Posts: 77
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Reputation:
0
(07-10-2008, 12:02 PM)dedy vh Wrote: menurut saya dunia kereta api itu dunia yang sarat dengan ilmu ilmu pasti.ada ilmu bangunan,ilmu sipil(tanah dan bagunan)ilmu jembatan,arsitektur.belum lagi dengan teknologinya(yang sarat dengan ilmu fisika) sampai sampai kalau mobil ingin melintas di jalur yang akan di lewati kereta api pasti mesin mobilnya mati dan terjadi deh yang namanya kecelakaan .sebagian besar kecelakaan di sebabkan faktor ini.menurut kamu ada nggak ya hubunganya .katanya sih ini termasuk pengaruh dari ilmu fisika(induksi,radiasi atau apalah namanya).bisa tolng di jelaskan ??
Ilmu sosial jg ada. taruhlah ilmu ekonomi, guna memprediksi ma meraih keuntungan. klo ga untung ga ada gaji, biaya kesejahteraan, perawatan dll. klo ga ada gaji, karyawan pada mogok. Klo ga ada keuntungan bisa-bisa bangkrut tuh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Habislah riwayatnya.
Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
02-06-2009, 09:26 AM
(This post was last modified: 02-06-2009, 09:27 AM by Gege.)
Dapet keterangan yang relevan dan rasional dare sebelah :
Quote:Mengumpulkan bukti bahwa mesin bisa mati karena impedansi dari rel, sampai hari ini saya gak pernah nemu, alias gak ada, makanya saya minta yg punya data bisa di-share, tetapi bukti LAWANnya bahwa mesin TIDAK MATI waktu lewat diatas rel yg baru saja dilewati, atau akan dilewati lok diesel/ kereta api, banyak sekali dan tiap hari saya jadi saksi, karena ikut lewat, baik naik kereta nya atau naik mobilnya.
Persilangan Rel KA itu bentuk geometriknya unik, umumnya berupa bendulan yg lebih tinggi dari sekitarnya, karena sejak jaman Belanda dulu, didesain lebih tingggi dari sekitar nya supaya gak banjir. Terus ada sepasang rel yg menonjol, kadang disertai sedikit/banyak kerusakan berupa lubang-lubang akibat rel tsb tidak pernah bisa diam karena di -enjot2 terus olah kereta api dan Truk/bus/mobil dll selama 24 jam. Lalu ada penyempitan (bottle neck) lebar jalan di koridor perlintasa rel.
Lalu ada perilaku "aneh/unik" dari (sebagian) pengguna jalan:
- kalau lewat persilangan rel - kalau lenggang, setelah yakin tak ada kereta akan lewat, BUKANNYA TANCAP GAS supaya cepat lewat, tapi malah ALON2 lewat rel alasannya sederhana, supaya Mobilnya tidak rusak/awet kaki2nya (per, shock, tie rod dsb). Ini TIDAK hanya monopoli di Indo, ditempat lain perilakunya SAMA, malah alon2 waktu pas lewat diatas rel, membuat arus lalin dibelakangnya tersendat.
- Memaksa masuk ke "Yellow Box" walau arus didepan tersendat, akibatnya kan terpaksa stop-go, perlahan, setengah kopling (kalau manual), dan probabilitas mesin mati jadi besar.
Jadi gabungan dari faktor-faktor bendulan, rel yg nonjol dan tidak rata antara rel kiri & kanan, ada lubang-lubang, penyempitan jalan, serta perilaku yg "unik" pengendara merupakan kontribusi utama thd mesin mati pas diatas perlintasan rel.
Sekedar bukti (karena jadi saksi), terlampir satu photo persilangan yg ramai - dilewati lebih dari 7000 kend/hari - satu arah (atau sampai sekitar 900 kend/jam-satu arah di jam sibuk) - lihat lampiran data lalulintas. Bersilang dng rel KA double track, dilewati lebih dari 60 kereta/hari / arah, jadi 120 kereta dua arah, BELUM PERNAH ADA mobil mogok diatas rel dihantam KA sampai hari ini. Lok diesel sudah mulai lewat di rel ini lebih 50 tahun yg lalu.
Jadi "terpaksa" percaya, bahwa memang gak ada apa2, gak ada pengaruh lewatnya lok ke mobil yg lewat diatas relnya.
https://upload.kapanlagi.com/show.php?ph...2b1e5e.jpg
https://upload.kapanlagi.com/show.php?ph...2be9f2.jpg
Susanto
Posts: 340
Threads: 1
Joined: Mar 2008
Reputation:
3
(01-05-2009, 10:16 PM)Ferrarista Wrote: Nah sebab itu juga kenapa yang rata2 mogok di rel tu mobil bensin, klo diesel c lanjut aja,wong gak ada sistem pengapiannya.
Enggak juga sih, kayaknya nabrak bus dan truk juga sering.
Lagian kalo gesekan roda kereta api dapat menimbulkan medan elektromagnetik yang besar sehingga mengganggu kerja mesin mobil, pasti hal yang sama akan berpengaruh terhadap alat elektronik di dalam rangkaian.
Nyatanya:
1. Laptop tetep bisa hidup saat kereta jalan.
2. Handphone juga tetep nyala.
3. Jaringan 3G selama bisa dijangkau juga tidak ada pengaruhnya.
4. Alat pacu jantung eyang saya..tetep bisa bekerja dengan baik
5. Jam tangan tetep berdetak.
6. Perangkat radio bisa berfungsi dengan baik.
Jadi kemungkinan besar (menurut saiya), jika kendaraan mogok di perlintasan, selain memang nasibnya sudah The End, ya karena kesalahan teknis kendaraan itu sendiri.
Posts: 909
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
tapi bingung juga yang nulis elektromagnetik di rel itu profesor. Kira2 bisa diukur nggak prof besaran elektromagnetiknya? trus bisa disimulasi nggak
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
(06-07-2009, 12:27 PM)indoloko Wrote: (01-05-2009, 10:16 PM)Ferrarista Wrote: Nah sebab itu juga kenapa yang rata2 mogok di rel tu mobil bensin, klo diesel c lanjut aja,wong gak ada sistem pengapiannya.
Enggak juga sih, kayaknya nabrak bus dan truk juga sering.
Lagian kalo gesekan roda kereta api dapat menimbulkan medan elektromagnetik yang besar sehingga mengganggu kerja mesin mobil, pasti hal yang sama akan berpengaruh terhadap alat elektronik di dalam rangkaian.
Nyatanya:
1. Laptop tetep bisa hidup saat kereta jalan.
2. Handphone juga tetep nyala.
3. Jaringan 3G selama bisa dijangkau juga tidak ada pengaruhnya.
4. Alat pacu jantung eyang saya..tetep bisa bekerja dengan baik
5. Jam tangan tetep berdetak.
6. Perangkat radio bisa berfungsi dengan baik.
Jadi kemungkinan besar (menurut saiya), jika kendaraan mogok di perlintasan, selain memang nasibnya sudah The End, ya karena kesalahan teknis kendaraan itu sendiri.
Mungkin bentuk serta arah medan elektromagnet yang dihasilkan justru terdapat di luar kereta, sehingga bagian dalam kereta tidak terpengaruh. CMIIW
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
Masih mau bermungkin-mungkin????
Sedangkan fakta, realitas yang didukung dengan bukti cukup kuat sudah ada di depan mata???
Baca pelan-pelan postingan saya yang meng-quote keterangan Pak Susanto
Juga keterangan tambahan dari member indoloko.
Pengaruh elektromagnetik dapat dibuktikan dengan (contoh sederhana) sinyal hp yang dapat menerima panggilan di dalam kereta api, di luar kereta api saat kereta api liwat. Contoh paling ekstrim di pesawat terbang..., harus mematikan alat komunikasi saat take off dan landing.
Kalau kereta api?????
Atau mau membuktikan bareng-bareng????
Posts: 1,934
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
9
Saya baru bisa bermungkin-mungkin karena itu hipotesis saya, saya belum sempat melakukan percobaan (karena saya sibuk).
Loco Project Designer for better Indonesian Railways
Posts: 4,518
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
35
sudah ada yang melakukan percobaan secara riil, dan hasilnya arus elektromagnetik pada rel sangatlah kecil.......
Posts: 3,387
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
2
Bisa dipost hasilnya Mas Agung???
Siapa yang melakukan penelitian tersebut dan hasilnya bagaimana???
Dan latar pendidikannya apa???
Biar ada bukti konkret dan relevan dari sesorang yang memiliki (atau setidaknya mengetahui) ilmu eletromagnetik....
Trims.
|