hedwigus Wrote:
Ada diskusi menarik yang saya alami dengan beberapa railfans.
Masalahnya adalah... apakah bedanya KD dan Commuter ..
Commuter seperi yang dipakai dalam istilah transportasi adalah: Sarana angkutan masal yang membawa penumpang dari daerah penyangga (kota satelit / up-town) ke daerah komersial / industri (down-town) dengan rute bolak-balik atau melingkar.
Monggo didiskusikan

dedy vh Wrote:saya senang dengan diskusi ini dan memang saat ini sudah banyak raifans yang salah kaprah membedakan antara KD , KRD , COMMUTER. pada dasarnya semua sebutan ini sangat berbeda jauh sekali kalau belum boleh di katakan " FATAL "
sedangkan COMMUTER adalah kereta yang kebanyakan di gerakkaan oleh listrik sebagai sumber tenaganya.semacam kRL
dari ketiganya semuanya mempunyai keungguan tersendiri. semacam lokomotif yang lebih kuat untuk jalan jauh dan berkontur ekstrim.dan traksi nya / daya tariknya lebih unggul di bandingkan KRD dan COMMUTER
kaya KRD cicalengka ini orang masih menyebutnya KRD padahal di tarik oleh lokomotif walupun gerbongnya eks KRD
Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :
- COMMUTER tidak ada kaitannya dengan jenis kereta. COMMUTER itu ukuran tipe jalur. Seperti antara Depok - Jakarta Kota, Jakarta - Bekasi, dan lintas lingkar Ciliwung, itu yang disebut COMMUTER, dan kereta yang digunakan bisa KRL, KRD, atau KD. Standar penetapan commuter adalah jarak antar stasiun berdekatan. Sedangkan yang cukup jauh jaraknya seperti Manggarai - Serpong, Depok - Bogor, Lamongan - Surabaya, Surabaya - Porong, Padalarang - Cicalengka, itu disebut SUBURBAN.
Demikian informasi sebenarnya yang dapat saya berikan. Ini berdasarkan yang diberlakukan di Jepang dan di Eropa (tapi yang jelas pakai bahasa mereka sendiri).
adhie_ka33 Wrote:Kalo Comuter = suatu jenis Kendaraan angkut manusia ( Bisa diatas Rel maupun diatas jalan raya ) yg mengelilingi kota
resaputra Wrote:Indoneshia Kakutetsu Wrote:Pengertian sesungguhnya :
seharusnya commuter itu ya tipe rute, bukan tipe angkutan.... lah pesawat juga ada yang disebut commuter, biasanya dipake buat tek-tok di rute yang sama... mis halim - bandung tek-tok, kl trus lanjut ke semarang, namanya bukan commuter lagi (biasanya jarak kurang lebih 1 jam perjalanan). nah di rute itu ya ada KRL, ada KRD, atau mungkin di daop lain cuma punya KA lokal.... ya itu commuter. jaraknya gak jauh2..... kayak misalnya Bima, ya gak bisa disebut commuter karena jarak tempuh lebih dari 1 jam. sedangkan Baraya masih hitungan commuter lah... walaupun 1 jam lebih.... karena wialayah tempuh ya ya daerah penunjang (seperti kata mas hedwig).
wow,banyak sekali ya persepsi railfan tentang KD,KRD dan Komuter.
Saya gak akan menangapai masalah KRD,KD atau KRL karena bukan ahlinya.
yang saya mau tanggapi adalah masalah pengertian/defenisi
KOMUTER.
menurut saya dan sesuai dengan kamus internasional,KOMUTER atau
PENGLAJU dalam bahasa Indonesianya atau
COMMUTER dalam bahasa ingrisnya adalah
a person who commutes, esp. between home and work. (dictionary.reference.com)
so,commuter/penglaju mengacu kepada
person/orang.contohnya orang yang tingal di Depok dan bekerja di Jakarta dan dia harus pulang pergi tiap harinya,itu dinamakan seorang komuter.Entah dia pakai motor,mobil,bus,kreta.
Jadi 'komuter' in a single word bukanlah suatu jenis kereta!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Lain halnya kalau anda bilang
Kereta Komuter.Nah!,......itu baru jenis kereta yang melayani perjalanan para komuter/penglaju.
Menarik komentar bro dedy vh yang mengatakan "pengertian COMMUTER adalah kereta yang kebanyakan di gerakkaan oleh listrik sebagai sumber tenaganya.semacam kRL".
Bukan bro,kalau menurut saya malah bro yang salah FATAL.
Comuter/penglaju is not kereta listrik or something.kalau,
kereta komuter nah itu baru bisa dikatakan sebagai kereta yang melayani penglaju entah itu pakai KD,KRD atau KRL selama fungsinya adalah melayani penglaju bolak-balik/pulang pergi dari daerah kota ke daerah penunjangnya (sub-urban) maka itu disebut kereta komuter.ingat ya.... 'kereta-komuter'.jangan 'komuter' aja.karena komuter aja bisa berarti orang/penglaju yang melakukan perjalanan.
sebagai contoh,dulu dosen saya di
ITS-keputih tinggal di Bangil (65 km) dan setiap harinya dia pulang pergi Bangil-Surabaya dan dia naik KA Penataran setiap harinya.Maka dosen saya bisa disebut sebagai seorang commuter/penglaju.Pada kasus dosen saya ini maka KA Penataran sejatinya secara de facto bisa disebut
Kereta Komuter karena melayani para penglaju di koridor Surabaya-Malang.walaupun Penataran bukanlah KRD atau KRL.Coba cek Penataran tujuan Malang yang berangkat dari SGU jam 17.30-an 90%-nya penumpangnya adalah karyawan/karyawati yang pulang kerja ke arah Sidoarjo,Porong,Bangil dan Malang.
sekali lagi,komuter bukanlah melulu mengacu kepada kereta api.karena honda supra fit saja mengklaim dirinya sebagai
econo commuter.gak percaya?hayo yang punya supra fit coba lihat sticker di body penutup mesin.
jadi sekarang siapa yang salah kaprah disini?