Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Salah Kaprah Awam terhadap Perkeretapian
#61
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :

[*] KRL singkatan dari kereta rel listrik. Yang seharusnya bisa disebut KRL hanyalah yang mempunyai penggerak sendiri (motor car / M). Sedangkan yang tidak memiliki penggerak sendiri (T) disebut KL (Kereta Listrik). Seharusnya susunan pada satu set KRL Rheostatik adalah sbb : KL, KRL, KRL, KL.
[*] Seperti yang ada di KA ekonomi Bandung Raya itu tidak digolongkan ke KRD atau KD, tapi sudah menjadi K. Karena tidak lagi memiliki mesin diesel apapun.[/list]

Demikian informasi sebenarnya yang dapat saya berikan. Ini berdasarkan yang diberlakukan di Jepang dan di Eropa (tapi yang jelas pakai bahasa mereka sendiri).

nah ini jadi gak sinkron, harusnya kl gak punya tenaga penggerak sendiri ya K aja dong... entah dia ikut masuk rangkaian KRD, KRL, atau ditarik loko. di KRL sendiri (terutama ekonomi ya), ya tetep tertulis K3-XXYYY di setiap keretanya, gak masalah dia ada motor atau gak di rangkaian tersebut. kl KRL eks jepun, sih tetep pake nomor seri dari sana....

seharusnya commuter itu ya tipe rute, bukan tipe angkutan.... lah pesawat juga ada yang disebut commuter, biasanya dipake buat tek-tok di rute yang sama... mis halim - bandung tek-tok, kl trus lanjut ke semarang, namanya bukan commuter lagi (biasanya jarak kurang lebih 1 jam perjalanan). nah di rute itu ya ada KRL, ada KRD, atau mungkin di daop lain cuma punya KA lokal.... ya itu commuter. jaraknya gak jauh2..... kayak misalnya Bima, ya gak bisa disebut commuter karena jarak tempuh lebih dari 1 jam. sedangkan Baraya masih hitungan commuter lah... walaupun 1 jam lebih.... karena wialayah tempuh ya ya daerah penunjang (seperti kata mas hedwig).
Reply
#62
ini di jabotabek juga banyak bedanya..... gak tahu apakah yg iklan rokok itu hasil pengukuran ulang, makanya dibuat itu semua. kl yg punya ptka kan itu asli dari sono, alias itungan asli belanda..... yang ngitung pake bejana tuang air raksa itu, yg ngukur perbedaan tekanan.... kl yang baru mungkin ngitung pake gps.....
Reply
#63
Mbok ya kalo yg lama salah dibetulin,kalo beda bikin binung tuh,,
masa Lpn yg atas +144m bawah +114m kan jauh banget
please cmiiw

Semboyan 35 | FB | IG
Reply
#64
Lha kalo odong-odong maksute apa lagi tuh?
please cmiiw

Semboyan 35 | FB | IG
Reply
#65
Ma'af nih saya posting lagi fotonya. -+nya bener gak seperti ini dulunya? Foto KRD Bandung Raya ini bayangkan ini KRD dulunya di dekade tahun 1980-an s/d 1990-an. Ada bekas kabin masinis dan toiletnya. Keduanya sudah musnah seiring penggunaan KRD yang kini ditarik lok DE. Di Bandung saya perhatiin lebih sering digerakin sama lok2 Diesel elektrik seperti CC 201 dan CC 203. Tapi belum saya lihat sih ditarik CC 204....

[Image: 20090402062601_Bandung_Raya_49d3f80981edd-t.jpg]

Reply
#66
Dana Komuter Wrote:
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :
.....
[*] KD (atau KDE untuk elektrik) singkatan Kereta Diesel, yang berarti kereta yang ada mesin diselnya tapi tidak merupakan penggerak utama. Contoh : gerbong kedua dan ketiga pada KRDE Baraya Geulis. Mesin diesel mengalir di gerbong itu tapi hanya numpang lewat saja dari gerbong 5 ke gerbong 1. Jadi seharusnya urutannya begini (untuk KRDE) : KRDE, KDE, KDE, KRDE, KRDE. KD tidak bisa bergerak sendiri dan hanya mengikuti gerak (dorong atau tarik) dari KRD.
[*] KRD (atau KRDE untuk elektrik) singkatan dari Kereta Rel Diesel. Kata rel disini berarti dia mempunyai penggerak sendiri. KRD harus mempunyai tenaga yang memadai jika dirangkaikan dengan KD, karena KD membutuhkan KRD untuk berjalan.....

