Posts: 23
Threads: 0
Joined: Dec 2013
01-04-2014, 06:37 PM
(This post was last modified: 01-04-2014, 06:39 PM by tomtom.)
bang disco, nomer kereta bima dan bangunkarta kok naik ya? apakah ada tambahan kereta baru?
eh maksudnya turun nomer keretanya
Posts: 5
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
Berharap pd Gapeka 2014, disediakan kereta kelas ekonomi (apa sajalah) dari Jakarta tujuan ke Jatim (Kediri, Malang atau Surabaya Gubeng) yang berangkatnya kira-kira antara jam 17.30-19.30 WIB, dan kalo bisa berhenti di stasiun Nganjuk *... , soalnya selama ini kereta yang jamnya ideal buat para pekerja spt kami, khususnya yg berdomisili di Jatim bagian selatan (Nganjuk, Jombang,Kediri, Tulungagung, Blitar, Trenggalek)... adanya cuma kereta yang eksekutif semua.. dan Gajayana menjadi satu-satunya kereta yg paling terakhir, paling ideal dan jg paling mahal, sementara harga tiket KA eksekutif makin mahal saja (apalagi sejak BK tarifnya sudah disamakan dengan BIMA dan Gajayana).. sepertinya makin memberatkan finasial penumpang mingguan..., sementara alternatif lain yang lebih murah (Matarmaja, Majapahit dan Brantas) .. terbentur dengan ketentuan jam kerja kami,...sehingga total cost transportasi untuk bisa bertemu keluarga...bisa dibilang perberbedaannya tidak terlalu jauh antara naik kereta ekonomi dengan kereta yang kelas eksekutif.
Semoga masih ada kebijakan dan solusi buat penumpang mingguan seperti kami.
*jika berhenti di sta Nganjuk, paling tidak sedikit lebih menghemat waktu tempuh untuk melanjutkan perjalanan dengan moda bus tujuan ke Blitar/Tulungagung/Trenggalek
Posts: 2,236
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
14
dengan double track yang akan memangkas waktu silang/susul sekian jam, batas kecepatan kereta ditambah, frekuensi kereta juga meningkat, pertanyaan saya adalah bagaimana menjaga standar keamanan & keselamatan di jalan rel?
kemaren gara2 ada anjlokan senja (atau fajar utama semarang??), jadwalnya langsung pada berantakan, gimana kalo ada kecelakaan di perlintasan ama mobil yang bikin rintangan jalan?
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .