Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Lokomotif Aussie....
#51
loko itu asli indonesia kan???
Reply
#52
Filipina cuma beli 1 CC203 dan kayanya ada ACnya di kabinnya.. Terus dilempar ke Aussie dan di Aussie sempet ganti livery 1x dan livery yg sekarang yg warna ijo dengan road number U201..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.



[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#53
(21-07-2009, 02:58 PM)Narendro Anindito Wrote: loko itu asli indonesia kan???

Asli Indonesia om ....Heran

[Image: 79HOP8.jpg]
Hasil karya saya covering lagu di SOUNDCLOUD, like ya
Reply
#54
(21-07-2009, 07:59 PM)gajayana Wrote:
(21-07-2009, 02:58 PM)Narendro Anindito Wrote: loko itu asli indonesia kan???

Asli Indonesia om ....Heran

yups.....loko itu buatan GE Lokindo, Madiun, kemudian diekspro ke Filipina

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#55
Info:
Dari data sheet GE yang saya baca, tenaga U20C yang diimpor ICTSI itu cuma sekitar 2000 HP alias tipenya UM20C seperti CC 204 batch 2, lebih kecil dari CC 203 yang tenaganya 2150 HP.
Loknya sendiri asli buatan GE Lokindo dan hanya ada 1, digunakan untuk penarik kereta peti kemas/kontainer.
Tapi karena sudah parah kondisinya maka oleh ICTSI dijual ke sebuah operator KA di Australia Barat (saya lupa namanya) dan sudah ganti livery sebanyak 1x.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#56
(23-07-2009, 08:00 AM)Charles Wrote: Info:
Dari data sheet GE yang saya baca, tenaga U20C yang diimpor ICTSI itu cuma sekitar 2000 HP alias tipenya UM20C seperti CC 204 batch 2, lebih kecil dari CC 203 yang tenaganya 2150 HP.
Loknya sendiri asli buatan GE Lokindo dan hanya ada 1, digunakan untuk penarik kereta peti kemas/kontainer.
Tapi karena sudah parah kondisinya maka oleh ICTSI dijual ke sebuah operator KA di Australia Barat (saya lupa namanya) dan sudah ganti livery sebanyak 1x.

Lokomotif ini ya seperti CC203 pada umumnya. Tidak ada perbedaan besar kok. Operator yang di Australia namanya Coote Industrial.
Reply
#57
(23-07-2009, 04:55 PM)bagus70 Wrote:
(23-07-2009, 08:00 AM)Charles Wrote: Info:
Dari data sheet GE yang saya baca, tenaga U20C yang diimpor ICTSI itu cuma sekitar 2000 HP alias tipenya UM20C seperti CC 204 batch 2, lebih kecil dari CC 203 yang tenaganya 2150 HP.
Loknya sendiri asli buatan GE Lokindo dan hanya ada 1, digunakan untuk penarik kereta peti kemas/kontainer.
Tapi karena sudah parah kondisinya maka oleh ICTSI dijual ke sebuah operator KA di Australia Barat (saya lupa namanya) dan sudah ganti livery sebanyak 1x.

Lokomotif ini ya seperti CC203 pada umumnya. Tidak ada perbedaan besar kok. Operator yang di Australia namanya Coote Industrial.

Ya, memang hampir tidak ada bedanya, hanya di besar HP mesinnya saja yang berbeda, selebihnya persis sama.
Trims atas infonya...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#58
(24-07-2009, 07:01 AM)Charles Wrote: Ya, memang hampir tidak ada bedanya, hanya di besar HP mesinnya saja yang berbeda, selebihnya persis sama.
Trims atas infonya...

Nggak mas, tetap sama saja dengan HP CC203 di Indonesia.
Reply
#59
nyampe juga ya lok indonesia ke aussie, itu lok boggienya dirubah apa masih tetep pake yg asli dari indonesia? trus....... di aussie pake gauge rel berapa aja seh
Reply
#60
Bogienya tetap asli dari Indo...
Rel di Aussie mayoritas gaugenya 1435 mm (negara bagian New Souh Wales, Victoria dan Australia Selatan), tapi punya Queensland, Perth sama Coote Industrial gaugenya 1067 mm...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)