Berarti untuk kasus Kereta Inspeksi kayak Wijaya Kusuma agak rancu ya, soalnya dia (kalo nggak salah) kodenya kan KD1? Tapi nggak harus dirangkai kan?
Dan sebaiknya kita tahu kapan kita harus berhenti

My Flickr
Reply
#67
dari wikipedia

Quote:Commuter rail or suburban rail is a passenger rail transport service between a city center, and outer suburbs and commuter towns or other locations that draw large numbers of commuters—people who travel on a daily basis. Trains operate following a schedule, at speeds varying from 50 to 200 km/h (35 to 125 mph). Distance charges or zone pricing may be used.

<!-- m --><a class="postlink" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Commuter_train">http://en.wikipedia.org/wiki/Commuter_train</a><!-- m -->

so kalo menurut wikipedia, Kereta Diesel padalarang - cicalengka yang ditarik lokomotif itu, bisa disebut commutter karena bergerak dari lingkar luar kota sebelah barat (padalarang) ke pusat kota (bandung) dan ke lingkar luar sebelah timur bandung (cicalengka) PP lalu digunakan oleh orang2 (anak sekolah, pekerja) sebagai angkutan sehari2
Pelanggan setia KRD ekonomi Cimahi - Kiaracondong PP

Visit My Blog
Reply
#68
hedwigus Wrote:Lok Merah Biru

Ada diskusi menarik yang saya alami dengan beberapa railfans.
Masalahnya adalah... apakah bedanya KD dan Commuter ..

Commuter seperi yang dipakai dalam istilah transportasi adalah: Sarana angkutan masal yang membawa penumpang dari daerah penyangga (kota satelit / up-town) ke daerah komersial / industri (down-town) dengan rute bolak-balik atau melingkar.

Monggo didiskusikan

Pisss ahhh...

dedy vh Wrote:saya senang dengan diskusi ini dan memang saat ini sudah banyak raifans yang salah kaprah membedakan antara KD , KRD , COMMUTER. pada dasarnya semua sebutan ini sangat berbeda jauh sekali kalau belum boleh di katakan " FATAL "

sedangkan COMMUTER adalah kereta yang kebanyakan di gerakkaan oleh listrik sebagai sumber tenaganya.semacam kRL


dari ketiganya semuanya mempunyai keungguan tersendiri. semacam lokomotif yang lebih kuat untuk jalan jauh dan berkontur ekstrim.dan traksi nya / daya tariknya lebih unggul di bandingkan KRD dan COMMUTER
kaya KRD cicalengka ini orang masih menyebutnya KRD padahal di tarik oleh lokomotif walupun gerbongnya eks KRD

Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :
  1. COMMUTER tidak ada kaitannya dengan jenis kereta. COMMUTER itu ukuran tipe jalur. Seperti antara Depok - Jakarta Kota, Jakarta - Bekasi, dan lintas lingkar Ciliwung, itu yang disebut COMMUTER, dan kereta yang digunakan bisa KRL, KRD, atau KD. Standar penetapan commuter adalah jarak antar stasiun berdekatan. Sedangkan yang cukup jauh jaraknya seperti Manggarai - Serpong, Depok - Bogor, Lamongan - Surabaya, Surabaya - Porong, Padalarang - Cicalengka, itu disebut SUBURBAN.

    Demikian informasi sebenarnya yang dapat saya berikan. Ini berdasarkan yang diberlakukan di Jepang dan di Eropa (tapi yang jelas pakai bahasa mereka sendiri).

adhie_ka33 Wrote:Kalo Comuter = suatu jenis Kendaraan angkut manusia ( Bisa diatas Rel maupun diatas jalan raya ) yg mengelilingi kota


resaputra Wrote:
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :
seharusnya commuter itu ya tipe rute, bukan tipe angkutan.... lah pesawat juga ada yang disebut commuter, biasanya dipake buat tek-tok di rute yang sama... mis halim - bandung tek-tok, kl trus lanjut ke semarang, namanya bukan commuter lagi (biasanya jarak kurang lebih 1 jam perjalanan). nah di rute itu ya ada KRL, ada KRD, atau mungkin di daop lain cuma punya KA lokal.... ya itu commuter. jaraknya gak jauh2..... kayak misalnya Bima, ya gak bisa disebut commuter karena jarak tempuh lebih dari 1 jam. sedangkan Baraya masih hitungan commuter lah... walaupun 1 jam lebih.... karena wialayah tempuh ya ya daerah penunjang (seperti kata mas hedwig).


