baca: tiket yang terbatas) ternyata dengan licik di-â€manfaatâ€-kan oknum petugas stasiun (yang saya amati di stasiun Haurgeulis, Indramayu) untuk mengambil keuntungan lebih dari penumpang. Berikut modusnya:
Tiket normal tujuan Jakarta resminya dijual di loket seharga Rp 13.000. Tapi, kalau kita tidak membeli dengan uang pas, biasanya “tidak ada kembalian†sehingga harga tiket menjadi Rp 15.000.
Tiket ekonomi yang katanya (menurut spanduk yang dipajang di stasiun) dapat dipesan 7 hari sebelum keberangkatan, hanya bisa dipesan 5 hari sebelum keberangkatan, alasannya: sistem di komputer hanya bisa digunakan untuk memesan 5 hari sebelumnya. Itu pun sering dikatakan “habisâ€.
Anehnya, pada hari-H keberangkatan beberapa orang yang biasa “berkeliaran†di sekitar stasiun (seperti tukang parkir, tukang asongan, bahkan ada yang berseragam Dephub) berubah menjadi “calo†dan menawarkan kepada calon penumpang yang belum punya tiket untuk membeli dari mereka. Harganya? Rp 25.000/lembar ! Penumpang yang kepepet akhirnya mengalah dan membeli tiket yang harganya dua kali lipat harga normal itu, karena menurut petugas loket tiket sudah habis terjual.
Lebih aneh lagi, ketika calon penumpang sudah sepakat membeli tiket yang harganya dua kali lipat itu, dan menyerahkan uangnya, si “calo†bergegas masuk ke loket (kemudian terdengar suara printer seperti mencetak tiket) lalu keluar membawa tiket. Loh? sepertinya “caloâ€-nya tidak cukup modal ya, tiketnya bukan dibeli terlebih dahulu pakai uang mereka, tetapi ….. apakah ada “permainan†dengan oknum petugas stasiun? Wallahu a’lam….
Wah wah wah, saya prihatin sekali, ternyata budaya “korupsiâ€, atau memanfaatkan kesusahan orang lain untuk mengambil keuntungan pribadi bukan hanya milik “orang-orang besar†di kota saja, tapi sudah mulai masuk kampung. Jadi, korupsi pun kini sudah masuk kampung.
Mudah-mudahan, anak istri mereka yang diberi makan dari uang “rejeki nomplok tersebut†tidak ikut kebagian dosanya.
Apakah kondisi ini hanya terjadi di Haurgeulis saja? Anda punya pengalaman lain? Silakan di-share ya …..(SUMBER : http://blog.alfisatria.com/kenyamanan-na...asiun.html )
HARAP DIBACAA DAN DI TANGANI!!! KARENA TELAH BANYAK PELANGGAN YANG MENJADI KORBAN AKAN HAL INI!!
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 140
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
0
tadi padi saat beli tiket progo 29 juni 2012 di st. purwakarta, ada 2 orang yang antri beli tiket juga u/29/06/12 juga, tapi rupanya orang tiketingnya hafal, kalau mereka kemarin juga beli tiket dg tujuan berbeda tapi ktpnya sama. karena curiga kedua orang tadi tidak dilayani. dua orang itu bawa fotokopi ktpnya banyak banget. apa ini modus percaloan juga? mohon pencerahannya. dan semoga makin banyak orang tiketing pt ka yang tanggap dan peduli seperti di st purwakarta. good job pak dwi.s(tiketing st.purwakarta)
|