wow,banyak sekali ya persepsi railfan tentang KD,KRD dan Komuter.
Saya gak akan menangapai masalah KRD,KD atau KRL karena bukan ahlinya.
yang saya mau tanggapi adalah masalah pengertian/defenisi KOMUTER.

menurut saya dan sesuai dengan kamus internasional,KOMUTER atau PENGLAJU dalam bahasa Indonesianya atau COMMUTER dalam bahasa ingrisnya adalah a person who commutes, esp. between home and work. (dictionary.reference.com)
so,commuter/penglaju mengacu kepada person/orang.contohnya orang yang tingal di Depok dan bekerja di Jakarta dan dia harus pulang pergi tiap harinya,itu dinamakan seorang komuter.Entah dia pakai motor,mobil,bus,kreta.
Jadi 'komuter' in a single word bukanlah suatu jenis kereta!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Lain halnya kalau anda bilang Kereta Komuter.Nah!,......itu baru jenis kereta yang melayani perjalanan para komuter/penglaju.

Menarik komentar bro dedy vh yang mengatakan "pengertian COMMUTER adalah kereta yang kebanyakan di gerakkaan oleh listrik sebagai sumber tenaganya.semacam kRL".
Bukan bro,kalau menurut saya malah bro yang salah FATAL.

Comuter/penglaju is not kereta listrik or something.kalau,kereta komuter nah itu baru bisa dikatakan sebagai kereta yang melayani penglaju entah itu pakai KD,KRD atau KRL selama fungsinya adalah melayani penglaju bolak-balik/pulang pergi dari daerah kota ke daerah penunjangnya (sub-urban) maka itu disebut kereta komuter.ingat ya.... 'kereta-komuter'.jangan 'komuter' aja.karena komuter aja bisa berarti orang/penglaju yang melakukan perjalanan.

sebagai contoh,dulu dosen saya di ITS-keputih tinggal di Bangil (65 km) dan setiap harinya dia pulang pergi Bangil-Surabaya dan dia naik KA Penataran setiap harinya.Maka dosen saya bisa disebut sebagai seorang commuter/penglaju.Pada kasus dosen saya ini maka KA Penataran sejatinya secara de facto bisa disebut Kereta Komuter karena melayani para penglaju di koridor Surabaya-Malang.walaupun Penataran bukanlah KRD atau KRL.Coba cek Penataran tujuan Malang yang berangkat dari SGU jam 17.30-an 90%-nya penumpangnya adalah karyawan/karyawati yang pulang kerja ke arah Sidoarjo,Porong,Bangil dan Malang.

sekali lagi,komuter bukanlah melulu mengacu kepada kereta api.karena honda supra fit saja mengklaim dirinya sebagai econo commuter.gak percaya?hayo yang punya supra fit coba lihat sticker di body penutup mesin.

jadi sekarang siapa yang salah kaprah disini? Pasrah Aja Dah
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#69
Ada yg tahu beda m'dasar antara KRD, KRDH, KRDE, KRDI???
Saya masih bingung....
Makasih penjelasannya...

Gege Wrote:Moderator's Note : Topik digabung, silahkan baca halaman pertama...Trims.
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
#70
(14-05-2009, 05:24 PM)brantas Wrote: Ada yg tahu beda m'dasar antara KRD, KRDH, KRDE, KRDI???
Saya masih bingung....
Makasih penjelasannya...

Gege Wrote:Moderator's Note : Topik digabung, silahkan baca halaman pertama...Trims.

KRD=KRDH yaitu Kereta Rel Diesel yang menggunakan transmisi hidrolik untuk menggerakkannya, sedangkan KRDI sama saja dengan KRDH=KRD hanya saja KRDI itu merupakan bikinan Indonesia yang diproduksi oleh PT INKA, Madiun, makanya ditambahin huruf "I" yang berarti Indonesia.
KRDE : sesuai dengan yang namanya yaitu Kereta Rel Diesel Elektrik yang menggunakan transmisi Diesel Elektrik dalam menggerakkannya, jadi dari Motor Diesel menggerakkan Motor Traksi untuk menjalankan kereta, prinsip kerjanya sama dengan lokomotif.

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)